Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Meningkatkan produktivitas dan keahlian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Kalabahi melalui pelatihan kerja bersertifikat.

Deklarasi Janji Kinerja Tahun Berjalan

Komitmen seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Kalabahi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Layanan Kunjungan Tatap Muka

Memberikan pelayanan prima dan humanis bagi keluarga Warga Binaan dengan tetap menerapkan standar operasional prosedur yang berlaku.

Razia Rutin Blok Hunian

Mendeteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta mewujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Pembinaan Kerohanian WBP

Pemenuhan hak ibadah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan untuk membentuk mental dan spiritual yang lebih baik.

Kamis, 24 September 2020

SIAP RAIH PREDIKAT WBK, LAPAS KALABAHI DAPAT PENGUATAN DAN PENDAMPINGAN OLEH TIM KANWIL KEMENKUMHAM NTT


Kalabahi (24/09/20) Lembaga pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi terus berusaha dalam pembangunan Zona Integritas untuk mewujudkan Satker WBK-WBBM dengan melakukan perbaikan-perbaikan secara fisik, meliputi sarana dan prasarana pelayanan juga sistem pelayanan yang dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat juga hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Upaya ini dilakukan karena Lapas Kelas IIB Kalabahi lolos dalam penilaian Tim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM dan masuk ke tahap selanjutnya, yakni penilaian oleh Tim Penilaian Nasional (TPN) Kemenpan RB. 

Sebagai Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan yang berada dibawah pengawasan Kanwil Kemenkumham NTT yang tengah mempersiapkan diri menuju penilaian Satker yang diusulkan WBK oleh TPN. Lapas Kelas IIB Kalabahi Pukul 11.00 Wita menerima kunjungan oleh tim Kanwil Kemenkumham NTT yang dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Administrasi, Piet Bukorsyom bersama Kabag Program dan Humas Mariana R. Manuhutu, Kasubag Humas RB dan TI Yustina Lema, dan 2 (dua) orang Staf Humas. Kunjungan ini dalam rangka Penguatan dan Pendampingan Satuan Kerja yang diusulkan menuju WBK/WBBM dan Penyusunan Mitigasi Risiko.

Tim kanwil tersebut diterima langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi, Effendi Yulianto bersama para pejabat struktural dan suluruh pegawai dengan penuh antusias dan berterima kasih atas kunjungan ini. 

Sebagai fokus dalam rangkaian kegiatan kunjungan ini yang terpusat di Ruang Aula Lapas Kelas IIB Kalabahi, Effendi membuka dengan sambutan hangat dan meminta penguatan terkait pembangunan Zona Integritas.
“Saya dan seluruh jajaran sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak/Ibu disini. Kiranya dalam kegiatan ini dapat
memberi penguatan tentang Pembangunan Zona Integritas, karena pada dasarnya kami semua sudah berkomitmen untuk membangun Zona Integritas Menuju WBK-WBBM. Hal lain terkait penyusunan Mitigasi Risiko juga kami harap agar mendapatkan bimbingan langsung bagaimana proses tahap menyusunnya agar bisa melihat setiap risiko-risiko pada masing-masing jabatan dengan setiap program kegiatan untuk bisa meminimalisir risiko yang terjadi." Tutur Effendi.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian arahan oleh Kadiv Administrasi. "Proses meraih predikat WBK adalah proses yang panjang dan membutuhkan kerja keras. WBK bukan sekedar di atas kertas, tetapi bagaimana pelayanan dan sistem yang dibangun dan dilaksanakan harus sesuai dengan aturan. Tidak hanya pelayanan dan tampilan perubahan pada setiap sarana dan prasarana yang dilakukan perbaikan, tetapi bagaimana setiap ASN itu dapat menanamkan nilai integritas dalam diri untuk dapat diwujudkan dalam sikap dan perilaku." Tegas Piet.

"Selanjutnya kepada seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Kalabahi, agar terus meningkatkan disiplin baik disiplin masuk kantor, disiplin berpakaian, displin bekerja dan lebih utama disiplin terhadap diri sendiri. Ketika berada di kantor ikuti setiap peraturan yang ada. Tingkatkan kinerja kita sebagai seorang abdi negara. Jaga marwa kantor ini sebagai bukti bahwa kita instansi yang benar-benar bebas dari korupsi." Tutup Piet.

Dalam kesempatan yang sama Kabag Program dan Humas, dalam arahannya lebih kepada setiap Ketua Pokja Zona Integritas dan anggotanya terkait kesulitan dalam memenuhi dan memahami data dukung WBK.


Mariana, juga menekankan kepada seluruh pejabat dan pegawai agar proses WBK ini bukan hanya tugas tim pokja saja, tetapi tugas bersama seluruh pegawai dengan saling mendukung untuk mewujudkan hasil dari WBK. "Hasil dari WBK itu juga nantinya akan dinikmati bersama lewat penghargaan-penghargaan yang diberikan. Sebagai UPT yang berstatus WBK punya penilaian tersendiri dan bisa menjadi Role Model untuk Satker yang lain." Pungkas Mariana.

Dalam kegiatan ini juga Mariana memberikan kesempatan kepada pejabat dan pegawai untuk menyampaikan permasalahan yang dialami baik itu dari pelayanan, pembinaan yang dilaksanakan, dan juga permasalahan secara personal pegawai saat melaksanakan tugas. Karena menurutnya, hasil dari apa yang disampaikan akan menjadi catatan untuk ditindaklanjuti.

Pada kegiatan selanjutnya, Kabag Program dan Humas memandu langsung proses penyusunan mitigasi risiko yang mewajibkan pejabat eselon IV dan V untuk bersama-sama dengan operatornya dapat mengikuti dengan baik dikarenakan hal tersebut sangat berkaitan dengan program kerja yang dilaksanakan sesuai dengan  RKA-KL yang ada pada setiap jabatan di Lapas Kelas IIB Kalabahi.

"Pendampingan dalam Penyusunan mitigasi risiko ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana tugas yang telah dilaksanakan dan apa dampak yang ditimbulkan. Berdasarkan hal tersebutlah, dibuatkan solusi penyelesaiannya agar tidak berdampak lebih besar kedepannya terhadap organisasi." Ujar Mariana

Senada dengan penyampaian sebelumnya Kabag Program dan Humas menekankan kembali kesiapan Kepala UPT dan Ketua Pokja dalam menghadapi penilaian oleh TPN yang nantinya akan dilaksanakan pada bulan Oktober, karena menurutnya Tim Kemenpan RB akan lebih fokus kepada kesiapan Kepala UPT sebagai pimpinan yang menjadi Role Model bagi jajarannya. Beliau juga mengharapkan agar masing-masing ketua pokja harus menguasai setiap data dukung yang disiapkan.

Menutup kegiatan ini, Tim Kanwil Kemenkumham NTT memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh pegawai agar bersama-sama membangun Kanwil Kemenkumham NTT beserta seluruh UPT agar mencapai birokrasi yang bebas dari korupsi dan birokrasi yang bersih dan siap melayani kebutuhan masyarakat dengan terus meningkatkan kinerja dan displin kepada diri sendiri dan terus mengutamakan pelayanan kepada masyarakat dan WBP.




 

Rabu, 23 September 2020

SAMBANGI LAPAS KALABAHI, TIM SATGAS KAMTIB KANWIL KEMENKUMHAM NTT LANGSUNG LAKUKAN PENGGELEDAHAN


Kalabahi (23/09/20) Tepat pukul 13.00 Wita, Tim Satgas Kamtib Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa Tenggara Timur melaksanakan kegiatan razia atau penggeledahan di Lapas Kelas IIB Kalabahi.

Penggeledahan tersebut dipimpin langsung oleh Wagiso selaku Kabid Peltah, Kesrehab, Lola Basan Baran dan Keamanan dan didampingi oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi, Effendi Yulianto.


Sebelum melakukan penggeledahan, Wagiso memberikan pengarahan kepada seluruh Tim Satgas Kamtib dan sebagian petugas Lapas Kelas IIB Kalabahi yang turut membantu melakukan penggeledahan bahwa pelaksanaan razia atau penggeledahan adalah sebagai upaya meminimalisir gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas dan sebagai evaluasi pelaksanaan tugas pengamanan. 

Selain itu, beliau juga menyampaikan  bahwa penggeledahan selain untuk pencegahan terhadap gangguan keamanan dan ketertiban, diharapkan juga untuk pencegahan terhadap pengedaran narkoba dan handphone di Lapas Kelas IIB Kalabahi.

Kegiatan penggeledahan dilaksanakan pada seluruh kamar hunian WBP dalam blok 1 dan blok 2 dengan mengumpulkan barang-barang terlarang yang terdapat di dalam kamar tersebut.



Dalam pelaksanaan penggeledahan, diperoleh benda-benda terlarang dalam kamar hunian WBP yang diantaranya adalah sendok besi, pemantik gas, silet, kaleng bekas, toples kaca dan lain-lain, sehingga barang-barang tersebut langsung dimusnahkan.


   


 

Senin, 21 September 2020

KALAPAS KALABAHI BERIKAN PENGUATAN PEMBANGUNAN ZI KEPADA PEGAWAI

Kalabahi (21/09/20) Bertempat di lapangan apel tepat pukul 07.30 Wita, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi, Effendi Yulianto memimpin apel pagi yang diikuti oleh para pejabat struktural eselon IV dan V serta staf administrasi.

Dalam apel pagi tersebut, Kalapas Kalabahi memberikan penguatan atau arahan terkait Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada Lapas Kelas IIB Kalabahi. Beliau mengharapkan kepada masing-masing Ketua Pokja dan anggotanya agar mempersiapkan diri dalam menghadapi evaluasi oleh TPN Kemenpan RB. "Mohon agar seluruh data dukung pembangunan ZI dapat dipersiapkan dengan baik oleh masing-masing Ketua Pokja dan anggotanya, sehingga nantinya kita benar-benar siap menghadapi evaluasi TPN Kemenpan RB." Ujar Effendi.

Selain itu, beliau juga mengharapkan agar setiap pegawai dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat maupun warga binaan. "Kita melayani mereka dengan hati yang tulus dan ikhlas tanpa pamri. Kita harus katakan tidak pada tindakan gratifikasi atau pungutan liar. Satker kita harus benar-benar bebas dari korupsi. Sesuatu yang baik terus kita pertahankan, bukan hanya untuk meraih predikat WBK/WBBM tapi benar-benar untuk wujudkan reformasi birokrasi yang sesungguhnya." Tandas Effendi.

Pada kesempatan yang sama juga, Kalapas Kalabahi menyematkan Hand Badge Satgas Penguatan WBK/WBBM kepada Ketua Pembangunan ZI Lapas Kelas IIB Kalabahi, Hariyadi N. Maikameng sebagai bentuk komitmen dan keseriusan Lapas Kelas IIB Kalabahi untuk bekerja keras dalam meraih predikat WBK di Tahun 2020.





   

Sabtu, 19 September 2020

KALAPAS KALABAHI BAGIKAN MASKER BANTUAN GUBERNUR NTT KEPADA WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN (WBP)


Kalabahi (18/09/20) Bertempat di halaman Gedung Gereja Zoar Lapas Kelas IIB Kalabahi, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi, Effendi Yulianto didampingi para Kasi, Kasubsi, dan seluruh Staf melakukan pembagian masker kain kepada seluruh warga binaan Lapas Kelas IIB Kalabahi pukul 08.00 Wita.

Masker kain yang dibagikan kepada seluruh warga binaan berjumlah 127 buah dan merupakan bantuan Gubernur Nusa Tenggara Timur.

Pada kesempatan ini, Kalapas Kalabahi memberikan pengarahan kepada seluruh warga binaan.  Beliau mengharapkan agar masker yang telah dibagikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh warga binaan. "Saya harap agar masker yang telah dibagikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh saudara-saudara dan mohon untuk digunakan setiap saat serta selalu mencucinya. 


Menanggapi penyampaian Kalapas Kalabahi, seluruh warga binaan siap untuk melaksanakannya dan selanjutnya mereka pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kalapas Kalabahi dan jajarannya terutama kepada Gubernur Nusa Tenggara Timur.
   


 

Kamis, 03 September 2020

KAKANWIL KEMENKUMHAM NTT PANTAU SARANA ASIMILASI DAN EDUKASI (SAE) LAHAN PERTANIAN LAPAS KALABAHI

 


Kalabahi (03/09/20) Tepat pukul 14.00 Wita Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur, Marciana D. Jone bersama tim mendatangi Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) lahan pertanian Lapas Kelas IIB Kalabahi.

Kedatangan beliau ke lahan pertanian tersebut bermaksud untuk memantau pelaksanaan kegiatan kerja bercocok tanam yang dilakukan oleh warga binaan Lapas Kelas IIB Kalabahi.

Dalam kegiatan tersebut, hadir pula beberapa pejabat Lapas Kelas IIB Kalabahi, yakni Kepala KPLP, Nixon G. L. Osingmahi, Kasi Adm. Kamtib, Abdulmanan Samah dan beberapa staf pengawal lainnya.

Dalam pemantauannya, Marciana sempat mewawancarai salah seorang warga binaan asimilasi dan petugas penyuluh pertanian dari Dinas Pertanian Kabupaten Alor yang juga pada saat yang sama hadir pula di situ. Beliau menanyakan terkait proses penanaman tanaman melon dan berbagai alat dan bahan yang gunakan sampai membuahkan hasil.


Selain itu, Marciana juga menghimbau kepada pegawai Lapas Kelas IIB Kalabahi yang hadir saat itu dan warga binaan agar mempertahankan giat kerja tersebut dan memperluasnya dengan memanfaatkan sebagian lahan kosong yang masih ada dengan bercocok tanam tanaman seperti yang sudah dilakukan.

Pada kesempatan yang sama, Kakanwil Kemenkumham NTT juga menyampaikan terima kasih kepada Kalapas bersama jajaran dan seluruh warga binaan asimilasi yang sudah mampu melakukan gebrakan-gebrakan nyata. "Saya ucapkan terima kasih kepada Kalapas bersama jajaran dan seluruh warga binaan asimilasi yang sudah mampu melakukan gebrakan-gebrakan nyata dan sangat luar biasa dengan mengubah lahan kosong menjadi lahan pertanian yang membuahkan hasil. Pertahankan giat kerja ini. Menurut saya lahan pertanian ini mampu meningkatkan PNBP Lapas Kalabahi." Pungkas Marciana dalam penyampaiannya.











   


Selasa, 18 Agustus 2020

96 NARAPIDANA DI LAPAS KALABAHI DAPAT REMISI UMUM HUT KEMERDEKAAN RI KE-75


Kalabahi (17/08/20) Sebanyak 96 narapidana yang merupakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIB Kalabahi mendapatkan remisi umum HUT Kemerdekaan RI ke 75 tahun 2020.

Upacara pemberian remisi umum tersebut dilaksanakan tepat pukul 14.30 Wita di Gedung Gereja Zoar Lapas Kelas IIB Kalabahi dan diikuti oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi, Effendi Yulianto beserta seluruh pegawai dan warga binaan, Bupati Alor, Amon Djobo, Ketua DPRD Kabupaten Alor, Enny Anggrek, para pejabat daerah lainnya dan Unsur Forkopimda Kabupaten Alor. 



Dalam acara tersebut, Surat Keputusan Remisi Umum Narapidana diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Alor dan Ketua DPRD Kabupaten Alor kepada 2 orang perwakilan narapidana yang mendapatkan remisi.



Pelaksanaan pemberian remisi umum tahun ini dilaksanakan secara serentak dan diikuti oleh Lapas, Rutan, dan LPKA Seindonesia yang disaksikan langsung melalui virtual aplikasi zoom oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Yassona H. Laoly.

Dalam sambutannya, Kalapas Kalabahi menyampaikan bahwa kapasitas hunian pada Lapas Kelas IIB Kalabahi sebanyak 150 orang, namun saat ini dihuni oleh narapidana dan tahanan sebanyak 133 orang per tanggal 17 Agustus 2020. Beliau juga menyampaikan bahwa tahun ini yang mendapatkan remisi umum HUT Kemerdekaan RI ke 75 sebanyak 96 orang.

"Narapidana yang mendapatkan remisi hari ini adalah mereka yang telah memenuhi 2 syarat, yakni syarat administratif dan syarat substantif." Ujar Effendi.

Pada kesempatan yang sama Ketua DPRD Kabupaten Alor menyampaikan ucapan selamat kepada 96 narapidana Lapas Kelas IIB Kalabahi yang mendapatkan remisi. Harapannya agar dengan adanya pemberian remisi umum di HUT Kemerdekaan RI ke-75 kali ini dapat dimaknai oleh narapidana sebagai bentuk penghargaan yang diberikan oleh negara kepada mereka.


Selanjutnya, sebagai Kepala Daerah Kabupaten Alor, Bupati Alor juga menyampaikan selamat kepada 96 orang narapidana Lapas Kelas IIB Kalabahi yang mendapatkan remisi. Beliau juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Kalapas Kalabahi dan jajarannya yang sudah membantu, membimbing, dan menuntun narapidana yang ada sampai akhirnya bisa mendapatkan remisi setiap tahunnya. 

Menurutnya, Lapas Kelas IIB Kalabahi merupakan rumah orang alor yang mampu membina warga alor yang salah melangkah untuk dapat berkarya. "Kalapas Kalabahi beserta jajarannya mampu membina narapidana untuk bisa mandiri dan hidup produktif bagi dirinya, keluarga dan masyarakat. Buktinya Kalapas Kalabahi dan jajarannya telah membuat gebrakan-gebrakan nyata melalui pembinaan kemandirian di lahan pertanian yang ada. Dengan demikian narapidana memiliki kemampuan dan keterampilan untuk dapat menata masa depan mereka menjadi lebih baik setelah mereka bebas." Tandas Amon Djobo.

Selain itu, Amon Djobo juga menyampaikan bahwa dirinya telah banyak merasakan hasil karya warga binaan Lapas Kelas IIB Kalabahi. "Saya sudah sering mengambil hasil karya warga binaan Lapas Kelas IIB Kalabahi berupa pot bunga dan bunga-bunga hidup. Saya anggap bahwa mereka mempunyai kemapuan dan keterampilan yang luar biasa. Dengan jari-jemari mereka, mereka bisa buat sesuatu. Mereka mempunyai karunia dan keahlian yang lebih dan luar biasa. Harapan saya ke depan mereka bisa hidup lebih baik dari sekarang." Pungkas Bupati Alor dalam sambutannya. 



 

Jumat, 14 Agustus 2020

PANEN PERDANA LAHAN PERTANIAN LAPAS KALABAHI, BUPATI ALOR SAMPAIKAN KALAPAS KALABAHI CERMAT TANGGAPI PROGRAM PEMDA ALOR

 

   
Kalabahi (14/08/20) Bertempat di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) lahan pertanian Lapas Kelas IIB Kalabahi yang baru dibuka bulan Juli lalu tepatnya di daerah Bungawaru Kota Kalabahi, Bupati Alor, Amon Djobo didampingi Ketua DPRD Kabupaten Alor, Enny Anggrek, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Alor, Yustus Dopong Abora, Camat Teluk Mutiara, Daud Dolpaly dan beberapa pejabat daerah lainnya bersama Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi, Effendi Yulianto dan jajarannya serta seluruh warga binaan asimilasi melaksanakan kegiatan panen perdana hasil pertanian pukul 08.00 Wita.

Sebelum kegiatan tersebut dilaksanakan, Bupati Alor bersama Ketua DPRD Kabupaten Alor, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Alor, Camat Teluk Mutiara beserta beberapa pejabat daerah lainnya didampingi Kalapas Kalabahi lebih dulu melakukan penanaman tanaman pepaya california.



Dalam acara tersebut Kalapas Kalabahi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Alor, Ketua DPRD Kabupaten Alor, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Alor dan Penyuluh Pertanian yang sudah banyak membantu Lapas Kelas IIB Kalabahi mulai dari proses pembukaan lahan sampai pada proses pemanenan.

Menurut Effendi, dirinya baru satu minggu bertugas di Lapas Kelas IIB Kalabahi, langsung mendapat tugas dari Ibu Kakanwil Kemenkumham NTT untuk mengelola lahan-lahan kosong dengan berbagai keterbatasan yang ada. Dirinya sangat bersyukur atas kerja keras seluruh pegawai dan warga binaan yang dibantu oleh berbagai pihak, lahan kosong yang ada, dapat digarap dengan baik menjadi lahan pertanian saat ini.

Dalam sambutannya, Effendi pun menyampaikan bahwa bantuan yang telah diberikan oleh Bupati Alor dan Ketua DPRD Kabupaten Alor berupa sumur bor, mesin pompa air sumur bor dan listrik sudah dapat digunakan dengan baik untuk kelancaran proses bercocok tanam di lahan pertanian tersebut. "Kita bersama-sama membangun Alor Taramiti Tominuku untuk mengsukseskan program Bupati Alor, yakni Alor Kenyang, Alor Sehat dan Alor pintar." Tegas Kalapas Kalabahi.

Disamping itu, dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Alor pun memberikan apresiasi atas kinerja nyata Kalapas Kalabahi bersama jajarannya dan warga binaan. "Saya memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Bapak Kalapas Kalabahi bersama seluruh jajarannya serta warga binaan yang hari ini kita bersama-sama saksikan secara nyata kinerja yang sangat luar biasa dalam mendongkrak perekonomian anak-anak kita ke depan ketika sudah bebas. Ini suatu motivasi yang baik dan niat  kerja yang tulus dari Bapak Kalapas Kalabahi untuk Kabupaten Alor dalam mendukung program Bupati Alor, yakni Alor Kenyang, Alor Sehat dan Alor Pintar." Tandas Enny Anggrek.

Selanjutnya, dikesempatan yang sama dalam sambutannya, Bupati Alor juga memberikan apresiasi kepada Kalapas Kalabahi bersama jajaran dan warga binaan karena bisa buat sesuatu untuk Alor. "Tidak semua orang bisa buat seperti ini. Selama ini saya amati lahan ini kosong dan tidur panjang. Tetapi berkat Kalapas Kalabahi bersama jajarannya serta warga binaan, lahan ini bangun dan hidup kembali. Hal seperti ini dapat memotivasi masyarakat yang berada disekelilingnya. Ke depan kita akan berikan bantuan lagi untuk kelancaran proses bercocok tanam di tempat ini, karena saya sangat dukung kegiatan-kegiatan seperti ini" Tandas Amon Djobo.

Selain itu, Amon Djobo juga mengucapkan terima kasih kepada Kalapas Kalabahi bersama jajarannya dan warga binaan atas kerja kerasnya yang sangat luar biasa. "Bapak Kalapas Kalabahi ini baru datang satu bulan lebih tetapi sudah mercermati dengan baik program pemerintah daerah, sehingga terlaksananya kegiatan seperti ini. Mudah-mudahan hal seperti ini dapat berlanjut untuk mengsukseskan program pemerintah daerah. Ini menjadi proses pembelajaran bagi masyarakat Kabupaten Alor karena lahan yang awalnya tidur panjang bisa dikelola dengan baik dan sudah bisa membuahkan hasil saat ini." Pungkas Bupati Alor dalam sambutannya.