Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi
menerima kunjungan kerja Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira,
dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan dan peninjauan langsung kondisi
pemasyarakatan di daerah. Kunjungan tersebut disambut secara resmi oleh Kepala
Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, beserta jajaran pejabat struktural dan
seluruh pegawai, Selasa (03/03)
Kegiatan diawali dengan prosesi penyambutan yang menampilkan tarian khas
Alor sebagai bentuk penghormatan kepada tamu, serta pertunjukan musik yang
dibawakan oleh warga binaan. Penampilan tersebut mencerminkan hasil pembinaan
di bidang seni dan budaya yang terus dikembangkan di dalam lapas.
Usai penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama Kalapas dan
jajaran pejabat struktural di ruang kerja Kalapas. Dalam forum tersebut dibahas
berbagai aspek penyelenggaraan pemasyarakatan, mulai dari kondisi hunian,
program pembinaan kepribadian dan kemandirian, hingga kebutuhan peningkatan
sarana dan prasarana.
Rangkaian kunjungan kemudian berlanjut ke Gereja Zoar Lapas Kalabahi untuk
menyapa warga binaan. Acara diawali dengan sambutan dari M. Arfandy yang
menegaskan komitmen jajarannya dalam memberikan pembinaan yang berorientasi
pada pemulihan dan reintegrasi sosial. “Kami berupaya menghadirkan pembinaan
yang menyentuh aspek mental, spiritual, dan keterampilan agar warga binaan siap
kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Andreas Hugo Pareira menyampaikan apresiasi atas
keterbukaan dan upaya pembinaan yang telah dilakukan. Ia menegaskan pentingnya
dukungan regulasi dan anggaran guna memperkuat sistem pemasyarakatan.
“Kunjungan ini menjadi bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan
pelayanan dan pembinaan berjalan optimal serta hak-hak warga binaan terpenuhi,”
tegasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara Wakil Ketua Komisi XIII
DPR RI dengan pegawai dan warga binaan. Salah seorang warga binaan berinisial
KL menyampaikan harapannya agar program pembinaan terus ditingkatkan. “Kami
ingin berubah dan memiliki bekal ketika kembali ke masyarakat. Dukungan seperti
ini membuat kami merasa diperhatikan,” ujarnya.
Sebagai penutup, rombongan meninjau sejumlah fasilitas lapas, antara lain dapur, ruang kunjungan, klinik, serta area pembinaan lainnya guna melihat secara langsung kondisi pelayanan dan sarana pendukung di Lapas Kalabahi. (Humas_FW)





.jpeg)



.jpeg)



.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)





