Kalabahi, INFO_PAS - Dalam upaya memperkuat budaya disiplin serta
meningkatkan profesionalisme aparatur, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas)
Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, melaksanakan pemeriksaan kerapian dan
kelengkapan atribut pakaian dinas terhadap seluruh jajaran pegawai pada
pelaksanaan apel pagi staf di Lapangan Apel Lapas Kalabahi pada hari Senin
(13/07).
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel pagi yang diikuti oleh seluruh
pejabat struktural, pegawai, serta CPNS. Usai apel, Kalapas didampingi Satuan
Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal), melakukan pemeriksaan secara
langsung terhadap penggunaan seragam dinas, papan nama, tanda pangkat, tanda
pengenal, ikat pinggang, sepatu, hingga kerapian penampilan setiap pegawai.
Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bentuk pembinaan kedisiplinan sekaligus
memastikan seluruh jajaran mematuhi ketentuan berpakaian sesuai aturan yang
berlaku.
Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menegaskan bahwa penampilan yang rapi dan
penggunaan atribut secara lengkap merupakan bagian dari implementasi disiplin
seorang aparatur sipil negara. Menurutnya, profesionalisme tidak hanya
tercermin dari kualitas pelaksanaan tugas, tetapi juga dari sikap, etika, dan
penampilan yang mencerminkan wibawa institusi.
"Kedisiplinan dimulai dari hal-hal sederhana, salah satunya adalah
kerapian dalam berpakaian dan penggunaan atribut sesuai ketentuan. Penampilan
yang baik mencerminkan rasa tanggung jawab, kebanggaan terhadap institusi,
serta kesiapan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat maupun
warga binaan," ujar M. Arfandy.
Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha Lapas Kalabahi, Abdurrahman Haryono,
menyampaikan bahwa pemeriksaan rutin seperti ini menjadi sarana evaluasi
sekaligus pengingat bagi seluruh pegawai agar senantiasa menjaga standar
penampilan sebagai aparatur pemerintah.
"Kami berharap budaya disiplin ini terus tertanam dalam keseharian
seluruh pegawai. Dengan penampilan yang rapi, tertib, dan sesuai ketentuan,
kepercayaan masyarakat terhadap institusi akan semakin meningkat, sekaligus
mendukung terciptanya lingkungan kerja yang profesional, harmonis, dan
berintegritas," ungkap Abdurrahman.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kalabahi menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berintegritas sebagai fondasi utama dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang berkualitas kepada masyarakat. (Humas_FW)








.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)



.jpeg)


.jpeg)



