Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Meningkatkan produktivitas dan keahlian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Kalabahi melalui pelatihan kerja bersertifikat.

Deklarasi Janji Kinerja Tahun Berjalan

Komitmen seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Kalabahi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Layanan Kunjungan Tatap Muka

Memberikan pelayanan prima dan humanis bagi keluarga Warga Binaan dengan tetap menerapkan standar operasional prosedur yang berlaku.

Razia Rutin Blok Hunian

Mendeteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta mewujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Pembinaan Kerohanian WBP

Pemenuhan hak ibadah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan untuk membentuk mental dan spiritual yang lebih baik.

Kamis, 23 Juli 2026

Penuhi Hak Integrasi, Lapas Kalabahi Sinergi dengan Kanwil Ditjenpas NTT Gelar Sidang TPP secara Virtual

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) secara virtual yang bertempat di Aula Lapas Kalabahi. Sidang ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut strategis dari agenda pembahasan usulan pemberian Remisi Umum 17 Agustus Tahun 2026 bagi Narapidana yang telah memenuhi persyaratan, Kamis (23/07).

 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua TPP, Suryanto Ahmad, beserta seluruh Anggota TPP Lapas Kelas IIB Kalabahi. Sidang virtual ini juga melibatkan Tim dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur (NTT) guna memastikan transparansi dan akuntabilitas. Tujuan utama pelaksanaan sidang adalah memberikan pertimbangan matang terhadap narapidana yang diusulkan mendapat remisi, berdasarkan evaluasi hasil pembinaan, asesmen risiko, serta pemenuhan syarat administratif dan substantif.

 

Adapun landasan hukum sidang ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Secara khusus, Pasal 10 mengamanatkan bahwa narapidana berhak memperoleh remisi apabila terbukti berkelakuan baik, aktif mengikuti program pembinaan, dan telah menjalani masa pidana sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Berdasarkan hasil pengamatan serta pembahasan komprehensif oleh Tim TPP, disimpulkan bahwa ketujuh narapidana yang diusulkan telah memenuhi seluruh kriteria. Mereka tercatat berkelakuan baik selama menjalani pidana, nihil dari pelanggaran disiplin (Register F bersih), aktif dalam program pembinaan, tidak sedang dalam masa pencabutan hak integrasi, serta lengkap secara administratif dan substantif. Atas dasar tersebut, TPP secara resmi merekomendasikan ketujuh narapidana itu layak diusulkan untuk memperoleh Remisi Umum 17 Agustus Tahun 2026.

 

Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, memberikan apresiasi atas kelancaran sidang tersebut. "Pelaksanaan Sidang TPP ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam memberikan hak bersyarat narapidana secara transparan, adil, dan tanpa diskriminasi. Remisi ini merupakan reward dari negara bagi mereka yang benar-benar mau berubah dan aktif mengikuti pembinaan," tegas M. Arfandy.

 

Senada dengan Kalapas, Ketua TPP Lapas Kalabahi, Suryanto Ahmad, menyampaikan bahwa seluruh proses telah melalui tahapan asesmen yang ketat. "Ketujuh warga binaan ini sudah kami pantau perkembangannya secara berkelanjutan. Kelayakan mereka tidak hanya dilihat dari berkas administrasi yang lengkap, tetapi juga dari perubahan perilaku nyata dan kontribusi positif mereka selama di dalam Lapas. Mereka sangat layak direkomendasikan," tutup Suryanto. (Humas_FW)

Momentum Hari Anak Nasional, Lapas Kalabahi Gelar Upacara Bendera

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di lapangan upacara Lapas Kalabahi dan diikuti oleh seluruh jajaran petugas. Pada peringatan yang sarat makna ini, tema utama yang diusung adalah "Sayang anak, lindungi dan bangun masa depan", Kamis (23/07).

 

Bertindak selaku Pembina Upacara, Roby Eduard Therik memimpin langsung jalannya rangkaian kegiatan. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya peran orang dewasa dalam memastikan keamanan dan pertumbuhan karakter generasi penerus.

 

"Anak-anak adalah pilar masa depan bangsa yang harus kita cintai dan lindungi seutuhnya. Tanggung jawab kita bersama bukan sekadar membimbing secara lisan, tetapi juga secara nyata memastikan mereka memiliki masa depan yang cerah, bebas dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi," ujar Roby di hadapan para peserta upacara.

 

Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, turut memberikan pandangannya usai pelaksanaan upacara tersebut. Ia menegaskan bahwa komitmen perlindungan terhadap anak harus selalu tertanam kuat di hati setiap petugas pemasyarakatan, baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

 

"Kami di Lapas Kalabahi mendukung penuh tema yang diangkat tahun ini. Menyayangi anak berarti kita sedang berinvestasi pada masa depan peradaban. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, suportif, dan penuh kasih sayang bagi mereka," ungkap M. Arfandy.

 

Upacara bendera ini menjadi momentum refleksi bersama bagi seluruh jajaran Lapas Kalabahi untuk terus menyuarakan pentingnya hak-hak anak serta meneguhkan komitmen dalam melindungi masa depan anak-anak Indonesia. (Humas_FW)

Selasa, 21 Juli 2026

Upaya Deteksi Dini dan Jaga Kamtib, Lapas Kalabahi Giatkan Penggeledahan Blok Hunian secara Rutin

 


Kalabahi, INFO_PAS - Dalam upaya deteksi dini serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali menggelar kegiatan penggeledahan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini melibatkan seluruh personel dari jajaran pengamanan dan jajaran Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Lapas Kalabahi, Selasa (21/07).

 

Giat sterilisasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Roby Eduard Therik, bersama Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib), Arnoldus Enge. Sebelum terjun ke blok hunian, seluruh petugas berkumpul untuk mengikuti apel dan pengarahan yang dipusatkan di halaman depan Gereja Zoar Lapas Kalabahi.

 

Dalam arahannya, keduanya menekankan pentingnya ketelitian tanpa melupakan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan pendekatan yang memanusiakan manusia. Proses penggeledahan pun berjalan tertib. Para petugas memeriksa setiap sudut kamar WBP dengan cermat namun tetap mengedepankan sikap sopan dan menghargai privasi. Hasil dari razia kali ini sangat menggembirakan; petugas tidak menemukan barang-barang terlarang, khususnya narkoba maupun handphone (HP), di seluruh kamar hunian.

 

Menanggapi hasil positif ini, Kepala Lapas (Kalapas), M. Arfandy memberikan apresiasinya. "Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi kinerja seluruh jajaran serta kedisiplinan para WBP. Tidak ditemukannya narkoba dan handphone merupakan bukti nyata bahwa Lapas Kalabahi berkomitmen penuh mewujudkan area bebas dari barang terlarang atau Zero Halinar," ungkap Arfandy.

 

Senada dengan hal tersebut, Kasi Adm Kamtib Arnoldus Enge menegaskan bahwa pendekatan kemanusiaan menjadi kunci suksesnya kegiatan pengamanan. "Penggeledahan secara humanis adalah prinsip kami. Kami ingin memastikan kondisi Lapas tetap aman tanpa menimbulkan ketegangan dengan Warga Binaan. Hasil nihil hari ini akan terus kami pertahankan melalui pengawasan konsisten dan pembinaan berkelanjutan," tegas Arnoldus.

 

Kegiatan ditutup dengan evaluasi, dan situasi Lapas Kelas Kalabahi dipastikan tetap dalam keadaan aman dan terkendali. (Humas_FW)

Selasa, 14 Juli 2026

Lapas Kalabahi Bagikan Mie Instan dan Perlengkapan MCK kepada Warga Binaan

 

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan warga binaan melalui kegiatan pembagian paket mie instan dan perlengkapan mandi cuci kakus (MCK), yang dilaksanakan di halaman depan Gereja Zoar Lapas Kalabahi, Selasa (14/07).




Sebanyak 83 warga binaan menerima bantuan yang diserahkan secara langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy. Dalam kegiatan tersebut, Kalapas didampingi Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib) Arnoldus Enge, Kepala Subseksi Perawatan Danang Makmur Hadi, serta dua staf perawatan, Imanuel Alfa Awengkari dan Maria Hernina Sasi.

Kalapas M. Arfandy mengatakan bahwa pembagian kebutuhan dasar tersebut merupakan bentuk perhatian Lapas terhadap pemenuhan kebutuhan sehari-hari warga binaan sekaligus bagian dari upaya menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih humanis.

“Kami ingin memastikan seluruh warga binaan mendapatkan perhatian yang sama, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan dasar. Semoga bantuan sederhana ini dapat memberikan manfaat dan menjadi motivasi bagi mereka untuk terus mengikuti program pembinaan dengan baik,” ujar Arfandy.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi wujud komitmen Lapas Kalabahi dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang berorientasi pada nilai kemanusiaan serta mendukung proses pembinaan yang lebih optimal.

Salah seorang warga binaan an. Soleman Dato mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pihak Lapas. Menurutnya, bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kalapas beserta seluruh petugas yang telah peduli kepada kami. Bantuan ini sangat berarti dan membuat kami semakin semangat menjalani masa pembinaan agar menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap A.B.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh suasana kebersamaan. Melalui kegiatan ini, Lapas Kalabahi terus berupaya membangun hubungan yang harmonis antara petugas dan warga binaan sebagai bagian dari pembinaan yang berkelanjutan. (HUMAS_YP)

Senin, 13 Juli 2026

Komitmen Budaya Disiplin, Kalapas Kalabahi Lakukan Pemeriksaan Kerapian dan Atribut Dinas Pegawai

 


Kalabahi, INFO_PAS - Dalam upaya memperkuat budaya disiplin serta meningkatkan profesionalisme aparatur, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, melaksanakan pemeriksaan kerapian dan kelengkapan atribut pakaian dinas terhadap seluruh jajaran pegawai pada pelaksanaan apel pagi staf di Lapangan Apel Lapas Kalabahi pada hari Senin (13/07).

 

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel pagi yang diikuti oleh seluruh pejabat struktural, pegawai, serta CPNS. Usai apel, Kalapas didampingi Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal), melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap penggunaan seragam dinas, papan nama, tanda pangkat, tanda pengenal, ikat pinggang, sepatu, hingga kerapian penampilan setiap pegawai. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bentuk pembinaan kedisiplinan sekaligus memastikan seluruh jajaran mematuhi ketentuan berpakaian sesuai aturan yang berlaku.

 

Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menegaskan bahwa penampilan yang rapi dan penggunaan atribut secara lengkap merupakan bagian dari implementasi disiplin seorang aparatur sipil negara. Menurutnya, profesionalisme tidak hanya tercermin dari kualitas pelaksanaan tugas, tetapi juga dari sikap, etika, dan penampilan yang mencerminkan wibawa institusi.

 

"Kedisiplinan dimulai dari hal-hal sederhana, salah satunya adalah kerapian dalam berpakaian dan penggunaan atribut sesuai ketentuan. Penampilan yang baik mencerminkan rasa tanggung jawab, kebanggaan terhadap institusi, serta kesiapan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat maupun warga binaan," ujar M. Arfandy.

 

Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha Lapas Kalabahi, Abdurrahman Haryono, menyampaikan bahwa pemeriksaan rutin seperti ini menjadi sarana evaluasi sekaligus pengingat bagi seluruh pegawai agar senantiasa menjaga standar penampilan sebagai aparatur pemerintah.

 

"Kami berharap budaya disiplin ini terus tertanam dalam keseharian seluruh pegawai. Dengan penampilan yang rapi, tertib, dan sesuai ketentuan, kepercayaan masyarakat terhadap institusi akan semakin meningkat, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang profesional, harmonis, dan berintegritas," ungkap Abdurrahman.

 

Melalui kegiatan ini, Lapas Kalabahi menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berintegritas sebagai fondasi utama dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang berkualitas kepada masyarakat. (Humas_FW)

Sabtu, 11 Juli 2026

Perkuat Sistem Keamanan, Lapas Kalabahi Lakukan Perawatan dan Rolling Gembok Kamar Hunian secara Rutin



Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi terus memperkuat sistem pengamanan melalui kegiatan perawatan dan rolling gembok pada seluruh kamar hunian warga binaan. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib), Arnoldus Enge, ini merupakan bagian dari upaya pemeliharaan sarana pengamanan sekaligus langkah deteksi dini guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif di dalam lapas, Sabtu (11/07).

 

Kegiatan diawali dengan apel pengarahan kepada seluruh jajaran Administrasi Keamanan dan Ketertiban. Dalam arahannya, Arnoldus Enge menekankan pentingnya ketelitian, tanggung jawab, serta kerja sama seluruh petugas dalam melaksanakan perawatan sarana pengamanan. Menurutnya, kondisi gembok yang selalu prima menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pengamanan sehari-hari.

 

Usai apel, petugas bergerak menuju blok hunian untuk mengumpulkan seluruh gembok dari setiap kamar warga binaan. Seluruh gembok kemudian dibersihkan secara menyeluruh menggunakan cairan pelumas anti karat guna menghilangkan kotoran, mencegah korosi, serta memastikan mekanisme penguncian tetap berfungsi dengan baik. Setelah proses perawatan selesai, dilakukan rolling atau pertukaran gembok antar kamar hunian sebagai bagian dari strategi pengamanan untuk meminimalisasi potensi penyalahgunaan maupun upaya penggandaan kunci yang tidak sah.

 

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara tertib, aman, dan tetap memperhatikan prosedur operasional yang berlaku. Sinergi antarpetugas menjadi kunci sehingga proses perawatan dan rolling dapat diselesaikan secara efektif tanpa mengganggu aktivitas pembinaan warga binaan.

 

Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa perawatan dan rolling gembok merupakan langkah preventif yang harus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan lapas. Menurutnya, pengamanan tidak hanya bertumpu pada kesiapsiagaan petugas, tetapi juga didukung oleh kondisi sarana dan prasarana yang selalu terpelihara dengan baik.

 

"Pemeliharaan dan rolling gembok merupakan bentuk komitmen kami dalam memastikan seluruh fasilitas pengamanan berada dalam kondisi optimal. Langkah sederhana seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat sistem keamanan, mendukung deteksi dini, serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Kalabahi," ujar M. Arfandy.

 

Sementara itu, Arnoldus Enge menegaskan bahwa kegiatan tersebut akan terus dilaksanakan secara rutin dan terjadwal. Ia menilai, perawatan berkala terhadap seluruh sarana pengamanan merupakan investasi penting dalam mendukung profesionalisme petugas serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga binaan maupun petugas. "Kami akan terus memastikan setiap sarana pengamanan berfungsi secara maksimal sehingga pelaksanaan tugas pengamanan dapat berjalan lebih efektif, profesional, dan sesuai dengan standar operasional yang berlaku," tutup Arnoldus. (Humas_FW)

Jumat, 10 Juli 2026

Dorong Pembinaan yang Berkualitas, Lapas Kalabahi Terima Kunjungan Hakim Wasmat Pengadilan Negeri Kalabahi

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menerima kunjungan Hakim Pengawas dan Pengamat (Wasmat) Pengadilan Negeri Kalabahi dalam rangka pelaksanaan tugas pengawasan dan pengamatan terhadap warga binaan pemasyarakatan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan peradilan guna memastikan putusan pengadilan dijalankan sebagaimana mestinya serta menjamin terpenuhinya hak-hak warga binaan selama menjalani masa pidana, Jum'at (10/07).

 

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, di ruang kerjanya. Turut hadir dalam kunjungan tersebut Ketua Pengadilan Negeri Kalabahi, Murthada Moh. Mberu, bersama para hakim dan jajaran Pengadilan Negeri Kalabahi. Pertemuan berlangsung hangat sebagai wujud sinergi yang terus terjalin antara lembaga pemasyarakatan dan lembaga peradilan dalam mendukung sistem peradilan pidana terpadu.

 

Usai melakukan audiensi, kegiatan dilanjutkan dengan agenda utama yang berlangsung di ruang belajar Lapas Kalabahi. Dalam kesempatan tersebut, Hakim Wasmat melakukan dialog dan pengamatan secara langsung terhadap sejumlah warga binaan untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan pembinaan, kondisi kehidupan di dalam lapas, serta pemenuhan hak-hak warga binaan selama menjalani masa pidana.

 

Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa kunjungan Hakim Wasmat merupakan bagian penting dari mekanisme pengawasan yang memberikan nilai positif bagi peningkatan kualitas pelayanan dan pembinaan di Lapas.

 

"Kami menyambut baik kunjungan Hakim Wasmat dan Ketua Pengadilan Negeri Kalabahi. Pengawasan seperti ini menjadi sarana evaluasi sekaligus penguatan komitmen kami dalam memberikan pembinaan yang humanis, profesional, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sinergi antar aparat penegak hukum merupakan kunci untuk mewujudkan sistem pemasyarakatan yang semakin baik," ujar M. Arfandy.

 

Sementara itu, Ketua Pengadilan Negeri Kalabahi, Murthada Moh. Mberu, menjelaskan bahwa kegiatan pengawasan dan pengamatan merupakan amanat peraturan perundang-undangan yang bertujuan memastikan pelaksanaan putusan pengadilan berjalan dengan baik sekaligus melihat secara langsung perkembangan warga binaan selama menjalani proses pembinaan.

 

"Kami mengapresiasi pelaksanaan pembinaan yang telah dilakukan oleh Lapas Kalabahi. Melalui kegiatan pengawasan dan pengamatan ini, kami dapat melihat secara langsung kondisi warga binaan serta memastikan hak-hak mereka tetap terpenuhi. Harapannya, proses pembinaan yang berjalan dapat memberikan perubahan perilaku sehingga warga binaan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik," ungkap Murthada Moh. Mberu.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan koordinasi dan sinergi antara Pengadilan Negeri Kalabahi dengan Lapas Kalabahi semakin kuat dalam mendukung penyelenggaraan sistem pemasyarakatan yang akuntabel, berkeadilan, dan berorientasi pada keberhasilan pembinaan warga binaan menuju reintegrasi sosial. (Humas_FW)