This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 04 Mei 2026

YPMBPBI Hadir di Lapas Kalabahi, Dorong Perubahan Karakter Warga Binaan

 

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menerima kunjungan dari Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia (YPMBPBI) dalam rangka pelaksanaan kegiatan pelatihan moralitas bagi warga binaan, Senin (04/05). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan memperkuat nilai-nilai moral dan etika di lingkungan pemasyarakatan.






Pelatihan tersebut dilaksanakan secara tatap muka sesuai izin dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, dengan jadwal pelaksanaan pada pukul 13.30 hingga 16.30 WITA di Lapas Kalabahi  . Selama kegiatan berlangsung, peserta yang terdiri dari warga binaan mengikuti sesi pembinaan dengan penuh antusias, didampingi oleh petugas lapas guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah positif dalam mendukung proses pembinaan narapidana. Menurutnya, pembinaan moral memiliki peran penting dalam membentuk karakter warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat. “Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan, khususnya dalam aspek mental dan spiritual warga binaan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan YPMBPBI, Erina Wongso, menjelaskan bahwa pelatihan ini difokuskan pada penguatan nilai budi pekerti, kesadaran diri, serta tanggung jawab sosial. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi perubahan perilaku warga binaan. “Kami ingin menghadirkan pendekatan yang humanis agar mereka mampu memahami dan menerapkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan proses pembinaan di Lapas Kalabahi semakin optimal dalam membentuk warga binaan yang siap kembali ke tengah masyarakat dengan sikap dan perilaku yang lebih baik. (Humas_YP)

Lapas Kalabahi Gelar Donor Darah Bersama RSUD, Wujud Nyata Kepedulian Kemanusiaan

 

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali menggelar kegiatan donor darah yang berlangsung di Aula Lapas Kalabahi, Senin (04/05). Kegiatan kemanusiaan ini terselenggara atas kerja sama dengan RSUD Kalabahi, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membantu ketersediaan stok darah di wilayah Kabupaten Alor.











Donor darah tersebut diikuti oleh pegawai Lapas Kalabahi serta peserta magang yang dengan antusias berpartisipasi sejak pagi hari. Proses pelaksanaan berjalan tertib, dimulai dari tahap pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, hingga pengambilan darah oleh tim medis dari RSUD Kalabahi.

Kepala Lapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan pegawai, tetapi juga sebagai wujud kepedulian sosial. “Donor darah ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap sesama. Kami ingin kehadiran Lapas tidak hanya dirasakan dalam tugas pemasyarakatan, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kerja sama dengan pihak rumah sakit akan terus diperkuat guna memastikan kegiatan serupa dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Sementara itu, salah satu petugas Lapas Kalabahi, Herlin Sasi, mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. “Saya merasa bangga bisa ikut donor darah. Selain menyehatkan, ini juga menjadi kesempatan untuk membantu orang lain yang membutuhkan,” katanya.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah serta mempererat sinergi antara Lapas Kalabahi dan instansi kesehatan dalam misi kemanusiaan. (Humas_YP)

Kalapas Kalabahi Sampaikan Instruksi Dirjenpas: Keamanan dan Pembinaan Diperketat

 

Kalabahi, INFO_PAS - Apel pagi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi berlangsung dengan khidmat dan penuh kedisiplinan, diikuti oleh seluruh jajaran staf serta peserta magang. Kegiatan rutin tersebut tidak hanya menjadi sarana pengecekan kehadiran dan kesiapan petugas, tetapi juga momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama menuju pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Senin (04/05).






Dalam arahannya, Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, serta tanggung jawab moral setiap petugas dalam menjalankan tugas. Ia mengingatkan bahwa predikat WBK bukan sekadar target administratif, melainkan wujud nyata dari pelayanan publik yang bersih dan berorientasi pada akuntabilitas, ungkapnya.

Lebih lanjut, Kalapas menyampaikan arahan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan yang wajib menjadi pedoman seluruh jajaran. Salah satu poin utama adalah penegasan bahwa tidak boleh ada peredaran narkoba maupun praktik penipuan di dalam lapas dan rutan. Selain itu, penggunaan telepon genggam di dalam blok hunian juga dilarang keras, dengan alternatif komunikasi melalui wartel yang telah disediakan.

Pengawasan internal turut diperketat melalui pelaksanaan razia rutin minimal dua kali dalam sebulan. Di sisi lain, kegiatan pembinaan bagi warga binaan juga harus terus ditingkatkan, termasuk pengembangan UMKM dan program ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya reintegrasi sosial.

Dalam aspek keamanan, petugas diminta untuk meningkatkan kewaspadaan melalui patroli yang dilakukan secara konsisten sesuai standar operasional prosedur, baik pada pagi, siang, maupun malam hari. Pemeriksaan terhadap pengunjung juga harus dilakukan secara cermat guna mencegah masuknya barang terlarang.

Kalapas juga menegaskan larangan keras mengeluarkan warga binaan tanpa izin resmi dari Dirjenpas. Pelanggaran terhadap ketentuan ini akan berujung pada evaluasi tegas. Sebagai langkah penguatan keamanan, koordinasi dengan aparat TNI dan Polri dalam penjagaan juga menjadi perhatian utama.

Apel pagi ditutup dengan pesan tegas agar seluruh arahan tersebut dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab demi terciptanya lapas yang aman, tertib, dan berintegritas. (Humas_YP)

Sabtu, 02 Mei 2026

Sabtu Sehat, Lapas Kalabahi Gelar Senam Bersama di Lapangan Olahraga

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali menggelar kegiatan "Sabtu Sehat" yang berlangsung dengan meriah dan penuh kekeluargaan di area lapangan olahraga. Kegiatan rutin yang bertujuan untuk menjaga kebugaran jasmani dan memelihara kesehatan mental ini diisi dengan program senam bersama yang melibatkan seluruh elemen di dalam lingkungan, mulai dari jajaran pegawai, Warga Binaan, hingga para peserta magang, Sabtu (02/05).

 

Suasana semangat dan kebersamaan sudah sangat terasa sejak pagi. Sebelum senam inti dimulai, Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, mengambil inisiatif untuk memimpin langsung sesi pemanasan. Dengan penuh semangat, M. Arfandy memberikan arahan peregangan otot secara mendetail guna memastikan seluruh peserta terhindar dari risiko cedera.

 

Setelah pemanasan usai, puncak kegiatan dilanjutkan dengan senam aerobik yang dipandu langsung oleh dua orang instruktur senam profesional. Alunan musik yang ceria dipadukan gerakan energik dari kedua instruktur membuat pegawai, Warga Binaan, dan peserta magang bergerak selaras. Mereka mengikuti setiap instruksi dengan antusiasme tinggi, diwarnai peluh keringat dan canda tawa lepas yang sukses mencairkan suasana kaku di balik tembok pembinaan.

 

Ditemui usai kegiatan, Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan pandangannya. "Program Sabtu Sehat ini bukan sekadar rutinitas mengeluarkan keringat biasa, melainkan sarana rekreasi edukatif bagi kita semua. Memastikan terjaminnya kesehatan fisik dan mental Warga Binaan beserta seluruh pegawai adalah prioritas utama kami. Melalui olahraga bersama ini, kita juga terus memupuk rasa persaudaraan, kekompakan, dan keharmonisan di dalam lingkungan Lapas," tutur M. Arfandy.

 

Dampak positif dari kegiatan ini diamini langsung oleh para peserta. Salah seorang Warga Binaan, Sirang Gorang, mengungkapkan rasa gembiranya setelah mengikuti senam tersebut. "Kami sangat bersyukur atas terselenggaranya program senam bersama ini. Selain membuat daya tahan tubuh terasa jauh lebih bugar, kegiatan hiburan interaktif seperti ini sangat ampuh membantu kami membuang rasa penat dan stres pikiran. Bisa berbaur dan berolahraga secara seru bersama petugas membuat kami merasa sangat dihargai dan diperhatikan," ungkap Sirang.

 

Kegiatan Sabtu Sehat di lapangan olahraga Lapas Kelas Kalabahi ini pun ditutup dengan sesi pendinginan dan istirahat bersama, meninggalkan energi positif serta semangat baru bagi semua yang hadir. (Humas_FW)

Kamis, 30 April 2026

Dukung Program BPU, Kalapas Kalabahi Serahkan Upah Premi kepada Warga Binaan Pekerja Batako

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi terus berkomitmen mewujudkan lingkungan pembinaan yang produktif, aman, dan tertib. Sebagai wujud nyata apresiasi atas kinerja Warga Binaan, Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, bersama jajaran staf Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadikgiatja), secara langsung menyerahkan upah premi kepada Warga Binaan yang tergabung dalam program asimilasi kerja pembuatan batako, Kamis (30/04).

 

Kegiatan penyerahan hasil keringat para Warga Binaan tersebut dilangsungkan di Ruang Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Lapas Kalabahi. Menariknya, penyerahan upah premi ini tidak sekadar bentuk penghargaan atas produktivitas Warga Binaan, melainkan juga sebagai langkah strategis instansi dalam mendukung penuh program Lapas Bebas Peredaran Uang (BPU). Penyaluran upah dikelola sedemikian rupa agar Warga Binaan tetap dapat menikmati hasil kerjanya tanpa harus memegang uang tunai fisik di dalam blok hunian.

 

Dalam arahannya, Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menegaskan bahwa pemberian premi adalah hak Warga Binaan yang telah berdedikasi dalam program kemandirian.

 

"Kami berharap upah premi ini menjadi motivasi bagi Warga Binaan lain untuk ikut produktif selama menjalani masa pidana. Selain itu, metode penyerahan yang kami terapkan hari ini adalah wujud dukungan mutlak terhadap program Lapas Bebas Peredaran Uang (BPU). Tidak ada uang tunai fisik yang beredar bebas di dalam lapas, semuanya tercatat secara transparan, aman, dan sesuai aturan," tegas M. Arfandy.

 

Rasa syukur turut diungkapkan oleh salah seorang perwakilan Warga Binaan penerima premi berinisial RB. Ia mengaku bangga karena jerih payahnya dalam membuat batako dihargai oleh pihak Lapas.

 

"Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Kalapas dan jajaran Binadikgiatja. Uang premi ini sangat berarti bagi kami. Selain mendapatkan keahlian kerja nyata sebagai bekal bebas nanti, hasil premi ini bisa kami gunakan untuk memenuhi keperluan sehari-hari melalui koperasi secara aman, atau disisihkan sebagai tabungan untuk keluarga di rumah," tuturnya dengan wajah semringah.

 

Lapas Kalabahi berkomitmen untuk terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian guna mencetak Warga Binaan yang terampil dan siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat. (Humas_FW)

Rabu, 29 April 2026

Suasana Haru Iringi Acara Pelepasan 2 Orang Pegawai Purnabakti dan Perpisahan 1 Orang Pegawai Lapas Kalabahi

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar acara pelepasan dua orang pegawai purnabakti dan satu orang pegawai yang pindah tugas sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi selama masa pengabdian. Bertempat di Cafe Kebun Dinas Kadelang, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pegawai, anggota Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS), serta para peserta magang. Acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini menjadi momen refleksi atas pengabdian panjang para petugas dalam membina institusi, Rabu (29/04).

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari pembawa acara yang dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan dari para pegawai yang akan purnabakti, yakni Kepala Sub Seksi Pelaporan dan Tata Tertib (Kasubsi Laptatib), David Habil Obed Loa, dan Kasubsi Perawatan, Sepreni Aprianus Malote. Keduanya mengungkapkan rasa haru serta bangga karena telah berhasil menyelesaikan tugas hingga garis akhir dengan catatan yang baik. Sementara itu, Amriadi Ain yang akan berpindah tugas ke Rutan Kelas IIB Soe juga turut memberikan kata-kata perpisahan dan rasa terima kasih atas bimbingan yang diterima selama bertugas di Lapas Kalabahi.

 

Suasana haru semakin terasa saat Kepala Lapas Kalabahi, M. Arfandy, memberikan sambutan didampingi oleh Ketua PIPAS Cabang Lapas Kalabahi, Hasmila Arfandy. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan berbagai bingkisan dan cenderamata sebagai tanda cinta dari Lapas Kalabahi, Koperasi Lapas, organisasi PIPAS, hingga kenang-kenangan dari para peserta magang. Agenda ini kemudian dilanjutkan dengan sesi doa bersama, foto dokumentasi sebagai kenang-kenangan, serta makan siang bersama yang mempererat hubungan antar pegawai.

 

Dalam arahannya, Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan rasa hormat yang mendalam kepada para purnabakti yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan organisasi. "Dedikasi yang telah diberikan oleh Pak David dan Pak Sepreni adalah teladan bagi kita semua dalam melayani Warga Binaan dan masyarakat. Saya berharap silaturahmi tetap terjaga meski sudah tidak dalam satu kantor," ujar M. Arfandy. Menanggapi hal tersebut, David Habil Obed Loa menyampaikan pesan emosionalnya, "Saya merasa bangga pernah menjadi bagian dari keluarga besar ini dan berharap Lapas Kalabahi semakin maju dalam memberikan pelayanan terbaik ke depannya."

 

Lapas Kalabahi berharap semangat juang dan integritas yang telah ditunjukkan oleh para pegawai purnabakti dapat terus diwariskan kepada seluruh petugas muda. Pengabdian mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta memberikan pembinaan kepada Warga Binaan menjadi fondasi penting bagi kemajuan lembaga. Acara ditutup dengan penuh kebahagiaan dan harapan agar silaturahmi antar pegawai tetap terjalin erat meskipun raga tidak lagi berada di tempat tugas yang sama. (Humas_FW)

Selasa, 28 April 2026

Wujudkan Tertib Administrasi, Lapas Kalabahi Gelar Sinkronisasi Data Warga Binaan bersama Dukcapil Alor

 

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menjalin sinergi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Alor untuk melakukan pengecekan dan verifikasi data diri bagi seluruh Warga Binaan. Kegiatan yang bertujuan untuk memastikan keakuratan identitas kependudukan ini dilakukan sebagai bentuk pemenuhan hak-hak sipil bagi para penghuni Lapas agar tetap terdaftar secara resmi dalam sistem administrasi kependudukan nasional, Selasa (28/04).





Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, menyambut secara langsung rombongan petugas dari Dukcapil Kabupaten Alor yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Nursaida Batuah. Pertemuan awal tersebut berlangsung di ruang kerja Kalapas dengan suasana hangat, membahas mengenai teknis pelaksanaan pemutakhiran data yang akan menyasar seluruh Warga Binaan. Setelah pertemuan tersebut, kegiatan segera dilanjutkan di ruang perpustakaan Lapas yang telah disiapkan sebagai lokasi pengambilan data biometrik yang meliputi pemindaian sidik jari, pengambilan foto wajah, dan verifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) secara menyeluruh.

Proses pengecekan data ini berjalan dengan sangat tertib dengan pengawasan ketat dari petugas pengamanan Lapas. Satu per satu Warga Binaan dipanggil untuk melakukan pencocokan data pada sistem kependudukan yang dibawa oleh tim Dukcapil guna meminimalisir adanya data ganda atau identitas yang tidak valid. Pengecekan ini sangat krusial mengingat identitas yang valid merupakan kunci utama bagi Warga Binaan untuk mendapatkan layanan publik lainnya, seperti program bantuan sosial dari pemerintah maupun layanan kesehatan BPJS yang sangat dibutuhkan selama menjalani masa pidana di dalam Lapas maupun setelah kembali ke masyarakat nantinya.

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menekankan pentingnya kegiatan ini bagi legalitas para penghuni. "Kegiatan ini merupakan langkah konkret kami dalam memberikan kepastian hukum dan identitas bagi Warga Binaan. Kami ingin memastikan bahwa setiap individu di sini tidak kehilangan hak-hak sipilnya sebagai warga negara meskipun sedang menjalani masa pembinaan," ujar M. Arfandy. Senada dengan itu, Nursaida Batuah selaku Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk menyatakan dukungannya terhadap inisiatif tersebut. "Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan jemput bola agar seluruh penduduk Kabupaten Alor, termasuk Warga Binaan di Lapas Kalabahi, memiliki data kependudukan yang valid dan terintegrasi dalam database nasional," ungkap Nursaida. 

Kegiatan pengecekan data diri ini berakhir dengan hasil yang memuaskan, di mana sebagian besar Warga Binaan telah memiliki data yang sinkron dengan sistem Dukcapil. Lapas Kalabahi berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama serupa dengan instansi terkait guna menjamin setiap pelayanan yang diberikan tepat sasaran dan berbasis data yang akurat. Diharapkan dengan adanya identitas yang jelas, proses pembinaan dan pemenuhan hak-hak Warga Binaan ke depannya dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan akuntabel demi kemajuan organisasi pemasyarakatan. (Humas_FW)