Kalabahi, INFO_PAS - Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban serta
mewujudkan lingkungan yang bersih dari barang terlarang, Lembaga Pemasyarakatan
(Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali menggelar kegiatan penggeledahan blok hunian
warga binaan. Kegiatan razia ini dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut atas
instruksi langsung dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) yang
mewajibkan seluruh jajaran Lapas dan Rutan untuk mengadakan razia rutin minimal
dua kali dalam kurun waktu satu bulan, Selasa (05/05).
Pelaksanaan penggeledahan kali ini melibatkan sinergi penuh dari seluruh
jajaran staf Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) dan seksi
Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib). Selain itu, kegiatan pengamanan
ini juga turut didampingi oleh sejumlah peserta magang sebagai bentuk edukasi
lapangan. Sebelum menyisir kamar-kamar hunian, kegiatan diawali dengan apel
kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Administrasi Kamtib (Kasi Adm
Kamtib) Lapas Kalabahi, Arnoldus Enge. Dalam arahannya, personel dibagi ke
dalam beberapa tim kecil guna memastikan proses penggeledahan berjalan efektif,
menyeluruh, dan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis sesuai Standar
Operasional Prosedur (SOP).
Dari hasil penyisiran yang dilakukan oleh tim gabungan internal tersebut,
petugas menorehkan hasil yang sangat positif. "Puji Tuhan, dari kegiatan
penggeledahan hari ini, tim kami sama sekali tidak menemukan adanya narkoba,
handphone, maupun barang berbahaya lainnya di dalam blok hunian. Ini
menunjukkan tingkat kedisiplinan dan kepatuhan warga binaan yang sudah
terbangun dengan baik," ungkap Arnoldus Enge. Beliau menegaskan
komitmennya untuk terus mempertahankan ketatnya pengawasan ini ke depannya.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP)
Lapas Kalabahi, Roby Eduard Therik, memberikan apresiasi atas kelancaran serta
soliditas tim dalam kegiatan razia ini. "Kegiatan ini bukan sekadar
pemenuhan target administratif dari pusat, melainkan wujud nyata komitmen kami
dalam deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtib. Keterlibatan adik-adik
peserta magang di sini juga memberikan mereka pengalaman nyata dan terukur
mengenai sistem pengamanan di dalam Lapas," jelas Roby.
Langkah preventif melalui razia rutin ini diharapkan dapat terus mempertahankan predikat zero Halinar (Handphone, Pungli, Narkoba) di Lapas Kalabahi, guna menciptakan proses pembinaan yang kondusif dan optimal bagi seluruh warga binaan. (Humas_FW)







.jpeg)





.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)

.jpeg)
.jpeg)



.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)





