This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 25 April 2026

Gandeng Dinkes Alor dan RSB Mola, Lapas Kalabahi Gelar Skrining Penyakit Menular

 

INFO_PAS – Upaya peningkatan layanan kesehatan bagi Warga Binaan kembali dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melalui kegiatan skrining penyakit menular, meliputi HIV, hepatitis, dan sifilis. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Bergerak (RSB) Mola, yang dilaksanakan secara langsung di lingkungan lapas, Sabtu (25/04).


Sejak pagi hari, Warga Binaan tampak antusias mengikuti tahapan pemeriksaan yang meliputi penyuluhan kesehatan, pengambilan sampel darah, hingga konsultasi medis. Petugas kesehatan memberikan edukasi terkait pentingnya deteksi dini penyakit menular guna mencegah penyebaran serta meningkatkan kualitas hidup Warga Binaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lapas dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal. “Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Dinas Kesehatan dan RSB Mola. Skrining ini penting untuk memastikan kondisi kesehatan Warga Binaan tetap terpantau, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Sementara itu, dokter Clara Obisoru yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa skrining ini tidak hanya berfungsi sebagai deteksi dini, tetapi juga sebagai langkah edukatif. “Kami ingin memastikan Warga Binaan memahami risiko serta cara pencegahan penyakit seperti HIV, hepatitis, dan sifilis. Dengan demikian, mereka dapat lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan lapas yang lebih sehat dan terbebas dari penyebaran penyakit menular, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan di kalangan Warga Binaan. (Humas_HS)

Jumat, 24 April 2026

Peninjauan Langsung Hakim WASMAT, Lapas Kalabahi Tingkatkan Kualitas Layanan

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menerima kunjungan Hakim Pengawas dan Pengamat (WASMAT) dari Pengadilan Negeri Kalabahi dalam rangka peninjauan langsung terhadap kualitas fasilitas serta pelayanan kepada warga binaan, Jumat (24/04).






Kunjungan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pengadilan sekaligus memastikan terpenuhinya hak-hak warga binaan di dalam lapas. Dalam kegiatan tersebut, Hakim WASMAT meninjau sejumlah fasilitas, mulai dari blok hunian, klinik kesehatan, dapur umum, hingga area pembinaan kemandirian.

Selain melakukan peninjauan, Hakim WASMAT juga berdialog langsung dengan warga binaan guna menggali informasi terkait pelayanan yang mereka terima sehari-hari. Dialog berlangsung terbuka dan menjadi ruang bagi warga binaan untuk menyampaikan kondisi riil di dalam lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan. “Kami terbuka terhadap setiap masukan. Kegiatan ini menjadi bahan evaluasi agar pelayanan dan pembinaan yang kami berikan semakin optimal dan sesuai standar,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga binaan berinisial A.M mengaku pelayanan yang diberikan petugas sudah berjalan baik. “Petugas cukup responsif, terutama dalam pelayanan kesehatan dan kebutuhan sehari-hari. Kami juga diberi kesempatan mengikuti program pembinaan,” ungkapnya.

Secara umum, kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Hasil peninjauan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas fasilitas dan pelayanan di Lapas Kalabahi, sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan aparat penegak hukum dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis dan profesional. (Humas_YP)

Pelantikan Pejabat Struktural, Lapas Kalabahi Dorong Kinerja Lebih Optimal

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap dua pejabat struktural, sebagai bagian dari upaya penguatan organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan, Jumat (24/04).



Dua pejabat yang dilantik yakni Markus D. Korang Lawang sebagai Kepala Subseksi Pelaporan dan Tata Tertib, serta Danang Makmur Hadi sebagai Kepala Subseksi Perawatan Narapidana/Anak Didik. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan disaksikan oleh jajaran pejabat serta pegawai Lapas Kalabahi.

Kepala Lapas Kalabahi, M. Arfandy, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Saya berharap pejabat yang baru dilantik mampu bekerja profesional, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kinerja organisasi,” ujarnya.

Arfandy juga menekankan pentingnya sinergi antar subseksi, khususnya dalam menjaga ketertiban serta meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan kepada warga binaan.

Markus D. Korang Lawang menyampaikan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan maksimal, terutama dalam aspek pelaporan dan penegakan tata tertib. “Kami siap mendukung terciptanya lingkungan lapas yang tertib, aman, dan teradministrasi dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Danang Makmur Hadi menuturkan bahwa fokus utamanya adalah memastikan pelayanan perawatan bagi narapidana dan anak didik berjalan optimal. “Kami akan berupaya memberikan pelayanan yang humanis serta memastikan hak-hak warga binaan terpenuhi,” ungkapnya.

Pelantikan ini diharapkan mampu membawa energi baru bagi Lapas Kalabahi dalam meningkatkan kinerja, pelayanan, serta mewujudkan sistem pemasyarakatan yang profesional dan berorientasi pada pembinaan. (Humas_YP)

Kamis, 23 April 2026

Lapas Kalabahi Ikuti Entry Meeting Evaluasi Zona Integritas WBK dan WBBM 2026

 

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi mengikuti kegiatan Zoom Entry Meeting dalam rangka Pelaksanaan Evaluasi Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Tim Penilai Internal (TPI) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kamis (23/04).

Kegiatan ini menjadi tahapan awal dalam proses evaluasi pembangunan zona integritas di seluruh satuan kerja, termasuk Lapas Kalabahi, guna memastikan komitmen terhadap reformasi birokrasi yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik. Entry meeting dilaksanakan secara virtual dan diikuti oleh jajaran pimpinan serta tim kerja pembangunan zona integritas Lapas Kalabahi.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Penilai Internal menyampaikan mekanisme evaluasi, indikator penilaian, serta strategi yang harus diperkuat oleh setiap satuan kerja untuk meraih predikat WBK maupun WBBM. Penekanan diberikan pada konsistensi implementasi program, inovasi layanan, serta penguatan pengawasan internal.

Kepala Lapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa pihaknya siap mengikuti seluruh tahapan evaluasi dengan maksimal. Ia menegaskan bahwa pembangunan zona integritas bukan sekadar target administratif, melainkan bentuk komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari praktik korupsi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami terus berupaya membangun budaya kerja yang berintegritas dan profesional. Evaluasi ini menjadi momentum untuk mengukur sejauh mana upaya yang telah kami lakukan sekaligus memperbaiki kekurangan yang ada,” ujar Arfandy.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh jajaran Lapas Kalabahi akan terus menjaga sinergi dan konsistensi dalam mewujudkan predikat WBK dan WBBM di tahun 2026. (Humas_YP)

Senin, 20 April 2026

Momentum Peningkatan Kinerja, Lapas Kalabahi Sematkan Kenaikan Pangkat untuk 17 Orang Pegawai

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar acara penyematan tanda kenaikan pangkat dan penyerahan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat kepada 17 orang pegawai pada Senin, 20/04. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting dalam mendorong peningkatan kinerja serta profesionalisme aparatur pemasyarakatan.

 

Adapun pegawai yang menerima kenaikan pangkat di antaranya Markus K. Lawang dan Moe Moka yang naik dari golongan III/a ke III/b. Sementara itu, Daniel R. Anie dan Muhamad Lukman Hinalede mengalami kenaikan dari II/d ke III/a. Selain itu, sebanyak 13 pegawai lainnya turut menerima kenaikan pangkat dari II/b ke II/c.

 

Kepala Lapas Kalabahi, M. Arfandy, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan bentuk kepercayaan negara atas dedikasi dan kinerja pegawai. “Saya berharap momentum ini menjadi pemicu semangat untuk bekerja lebih baik, meningkatkan integritas, serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat dan warga binaan,” ujarnya.

 

Salah satu penerima kenaikan pangkat, Muhamad Lukman Hinalede yang akrab disapa Gun, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya. Ia menilai pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan pimpinan dan kerja sama tim. “Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar, bekerja lebih disiplin, dan memberikan kontribusi terbaik bagi Lapas Kalabahi,” katanya.

 

Kegiatan ini diakhiri dengan penyematan tanda pangkat secara simbolis serta pemberian ucapan selamat dari jajaran pimpinan dan seluruh pegawai yang hadir. (Humas_YP)

Langkah Tegas dan Nyata, Lapas Kalabahi Laksanakan Ikrar Bebas Narkoba dan Handphone Ilegal

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan kegiatan Ikrar Bebas Narkoba dan Handphone ilegal secara serentak bagi seluruh jajaran pegawai. Kegiatan ini dilakukan guna mendukung program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta memperkuat komitmen bersama terhadap pemberantasan peredaran narkoba dan penggunaan perangkat komunikasi tidak resmi di lingkungan Pemasyarakatan. Bertempat di lapangan apel Lapas Kalabahi, seluruh rangkaian acara berjalan dengan khidmat dan lancar, Senin (20/04).

 

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, dan diikuti oleh seluruh jajaran pejabat struktural serta staf. Prosesi diawali dengan pembacaan naskah ikrar oleh Kalapas yang kemudian diikuti secara serempak oleh seluruh pegawai.

 

Setelah pembacaan ikrar, acara dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen ikrar bersama secara bergantian. Kasi Binadikgiatja, Suryanto Ahmad, menyampaikan bahwa Langkah ini diharapkan mampu menciptakan sinergi antarbagian untuk memastikan tidak ada celah sekecil apa pun bagi masuknya barang-barang terlarang ke dalam blok hunian.

 

Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, memberikan pengarahan tegas setelah prosesi penandatanganan selesai. "Ikrar ini adalah janji kita kepada Tuhan dan negara. Saya tidak akan memberikan toleransi bagi siapa pun, baik petugas maupun Warga Binaan, yang terbukti bermain-main dengan narkoba dan Handphone ilegal. Kita harus menjadi teladan yang baik untuk menyukseskan program aksi Menteri agar Lapas Kalabahi tetap bersih dan kondusif," tegas Arfandy di hadapan seluruh peserta.

 

Lapas Kalabahi ke depannya akan terus meningkatkan frekuensi penggeledahan dan pembersihan secara berkala di seluruh area. Komitmen ini diharapkan menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang bermartabat dan bebas dari praktik ilegal. Seluruh jajaran berjanji akan terus konsisten menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku demi marwah institusi. (Humas_FW)

Selasa, 07 April 2026

Komitmen Perangi Narkoba, Lapas Kalabahi Gelar Tes Urine bagi Pegawai dan Warga Binaan

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar kegiatan tes urine bagi seluruh pegawai dan Warga Binaan dalam rangka memeriahkan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 yang dilaksanakan di halaman depan Gereja Zoar Lapas Kalabahi. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pemetaan, deteksi dini, serta penindakan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan guna menjamin keamanan dan ketertiban yang kondusif, Selasa (07/04).

 

Pelaksanaan tes urine ini diawasi secara langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Kalabahi, Roby Eduard Therik, bersama jajaran petugas perawatan. Seluruh rangkaian pemeriksaan berlangsung dengan tertib dan transparan, di mana setiap peserta diambil sampel urinenya untuk kemudian diuji menggunakan alat tes cepat di lokasi tersebut secara bergantian.

 

Salah satu staf perawatan, Adryan H. Kolly, memastikan prosedur pengambilan sampel dilakukan sesuai standar operasional yang berlaku untuk menjaga keakuratan hasil. Berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh terhadap puluhan sampel yang terkumpul, dinyatakan bahwa seluruh petugas dan Warga Binaan yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan hasil negatif dari pengaruh narkotika jenis apa pun.

 

Lebihb lanjut, Roby Eduard Therik, dalam keterangannya menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam menjaga integritas. "Kegiatan ini bukan sekadar seremonial HBP ke-62, melainkan langkah nyata deteksi dini untuk memastikan lingkungan kita benar-benar bersih dari narkotika. Kami berkomitmen untuk terus meminimalisir segala bentuk gangguan keamanan melalui tindakan preventif seperti ini," tegas Roby.

 

Salah satu Warga Binaan berinisial MA yang turut serta dalam tes urine tersebut menyampaikan dukungannya terhadap program pemeriksaan rutin ini. "Kami merasa tenang karena program seperti ini membuktikan bahwa lingkungan tempat kami dibina aman dari pengaruh buruk narkoba, dan kami sangat mendukung transparansi yang dilakukan pihak Lapas Kalabahi demi kebaikan serta kesehatan kami semua," ungkapnya.

 

Dengan hasil yang sepenuhnya negatif, Lapas Kalabahi berharap tren positif ini dapat terus dipertahankan demi mewujudkan Pemasyarakatan yang maju dan berintegritas tinggi. (Humas_FW)