Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Meningkatkan produktivitas dan keahlian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Kalabahi melalui pelatihan kerja bersertifikat.

Deklarasi Janji Kinerja Tahun Berjalan

Komitmen seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Kalabahi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Layanan Kunjungan Tatap Muka

Memberikan pelayanan prima dan humanis bagi keluarga Warga Binaan dengan tetap menerapkan standar operasional prosedur yang berlaku.

Razia Rutin Blok Hunian

Mendeteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta mewujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Pembinaan Kerohanian WBP

Pemenuhan hak ibadah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan untuk membentuk mental dan spiritual yang lebih baik.

Senin, 31 Agustus 2026

Lapas Kalabahi Gelar Rapat Evaluasi, Perkuat Kinerja Tata Usaha dan Kehumasan

Kalabahi, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar rapat evaluasi khusus bidang Tata Usaha (TU) yang mencakup urusan umum, kepegawaian, keuangan, serta Humas dan Protokoler. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas sekaligus meningkatkan efektivitas dan kualitas pelayanan administrasi di lingkungan Lapas Kalabahi, Senin (31/08).





Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU), Abdurrahman Haryono. Dalam rapat tersebut, sejumlah hal menjadi bahan evaluasi, mulai dari pelaksanaan administrasi perkantoran, kedisiplinan dan kepegawaian, pengelolaan keuangan, hingga pelaksanaan tugas kehumasan dan protokoler.

Abdurrahman Haryono menyampaikan bahwa rapat evaluasi menjadi momentum penting untuk melihat kembali pelaksanaan tugas yang telah berjalan. “Kita tidak hanya mengevaluasi kekurangan, tetapi juga mencari solusi dan langkah perbaikan agar setiap pekerjaan dapat dilaksanakan lebih tertib, efektif, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Salah satu petugas yang mengikuti rapat menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, evaluasi secara berkala membantu setiap petugas memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing. “Rapat ini menjadi ruang untuk menyampaikan kendala di lapangan sekaligus menyamakan persepsi agar pekerjaan ke depan dapat berjalan lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Kalapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan rapat evaluasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Tata Usaha memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran seluruh pelaksanaan tugas di Lapas.

“Evaluasi harus menjadi budaya kerja. Setiap kendala harus dibahas dan dicari solusinya, sehingga kinerja organisasi terus mengalami peningkatan,” tegas M. Arfandy.

Melalui rapat tersebut, Lapas Kalabahi berkomitmen memperkuat koordinasi, meningkatkan kedisiplinan, serta mewujudkan tata kelola administrasi yang semakin profesional, transparan, dan akuntabel. HUMAS_YP

Dinkes Alor Inspeksi Dapur Lapas Kalabahi untuk Pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

Kalabahi, INFO_PAS – Dinas Kesehatan Kabupaten Alor melakukan inspeksi kesehatan lingkungan pada dapur Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi, Senin (31/08). Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan dalam proses pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi dapur penyelenggara makanan di lingkungan Lapas.





Inspeksi dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan dapur, kebersihan sarana dan prasarana, pengelolaan bahan makanan, hingga penerapan higiene dan sanitasi telah memenuhi ketentuan kesehatan yang berlaku.

Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa pemenuhan standar higiene dan sanitasi menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan makanan yang layak dan sehat bagi warga binaan.

“Ini merupakan bentuk komitmen Lapas Kalabahi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam penyediaan makanan yang bersih, sehat, dan memenuhi standar kesehatan bagi warga binaan,” ujar Arfandy.

Sementara itu, salah satu petugas kesehatan yang melakukan inspeksi, Imanuel Legimakani, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk melihat sejauh mana penerapan standar kesehatan lingkungan telah diterapkan di dapur Lapas.

“Kami melakukan pemeriksaan terhadap beberapa aspek, mulai dari kondisi lingkungan, kebersihan dapur, peralatan, penyimpanan bahan makanan, hingga proses pengolahan makanan,” jelas Imanuel.

Senada, Danang Makmur, selaku Kasubsi Perawatan Lapas Kalabahi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pihaknya untuk terus melakukan pembenahan.

“Kami siap menindaklanjuti setiap masukan dan rekomendasi dari Dinas Kesehatan agar standar higiene sanitasi di dapur Lapas dapat terus ditingkatkan,” ungkap Danang.

Melalui inspeksi ini, Lapas Kalabahi menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan penyelenggaraan makanan yang aman, sehat, dan sesuai standar sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kepada warga binaan. HUMAS_YP

Sabtu, 29 Agustus 2026

Wujud Kepedulian, Pegawai dan Peserta Magang Lapas Kalabahi Ikut Donor Darah

Kalabahi, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali menunjukkan kepedulian terhadap sesama melalui kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalabahi. Kegiatan berlangsung di Aula Lapas Kalabahi dan diikuti oleh pegawai serta peserta magang, Sabtu (29/08).













Kegiatan donor darah tersebut mendapat antusiasme dari para peserta. Setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan dan skrining, sebanyak 11 kantong darah berhasil dikumpulkan untuk selanjutnya dimanfaatkan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Tim dari RSUD Kalabahi yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri dari Distor Buling, Aprilin Karipui, Elisabeth Atamau, Sumarlin Jaku, Sarah Mau Demang, Sucih Afifah, dan Maksi Danoe. Tim medis turut memastikan seluruh proses donor berlangsung aman dan sesuai dengan prosedur kesehatan.

Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa donor darah merupakan bentuk nyata kepedulian jajaran Lapas terhadap masyarakat.

“Donor darah bukan hanya tentang memberikan darah, tetapi juga tentang memberikan harapan dan membantu mereka yang membutuhkan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Arfandy.

Sementara itu, salah satu petugas Lapas Kalabahi, Irfan Jae, mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, donor darah merupakan kegiatan sederhana, namun memiliki manfaat besar bagi orang lain.

“Kita mungkin hanya menyumbangkan satu kantong darah, tetapi bagi orang lain bisa menjadi sesuatu yang sangat berarti,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Aprilin Karipui, petugas RSUD Kalabahi, mengapresiasi antusiasme pegawai dan peserta magang Lapas Kalabahi.

“Kami berterima kasih atas kerja sama dan partisipasi seluruh peserta. Semoga darah yang terkumpul dapat membantu pasien yang membutuhkan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kalabahi berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh, karena setetes darah dapat menjadi harapan bagi kehidupan. HUMAS_YP

Kamis, 27 Agustus 2026

Komitmen Berantas Halinar, Lapas Kalabahi Geledah Blok Hunian dan Tes Urine

Kalabahi, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali memperkuat langkah pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban melalui kegiatan penggeledahan blok hunian serta tes urine bagi pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis (27/08).









Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini sekaligus komitmen Lapas Kalabahi dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba (Halinar). Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh dengan tetap mengedepankan ketelitian, profesionalisme, serta pendekatan humanis.

Selain pemeriksaan kamar hunian, tes urine juga dilakukan terhadap pegawai dan WBP sebagai langkah memastikan seluruh unsur di lingkungan Lapas terbebas dari penyalahgunaan narkotika.

Plh. Kalapas Kalabahi, Suryanto Ahmad, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga menjadi upaya membangun kesadaran bersama untuk menjaga integritas dan keamanan Lapas.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk mencegah peredaran narkoba dan barang terlarang di lingkungan Lapas. Pengawasan akan terus dilakukan secara rutin dan menyeluruh,” ujarnya.

Salah satu WBP yang mengikuti kegiatan tersebut mengapresiasi pelaksanaan penggeledahan dan tes urine. Menurutnya, kegiatan tersebut penting untuk menciptakan suasana Lapas yang aman dan nyaman.

“Kami mengikuti kegiatan ini dengan baik. Harapannya, Lapas semakin aman dan kami bisa menjalani pembinaan dengan tenang,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kalabahi menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan, meningkatkan integritas petugas, serta mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari narkoba dan barang terlarang. Langkah serupa diharapkan dapat terus dilakukan secara konsisten sebagai bagian dari upaya mewujudkan Lapas yang aman, tertib, dan kondusif. (HUMAS_YP)

Senin, 24 Agustus 2026

Gelar Sidang TPP Virtual, Lapas Kalabahi Bahas Usulan Remisi Umum 17 Agustus bagi Narapidana

 


Kalabahi, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) secara virtual dalam rangka memberikan pertimbangan terhadap usulan pemberian Remisi Umum (RU) 17 Agustus 2026 bagi satu orang narapidana yang telah memenuhi persyaratan, Senin (24/08).

Sidang tersebut dihadiri Ketua TPP Lapas Kelas IIB Kalabahi, Suryanto Ahmad, bersama seluruh anggota TPP. Kegiatan juga melibatkan tim dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur (NTT) serta jajaran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas Kupang.

Pelaksanaan sidang secara virtual menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarpihak dalam memastikan setiap usulan hak warga binaan diproses secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam sidang tersebut, TPP membahas dan memberikan pertimbangan terhadap usulan remisi bagi satu orang narapidana yang dinilai telah memenuhi persyaratan. Pertimbangan diberikan dengan memperhatikan berbagai aspek, termasuk perilaku selama menjalani masa pidana, keaktifan dalam mengikuti program pembinaan, serta pemenuhan persyaratan administratif dan substantif.

Ketua TPP Lapas Kelas IIB Kalabahi, Suryanto Ahmad, menegaskan bahwa sidang TPP merupakan tahapan penting dalam memastikan pemberian hak remisi dilakukan secara tepat dan sesuai aturan.

“Setiap usulan remisi harus melalui proses pemeriksaan dan pertimbangan yang matang. Kami memastikan seluruh persyaratan telah terpenuhi sebelum memberikan rekomendasi,” ujarnya.

Keterlibatan Kanwil Ditjenpas NTT dan PK Bapas Kupang turut memperkuat proses penilaian melalui koordinasi dan pertukaran informasi terkait perkembangan pembinaan narapidana.

Melalui sidang ini, Lapas Kalabahi berkomitmen memberikan pelayanan pemasyarakatan yang profesional sekaligus memastikan pemenuhan hak warga binaan berjalan sesuai ketentuan. (HUMAS_HS)

Jumat, 21 Agustus 2026

Tingkatkan Literasi Keuangani, Lapas Kalabahi Terima Kunjungan Sosialisasi Bank Mandiri Cabang Alor

 


Kalabahi, INFO_PAS -  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menerima kunjungan kerja dari jajaran Bank Mandiri Cabang Alor dalam rangka menggelar sosialisasi layanan perbankan. Kegiatan yang diselenggarakan di aula Lapas ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan serta memperkenalkan berbagai kemudahan akses finansial kepada seluruh peserta yang hadir, Jum'at (21/08).

 

Acara ini dibuka secara langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara kedua instansi. “Kami menyambut hangat dan sangat berterima kasih atas kehadiran Bank Mandiri Cabang Alor. Sosialisasi ini merupakan langkah positif untuk mengedukasi pegawai kami terkait pengelolaan finansial yang cerdas. Kami berharap layanan yang ditawarkan mampu memberikan solusi nyata serta mempermudah transaksi keuangan seluruh jajaran di Lapas Kalabahi,” ungkap M. Arfandy.

 

Setelah prosesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi inti yang dipimpin oleh Pejabat Sementara (Pjs.) Kepala Cabang Bank Mandiri Alor, Dewi Kartanegara. Pada sesi ini, tim Bank Mandiri menjelaskan beragam produk unggulan serta inovasi layanan perbankan digital. “Bank Mandiri selalu berkomitmen untuk hadir lebih dekat dalam melayani instansi pemerintah. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh petugas Lapas Kalabahi mendapatkan akses layanan perbankan yang prima, aman, dan terpercaya untuk mempermudah urusan finansial sehari-hari,” jelas Dewi Kartanegara.

 

Rangkaian acara sosialisasi ini kemudian ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama antara jajaran Lapas Kalabahi dengan tim dari Bank Mandiri Cabang Alor. (Humas_FW)

Rabu, 19 Agustus 2026

BPS Alor Lakukan Pendataan Kondisi Sosial Warga Binaan di Lapas Kalabahi

Kalabahi, INFO_PAS - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Alor melaksanakan kegiatan pendataan terkait kondisi sosial warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperoleh data yang akurat mengenai kondisi sosial warga binaan sebagai bahan penyusunan statistik dan kebijakan berbasis data, Rabu (19/08).











Sebanyak 18 petugas BPS Kabupaten Alor hadir di Lapas Kalabahi untuk melakukan proses pendataan. Para petugas berinteraksi secara langsung dengan warga binaan melalui proses wawancara dan pengumpulan informasi sesuai instrumen pendataan yang telah ditetapkan.

Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pendataan kondisi sosial warga binaan merupakan langkah penting untuk memberikan gambaran yang lebih objektif mengenai kehidupan dan kebutuhan WBP.

“Kami sangat mendukung kegiatan pendataan yang dilakukan BPS. Data yang akurat mengenai kondisi sosial warga binaan tentu dapat menjadi bahan evaluasi dan masukan dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta pembinaan di Lapas,” ujar Arfandy.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja), Suryanto Ahmad, mengatakan bahwa proses pendataan berlangsung dengan tetap memperhatikan ketertiban dan keamanan lingkungan Lapas.

“Petugas kami membantu memfasilitasi kegiatan ini agar proses pendataan dapat berjalan lancar. Kami berharap informasi yang diperoleh benar-benar menggambarkan kondisi warga binaan secara objektif,” jelasnya.

Salah satu petugas BPS Kabupaten Alor menjelaskan bahwa pendataan dilakukan melalui pendekatan langsung kepada WBP. Informasi yang dikumpulkan diharapkan dapat menjadi bagian dari data statistik yang bermanfaat bagi pemerintah dalam memahami kondisi sosial masyarakat, termasuk kelompok masyarakat yang berada dalam lembaga pemasyarakatan.

Salah satu WBP yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku kegiatan pendataan berlangsung dengan baik. “Kami diberikan kesempatan untuk menyampaikan kondisi dan informasi yang ditanyakan. Kami berharap data yang disampaikan dapat memberikan gambaran yang sebenarnya tentang kehidupan warga binaan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara BPS Kabupaten Alor dan Lapas Kalabahi diharapkan terus terjalin, khususnya dalam mendukung ketersediaan data yang akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. (HUMAS_YP)