This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 03 Juni 2026

Keberhasilan Program Pembinaan, Kalapas Kalabahi Serahkan Upah Premi ke Warga Binaan Asimilasi Batako

 


Kalabahi, INFO_PAS - Sebagai bentuk apresiasi dan pemenuhan hak bagi para narapidana, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali melaksanakan kegiatan penyerahan upah premi kepada Warga Binaan yang tergabung dalam program asimilasi kerja pembuatan batako. Penyerahan upah ini diserahkan secara langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, dengan didampingi oleh Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja), Suryanto Ahmad, Rabu (03/06).

 

Program pembuatan batako ini merupakan salah satu program unggulan yang menjadi wujud nyata keberhasilan pembinaan kemandirian di Lapas Kalabahi. Pemberian upah premi dari hasil penjualan batako ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi hak warga binaan, tetapi juga diharapkan dapat menjadi pelecut semangat bagi mereka untuk terus berkarya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas M. Arfandy menyampaikan pandangannya, "Pemberian upah premi ini bukanlah sekadar kewajiban administratif dari institusi, melainkan bentuk penghargaan murni atas keringat, kedisiplinan, dan dedikasi warga binaan. Kami berharap uang ini bisa memotivasi mereka untuk terus produktif, menjadi bekal tabungan saat bebas nanti, dan membuktikan kepada masyarakat luas bahwa mereka tetap bisa menghasilkan karya yang bernilai ekonomi meskipun sedang berada di balik jeruji besi."

 

Senada dengan pernyataan Kalapas, Kasi Binadikgiatja, Suryanto Ahmad, menegaskan pentingnya kesinambungan program pembinaan ini. "Kami dari jajaran Binadikgiatja terus mengawal dan menjaga kualitas produksi batako agar memiliki daya saing di pasaran. Upah premi ini adalah bukti sah bahwa program pembinaan berjalan sangat efektif. Keterampilan yang mereka asah secara konsisten hari ini adalah modal utama dan paling berharga untuk dapat kembali ke tengah masyarakat dengan martabat dan keahlian yang nyata," ungkap Suryanto.

 

Rasa syukur dan haru turut diungkapkan oleh MM, salah seorang warga binaan asimilasi penerima upah. "Saya mewakili teman-teman sangat berterima kasih kepada Bapak Kalapas, Bapak Suryanto, dan seluruh jajaran. Upah ini memiliki arti yang luar biasa bagi kami. Selain membuat kami merasa dihargai dan dimanusiakan layaknya pekerja pada umumnya, hasil keringat ini sebagian akan saya tabung untuk masa depan, dan sebagian lagi akan saya kirimkan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga di rumah," tutur MM sambil tersenyum. (Humas_FW)

Selasa, 02 Juni 2026

Lapas Kalabahi Gelar Panen Raya Kangkung di Kebun Mola, Wujud Nyata Pembinaan dan Dukungan Ketahanan Pangan

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali menunjukkan komitmen nyata dalam memberdayakan warga binaannya. Di bawah komando langsung Kepala Lapas (Kalapas) M. Arfandy, jajaran Lapas bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sukses menggelar panen raya sayur kangkung cabut di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Kebun Dinas Mola. Momen panen raya ini menjadi tonggak keberhasilan program pembinaan kemandirian di lingkungan pemasyarakatan, Selasa (02/06).

 

Kegiatan panen ini bukan semata-mata rutinitas harian, melainkan wujud konkret dukungan Lapas Kalabahi terhadap program ketahanan pangan yang diusung pemerintah. Menariknya, melimpahnya hasil panen kangkung segar ini tidak hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi di dapur Lapas, tetapi juga didistribusikan dan dipasarkan kepada masyarakat sekitar. Dengan harga jual yang sangat terjangkau, inisiatif ini dirasa sangat membantu meringankan beban ekonomi warga dalam memenuhi kebutuhan sayuran sehat.

 

Dalam keterangannya, Kalapas M. Arfandy menyatakan kebanggaannya atas dedikasi para warga binaan. "Panen raya kangkung di Kebun Dinas Mola ini adalah bukti otentik bahwa program pembinaan kemandirian berjalan sangat optimal. Melalui kegiatan ini, kami mendukung penuh ketahanan pangan daerah sekaligus memastikan WBP memiliki bekal keterampilan di bidang agribisnis. Kami berharap sayuran sehat ini membawa manfaat langsung bagi masyarakat luas," tegas Arfandy.

 

Dampak positif pembinaan ini turut dirasakan oleh para narapidana. Salah seorang WBP program asimilasi yang menjadi penggerak di kebun, berinisial KJ, tak dapat menyembunyikan rasa bahagianya. "Saya sangat bersyukur diberi kepercayaan mengelola kebun ini. Belajar bercocok tanam kangkung membuat saya merasa lebih dihargai dan produktif. Ilmu ini adalah modal berharga. Ketika bebas nanti, saya bertekad membuka usaha pertanian sendiri agar bisa berguna bagi keluarga," ungkap KJ penuh harap.

 

Keberlanjutan program ini diharapkan menjadi jembatan integrasi sosial bagi WBP saat kembali ke tengah masyarakat. (Humas_FW)

Senin, 01 Juni 2026

Peringati Hari Lahir Pancasila, Lapas Kalabahi Gelar Upacara Bendera dengan Khidmat

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila dengan khidmat di lapangan upacara Lapas. Kegiatan yang penuh makna ini dihadiri oleh seluruh jajaran pegawai Lapas Kalabahi pada hari Senin (01/06).

 

Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema, yakni "Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia". Rangkaian upacara diawali dengan prosesi pengibaran bendera Merah Putih yang berkibar gagah di Lapas Kalabahi. Suasana semakin syahdu saat seluruh peserta menundukkan kepala dalam prosesi mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan. Setelah itu, dilaksanakan pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang disuarakan secara lantang.

 

Puncak acara diisi dengan amanat dari Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, yang bertindak selaku Pembina Upacara. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan.

 

Menurut M. Arfandy, Pancasila harus dipraktikkan dalam wujud nyata. "Pancasila bukan sekadar teks sejarah yang kita bacakan setiap upacara, melainkan urat nadi dan pedoman nyata dalam kita bertugas. Sebagai petugas pemasyarakatan, kita harus menjadikan keadilan sosial dan kemanusiaan sebagai landasan utama dalam membina warga binaan. Sesuai tema hari ini, mari kita buktikan bahwa dari lingkungan Lapas ini, kita turut merawat persatuan bangsa dan menanamkan benih perdamaian yang berdampak luas bagi masyarakat," ujar M. Arfandy.

 

Upacara berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Melalui momentum peringatan ini, seluruh pegawai Lapas Kalabahi diharapkan dapat terus mengokohkan semangat gotong royong dan menjadikan Pancasila sebagai penuntun dalam mengabdi kepada negara. (Humas_FW)

Sabtu, 30 Mei 2026

Jaga Kebugaran Pegawai, Lapas Kalabahi Gandeng Puskesmas Mebung Gelar Skrining Kesehatan

 

Kalabahi, INFO_PAS - Dalam upaya menjaga kesehatan dan meningkatkan kebugaran jasmani pegawai, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi bekerja sama dengan Puskesmas Mebung menggelar kegiatan skrining kesehatan kebugaran jasmani bagi seluruh pegawai. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan depan Lapas Kelas IIB Kalabahi dan diikuti dengan antusias oleh jajaran pegawai, Sabtu (30/05).


Skrining kebugaran ini meliputi pemeriksaan kondisi fisik dasar, pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh (IMT), serta tes kebugaran untuk mengetahui tingkat kesehatan dan kemampuan fisik pegawai dalam menjalankan tugas sehari-hari. 

Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian terhadap kesehatan sumber daya manusia yang menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

“Pegawai yang sehat dan bugar merupakan aset penting bagi organisasi. Melalui kegiatan skrining ini, kami dapat mengetahui kondisi kesehatan pegawai secara dini sehingga dapat dilakukan langkah-langkah pencegahan maupun pembinaan kesehatan yang diperlukan. Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Puskesmas Mebung yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini,” ujar Arfandy.

Sementara itu, dokter dari Puskesmas Mebung, dr. Mario Gustinova, menjelaskan bahwa pemeriksaan kebugaran jasmani bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan pegawai sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat.

“Melalui skrining ini, kami dapat melihat tingkat kebugaran pegawai serta mendeteksi faktor risiko kesehatan sejak dini. Kami berharap seluruh pegawai dapat menerapkan pola makan seimbang, rutin berolahraga, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala agar tetap prima dalam menjalankan tugas,” jelas dr. Mario.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan diharapkan dapat menjadi agenda rutin sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan berdaya guna di Lapas Kelas IIB Kalabahi. (Humas_HS)

 

Rabu, 27 Mei 2026

Wujud Pelayanan Prima, Lapas Kalabahi Fasilitasi Layanan Kunjungan Idul Adha dengan Tertib

 


Kalabahi, INFO_PAS - Suasana haru dan bahagia menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Guna memfasilitasi kerinduan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan keluarga tercinta, pihak Lapas membuka layanan kunjungan khusus Idul Adha yang berjalan dengan sangat aman, tertib, dan humanis, Rabu (27/05).

 

Pelaksanaan layanan kunjungan ini dipastikan berjalan optimal dan sepenuhnya mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Setiap pengunjung yang datang harus melewati proses pemeriksaan barang bawaan dan identitas secara teliti. Langkah preventif ini diambil untuk memastikan keamanan di dalam area Lapas senantiasa terjaga kondusif tanpa mengurangi kenyamanan masyarakat yang ingin bersilaturahmi.

 

Petugas layanan kunjungan Lapas Kalabahi, Robert S.B. Asbanu, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan matang untuk mengantisipasi lonjakan pembesuk. "Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima bagi keluarga WBP. Seluruh alur kunjungan, mulai dari pendaftaran, penggeledahan barang, hingga pengaturan ruang pertemuan, telah diatur sesuai SOP. Puji Tuhan, berkat koordinasi tim, pengamanan berjalan berlapis namun tetap humanis, sehingga suasana hari raya ini tetap khidmat, aman, dan tanpa kendala," ungkap Robert.

 

Optimalisasi layanan ini pun mendapat apresiasi langsung dari masyarakat. Siti Mustafa, salah seorang pengunjung yang membesuk kerabatnya, merasa sangat puas dengan fasilitas dan sikap para petugas. "Alhamdulillah, pelayanannya sangat baik, teratur, dan cepat. Walaupun pengunjungnya ramai, tapi antreannya rapi karena diarahkan dengan sabar oleh petugas. Pemeriksaannya teliti tapi sopan. Kami sangat bersyukur bisa merayakan Idul Adha bersama keluarga di dalam dengan nyaman," tutur Siti dengan senyum haru.

 

Sinergi antara petugas yang profesional dan pengunjung yang kooperatif membuat layanan kunjungan di Lapas Kalabahi menjadi wujud nyata pemenuhan hak dasar WBP, yang tetap menjunjung tinggi aturan dan keamanan instansi. (Humas_FW)

Wujud Syukur dan Empati, Lapas Kalabahi Laksanakan Pemotongan Hewan Kurban

 


Kalabahi, INFO_PAS - Suasana khidmat dan penuh rasa kekeluargaan mewarnai perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi. Memaknai momen suci ini, Lapas Kalabahi melaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa satu ekor sapi dan dua ekor kambing. Dimana proses pemotongan dan pengelolaan daging kurban ini dilakukan langsung oleh para warga binaan, dengan pengawasan dan pengawalan ketat dari para petugas, Rabu (27/05).

 

Kegiatan yang berlangsung di area dalam Lapas ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan, melainkan wujud nyata kepedulian, integrasi sosial, serta pembinaan karakter bagi warga binaan.

 

"Penyembelihan hewan kurban di Lapas ini menjadi momen penting untuk berbagi kebahagiaan. Daging kurban yang telah diproses oleh warga binaan akan didistribusikan kepada para pegawai dan masyarakat yang berdomisili di sekitar area Lapas. Kami berharap kegiatan ini dapat memupuk rasa empati dan solidaritas, sekaligus menjadi bentuk pembinaan kerohanian yang positif bagi warga binaan kita," ujar M. Arfandy.

 

Proses pelibatan warga binaan ini mendapat apresiasi tersendiri karena dinilai sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian. Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja), Suryanto Ahmad, menegaskan bahwa seluruh rangkaian proses berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai syariat.

 

"Kami melibatkan warga binaan secara langsung, mulai dari tahap penyembelihan, pengulitan, hingga pemotongan daging, tentunya dengan pengawasan melekat dari petugas. Ini melatih tanggung jawab dan kerja sama tim mereka. Alhamdulillah, satu sapi dan dua kambing ini dapat diproses dengan baik, dan langsung disalurkan kepada pihak-pihak yang berhak," jelas Suryanto.

 

Melalui momentum ibadah kurban ini, Lapas Kalabahi berharap dapat terus menjalin hubungan yang harmonis dengan lingkungan sekitar serta memberikan bekal spiritual bagi warga binaan sebelum kelak kembali ke tengah masyarakat. (Humas_FW)

Gema Takbir di Balik Jeruji, Lapas Kalabahi Gelar Sholat Id Idul Adha 1447 H

 


Kalabahi, INFO_PAS - Suasana haru, damai, dan penuh khidmat menyelimuti pelataran serta Masjid At-Taubah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi pada pagi hari perayaan Idul Adha 1447 Hijriah. Seluruh jajaran pegawai beserta warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang beragama Islam berkumpul bersila, menyatukan saf, dan menggemakan takbir tanda kebesaran Allah SWT. Pelaksanaan Salat Idul Adha tahun ini menjadi momentum berharga untuk terus merajut tali persaudaraan di balik jeruji besi, Rabu (27/05).

 

Bertindak sebagai imam sekaligus pengkhotbah dalam ibadah suci kali ini adalah Ustaz Hamid Niwang. Dalam khotbahnya yang menyentuh hati, beliau menekankan pentingnya memaknai esensi kurban sebagai bentuk ketaatan mutlak dan keikhlasan, mengambil teladan dari kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS. "Momentum Idul Adha bukan sekadar tentang menyembelih hewan kurban semata, melainkan menyembelih ego, amarah, dan sifat-sifat buruk dalam diri kita. Bagi saudara-saudaraku warga binaan, ruang terbatas ini adalah waktu terbaik untuk bertobat, bersabar, dan menempa diri kembali menjadi pribadi yang jauh lebih baik di hadapan Tuhan," pesan Ustaz Hamid.

 

Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, yang turut hadir berbaur di tengah-tengah warga binaan, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya ibadah ini dengan aman dan tertib. Ia menegaskan bahwa kegiatan keagamaan adalah fondasi utama rehabilitasi. "Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan tanpa batas. Kami berharap melalui ibadah ini, para warga binaan dapat meresapi nilai pengorbanan tersebut sehingga memperkuat tekad mereka untuk berubah. Di Lapas Kalabahi, kami fokus pada pemulihan rohani agar mereka memiliki bekal iman yang kuat saat kembali ke masyarakat nanti," ungkap M. Arfandy.

 

Kegiatan Salat Id ditutup dengan momen saling bersalaman dan bermaaf-maafan antara petugas dan warga binaan. (Humas_FW)