Kalabahi, INFO_PAS - Sebagai bentuk apresiasi dan pemenuhan hak bagi para
narapidana, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali
melaksanakan kegiatan penyerahan upah premi kepada Warga Binaan yang tergabung
dalam program asimilasi kerja pembuatan batako. Penyerahan upah ini diserahkan
secara langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, dengan
didampingi oleh Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi
Binadikgiatja), Suryanto Ahmad, Rabu (03/06).
Program pembuatan batako ini merupakan salah satu program unggulan yang
menjadi wujud nyata keberhasilan pembinaan kemandirian di Lapas Kalabahi.
Pemberian upah premi dari hasil penjualan batako ini tidak hanya bertujuan
untuk memenuhi hak warga binaan, tetapi juga diharapkan dapat menjadi pelecut
semangat bagi mereka untuk terus berkarya.
Dalam kesempatan tersebut, Kalapas M. Arfandy menyampaikan pandangannya,
"Pemberian upah premi ini bukanlah sekadar kewajiban administratif dari
institusi, melainkan bentuk penghargaan murni atas keringat, kedisiplinan, dan
dedikasi warga binaan. Kami berharap uang ini bisa memotivasi mereka untuk
terus produktif, menjadi bekal tabungan saat bebas nanti, dan membuktikan
kepada masyarakat luas bahwa mereka tetap bisa menghasilkan karya yang bernilai
ekonomi meskipun sedang berada di balik jeruji besi."
Senada dengan pernyataan Kalapas, Kasi Binadikgiatja, Suryanto Ahmad,
menegaskan pentingnya kesinambungan program pembinaan ini. "Kami dari
jajaran Binadikgiatja terus mengawal dan menjaga kualitas produksi batako agar
memiliki daya saing di pasaran. Upah premi ini adalah bukti sah bahwa program
pembinaan berjalan sangat efektif. Keterampilan yang mereka asah secara
konsisten hari ini adalah modal utama dan paling berharga untuk dapat kembali
ke tengah masyarakat dengan martabat dan keahlian yang nyata," ungkap
Suryanto.
Rasa syukur dan haru turut diungkapkan oleh MM, salah seorang warga binaan asimilasi penerima upah. "Saya mewakili teman-teman sangat berterima kasih kepada Bapak Kalapas, Bapak Suryanto, dan seluruh jajaran. Upah ini memiliki arti yang luar biasa bagi kami. Selain membuat kami merasa dihargai dan dimanusiakan layaknya pekerja pada umumnya, hasil keringat ini sebagian akan saya tabung untuk masa depan, dan sebagian lagi akan saya kirimkan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga di rumah," tutur MM sambil tersenyum. (Humas_FW)







.jpeg)



.jpeg)
.jpeg)






