Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Meningkatkan produktivitas dan keahlian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Kalabahi melalui pelatihan kerja bersertifikat.

Deklarasi Janji Kinerja Tahun Berjalan

Komitmen seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Kalabahi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Layanan Kunjungan Tatap Muka

Memberikan pelayanan prima dan humanis bagi keluarga Warga Binaan dengan tetap menerapkan standar operasional prosedur yang berlaku.

Razia Rutin Blok Hunian

Mendeteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta mewujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Pembinaan Kerohanian WBP

Pemenuhan hak ibadah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan untuk membentuk mental dan spiritual yang lebih baik.

Rabu, 17 Juni 2026

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Kalabahi Rutin Gelar Penggeledahan Blok Hunian

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali membuktikan komitmen kuatnya dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari barang terlarang. Hal ini dibuktikan melalui kegiatan penggeledahan rutin pada blok hunian warga binaan yang berlangsung tertib, aman, dan kondusif, Rabu (17/06).

 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Roby Eduard Therik, dengan melibatkan seluruh jajaran Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) serta Regu Pengamanan (Rupam). Sebelum menyisir kamar-kamar hunian, Roby mengawali kegiatan dengan memberikan pengarahan tegas agar seluruh personel tetap mengedepankan Standar Operasional Prosedur (SOP) serta melakukan pendekatan yang humanis dan persuasif tanpa mencederai hak-hak warga binaan.

 

Dalam pelaksanaannya, petugas memeriksa setiap sudut kamar dengan ketelitian tinggi. Hasilnya sangat memuaskan, tim tidak menemukan adanya barang terlarang yang fatal seperti telepon genggam (HP) maupun narkoba. Temuan nihil ini menjadi indikator positif bahwa pengawasan berlapis di Lapas Kalabahi berjalan sangat efektif.

 

Menanggapi hasil positif ini, Kepala Lapas Kelas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pengamanan. "Penggeledahan ini adalah bentuk deteksi dini dan komitmen Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) yang terus kami gaungkan. Saya sangat bangga jajaran di lapangan mampu mengeksekusinya secara profesional dan tetap humanis. Hasil nihil HP dan narkoba ini adalah prestasi pengawasan yang harus terus kita pertahankan," tegas Arfandy.

 

Senada dengan Kalapas, Ka. KPLP Roby Eduard Therik menyampaikan bahwa rutinitas ini adalah langkah preventif wajib yang dilakukan jajarannya. "Kami mengedepankan pendekatan humanis agar suasana tetap tenang saat penggeledahan. Tidak ditemukannya HP dan narkoba hari ini membuktikan bahwa penjagaan dan ketelitian dari rekan-rekan Rupam serta Kamtib selama ini sangat ketat, sehingga tidak memberi ruang bagi pelanggaran di dalam blok," ungkap Roby.

 

Lapas Kalabahi berkomitmen untuk terus merutinkan kegiatan serupa demi mewujudkan area pemasyarakatan yang aman, tertib, dan mendukung penuh kesuksesan program pembinaan. (Humas_FW)

Kamis, 11 Juni 2026

Kepedulian Nyata, Warga Binaan Lapas Kalabahi Terima Bantuan Peralatan MCK dari Kemenag Alor

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan dan pembinaan yang optimal kepada warga binaan. Komitmen tersebut mendapat dukungan dari Kementerian Agama Kabupaten Alor yang menyerahkan bantuan berupa peralatan Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) kepada warga binaan, bertempat di depan Gereja Zoar Lapas Kalabahi pada hari Kamis (11/06).

 

Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung dengan tertib. Hadir mewakili Kementerian Agama Kabupaten Alor, Kepala Seksi Urusan Agama Kristen, Lim Christiani Talatakumi Riwoe Odja, beserta jajaran. Sementara dari pihak Lapas Kalabahi, kegiatan diawasi langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Binadikgiatja), Suryanto Ahmad, bersama jajaran petugas.

 

Bantuan yang diberikan berupa berbagai perlengkapan penunjang kebersihan dan kebutuhan dasar warga binaan. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan hunian yang sehat, bersih, dan nyaman, sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian berbagai pihak terhadap proses pembinaan di dalam lapas.

 

Lebih lanjut, Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin dengan Kementerian Agama Kabupaten Alor. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pembinaan warga binaan.

 

“Lapas Kalabahi terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh stakeholder dalam rangka meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan kepada warga binaan. Bantuan ini tidak hanya bernilai material, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan moral bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri. Kami berharap sinergi yang baik ini dapat terus terjalin dan semakin diperkuat di masa mendatang,” tutur M. Arfandy.

 

Kepala Seksi Binadikgiatja Lapas Kalabahi, Suryanto Ahmad, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Kementerian Agama Kabupaten Alor kepada warga binaan.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama Kabupaten Alor atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga binaan dan menjadi bukti bahwa proses pembinaan di Lapas Kalabahi mendapat dukungan dari berbagai stakeholder. Sinergi seperti ini sangat penting untuk mewujudkan pembinaan yang lebih humanis dan berkelanjutan,” ujar Suryanto.

 

Sementara itu, Kepala Seksi Urusan Agama Kristen Kementerian Agama Kabupaten Alor, Lim Christiani Talatakumi Riwoe Odja, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan pelayanan kepada sesama tanpa membedakan latar belakang.

 

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi warga binaan serta menjadi motivasi bagi mereka untuk terus menjalani masa pembinaan dengan baik. Kementerian Agama akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dilaksanakan di Lapas Kalabahi,” ungkapnya.

 

Melalui kegiatan ini, Lapas Kalabahi kembali menegaskan perannya sebagai institusi pembinaan yang terbuka terhadap kerja sama lintas instansi demi mewujudkan pemasyarakatan yang bermanfaat bagi warga binaan dan masyarakat. (Humas_FW)

Rabu, 10 Juni 2026

Cegah Penyebaran Hantavirus, Lapas Kalabahi Gelar Sosialisasi Kebersihan Blok Hunian ke Warga Binaan

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi mengambil langkah proaktif dalam mencegah ancaman gangguan kesehatan dengan menggelar kegiatan sosialisasi mengenai pemahaman, antisipasi, serta penanganan penyakit akibat Hantavirus. Kegiatan edukasi ini diselenggarakan di lapangan olahraga yang terletak tepat di depan Blok II dan diikuti dengan penuh perhatian oleh seluruh Warga Binaan, Rabu (10/06).

 

Sosialisasi kesehatan ini dibawakan secara langsung oleh Kepala Subseksi (Kasubsi) Perawatan, Danang Makmur Hadi, yang bersinergi dengan Kasubsi Keamanan, Marthen Sonopaa. Fokus utama dari pemaparan materi kali ini adalah mengedukasi warga binaan tentang pentingnya menjaga kebersihan secara menyeluruh, baik di area luar maupun di dalam kamar dan lorong blok hunian. Hal ini ditekankan mengingat Hantavirus umumnya ditularkan melalui kotoran dan urin hewan pengerat, terutama tikus, yang kerap bersarang di lingkungan yang kurang terawat.

 

Dalam arahannya, Danang Makmur Hadi menyoroti pentingnya kesadaran kolektif terkait sanitasi lingkungan. "Penyakit yang disebabkan oleh Hantavirus ini sangat erat kaitannya dengan keberadaan tikus di sekitar kita. Oleh karena itu, saya menegaskan kepada seluruh warga binaan untuk disiplin menjaga kebersihan kamar dan rutin membersihkan area sekitar blok hunian. Pastikan tidak ada tumpukan barang yang tidak perlu atau sisa-sisa makanan yang dibiarkan berserakan, karena hal itu dapat memancing datangnya hama pembawa penyakit ke dalam lapas," ujar Danang.

 

Sejalan dengan hal tersebut, Marthen Sonopaa selaku Kasubsi Keamanan menyoroti aspek ketertiban dari sisi pengamanan. "Menjaga kebersihan area dalam dan luar blok bukan sekadar urusan medis, melainkan bentuk tanggung jawab kita bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman. Jajaran keamanan akan terus melakukan pemantauan rutin untuk memastikan tidak ada celah bagi hama untuk berkembang biak. Mari kita bekerja sama secara aktif dan saling mengingatkan demi kenyamanan, kesehatan, dan keamanan kita semua," tegas Marthen menutup kegiatan. (Humas_FW)

Semangat Sportifitas Warnai Pembukaan Turnamen Futsal di Lapas Kalabahi

 


Kalabahi, INFO_PAS - Semarak sportivitas yang tinggi mewarnai area lapangan olahraga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi. Pada hari ini, Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, secara resmi membuka turnamen futsal persahabatan yang diikuti oleh tim dari jajaran pegawai dan Warga Binaan. Acara pembukaan ini berlangsung sangat meriah dan dihadiri langsung oleh seluruh pejabat struktural, staf, regu pengamanan, hingga seluruh warga binaan, Rabu (10/06).

 

Momen paling berkesan dalam rangkaian upacara pembukaan ini adalah prosesi penyerahan bola futsal secara simbolis. Di tengah lapangan, Kalapas M. Arfandy menyerahkan bola tersebut langsung kepada salah satu perwakilan warga binaan. Prosesi ini tidak sekadar menjadi tanda dimulainya rentetan pertandingan, melainkan membawa makna filosofis yang mendalam mengenai kesetaraan dalam berolahraga, runtuhnya sekat-sekat pembatas sosial, serta wujud komitmen bersama untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban selama turnamen berlangsung.

 

Dalam sambutannya, M. Arfandy menyampaikan pandangan dan harapannya terkait pelaksanaan turnamen futsal ini. "Kegiatan olahraga seperti turnamen futsal ini merupakan salah satu instrumen penting dalam program pembinaan jasmani dan mental di Lapas Kalabahi. Lebih dari sekadar mencari keringat atau predikat juara, ajang ini sengaja kita ciptakan untuk merajut tali silaturahmi, menumbuhkan rasa persaudaraan, dan membangun sinergi yang positif antara petugas dan warga binaan," ujar M. Arfandy.

 

Beliau juga menambahkan pesan yang tegas kepada seluruh peserta turnamen. "Saya meminta kepada seluruh tim, baik dari pihak pegawai maupun warga binaan, untuk senantiasa menjunjung tinggi sportivitas di atas segalanya. Jadikan lapangan ini sebagai tempat untuk rekreasi, melepas penat, dan bersuka ria bersama. Mari kita buktikan bahwa di balik jeruji besi ini, harmoni, kesehatan, dan kedamaian selalu menjadi prioritas utama kita bersama," ucap dia. (Humas_FW)

Dedikasi Berbuah Manis, 1 Orang Pegawai Lapas Kalabahi Terima Penyematan Tanda Kenaikan Pangkat

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali menggelar upacara penyematan tanda kenaikan pangkat bagi salah satu pegawainya. Kegiatan yang berlangsung khidmat di lapangan apel ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, dan turut dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat struktural dan staf Lapas Kalabahi pada hari Rabu (10/06).

 

Dalam momentum yang istimewa tersebut, pegawai atas nama Ahyardi Ardiman Baso resmi menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Ia sukses melangkah dari golongan Pengatur Tingkat I (II/d) dan kini menyandang pangkat Penata Muda (III/a). Prosesi penyematan pangkat baru ini merupakan bentuk penghargaan nyata dari instansi dan negara atas dedikasi, kedisiplinan kerja, serta loyalitas pengabdian yang telah ditunjukkannya selama ini.

 

Dalam amanatnya, M. Arfandy selaku Kalapas memberikan pesan yang sangat mendalam. "Kenaikan pangkat bukanlah semata-mata hak pegawai, melainkan wujud kepercayaan dan apresiasi atas kinerja luar biasa. Saya sangat berharap, dengan menyandang pangkat Penata Muda, Saudara Ahyardi bisa semakin inovatif, terus menjaga integritas, serta mampu menjadi teladan positif bagi rekan-rekan jajaran lainnya dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang prima," tegas M. Arfandy.

 

Rasa syukur dan bangga turut diungkapkan oleh Ahyardi Ardiman Baso seusai prosesi penyematan tersebut. "Alhamdulillah, saya sangat bersyukur kepada Tuhan dan berterima kasih atas bimbingan Bapak Kalapas beserta dukungan seluruh rekan kerja. Pangkat golongan III/a ini tentu menjadi cambuk motivasi bagi saya untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi diri, dan berkontribusi lebih maksimal lagi bagi kemajuan institusi tercinta," tuturnya penuh semangat. Acara ditutup dengan jabat tangan dan pemberian ucapan selamat. (Humas_FW)

Sabtu, 06 Juni 2026

Lapas Kalabahi Tingkatkan Pendidikan Warga Binaan Melalui Program Paket A, B, dan C

 

Kalabahi, INFO_PAS – Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi bekerja sama dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Wolatang melaksanakan kegiatan pembelajaran Program Paket A, Paket B, dan Paket C bagi warga binaan pemasyarakatan. Kegiatan tersebut berlangsung secara rutin dan mendapat pengawasan langsung dari Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja), Suryanto Ahmad, Sabtu (06/06).




Program pendidikan kesetaraan ini bertujuan memberikan kesempatan kepada warga binaan yang belum menyelesaikan pendidikan formal agar tetap dapat memperoleh hak pendidikan selama menjalani masa pidana. Materi pembelajaran disampaikan oleh tenaga pendidik dari SKB Wolatang dengan metode yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik di lingkungan pemasyarakatan.

Kasi Binadikgiatja Lapas Kalabahi, Suryanto Ahmad, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu sarana penting dalam proses pembinaan warga binaan. Menurutnya, ilmu pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti program tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan saat kembali ke tengah masyarakat.

“Melalui pembelajaran Paket A, B, dan C ini, kami ingin memastikan bahwa warga binaan tetap mendapatkan hak pendidikan. Harapannya, mereka memiliki keterampilan, wawasan, dan kepercayaan diri yang lebih baik untuk menjalani kehidupan yang produktif setelah bebas nanti,” ujar Suryanto Ahmad.

Sementara itu, salah satu petugas pengajar dari SKB Wolatang mengatakan bahwa antusiasme warga binaan dalam mengikuti proses belajar cukup tinggi. “Mereka menunjukkan semangat belajar yang baik dan aktif dalam mengikuti setiap materi yang diberikan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendukung program pendidikan di Lapas Kalabahi,” ungkapnya.

Salah seorang warga binaan peserta program juga mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. “Saya merasa senang karena masih diberikan kesempatan untuk belajar. Program ini membuat saya lebih percaya diri dan memberikan harapan untuk masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

Melalui sinergi antara Lapas Kalabahi dan SKB Wolatang, program pendidikan kesetaraan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung proses pembinaan serta mewujudkan warga binaan yang lebih siap kembali dan berkontribusi positif di masyarakat. (HUMAS_YP)

Rabu, 03 Juni 2026

Keberhasilan Program Pembinaan, Kalapas Kalabahi Serahkan Upah Premi ke Warga Binaan Asimilasi Batako

 


Kalabahi, INFO_PAS - Sebagai bentuk apresiasi dan pemenuhan hak bagi para narapidana, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali melaksanakan kegiatan penyerahan upah premi kepada Warga Binaan yang tergabung dalam program asimilasi kerja pembuatan batako. Penyerahan upah ini diserahkan secara langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, dengan didampingi oleh Kepala Seksi Pembinaan Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja), Suryanto Ahmad, Rabu (03/06).

 

Program pembuatan batako ini merupakan salah satu program unggulan yang menjadi wujud nyata keberhasilan pembinaan kemandirian di Lapas Kalabahi. Pemberian upah premi dari hasil penjualan batako ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi hak warga binaan, tetapi juga diharapkan dapat menjadi pelecut semangat bagi mereka untuk terus berkarya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas M. Arfandy menyampaikan pandangannya, "Pemberian upah premi ini bukanlah sekadar kewajiban administratif dari institusi, melainkan bentuk penghargaan murni atas keringat, kedisiplinan, dan dedikasi warga binaan. Kami berharap uang ini bisa memotivasi mereka untuk terus produktif, menjadi bekal tabungan saat bebas nanti, dan membuktikan kepada masyarakat luas bahwa mereka tetap bisa menghasilkan karya yang bernilai ekonomi meskipun sedang berada di balik jeruji besi."

 

Senada dengan pernyataan Kalapas, Kasi Binadikgiatja, Suryanto Ahmad, menegaskan pentingnya kesinambungan program pembinaan ini. "Kami dari jajaran Binadikgiatja terus mengawal dan menjaga kualitas produksi batako agar memiliki daya saing di pasaran. Upah premi ini adalah bukti sah bahwa program pembinaan berjalan sangat efektif. Keterampilan yang mereka asah secara konsisten hari ini adalah modal utama dan paling berharga untuk dapat kembali ke tengah masyarakat dengan martabat dan keahlian yang nyata," ungkap Suryanto.

 

Rasa syukur dan haru turut diungkapkan oleh MM, salah seorang warga binaan asimilasi penerima upah. "Saya mewakili teman-teman sangat berterima kasih kepada Bapak Kalapas, Bapak Suryanto, dan seluruh jajaran. Upah ini memiliki arti yang luar biasa bagi kami. Selain membuat kami merasa dihargai dan dimanusiakan layaknya pekerja pada umumnya, hasil keringat ini sebagian akan saya tabung untuk masa depan, dan sebagian lagi akan saya kirimkan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga di rumah," tutur MM sambil tersenyum. (Humas_FW)

Selasa, 02 Juni 2026

Lapas Kalabahi Gelar Panen Raya Kangkung di Kebun Mola, Wujud Nyata Pembinaan dan Dukungan Ketahanan Pangan

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali menunjukkan komitmen nyata dalam memberdayakan warga binaannya. Di bawah komando langsung Kepala Lapas (Kalapas) M. Arfandy, jajaran Lapas bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sukses menggelar panen raya sayur kangkung cabut di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Kebun Dinas Mola. Momen panen raya ini menjadi tonggak keberhasilan program pembinaan kemandirian di lingkungan pemasyarakatan, Selasa (02/06).

 

Kegiatan panen ini bukan semata-mata rutinitas harian, melainkan wujud konkret dukungan Lapas Kalabahi terhadap program ketahanan pangan yang diusung pemerintah. Menariknya, melimpahnya hasil panen kangkung segar ini tidak hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi di dapur Lapas, tetapi juga didistribusikan dan dipasarkan kepada masyarakat sekitar. Dengan harga jual yang sangat terjangkau, inisiatif ini dirasa sangat membantu meringankan beban ekonomi warga dalam memenuhi kebutuhan sayuran sehat.

 

Dalam keterangannya, Kalapas M. Arfandy menyatakan kebanggaannya atas dedikasi para warga binaan. "Panen raya kangkung di Kebun Dinas Mola ini adalah bukti otentik bahwa program pembinaan kemandirian berjalan sangat optimal. Melalui kegiatan ini, kami mendukung penuh ketahanan pangan daerah sekaligus memastikan WBP memiliki bekal keterampilan di bidang agribisnis. Kami berharap sayuran sehat ini membawa manfaat langsung bagi masyarakat luas," tegas Arfandy.

 

Dampak positif pembinaan ini turut dirasakan oleh para narapidana. Salah seorang WBP program asimilasi yang menjadi penggerak di kebun, berinisial KJ, tak dapat menyembunyikan rasa bahagianya. "Saya sangat bersyukur diberi kepercayaan mengelola kebun ini. Belajar bercocok tanam kangkung membuat saya merasa lebih dihargai dan produktif. Ilmu ini adalah modal berharga. Ketika bebas nanti, saya bertekad membuka usaha pertanian sendiri agar bisa berguna bagi keluarga," ungkap KJ penuh harap.

 

Keberlanjutan program ini diharapkan menjadi jembatan integrasi sosial bagi WBP saat kembali ke tengah masyarakat. (Humas_FW)

Senin, 01 Juni 2026

Peringati Hari Lahir Pancasila, Lapas Kalabahi Gelar Upacara Bendera dengan Khidmat

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila dengan khidmat di lapangan upacara Lapas. Kegiatan yang penuh makna ini dihadiri oleh seluruh jajaran pegawai Lapas Kalabahi pada hari Senin (01/06).

 

Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema, yakni "Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia". Rangkaian upacara diawali dengan prosesi pengibaran bendera Merah Putih yang berkibar gagah di Lapas Kalabahi. Suasana semakin syahdu saat seluruh peserta menundukkan kepala dalam prosesi mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan. Setelah itu, dilaksanakan pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang disuarakan secara lantang.

 

Puncak acara diisi dengan amanat dari Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, yang bertindak selaku Pembina Upacara. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan.

 

Menurut M. Arfandy, Pancasila harus dipraktikkan dalam wujud nyata. "Pancasila bukan sekadar teks sejarah yang kita bacakan setiap upacara, melainkan urat nadi dan pedoman nyata dalam kita bertugas. Sebagai petugas pemasyarakatan, kita harus menjadikan keadilan sosial dan kemanusiaan sebagai landasan utama dalam membina warga binaan. Sesuai tema hari ini, mari kita buktikan bahwa dari lingkungan Lapas ini, kita turut merawat persatuan bangsa dan menanamkan benih perdamaian yang berdampak luas bagi masyarakat," ujar M. Arfandy.

 

Upacara berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Melalui momentum peringatan ini, seluruh pegawai Lapas Kalabahi diharapkan dapat terus mengokohkan semangat gotong royong dan menjadikan Pancasila sebagai penuntun dalam mengabdi kepada negara. (Humas_FW)

Sabtu, 30 Mei 2026

Jaga Kebugaran Pegawai, Lapas Kalabahi Gandeng Puskesmas Mebung Gelar Skrining Kesehatan

 

Kalabahi, INFO_PAS - Dalam upaya menjaga kesehatan dan meningkatkan kebugaran jasmani pegawai, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi bekerja sama dengan Puskesmas Mebung menggelar kegiatan skrining kesehatan kebugaran jasmani bagi seluruh pegawai. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan depan Lapas Kelas IIB Kalabahi dan diikuti dengan antusias oleh jajaran pegawai, Sabtu (30/05).


Skrining kebugaran ini meliputi pemeriksaan kondisi fisik dasar, pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh (IMT), serta tes kebugaran untuk mengetahui tingkat kesehatan dan kemampuan fisik pegawai dalam menjalankan tugas sehari-hari. 

Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian terhadap kesehatan sumber daya manusia yang menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

“Pegawai yang sehat dan bugar merupakan aset penting bagi organisasi. Melalui kegiatan skrining ini, kami dapat mengetahui kondisi kesehatan pegawai secara dini sehingga dapat dilakukan langkah-langkah pencegahan maupun pembinaan kesehatan yang diperlukan. Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Puskesmas Mebung yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini,” ujar Arfandy.

Sementara itu, dokter dari Puskesmas Mebung, dr. Mario Gustinova, menjelaskan bahwa pemeriksaan kebugaran jasmani bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan pegawai sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat.

“Melalui skrining ini, kami dapat melihat tingkat kebugaran pegawai serta mendeteksi faktor risiko kesehatan sejak dini. Kami berharap seluruh pegawai dapat menerapkan pola makan seimbang, rutin berolahraga, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala agar tetap prima dalam menjalankan tugas,” jelas dr. Mario.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan diharapkan dapat menjadi agenda rutin sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan berdaya guna di Lapas Kelas IIB Kalabahi. (Humas_HS)

 

Rabu, 27 Mei 2026

Wujud Pelayanan Prima, Lapas Kalabahi Fasilitasi Layanan Kunjungan Idul Adha dengan Tertib

 


Kalabahi, INFO_PAS - Suasana haru dan bahagia menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Guna memfasilitasi kerinduan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dengan keluarga tercinta, pihak Lapas membuka layanan kunjungan khusus Idul Adha yang berjalan dengan sangat aman, tertib, dan humanis, Rabu (27/05).

 

Pelaksanaan layanan kunjungan ini dipastikan berjalan optimal dan sepenuhnya mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Setiap pengunjung yang datang harus melewati proses pemeriksaan barang bawaan dan identitas secara teliti. Langkah preventif ini diambil untuk memastikan keamanan di dalam area Lapas senantiasa terjaga kondusif tanpa mengurangi kenyamanan masyarakat yang ingin bersilaturahmi.

 

Petugas layanan kunjungan Lapas Kalabahi, Robert S.B. Asbanu, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan matang untuk mengantisipasi lonjakan pembesuk. "Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima bagi keluarga WBP. Seluruh alur kunjungan, mulai dari pendaftaran, penggeledahan barang, hingga pengaturan ruang pertemuan, telah diatur sesuai SOP. Puji Tuhan, berkat koordinasi tim, pengamanan berjalan berlapis namun tetap humanis, sehingga suasana hari raya ini tetap khidmat, aman, dan tanpa kendala," ungkap Robert.

 

Optimalisasi layanan ini pun mendapat apresiasi langsung dari masyarakat. Siti Mustafa, salah seorang pengunjung yang membesuk kerabatnya, merasa sangat puas dengan fasilitas dan sikap para petugas. "Alhamdulillah, pelayanannya sangat baik, teratur, dan cepat. Walaupun pengunjungnya ramai, tapi antreannya rapi karena diarahkan dengan sabar oleh petugas. Pemeriksaannya teliti tapi sopan. Kami sangat bersyukur bisa merayakan Idul Adha bersama keluarga di dalam dengan nyaman," tutur Siti dengan senyum haru.

 

Sinergi antara petugas yang profesional dan pengunjung yang kooperatif membuat layanan kunjungan di Lapas Kalabahi menjadi wujud nyata pemenuhan hak dasar WBP, yang tetap menjunjung tinggi aturan dan keamanan instansi. (Humas_FW)

Wujud Syukur dan Empati, Lapas Kalabahi Laksanakan Pemotongan Hewan Kurban

 


Kalabahi, INFO_PAS - Suasana khidmat dan penuh rasa kekeluargaan mewarnai perayaan Idul Adha 1447 Hijriah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi. Memaknai momen suci ini, Lapas Kalabahi melaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa satu ekor sapi dan dua ekor kambing. Dimana proses pemotongan dan pengelolaan daging kurban ini dilakukan langsung oleh para warga binaan, dengan pengawasan dan pengawalan ketat dari para petugas, Rabu (27/05).

 

Kegiatan yang berlangsung di area dalam Lapas ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan, melainkan wujud nyata kepedulian, integrasi sosial, serta pembinaan karakter bagi warga binaan.

 

"Penyembelihan hewan kurban di Lapas ini menjadi momen penting untuk berbagi kebahagiaan. Daging kurban yang telah diproses oleh warga binaan akan didistribusikan kepada para pegawai dan masyarakat yang berdomisili di sekitar area Lapas. Kami berharap kegiatan ini dapat memupuk rasa empati dan solidaritas, sekaligus menjadi bentuk pembinaan kerohanian yang positif bagi warga binaan kita," ujar M. Arfandy.

 

Proses pelibatan warga binaan ini mendapat apresiasi tersendiri karena dinilai sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian. Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja), Suryanto Ahmad, menegaskan bahwa seluruh rangkaian proses berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai syariat.

 

"Kami melibatkan warga binaan secara langsung, mulai dari tahap penyembelihan, pengulitan, hingga pemotongan daging, tentunya dengan pengawasan melekat dari petugas. Ini melatih tanggung jawab dan kerja sama tim mereka. Alhamdulillah, satu sapi dan dua kambing ini dapat diproses dengan baik, dan langsung disalurkan kepada pihak-pihak yang berhak," jelas Suryanto.

 

Melalui momentum ibadah kurban ini, Lapas Kalabahi berharap dapat terus menjalin hubungan yang harmonis dengan lingkungan sekitar serta memberikan bekal spiritual bagi warga binaan sebelum kelak kembali ke tengah masyarakat. (Humas_FW)

Gema Takbir di Balik Jeruji, Lapas Kalabahi Gelar Sholat Id Idul Adha 1447 H

 


Kalabahi, INFO_PAS - Suasana haru, damai, dan penuh khidmat menyelimuti pelataran serta Masjid At-Taubah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi pada pagi hari perayaan Idul Adha 1447 Hijriah. Seluruh jajaran pegawai beserta warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang beragama Islam berkumpul bersila, menyatukan saf, dan menggemakan takbir tanda kebesaran Allah SWT. Pelaksanaan Salat Idul Adha tahun ini menjadi momentum berharga untuk terus merajut tali persaudaraan di balik jeruji besi, Rabu (27/05).

 

Bertindak sebagai imam sekaligus pengkhotbah dalam ibadah suci kali ini adalah Ustaz Hamid Niwang. Dalam khotbahnya yang menyentuh hati, beliau menekankan pentingnya memaknai esensi kurban sebagai bentuk ketaatan mutlak dan keikhlasan, mengambil teladan dari kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS. "Momentum Idul Adha bukan sekadar tentang menyembelih hewan kurban semata, melainkan menyembelih ego, amarah, dan sifat-sifat buruk dalam diri kita. Bagi saudara-saudaraku warga binaan, ruang terbatas ini adalah waktu terbaik untuk bertobat, bersabar, dan menempa diri kembali menjadi pribadi yang jauh lebih baik di hadapan Tuhan," pesan Ustaz Hamid.

 

Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, yang turut hadir berbaur di tengah-tengah warga binaan, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya ibadah ini dengan aman dan tertib. Ia menegaskan bahwa kegiatan keagamaan adalah fondasi utama rehabilitasi. "Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan tanpa batas. Kami berharap melalui ibadah ini, para warga binaan dapat meresapi nilai pengorbanan tersebut sehingga memperkuat tekad mereka untuk berubah. Di Lapas Kalabahi, kami fokus pada pemulihan rohani agar mereka memiliki bekal iman yang kuat saat kembali ke masyarakat nanti," ungkap M. Arfandy.

 

Kegiatan Salat Id ditutup dengan momen saling bersalaman dan bermaaf-maafan antara petugas dan warga binaan. (Humas_FW)

Selasa, 26 Mei 2026

Edukasi Tusi Pemasyarakatan, Lapas Kalabahi Gelar Sosialisasi di Kelurahan Nusa Kenari

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar kegiatan sosialisasi tugas dan fungsi pemasyarakatan di Kantor Kelurahan Nusa Kenari. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) terkait program pembinaan "1 Lapas/Rutan/LPKA/Bapas Membina 1 Desa/Kelurahan Terdekat". Program strategis ini hadir sebagai wujud nyata dukungan instansi terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia, sekaligus implementasi dari 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Selasa (26/05).

 

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy. Turut mendampingi dalam acara tersebut Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja), Suryanto Ahmad. Acara ini juga dihadiri oleh jajaran pegawai Kelurahan Nusa Kenari serta perwakilan warga setempat.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Lurah Nusa Kenari, Bay M. Yeverzon Nilak, yang menyambut antusias program tersebut. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kalapas, yang disusul oleh penyampaian materi inti terkait tugas pokok dan fungsi Lapas oleh Kasi Binadikgiatja, Suryanto Ahmad. Antusiasme masyarakat terlihat pada sesi tanya jawab. Berbagai pertanyaan kritis dan rasa ingin tahu dari warga dijawab dengan sangat baik, ramah, dan komprehensif oleh Kalapas M. Arfandy.

 

Menanggapi kegiatan ini, Kalapas M. Arfandy menyampaikan pandangannya. "Program ini adalah jembatan untuk mendekatkan pemasyarakatan dengan masyarakat luas. Kami ingin mengedukasi warga sekaligus membina wilayah sekitar agar tercipta lingkungan yang sadar hukum dan mendukung penuh reintegrasi sosial warga binaan. Hal ini sangat sejalan dengan visi Asta Cita Presiden dan program aksi Menimipas," tegasnya.

 

Lurah Nusa Kenari, Bay M. Yeverzon Nilak, turut memberikan apresiasi. "Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi Lapas Kalabahi yang telah memilih Nusa Kenari sebagai kelurahan binaan. Edukasi ini membuka wawasan warga kami tentang apa yang sebenarnya terjadi di dalam Lapas dan bagaimana kita di luar bisa bersinergi dengan baik," ungkap Bay.

 

Perubahan pandangan juga dirasakan oleh masyarakat. Salah seorang warga, Nathan, membagikan kesannya. "Awalnya saya kira Lapas itu tempat yang menyeramkan dan tertutup. Setelah ikut sosialisasi ini, saya jadi paham bahwa di sana ada banyak pembinaan keterampilan untuk bekal mereka bebas nanti. Penjelasan Bapak Kalapas sangat jelas dan benar-benar merubah pandangan kami menjadi lebih positif," ujarnya antusias. (Humas_FW)

Sabtu, 23 Mei 2026

Penuh Kekeluargaan, Lapas Kalabahi Gelar Acara Perpisahan 3 Orang Pegawai Mutasi dan 18 Orang Peserta Magang

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar acara perpisahan yang penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan. Acara ini diselenggarakan secara khusus untuk melepas tiga orang pegawai yang akan menjalani mutasi tugas ke satuan kerja baru, serta delapan belas peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI yang telah sukses menyelesaikan program pengabdian mereka. Kegiatan pelepasan yang berlangsung khidmat ini mengambil tempat di pelataran depan Gereja Lapas Kalabahi dan dihadiri oleh seluruh jajaran petugas maupun pejabat struktural, Sabtu (23/05).

 

Suasana haru dan penuh keakraban mulai menyelimuti jalannya kegiatan saat rangkaian sambutan dimulai. Ketiga pegawai yang akan berpindah tugas secara bergantian menyampaikan pesan, kesan, serta permohonan maaf mereka selama masa pengabdian, disusul dengan ungkapan terima kasih mendalam dari perwakilan delapan belas peserta magang Kemenaker atas segala bimbingan dan pengalaman yang telah diberikan. Turut memberikan sambutan dalam momen tersebut, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Roby Eduard Therik. Ia sangat mengapresiasi dedikasi, kedisiplinan, serta kontribusi positif yang telah diberikan oleh para pegawai maupun peserta magang selama berkolaborasi di lingkungan Lapas.

 

Puncak acara ditandai dengan arahan sekaligus pesan perpisahan dari Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas pengabdian serta sinergi yang telah terjalin dengan sangat baik.

 

"Mutasi adalah sebuah dinamika yang lumrah dalam rangka penyegaran dan pembinaan karir di dalam organisasi. Saya mewakili keluarga besar Lapas mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dedikasi tiga pegawai kita yang telah memberikan warna dan kinerja terbaik di sini. Semoga sukses dan semakin bersinar di tempat tugas yang baru. Sementara itu, untuk kedelapan belas adik-adik magang dari Kemenaker, jadikan seluruh ilmu, kedisiplinan, dan pengalaman dari Lapas Kalabahi ini sebagai bekal berharga untuk menapaki dunia kerja yang sesungguhnya di masa depan. Teruslah berkarya dan senantiasa jaga nama baik instansi di mana pun kalian berada," tegas M. Arfandy.

 

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan momen penyerahan bingkisan dan cenderamata. Penyerahan ini merupakan bentuk apresiasi dan kenang-kenangan dari pihak Lapas kepada ketiga pegawai mutasi serta seluruh peserta magang. Acara perpisahan yang sarat akan makna ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama guna mengabadikan momen kebersamaan, dan diakhiri dengan kegiatan ramah tamah serta makan bersama seluruh jajaran Lapas Kalabahi. (Humas_FW)

Kamis, 21 Mei 2026

Hadir Langsung di Tengah WBP, Kalapas Kalabahi Salurkan Bantuan MCK Secara Humanis

 

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan hunian warga binaan melalui kegiatan pembagian peralatan mandi, cuci, dan kakus (MCK), yang dilaksanakan langsung di dalam blok hunian, meliputi Blok 1, Blok 2, serta blok wanita, Rabu (21/05).






Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, didampingi Kepala Seksi Binadik dan Giatja, Suryanto Ahmad, Kepala Sub Seksi Keamanan, Marthen Sonopaa, serta petugas perawatan.

Pembagian perlengkapan MCK ini dilakukan sebagai upaya mendukung pola hidup bersih dan sehat di lingkungan lapas. Peralatan yang dibagikan meliputi sabun, sikat, ember, alat pel, hingga perlengkapan kebersihan lainnya yang dibutuhkan warga binaan dalam menjaga kebersihan kamar hunian maupun fasilitas umum.

Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, mengatakan bahwa kebersihan lingkungan hunian merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana lapas yang aman, sehat, dan nyaman. “Kami ingin memastikan seluruh warga binaan memiliki akses terhadap perlengkapan kebersihan yang memadai. Kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Binadikgiatja, Suryanto Ahmad, menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan kedisiplinan bagi warga binaan. “Melalui kegiatan ini, kami berharap warga binaan semakin sadar pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan,” katanya.

Salah satu warga binaan berinisial A.M. mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pihak lapas. Menurutnya, bantuan perlengkapan MCK tersebut sangat membantu kebutuhan sehari-hari para penghuni blok hunian. (Humas_YP)

Rabu, 20 Mei 2026

Harkitnas ke-118, Kalapas Kalabahi Ingatkan Kembali Tonggak Sejarah Kebangkitan Nasional

 


Kalabahi, INFO_PAS - Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat pada Rabu (20/5). Upacara tahun ini mengusung tema sarat makna, yakni "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara", sebuah pesan mendalam tentang pentingnya membina generasi penerus demi tegaknya kedaulatan Indonesia.

 

Bertindak langsung sebagai Pembina Upacara adalah Kepala Lapas (Kalapas) (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy. Kegiatan ini diikuti dengan penuh kedisiplinan oleh seluruh jajaran pegawai, staf, serta para peserta magang yang tengah bertugas di lingkungan Lapas Kalabahi. Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih yang diiringi penghormatan kebesaran, menciptakan suasana haru dan penuh semangat nasionalisme di tengah lapangan upacara.

 

Setelah prosesi pengibaran bendera, M. Arfandy menyampaikan amanatnya yang merangkum sejarah singkat Hari Kebangkitan Nasional. Ia mengingatkan kembali perjuangan organisasi Budi Utomo pada tahun 1908 yang menjadi tonggak awal pergerakan persatuan dan kesatuan bangsa.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas M. Arfandy juga memberikan pandangannya terkait tema Harkitnas tahun ini. "Peringatan Harkitnas ke-118 ini bukan sekadar seremonial belaka. Tema 'Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara' menuntut kita sebagai petugas pemasyarakatan untuk terus memberikan pembinaan yang optimal," tegas M. Arfandy.

 

Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib (Kasi Adm Kamtib) Lapas Kalabahi, Arnoldus Enge, turut memberikan tanggapannya mengenai esensi kebangkitan nasional dari kacamata keamanan dan ketertiban.

 

"Bagi kami di jajaran Kamtib, menjaga tunas bangsa berarti memastikan lingkungan Lapas tetap aman, tertib, dan kondusif untuk proses rehabilitasi. Kedisiplinan adalah kunci kebangkitan. Dengan menjaga keamanan dan ketertiban secara disiplin, kita sesungguhnya tengah berkontribusi nyata menjaga kedaulatan negara dari dalam institusi ini," ujar Arnoldus.

 

Upacara Harkitnas ke-118 di Lapas Kalabahi ini ditutup dengan doa bersama. Melalui momentum peringatan ini, seluruh keluarga besar Lapas Kalabahi diharapkan dapat terus mengobarkan semangat perjuangan dan pengabdian tanpa batas bagi bangsa dan negara. (Humas_FW)

Senin, 11 Mei 2026

Lapas Kalabahi Terima Bantuan Sapi Kurban dari KSU Budhi Arta Sambut Iduladha 1447 H

Kalabahi, INFO_PAS – Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menerima sumbangan satu ekor sapi kurban dari Koperasi Serba Usaha (KSU) Budhi Arta, sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan di lingkungan pemasyarakatan. Penyerahan hewan kurban tersebut berlangsung di halaman Lapas Kalabahi dan diterima langsung oleh Kepala Lapas, M. Arfandy, bersama jajaran pegawai, Senin (11/05).


Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara pihak koperasi dan Lapas Kalabahi dalam memperkuat nilai kebersamaan, solidaritas, serta semangat berbagi kepada sesama, khususnya bagi warga binaan menjelang perayaan Iduladha.

Kepala Lapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan KSU Budhi Arta. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial yang sangat berarti bagi warga binaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KSU Budhi Arta atas sumbangan hewan kurban ini. Momentum Iduladha mengajarkan nilai keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh pihak,” ujar M. Arfandy.

Sementara itu, Pengawas KSU Budhi Arta, Daud, mengatakan bahwa pemberian hewan kurban tersebut merupakan bagian dari komitmen koperasi dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.

“Kami berharap hewan kurban ini dapat memberikan kebahagiaan dan mempererat tali silaturahmi antara koperasi dan Lapas Kalabahi. Semoga semangat berbagi di Hari Raya Iduladha terus terjaga,” ungkap Daud.

Rencananya, hewan kurban tersebut akan disembelih pada Hari Raya Iduladha dan dagingnya dibagikan kepada warga binaan serta pihak yang membutuhkan. (Humas_YP)

Jumat, 08 Mei 2026

Melalui Apel Ikrar Bersama, Lapas Kalabahi Perangi Handphone Ilegal Narkoba dan Penipuan

Kalabahi, INFO_PAS – Dalam rangka memperkuat komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan bebas dari pelanggaran, Lapas Kelas IIB Kalabahi menggelar Pelaksanaan Apel dan Ikrar Bersama “Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan”, Jumat (08/05) pukul 08.00 WITA. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk komitmen jajaran pemasyarakatan dalam mewujudkan lapas yang aman, tertib, dan bebas dari barang terlarang.







Kegiatan apel berlangsung di halaman Lapas Kalabahi dengan diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan staf, jajaran satuan pengamanan, peserta magang, serta personel gabungan dari Polres Alor dan Brimob Alor.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Alor, AKBP Nur Azhari bersama anggota, serta Danton 1 Brimob Alor, Ipda Jefry Susilo Mustajab bersama personel Brimob.

Kepala Lapas Kalabahi, M. Arfandy menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen seluruh jajaran pemasyarakatan dalam memerangi penggunaan handphone ilegal, peredaran narkoba, serta praktik penipuan yang dapat merusak integritas lembaga pemasyarakatan.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar apel dan pembacaan ikrar, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh petugas untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Kami berkomitmen menjadikan Lapas Kalabahi bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan segala bentuk penipuan,” tegasnya.

Usai pelaksanaan apel dan ikrar bersama, kegiatan dilanjutkan dengan razia gabungan pada blok hunian warga binaan yang didampingi personel Brimob Alor dan Polres Alor. Razia dilakukan secara menyeluruh guna memastikan tidak adanya barang-barang terlarang di dalam lingkungan lapas. Selain itu, dilaksanakan pula tes urine menyeluruh bagi petugas dan warga binaan sebagai langkah deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkotika.

Kapolres Alor, AKBP Nur Azhari menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah preventif yang dilakukan Lapas Kalabahi. Senada dengan itu, Ipda Jefry Susilo Mustajab menegaskan kesiapan Brimob dalam mendukung pengamanan serta penegakan disiplin demi mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba maupun pelanggaran lainnya.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kalabahi berharap dapat terus memperkuat integritas petugas, meningkatkan pengawasan, serta membangun sinergi yang solid bersama aparat penegak hukum demi mewujudkan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas. (Humas_YP)

Selasa, 05 Mei 2026

Tindak Lanjuti Perintah Dirjenpas, Lapas Kelabahi Gelar Rutin Penggeledahan Blok Hunian

 


Kalabahi, INFO_PAS - Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban serta mewujudkan lingkungan yang bersih dari barang terlarang, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali menggelar kegiatan penggeledahan blok hunian warga binaan. Kegiatan razia ini dilaksanakan sebagai bentuk tindak lanjut atas instruksi langsung dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) yang mewajibkan seluruh jajaran Lapas dan Rutan untuk mengadakan razia rutin minimal dua kali dalam kurun waktu satu bulan, Selasa (05/05).

 

Pelaksanaan penggeledahan kali ini melibatkan sinergi penuh dari seluruh jajaran staf Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) dan seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib). Selain itu, kegiatan pengamanan ini juga turut didampingi oleh sejumlah peserta magang sebagai bentuk edukasi lapangan. Sebelum menyisir kamar-kamar hunian, kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Administrasi Kamtib (Kasi Adm Kamtib) Lapas Kalabahi, Arnoldus Enge. Dalam arahannya, personel dibagi ke dalam beberapa tim kecil guna memastikan proses penggeledahan berjalan efektif, menyeluruh, dan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

 

Dari hasil penyisiran yang dilakukan oleh tim gabungan internal tersebut, petugas menorehkan hasil yang sangat positif. "Puji Tuhan, dari kegiatan penggeledahan hari ini, tim kami sama sekali tidak menemukan adanya narkoba, handphone, maupun barang berbahaya lainnya di dalam blok hunian. Ini menunjukkan tingkat kedisiplinan dan kepatuhan warga binaan yang sudah terbangun dengan baik," ungkap Arnoldus Enge. Beliau menegaskan komitmennya untuk terus mempertahankan ketatnya pengawasan ini ke depannya.

 

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Lapas Kalabahi, Roby Eduard Therik, memberikan apresiasi atas kelancaran serta soliditas tim dalam kegiatan razia ini. "Kegiatan ini bukan sekadar pemenuhan target administratif dari pusat, melainkan wujud nyata komitmen kami dalam deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtib. Keterlibatan adik-adik peserta magang di sini juga memberikan mereka pengalaman nyata dan terukur mengenai sistem pengamanan di dalam Lapas," jelas Roby.

 

Langkah preventif melalui razia rutin ini diharapkan dapat terus mempertahankan predikat zero Halinar (Handphone, Pungli, Narkoba) di Lapas Kalabahi, guna menciptakan proses pembinaan yang kondusif dan optimal bagi seluruh warga binaan. (Humas_FW)

Senin, 04 Mei 2026

YPMBPBI Hadir di Lapas Kalabahi, Dorong Perubahan Karakter Warga Binaan

 

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menerima kunjungan dari Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia (YPMBPBI) dalam rangka pelaksanaan kegiatan pelatihan moralitas bagi warga binaan, Senin (04/05). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan memperkuat nilai-nilai moral dan etika di lingkungan pemasyarakatan.






Pelatihan tersebut dilaksanakan secara tatap muka sesuai izin dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, dengan jadwal pelaksanaan pada pukul 13.30 hingga 16.30 WITA di Lapas Kalabahi  . Selama kegiatan berlangsung, peserta yang terdiri dari warga binaan mengikuti sesi pembinaan dengan penuh antusias, didampingi oleh petugas lapas guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah positif dalam mendukung proses pembinaan narapidana. Menurutnya, pembinaan moral memiliki peran penting dalam membentuk karakter warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat. “Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan, khususnya dalam aspek mental dan spiritual warga binaan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan YPMBPBI, Erina Wongso, menjelaskan bahwa pelatihan ini difokuskan pada penguatan nilai budi pekerti, kesadaran diri, serta tanggung jawab sosial. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi perubahan perilaku warga binaan. “Kami ingin menghadirkan pendekatan yang humanis agar mereka mampu memahami dan menerapkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan proses pembinaan di Lapas Kalabahi semakin optimal dalam membentuk warga binaan yang siap kembali ke tengah masyarakat dengan sikap dan perilaku yang lebih baik. (Humas_YP)