Senin, 27 Juli 2026

Gandeng KUA Teluk Mutiara, Warga Binaan Lapas Kalabahi Ikuti Pembinaan Rohani di Masjid At-Taubah

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan mental dan spiritual bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Teluk Mutiara, Lapas Kalabahi menggelar kegiatan pembinaan kerohanian agama Islam yang diikuti secara antusias oleh seluruh warga binaan beragama Islam. Kegiatan yang berlangsung khusyuk ini dipusatkan di Masjid At-Taubah, lingkungan dalam Lapas Kalabahi pada hari Senin (27/07).

 

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ibadah ini didampingi langsung oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja), Suryanto Ahmad. Turut hadir dua orang pembina kerohanian dari KUA Teluk Mutiara, di mana salah satunya adalah Ustaz Awaludin Husain yang bertindak sebagai penceramah utama pada kesempatan tersebut.

 

Dalam tausiahnya, Ustaz Awaludin Husain mengangkat tema mendalam tentang Taubah Nasuhah atau pertaubatan yang sebenar-benarnya. "Taubah Nasuhah bukan sekadar ucapan penyesalan yang keluar dari bibir, tetapi harus lahir dari lubuk hati yang paling dalam. Ini adalah momentum berharga bagi saudara-saudara sekalian untuk mengakui kesalahan di masa lalu, menyesalinya sepenuh jiwa, dan berjanji dengan sungguh-sungguh kepada Allah SWT untuk tidak mengulanginya lagi," pesan Ustaz Awaludin kepada para jamaah yang hadir.

 

Menanggapi jalannya pembinaan ini, Kasi Binadikgiatja, Suryanto Ahmad, menyampaikan bahwa kegiatan rohani seperti ini merupakan fondasi yang sangat krusial dalam masa pembinaan. "Kehadiran penyuluh dari KUA Teluk Mutiara sangat membantu tugas kami dalam membentuk karakter dan kedisiplinan warga binaan. Melalui siraman rohani ini, kami berharap mereka memiliki ketahanan mental dan ketenangan batin yang kuat selama menjalani masa pidana," tutur Suryanto.

 

Dukungan dan apresiasi mendalam juga disampaikan oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy. Ia menegaskan komitmen institusinya dalam memenuhi hak beribadah WBP. "Sistem pemasyarakatan tidak hanya berbicara soal pembatasan kebebasan fisik, tetapi yang terpenting adalah pemulihan jiwa. Kerja sama berkelanjutan dengan KUA Teluk Mutiara ini adalah langkah strategis kami. Harapannya, sekembalinya mereka ke masyarakat nanti, mereka benar-benar menjadi individu baru yang beriman dan bertaqwa," tegas Arfandy.

 

Kegiatan kerohanian tersebut ditutup dengan doa bersama, di mana seluruh warga binaan tampak khusyuk memanjatkan harapan akan ampunan dari Sang Pencipta. (Humas_FW)

0 komentar:

Posting Komentar