This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 30 April 2026

Dukung Program BPU, Kalapas Kalabahi Serahkan Upah Premi kepada Warga Binaan Pekerja Batako

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi terus berkomitmen mewujudkan lingkungan pembinaan yang produktif, aman, dan tertib. Sebagai wujud nyata apresiasi atas kinerja Warga Binaan, Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, bersama jajaran staf Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadikgiatja), secara langsung menyerahkan upah premi kepada Warga Binaan yang tergabung dalam program asimilasi kerja pembuatan batako, Kamis (30/04).

 

Kegiatan penyerahan hasil keringat para Warga Binaan tersebut dilangsungkan di Ruang Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Lapas Kalabahi. Menariknya, penyerahan upah premi ini tidak sekadar bentuk penghargaan atas produktivitas Warga Binaan, melainkan juga sebagai langkah strategis instansi dalam mendukung penuh program Lapas Bebas Peredaran Uang (BPU). Penyaluran upah dikelola sedemikian rupa agar Warga Binaan tetap dapat menikmati hasil kerjanya tanpa harus memegang uang tunai fisik di dalam blok hunian.

 

Dalam arahannya, Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menegaskan bahwa pemberian premi adalah hak Warga Binaan yang telah berdedikasi dalam program kemandirian.

 

"Kami berharap upah premi ini menjadi motivasi bagi Warga Binaan lain untuk ikut produktif selama menjalani masa pidana. Selain itu, metode penyerahan yang kami terapkan hari ini adalah wujud dukungan mutlak terhadap program Lapas Bebas Peredaran Uang (BPU). Tidak ada uang tunai fisik yang beredar bebas di dalam lapas, semuanya tercatat secara transparan, aman, dan sesuai aturan," tegas M. Arfandy.

 

Rasa syukur turut diungkapkan oleh salah seorang perwakilan Warga Binaan penerima premi berinisial RB. Ia mengaku bangga karena jerih payahnya dalam membuat batako dihargai oleh pihak Lapas.

 

"Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Kalapas dan jajaran Binadikgiatja. Uang premi ini sangat berarti bagi kami. Selain mendapatkan keahlian kerja nyata sebagai bekal bebas nanti, hasil premi ini bisa kami gunakan untuk memenuhi keperluan sehari-hari melalui koperasi secara aman, atau disisihkan sebagai tabungan untuk keluarga di rumah," tuturnya dengan wajah semringah.

 

Lapas Kalabahi berkomitmen untuk terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian guna mencetak Warga Binaan yang terampil dan siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat. (Humas_FW)

Rabu, 29 April 2026

Suasana Haru Iringi Acara Pelepasan 2 Orang Pegawai Purnabakti dan Perpisahan 1 Orang Pegawai Lapas Kalabahi

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar acara pelepasan dua orang pegawai purnabakti dan satu orang pegawai yang pindah tugas sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi selama masa pengabdian. Bertempat di Cafe Kebun Dinas Kadelang, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pegawai, anggota Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS), serta para peserta magang. Acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini menjadi momen refleksi atas pengabdian panjang para petugas dalam membina institusi, Rabu (29/04).

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari pembawa acara yang dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan dari para pegawai yang akan purnabakti, yakni Kepala Sub Seksi Pelaporan dan Tata Tertib (Kasubsi Laptatib), David Habil Obed Loa, dan Kasubsi Perawatan, Sepreni Aprianus Malote. Keduanya mengungkapkan rasa haru serta bangga karena telah berhasil menyelesaikan tugas hingga garis akhir dengan catatan yang baik. Sementara itu, Amriadi Ain yang akan berpindah tugas ke Rutan Kelas IIB Soe juga turut memberikan kata-kata perpisahan dan rasa terima kasih atas bimbingan yang diterima selama bertugas di Lapas Kalabahi.

 

Suasana haru semakin terasa saat Kepala Lapas Kalabahi, M. Arfandy, memberikan sambutan didampingi oleh Ketua PIPAS Cabang Lapas Kalabahi, Hasmila Arfandy. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan berbagai bingkisan dan cenderamata sebagai tanda cinta dari Lapas Kalabahi, Koperasi Lapas, organisasi PIPAS, hingga kenang-kenangan dari para peserta magang. Agenda ini kemudian dilanjutkan dengan sesi doa bersama, foto dokumentasi sebagai kenang-kenangan, serta makan siang bersama yang mempererat hubungan antar pegawai.

 

Dalam arahannya, Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan rasa hormat yang mendalam kepada para purnabakti yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan organisasi. "Dedikasi yang telah diberikan oleh Pak David dan Pak Sepreni adalah teladan bagi kita semua dalam melayani Warga Binaan dan masyarakat. Saya berharap silaturahmi tetap terjaga meski sudah tidak dalam satu kantor," ujar M. Arfandy. Menanggapi hal tersebut, David Habil Obed Loa menyampaikan pesan emosionalnya, "Saya merasa bangga pernah menjadi bagian dari keluarga besar ini dan berharap Lapas Kalabahi semakin maju dalam memberikan pelayanan terbaik ke depannya."

 

Lapas Kalabahi berharap semangat juang dan integritas yang telah ditunjukkan oleh para pegawai purnabakti dapat terus diwariskan kepada seluruh petugas muda. Pengabdian mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta memberikan pembinaan kepada Warga Binaan menjadi fondasi penting bagi kemajuan lembaga. Acara ditutup dengan penuh kebahagiaan dan harapan agar silaturahmi antar pegawai tetap terjalin erat meskipun raga tidak lagi berada di tempat tugas yang sama. (Humas_FW)

Selasa, 28 April 2026

Wujudkan Tertib Administrasi, Lapas Kalabahi Gelar Sinkronisasi Data Warga Binaan bersama Dukcapil Alor

 

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menjalin sinergi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Alor untuk melakukan pengecekan dan verifikasi data diri bagi seluruh Warga Binaan. Kegiatan yang bertujuan untuk memastikan keakuratan identitas kependudukan ini dilakukan sebagai bentuk pemenuhan hak-hak sipil bagi para penghuni Lapas agar tetap terdaftar secara resmi dalam sistem administrasi kependudukan nasional, Selasa (28/04).





Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, menyambut secara langsung rombongan petugas dari Dukcapil Kabupaten Alor yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Nursaida Batuah. Pertemuan awal tersebut berlangsung di ruang kerja Kalapas dengan suasana hangat, membahas mengenai teknis pelaksanaan pemutakhiran data yang akan menyasar seluruh Warga Binaan. Setelah pertemuan tersebut, kegiatan segera dilanjutkan di ruang perpustakaan Lapas yang telah disiapkan sebagai lokasi pengambilan data biometrik yang meliputi pemindaian sidik jari, pengambilan foto wajah, dan verifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) secara menyeluruh.

Proses pengecekan data ini berjalan dengan sangat tertib dengan pengawasan ketat dari petugas pengamanan Lapas. Satu per satu Warga Binaan dipanggil untuk melakukan pencocokan data pada sistem kependudukan yang dibawa oleh tim Dukcapil guna meminimalisir adanya data ganda atau identitas yang tidak valid. Pengecekan ini sangat krusial mengingat identitas yang valid merupakan kunci utama bagi Warga Binaan untuk mendapatkan layanan publik lainnya, seperti program bantuan sosial dari pemerintah maupun layanan kesehatan BPJS yang sangat dibutuhkan selama menjalani masa pidana di dalam Lapas maupun setelah kembali ke masyarakat nantinya.

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menekankan pentingnya kegiatan ini bagi legalitas para penghuni. "Kegiatan ini merupakan langkah konkret kami dalam memberikan kepastian hukum dan identitas bagi Warga Binaan. Kami ingin memastikan bahwa setiap individu di sini tidak kehilangan hak-hak sipilnya sebagai warga negara meskipun sedang menjalani masa pembinaan," ujar M. Arfandy. Senada dengan itu, Nursaida Batuah selaku Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk menyatakan dukungannya terhadap inisiatif tersebut. "Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan jemput bola agar seluruh penduduk Kabupaten Alor, termasuk Warga Binaan di Lapas Kalabahi, memiliki data kependudukan yang valid dan terintegrasi dalam database nasional," ungkap Nursaida. 

Kegiatan pengecekan data diri ini berakhir dengan hasil yang memuaskan, di mana sebagian besar Warga Binaan telah memiliki data yang sinkron dengan sistem Dukcapil. Lapas Kalabahi berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama serupa dengan instansi terkait guna menjamin setiap pelayanan yang diberikan tepat sasaran dan berbasis data yang akurat. Diharapkan dengan adanya identitas yang jelas, proses pembinaan dan pemenuhan hak-hak Warga Binaan ke depannya dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan akuntabel demi kemajuan organisasi pemasyarakatan. (Humas_FW)

Senin, 27 April 2026

Tasyakuran HBP ke-62, Lapas Kalabahi Siap Tingkatkan Pembinaan dan Reintegrasi Sosial

 

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi turut ambil bagian dalam kegiatan tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) secara virtual melalui Zoom. Kegiatan ini mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima” sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan, Senin (27/04).





Pelaksanaan tasyakuran berlangsung khidmat dengan diikuti seluruh jajaran pemasyarakatan di Indonesia. Lapas Kalabahi mengikuti kegiatan tersebut dari aula utama dengan melibatkan pejabat struktural dan pegawai, sebagai bentuk partisipasi aktif dalam momentum refleksi dan evaluasi kinerja pemasyarakatan.





Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, dalam sambutannya menegaskan bahwa Hari Bakti Pemasyarakatan bukan sekadar seremonial, melainkan ajang untuk memperkuat integritas dan profesionalisme petugas. Ia menekankan bahwa pemasyarakatan harus terus hadir dengan kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. “Pelayanan prima bukan lagi pilihan, tetapi keharusan. Kita harus memastikan setiap warga binaan mendapatkan pembinaan yang layak dan berorientasi pada reintegrasi sosial,” ujar Mashudi.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa pihaknya siap menerjemahkan tema tersebut dalam aksi nyata di lapangan. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan dan pembinaan menjadi prioritas utama. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang humanis dan produktif,” ungkapnya.

Melalui peringatan ini, Lapas Kalabahi diharapkan semakin memperkuat peran sebagai institusi yang tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas. (Humas_YP)

Sabtu, 25 April 2026

Gandeng Dinkes Alor dan RSB Mola, Lapas Kalabahi Gelar Skrining Penyakit Menular

 

INFO_PAS – Upaya peningkatan layanan kesehatan bagi Warga Binaan kembali dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melalui kegiatan skrining penyakit menular, meliputi HIV, hepatitis, dan sifilis. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Bergerak (RSB) Mola, yang dilaksanakan secara langsung di lingkungan lapas, Sabtu (25/04).


Sejak pagi hari, Warga Binaan tampak antusias mengikuti tahapan pemeriksaan yang meliputi penyuluhan kesehatan, pengambilan sampel darah, hingga konsultasi medis. Petugas kesehatan memberikan edukasi terkait pentingnya deteksi dini penyakit menular guna mencegah penyebaran serta meningkatkan kualitas hidup Warga Binaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lapas dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal. “Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Dinas Kesehatan dan RSB Mola. Skrining ini penting untuk memastikan kondisi kesehatan Warga Binaan tetap terpantau, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” ujarnya.

Sementara itu, dokter Clara Obisoru yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa skrining ini tidak hanya berfungsi sebagai deteksi dini, tetapi juga sebagai langkah edukatif. “Kami ingin memastikan Warga Binaan memahami risiko serta cara pencegahan penyakit seperti HIV, hepatitis, dan sifilis. Dengan demikian, mereka dapat lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan lapas yang lebih sehat dan terbebas dari penyebaran penyakit menular, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan di kalangan Warga Binaan. (Humas_HS)

Jumat, 24 April 2026

Peninjauan Langsung Hakim WASMAT, Lapas Kalabahi Tingkatkan Kualitas Layanan

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menerima kunjungan Hakim Pengawas dan Pengamat (WASMAT) dari Pengadilan Negeri Kalabahi dalam rangka peninjauan langsung terhadap kualitas fasilitas serta pelayanan kepada warga binaan, Jumat (24/04).






Kunjungan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pengadilan sekaligus memastikan terpenuhinya hak-hak warga binaan di dalam lapas. Dalam kegiatan tersebut, Hakim WASMAT meninjau sejumlah fasilitas, mulai dari blok hunian, klinik kesehatan, dapur umum, hingga area pembinaan kemandirian.

Selain melakukan peninjauan, Hakim WASMAT juga berdialog langsung dengan warga binaan guna menggali informasi terkait pelayanan yang mereka terima sehari-hari. Dialog berlangsung terbuka dan menjadi ruang bagi warga binaan untuk menyampaikan kondisi riil di dalam lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan. “Kami terbuka terhadap setiap masukan. Kegiatan ini menjadi bahan evaluasi agar pelayanan dan pembinaan yang kami berikan semakin optimal dan sesuai standar,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga binaan berinisial A.M mengaku pelayanan yang diberikan petugas sudah berjalan baik. “Petugas cukup responsif, terutama dalam pelayanan kesehatan dan kebutuhan sehari-hari. Kami juga diberi kesempatan mengikuti program pembinaan,” ungkapnya.

Secara umum, kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Hasil peninjauan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas fasilitas dan pelayanan di Lapas Kalabahi, sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan aparat penegak hukum dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis dan profesional. (Humas_YP)

Pelantikan Pejabat Struktural, Lapas Kalabahi Dorong Kinerja Lebih Optimal

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan terhadap dua pejabat struktural, sebagai bagian dari upaya penguatan organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan, Jumat (24/04).



Dua pejabat yang dilantik yakni Markus D. Korang Lawang sebagai Kepala Subseksi Pelaporan dan Tata Tertib, serta Danang Makmur Hadi sebagai Kepala Subseksi Perawatan Narapidana/Anak Didik. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan disaksikan oleh jajaran pejabat serta pegawai Lapas Kalabahi.

Kepala Lapas Kalabahi, M. Arfandy, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Saya berharap pejabat yang baru dilantik mampu bekerja profesional, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kinerja organisasi,” ujarnya.

Arfandy juga menekankan pentingnya sinergi antar subseksi, khususnya dalam menjaga ketertiban serta meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan kepada warga binaan.

Markus D. Korang Lawang menyampaikan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan maksimal, terutama dalam aspek pelaporan dan penegakan tata tertib. “Kami siap mendukung terciptanya lingkungan lapas yang tertib, aman, dan teradministrasi dengan baik,” katanya.

Sementara itu, Danang Makmur Hadi menuturkan bahwa fokus utamanya adalah memastikan pelayanan perawatan bagi narapidana dan anak didik berjalan optimal. “Kami akan berupaya memberikan pelayanan yang humanis serta memastikan hak-hak warga binaan terpenuhi,” ungkapnya.

Pelantikan ini diharapkan mampu membawa energi baru bagi Lapas Kalabahi dalam meningkatkan kinerja, pelayanan, serta mewujudkan sistem pemasyarakatan yang profesional dan berorientasi pada pembinaan. (Humas_YP)

Kamis, 23 April 2026

Lapas Kalabahi Ikuti Entry Meeting Evaluasi Zona Integritas WBK dan WBBM 2026

 

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi mengikuti kegiatan Zoom Entry Meeting dalam rangka Pelaksanaan Evaluasi Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Tim Penilai Internal (TPI) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kamis (23/04).

Kegiatan ini menjadi tahapan awal dalam proses evaluasi pembangunan zona integritas di seluruh satuan kerja, termasuk Lapas Kalabahi, guna memastikan komitmen terhadap reformasi birokrasi yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik. Entry meeting dilaksanakan secara virtual dan diikuti oleh jajaran pimpinan serta tim kerja pembangunan zona integritas Lapas Kalabahi.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Penilai Internal menyampaikan mekanisme evaluasi, indikator penilaian, serta strategi yang harus diperkuat oleh setiap satuan kerja untuk meraih predikat WBK maupun WBBM. Penekanan diberikan pada konsistensi implementasi program, inovasi layanan, serta penguatan pengawasan internal.

Kepala Lapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa pihaknya siap mengikuti seluruh tahapan evaluasi dengan maksimal. Ia menegaskan bahwa pembangunan zona integritas bukan sekadar target administratif, melainkan bentuk komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari praktik korupsi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami terus berupaya membangun budaya kerja yang berintegritas dan profesional. Evaluasi ini menjadi momentum untuk mengukur sejauh mana upaya yang telah kami lakukan sekaligus memperbaiki kekurangan yang ada,” ujar Arfandy.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh jajaran Lapas Kalabahi akan terus menjaga sinergi dan konsistensi dalam mewujudkan predikat WBK dan WBBM di tahun 2026. (Humas_YP)

Senin, 20 April 2026

Momentum Peningkatan Kinerja, Lapas Kalabahi Sematkan Kenaikan Pangkat untuk 17 Orang Pegawai

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar acara penyematan tanda kenaikan pangkat dan penyerahan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat kepada 17 orang pegawai pada Senin, 20/04. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting dalam mendorong peningkatan kinerja serta profesionalisme aparatur pemasyarakatan.

 

Adapun pegawai yang menerima kenaikan pangkat di antaranya Markus K. Lawang dan Moe Moka yang naik dari golongan III/a ke III/b. Sementara itu, Daniel R. Anie dan Muhamad Lukman Hinalede mengalami kenaikan dari II/d ke III/a. Selain itu, sebanyak 13 pegawai lainnya turut menerima kenaikan pangkat dari II/b ke II/c.

 

Kepala Lapas Kalabahi, M. Arfandy, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan bentuk kepercayaan negara atas dedikasi dan kinerja pegawai. “Saya berharap momentum ini menjadi pemicu semangat untuk bekerja lebih baik, meningkatkan integritas, serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat dan warga binaan,” ujarnya.

 

Salah satu penerima kenaikan pangkat, Muhamad Lukman Hinalede yang akrab disapa Gun, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya. Ia menilai pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan pimpinan dan kerja sama tim. “Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar, bekerja lebih disiplin, dan memberikan kontribusi terbaik bagi Lapas Kalabahi,” katanya.

 

Kegiatan ini diakhiri dengan penyematan tanda pangkat secara simbolis serta pemberian ucapan selamat dari jajaran pimpinan dan seluruh pegawai yang hadir. (Humas_YP)

Langkah Tegas dan Nyata, Lapas Kalabahi Laksanakan Ikrar Bebas Narkoba dan Handphone Ilegal

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan kegiatan Ikrar Bebas Narkoba dan Handphone ilegal secara serentak bagi seluruh jajaran pegawai. Kegiatan ini dilakukan guna mendukung program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta memperkuat komitmen bersama terhadap pemberantasan peredaran narkoba dan penggunaan perangkat komunikasi tidak resmi di lingkungan Pemasyarakatan. Bertempat di lapangan apel Lapas Kalabahi, seluruh rangkaian acara berjalan dengan khidmat dan lancar, Senin (20/04).

 

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, dan diikuti oleh seluruh jajaran pejabat struktural serta staf. Prosesi diawali dengan pembacaan naskah ikrar oleh Kalapas yang kemudian diikuti secara serempak oleh seluruh pegawai.

 

Setelah pembacaan ikrar, acara dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen ikrar bersama secara bergantian. Kasi Binadikgiatja, Suryanto Ahmad, menyampaikan bahwa Langkah ini diharapkan mampu menciptakan sinergi antarbagian untuk memastikan tidak ada celah sekecil apa pun bagi masuknya barang-barang terlarang ke dalam blok hunian.

 

Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, memberikan pengarahan tegas setelah prosesi penandatanganan selesai. "Ikrar ini adalah janji kita kepada Tuhan dan negara. Saya tidak akan memberikan toleransi bagi siapa pun, baik petugas maupun Warga Binaan, yang terbukti bermain-main dengan narkoba dan Handphone ilegal. Kita harus menjadi teladan yang baik untuk menyukseskan program aksi Menteri agar Lapas Kalabahi tetap bersih dan kondusif," tegas Arfandy di hadapan seluruh peserta.

 

Lapas Kalabahi ke depannya akan terus meningkatkan frekuensi penggeledahan dan pembersihan secara berkala di seluruh area. Komitmen ini diharapkan menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang bermartabat dan bebas dari praktik ilegal. Seluruh jajaran berjanji akan terus konsisten menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku demi marwah institusi. (Humas_FW)

Selasa, 07 April 2026

Komitmen Perangi Narkoba, Lapas Kalabahi Gelar Tes Urine bagi Pegawai dan Warga Binaan

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar kegiatan tes urine bagi seluruh pegawai dan Warga Binaan dalam rangka memeriahkan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 yang dilaksanakan di halaman depan Gereja Zoar Lapas Kalabahi. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pemetaan, deteksi dini, serta penindakan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan guna menjamin keamanan dan ketertiban yang kondusif, Selasa (07/04).

 

Pelaksanaan tes urine ini diawasi secara langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Kalabahi, Roby Eduard Therik, bersama jajaran petugas perawatan. Seluruh rangkaian pemeriksaan berlangsung dengan tertib dan transparan, di mana setiap peserta diambil sampel urinenya untuk kemudian diuji menggunakan alat tes cepat di lokasi tersebut secara bergantian.

 

Salah satu staf perawatan, Adryan H. Kolly, memastikan prosedur pengambilan sampel dilakukan sesuai standar operasional yang berlaku untuk menjaga keakuratan hasil. Berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh terhadap puluhan sampel yang terkumpul, dinyatakan bahwa seluruh petugas dan Warga Binaan yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan hasil negatif dari pengaruh narkotika jenis apa pun.

 

Lebihb lanjut, Roby Eduard Therik, dalam keterangannya menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam menjaga integritas. "Kegiatan ini bukan sekadar seremonial HBP ke-62, melainkan langkah nyata deteksi dini untuk memastikan lingkungan kita benar-benar bersih dari narkotika. Kami berkomitmen untuk terus meminimalisir segala bentuk gangguan keamanan melalui tindakan preventif seperti ini," tegas Roby.

 

Salah satu Warga Binaan berinisial MA yang turut serta dalam tes urine tersebut menyampaikan dukungannya terhadap program pemeriksaan rutin ini. "Kami merasa tenang karena program seperti ini membuktikan bahwa lingkungan tempat kami dibina aman dari pengaruh buruk narkoba, dan kami sangat mendukung transparansi yang dilakukan pihak Lapas Kalabahi demi kebaikan serta kesehatan kami semua," ungkapnya.

 

Dengan hasil yang sepenuhnya negatif, Lapas Kalabahi berharap tren positif ini dapat terus dipertahankan demi mewujudkan Pemasyarakatan yang maju dan berintegritas tinggi. (Humas_FW)

Jelang HBP ke-62, Lapas Kalabahi Gandeng Polres Alor Laksanakan Razia Blok Hunian

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menyelenggarakan kegiatan penggeledahan blok hunian secara menyeluruh guna mencegah peredaran barang terlarang serta mewujudkan komitmen Zero Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba (Halinar). Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 ini dilaksanakan dengan melibatkan jajaran Kepolisian Resor (Polres) Alor untuk memastikan keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan Lapas tetap terjaga dengan kondusif, Selasa (07/04).

 

Pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan apel pagi dan pengarahan yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Kalabahi, Roby Eduard Therik. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya profesionalisme dan sikap humanis selama proses penggeledahan berlangsung. Setelah apel, seluruh jajaran petugas Lapas bersama personel Polres Alor bergerak menuju blok-blok hunian untuk melakukan pemeriksaan detail pada setiap sudut kamar, pakaian, hingga perlengkapan pribadi milik Warga Binaan.

 

Proses penggeledahan berlangsung dengan ketat namun tetap mengedepankan etika. Petugas menyisir area kamar satu per satu untuk mendeteksi adanya barang-barang yang dilarang masuk ke dalam Lapas seperti senjata tajam, benda logam. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan secara intensif, tim gabungan tidak menemukan adanya narkoba maupun perangkat telepon genggam (handphone). Barang-barang temuan lain yang dianggap membahayakan langsung dikumpulkan untuk kemudian dimusnahkan di hadapan para petugas.

 

Roby Eduard Therik, memberikan apresiasi atas kelancaran kegiatan ini serta dukungan dari pihak kepolisian. "Kegiatan ini adalah komitmen nyata kami dalam menjaga integritas pemasyarakatan dan menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan barang terlarang. Kami ingin memastikan bahwa seluruh Warga Binaan menjalani masa pembinaan dalam suasana yang tertib dan aman sesuai dengan standar prosedur yang berlaku serta memperkuat deteksi dini terhadap gangguan keamanan," ujar Roby saat ditemui usai kegiatan.

 

Salah satu Warga Binaan berinisial MK yang mengikuti proses tersebut juga memberikan pandangannya terkait penggeledahan yang dilakukan oleh petugas. "Kami merasa bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menjaga kenyamanan kami di dalam kamar hunian. Meskipun diperiksa dengan teliti, petugas tetap memperlakukan kami dengan baik, dan kami mendukung penuh upaya Lapas untuk menjaga tempat ini tetap bersih dari barang-barang yang tidak seharusnya ada di sini guna kedisiplinan kami semua," ungkap MK.

 

Penyelenggaraan razia gabungan ini diharapkan dapat terus memperkuat sistem deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas Kalabahi. Dengan hasil yang menunjukkan nihil narkoba dan handphone.(Humas_FW)

Senin, 06 April 2026

Ikuti Pengarahan Dirjenpas, Lapas Kalabahi Fokus Optimalisasi Wartelsuspas dan Penyediaan Bama


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi mengikuti kegiatan pengarahan virtual dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan mengenai tata kelola koperasi pemasyarakatan, Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas), serta standarisasi penyediaan bahan makanan bagi seluruh penghuni. Kegiatan yang dilaksanakan melalui platform Zoom ini bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan pusat dengan pelaksanaan teknis di tingkat satuan kerja guna memastikan kualitas pelayanan publik bagi Warga Binaan tetap terjaga secara optimal, Senin (06/04).


Bertempat di aula, kegiatan ini diikuti secara seksama oleh jajaran pengurus koperasi dan staf keperawatan Lapas Kalabahi. Dalam arahannya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menekankan bahwa pengelolaan koperasi di lingkungan pemasyarakatan harus dilakukan secara profesional dan transparan. Selain itu, penyediaan bahan makanan harus memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan sebagai bentuk pemenuhan hak dasar bagi setiap individu yang sedang menjalani masa pidana.

Fokus pembahasan juga mencakup penguatan fungsi Wartelsuspas sebagai sarana komunikasi yang legal dan aman. Hal ini dilakukan guna mencegah terjadinya penyalahgunaan alat komunikasi ilegal di dalam blok hunian. Para staf keperawatan yang hadir juga diberikan instruksi khusus untuk melakukan pengawasan ketat terhadap higienitas bahan makanan mulai dari proses penerimaan hingga pendistribusian kepada Warga Binaan guna menjamin kesehatan mereka selama berada di dalam Lapas.

Pelaksana Harian (PLH) Kalapas Kalabahi, Roby Eduard Therik, menyatakan dukungannya terhadap instruksi pusat tersebut. "Kami berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, terutama dalam hal akuntabilitas pengelolaan koperasi dan penyediaan bahan makanan yang layak. Semua proses harus berjalan sesuai SOP untuk memastikan Warga Binaan mendapatkan haknya secara adil tanpa adanya penyimpangan prosedur di lapangan," ujar Roby dengan tegas.

Dengan terlaksananya pengarahan ini, Lapas Kalabahi diharapkan dapat terus meningkatkan standar pelayanan dan profesionalisme kerja. Upaya pembenahan internal pada sektor koperasi dan layanan dasar akan terus dipantau secara berkala oleh pimpinan. Melalui sinergi yang kuat antara staf dan pimpinan, Lapas Kalabahi optimis dapat mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan melayani. (Humas_HS) 

Sabtu, 04 April 2026

Sinergi Kemanusiaan: GBI Kalabahi Salurkan Perlengkapan Mandi bagi Warga Binaan Lapas Kalabahi

 

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menerima kunjungan pelayanan kasih dari Panitia Hari Raya Gerejawi Gereja Bethel Indonesia (GBI) Kalabahi dalam rangka memperingati Mari Raya Paskah 2026 dan mempererat tali persaudaraan serta memberikan penguatan spiritual bagi Warga Binaan. Kegiatan yang diisi dengan ibadah bersama dan pembagian paket perlengkapan mandi ini berlangsung khidmat di Gereja Zoar Lapas Kalabahi, Sabtu (04/04).







Rombongan GBI Kalabahi yang dipimpin oleh Ketua Panitia Hari Raya Gerejawi, Ferri M. Molina, disambut hangat oleh jajaran Lapas Kalabahi. Dalam kunjungannya, panitia membawa bantuan berupa bingkisan pelayanan kasih yang terdiri dari sabun mandi, sabun cuci, pasta gigi, sikat gigi, shampo, hingga deodorant untuk membantu kebutuhan personal hygiene para Warga Binaan selama masa pembinaan.

Prosesi ibadah berlangsung dengan penuh sukacita, di mana para Warga Binaan tampak antusias mengikuti setiap rangkaian lagu pujian dan pemberitaan firman. Kehadiran tim dari GBI Kalabahi memberikan warna tersendiri bagi suasana di dalam Lapas, menciptakan atmosfer yang positif dan menguatkan mental para penghuni yang sedang menjalani masa pidana.

Kasubsi Regbimkemas, Yosep Wasi, yang mewakili Kalapas Kalabahi, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif kemanusiaan ini. "Kami sangat berterima kasih kepada GBI Kalabahi atas kepedulian yang nyata ini. Pelayanan kasih ini bukan sekadar bantuan materiil, tetapi juga merupakan dukungan moral yang sangat berharga bagi proses pembinaan mental dan spiritual Warga Binaan kami di sini," tegas Yosep.

Salah satu Warga Binaan yang mengikuti kegiatan, yakni AL, menyatakan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh pihak gereja. "Kami merasa sangat diperhatikan dan dikuatkan melalui ibadah tadi. Bantuan perlengkapan mandi ini juga sangat bermanfaat bagi kesehatan kami sehari-hari, terima kasih banyak kepada Bapak dan Ibu dari GBI," ungkap AL.

Kegiatan ini diharapkan terus berlanjut sebagai bentuk sinergi antara lembaga pemerintah dan organisasi keagamaan dalam membina karakter masyarakat. Melalui kepedulian sosial seperti ini, Lapas Kalabahi berkomitmen untuk terus membuka ruang bagi pihak luar dalam memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pembinaan Warga Binaan. (Humas_YP)