Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi
menggelar upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 dengan
nuansa yang sarat makna dan keberagaman. Berlangsung di lapangan upacara lapas,
seluruh jajaran pegawai tampil istimewa mengenakan pakaian adat dari berbagai
daerah, mencerminkan kekayaan budaya Nusantara, Senin (29/06).
Suasana upacara terasa semakin khidmat saat bait-bait semangat dari Mars
Keluarga Berencana diperdengarkan, mengingatkan seluruh peserta pada tujuan
besar kesejahteraan keluarga. Tahun ini, peringatan Harganas mengusung tema
sentral yang sangat relevan, yakni "Ayah Wajib Hadir". Tema ini
menjadi refleksi kritis tentang peran krusial sosok ayah dalam pengasuhan anak
dan pembentukan karakter keluarga.
Bertindak sebagai pembina upacara, Roby Eduard Therik turut membacakan
pidato resmi dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus
Kepala BKKBN, Wihaji. Melanjutkan amanat menteri tersebut, Roby memberikan
pandangan dan penegasannya terkait pentingnya ketahanan keluarga.
"Tema 'Ayah Wajib Hadir' bukan sekadar slogan, melainkan panggilan
nurani bagi kita semua," ujar Roby. Ia sependapat dengan pesan Menteri
Wihaji bahwa fenomena hilangnya figur ayah (fatherless) dapat memicu krisis
karakter pada generasi muda. "Di lingkungan pemasyarakatan, kita sering
melihat dampak nyata dari rapuhnya fondasi keluarga. Oleh karena itu, saya
mengajak seluruh pegawai Lapas Kalabahi untuk tidak hanya menjadi abdi negara
yang berintegritas, tetapi juga menjadi ayah dan sosok teladan yang selalu
hadir—baik secara fisik maupun emosional bagi keluarga di rumah."
Upacara ini menjadi momentum penting bagi jajaran Lapas Kalabahi untuk kembali menguatkan keluarga sebagai pilar utama bangsa. (Humas_FW)
.jpeg)



0 komentar:
Posting Komentar