Kamis, 12 Maret 2026

Peringatan Nuzulul Qur'an, Kalapas Kalabahi Tekankan Makna Al-Qur'an dalam Pembinaan Warga Binaan

 


Kalabahi, INFO_PAS - Suasana khidmat menyelimuti Masjid At-Taubah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi dalam peringatan malam Nuzulul Qur’an yang digelar bersama seluruh keluarga besar lapas. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, jajaran pegawai muslim, anggota PIPAS Lapas Kalabahi, peserta magang, serta warga binaan muslim, Kamis (12/03).

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Isya berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan salat Tarawih. Setelah itu, para jamaah mendengarkan sari tilawah Al-Qur’an yang dibawakan oleh salah satu warga binaan. Lantunan ayat suci Al-Qur’an tersebut menghadirkan suasana yang penuh kekhusyukan sekaligus menjadi pengingat akan makna turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia.

 

Dalam sambutannya, Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an menjadi momentum penting untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan di dalam lapas.

 

“Melalui kegiatan ini, kami berharap warga binaan dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Momentum Nuzulul Qur’an harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri,” ujar Arfandy.

 

Sementara itu, tausiah disampaikan oleh Ustaz Mukhtar Fatahudin Likur yang hadir sebagai penceramah. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa besar yang mengajarkan umat Islam untuk senantiasa membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga untuk dipahami dan diamalkan. Jika kita menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, maka kehidupan akan lebih terarah dan penuh keberkahan,” ungkapnya.

 

Kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk kebaikan dan keberkahan seluruh jamaah. Acara dilanjutkan dengan makan bersama yang berlangsung penuh keakraban antara petugas, tamu undangan, dan warga binaan. (Humas_FW)

0 komentar:

Posting Komentar