Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Meningkatkan produktivitas dan keahlian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Kalabahi melalui pelatihan kerja bersertifikat.

Deklarasi Janji Kinerja Tahun Berjalan

Komitmen seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Kalabahi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Layanan Kunjungan Tatap Muka

Memberikan pelayanan prima dan humanis bagi keluarga Warga Binaan dengan tetap menerapkan standar operasional prosedur yang berlaku.

Razia Rutin Blok Hunian

Mendeteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta mewujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Pembinaan Kerohanian WBP

Pemenuhan hak ibadah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan untuk membentuk mental dan spiritual yang lebih baik.

Rabu, 17 Januari 2024

Hadiri Penutupan Rekonsiliasi Laporan Keuangan dan Pemutakhiran Data BMN, Kalapas Kalabahi Berkomitmen Tingkatkan Pemanfaatan BMN Secara Jelas



Kupang, INFO_PAS - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, Yusup Gunawan, menghadiri acara penutupan kegiatan Rekonsiliasi Data Laporan Keuangan dan Pemutakhiran Data Barang Milik Negara (BMN) Semester II Tahun Anggaran (TA) 2023 Tingkat Satuan Kerja, bertempat di Ballroom Neo Hotel Kupang, Rabu (17/01). Kegiatan ini diselengggarakan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Nusa Tenggara Timur (NTT) selama 4 (empat) hari, sejak tanggal 15 - 18 Januari 2024.

Kehadiran Kalapas Kalabahi turut didampingi oleh 2 (dua) orang Staf Pelaksana yang telah mengikuti kegiatan rekonsiliasi tersebut, yakni Asriyadi Lagani selaku Operator Barang Milik Negara (BMN) dan Rivaldo F. Olang selaku Operator General Ledger dan Pelaporan (GLP).

Dalam kesempatan ini, Kalapas Kalabahi, Yusup Gunawan, berharap agar selama mengikuti rekonsiliasi, kedua operatornya dapat menyajikan nilai BMN yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Validitas dan keakuratan data BMN akan mempengaruhi kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) yang merupakan laporan pertanggungjawaban Pemerintah yang disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Jadi, mudah-mudahan hal tersebut tercapai dengan baik," ujar Yusup.





Yusup juga menjelaskan bahwa dirinya berkomitmen untuk meningkatkan pemanfaatan seluruh aset BMN secara jelas dan sesuai aturan yang berlaku, dengan mengarahkan seluruh pegawai untuk melaksanakannya.

"Ke depan kami berkomitmen untuk lebih lagi menertibkan aset-aset BMN yang ada. Kami akan tingkatkan hal tersebut di Lapas Kalabahi dengan mengarahkan seluruh pegawai agar menggunakan BMN sesuai dengan pemanfaatannya yang berdasarkan panduan dan aturan yang berlaku," jelasnya.

Sebelumnya, pada acara penutupan kegiatan rekonsiliasi ini, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham NTT, Marciana D. Jone, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan panitia pelaksanaan rekonsiliasi laporan keuangan dan BMN,  terdapat catatan yang perlu ditindaklanjuti oleh para Operator Satuan Kerja, baik Operator GLP maupun Operator BMN, sehingga diharapkan agar mereka dapat dengan segera menyelesaikannya setelah kembali melaksanakan tugas di Satuan Kerja.

"Saya berharap catatan yang ada dari laporan panitia agar dapat segera ditindaklanjuti oleh operator dan pemanfaatan aset BMN diharapkan berdampak bagi kesejahteraan serta pemanfaatan aset BMN yang ada hendaknya digunakan dengan panduan yang jelas," tutur Marciana.

Tidak hanya itu, Marciana juga mengimbau agar seluruh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dapat membantu pimpinan untuk memberikan perhatian yang serius terhadap pemanfaatan aset BMN di lingkungan kerja masing-masing.

Diakhir sambutan, Marciana kembali berharap agar para operator yang sebagian besar adalah anak-anak muda, dapat meningkatkan kompetensi diri dengan membaca seluruh regulasi yang berkaitan dengan pengelolaan laporan keuangan dan BMN. (Humas_AN)

Senin, 15 Januari 2024

Operator Lapas Kalabahi Ikuti Rekonsiliasi Data Laporan Keuangan dan BMN Tingkat Satker





Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi secara aktif mengikuti kegiatan Rekonsiliasi Data Laporan Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Semester II Tahun Anggaran 2023 di Hotel Neo Kupang, Senin (15/01).

 

Kegiatan yang dihelat di Hotel Neo Kupang pada pukul 08.00 WITA tersebut dihadiri oleh 80 operator General Ledger Pelaporan (GLP) dan BMN dari 26 Satuan Kerja di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Nusa Tenggara Timur (NTT).

 

Dalam kegiatan ini, Lapas Kalabahi diwakili oleh dua operator Keuangan dan BMN, yakni Rivaldo F. Olang dan Asriyadi Lagani. Dengan penuh semangat dan keterlibatan dari seluruh peserta kegiatan ini berjalan dengan aman tertib. Kegiatan Rekonsiliasi Data Laporan Keuangan dan BMN akan berlangsung selama empat hari, dari tanggal 15 hingga 18 Januari 2024.

 

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kalabahi, Yusup Gunawan, bersama jajaran Lapas Kalabahi, mengikuti kegiatan tersebut secara virtual di aula Lapas Kalabahi.

 

Laporan Panitia dibawakan oleh Kepala Bagian Umum Kanwil Kemenkumham NTT, Erni Mamo, yang memberikan pengantar untuk memulai rangkaian acara. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham NTT, yang diwakili oleh Kepala Divisi Administrasi (Kadivmin), Rakhmat Renaldy, memberikan sambutan resmi sekaligus membuka kegiatan tersebut.

 

Dalam sambutannya, Kadivmin menekankan pentingnya prinsip "Spending Better" dalam pelaporan keuangan, yang menjadi landasan utama dalam mengelola dana negara. “Perlunya kebijakan pengeluaran yang cerdas dan tepat sasaran. Prinsip ini bukan hanya sekadar konsep, tetapi menjadi panduan untuk memastikan bahwa setiap pengeluaran negara memiliki dampak positif yang optimal,” ujar Reynaldy.

 

Sementara itu, Kalapas Yusup Gunawan menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari rutinitas tahunan untuk pelaporan keuangan dan BMN. "Kegiatan ini sangat penting karena merupakan kegiatan tahunan untuk pelaporan keuangan dan BMN," ujar Yusup.

 

Kalapas juga memberikan apresiasi kepada dua operator Lapas Kalabahi yang telah hadir di Kupang untuk melaksanakan kegiatan ini. "Saya memberikan apresiasi kepada dua orang operator Lapas Kalabahi yang sudah hadir di Kupang untuk melaksanakan kegiatan ini," tambah Yusup.

 

Kegiatan ini juga menjadi perhatian Kakanwil Kemenkumham  NTT, Marciana D. Jone. Dalam banyak kesempatan, Marciana selalu mengingatkan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk memaksimalkan proses Laporan Keuangan dan BMN pada tiap semester dengan baik. (Humas_AF)

Rabu, 10 Januari 2024

Pesta Jagung Warga Binaan, Kalapas Kalabahi Bagi Bagi Hasil Panen Kebun Lapas


Kalabahi, INFO_PAS - Dalam sebuah kegiatan yang memadukan aspek produktifitas dan kebersamaan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, Yusup Gunawan, memimpin secara simbolis kegiatan panen jagung di kebun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)  Kalabahi melibatkan warga binaan Asimilasi. Rabu (10/01).

Panen jagung di Kebun Lapas ini telah melibatkan kolaborasi antara petugas Lapas dan warga binaan, menciptakan momentum baik yang memberikan kontribusi positif pada penyediaan pangan di Lapas Kalabahi. Pada panen awal tahun ini, Kebun Lapas berhasil menghasilkan lebih dari 200 kg jagung, menunjukkan keberhasilan yang luar biasa.

Hasil panen jagung di kebun Lapas dibagikan kepada seluruh warga binaan Lapas Kalabahi, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat hasil panen kepada seluruh warga binaan, tetapi juga merayakan pencapaian panen awal tahun yang cukup signifikan.

Dalam penyampaiannnya, Kalapas menegaskan hasil panen di Kebun Lapas dan tujuan utama dari kegiatan panen jagung tersebut.  Dimana Kebun Lapas Telah mencapai kesuksesan yang memuaskan di awal tahun dengan hasil produksi yang sangat baik.

"Panen jagung ini menurut saya cukup sukses di awal tahun, sebab kami berhasil menghasilkan lebih dari 200 Kg jagung, kami juga memiliki tujuan untuk memberikan manfaat kepada seluruh warga binaan Lapas Kalabahi. Sejalan dengan tujuan pemasyarakatan, kegiatan produktif seperti ini saya harap mampu meningkatkan kesejahteraan dan kebersamaan di dalam Lapas," ungkapnya Yusup dengan lugas.

Selain itu, Kalapas juga menyampaikan harapannya agar keberhasilan panen ini dapat menjadi landasan untuk pengembangan hasil pertanian di kesempatan selanjutnya. "Kami berkomitmen untuk terus mengoptimalkan kegiatan pertanian ini sebagai bagian integral dari upaya pembinaan yang menghasilkan, dimana kita menerapkan prinsip ‘dari dan untuk warga binaan’ dengan tujuan memberdayakan warga binaan secara ekonomi dan sosial," tambahnya.

Kegiatan ini juga menjadi perhatian Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Nusa Tenggara Timur (NTT), Marciana D. Jone. Dalam banyak kesempatan, Marciana selalu mengingatkan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk memaksimalkan proses pembinaan.

Partisipasi warga binaan dalam proses panen jagung ini menunjukkan antusiasme dan kebanggaan mereka dalam memberikan kontribusi positif pada hasil panen Lapas. Gotong-royong dan partisipasi aktif dari warga binaan bukan hanya memperkuat ikatan sosial, tetapi juga membuktikan bahwa kegiatan produktif seperti ini memiliki dampak positif pada pembangunan kemandirian dan keterampilan warga binaan. (Humas_AF)

Sabtu, 06 Januari 2024

Peringati HUT PIPAS Ke-20, PIPAS Lapas Kalabahi Rayakan dengan Sukses dan Meriah


Kalabahi, INFO_PAS - Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT)  PIPAS ke-20 dengan sukses dan meriah. Acara yang dilaksanakan di Taman Wisata Mali tersebut menandai perjalanan panjang PIPAS dalam mendukung segala aktivitas Pemasyarakatan, Sabtu (06/01).

 

Perayaan HUT PIPAS ke-20 dihadiri oleh seluruh anggota PIPAS Lapas Kalabahi, menciptakan kebersamaan yang memperkaya momen perayaan. Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kalabahi, Yusup Gunawan,  yang tidak hanya menghargai dedikasi  PIPAS yang sudah berlangsung sejak lama, tetapi juga menggarisbawahi arti pentingnya PIPAS Lapas Kalabahi sejauh ini.    

 

"Peran PIPAS di Lapas Kalabahi sangat membantu dalam banyak hal, PIPAS sejauh ini telah membawa warna tersendiri di Pemasyarakatan, menciptakan atmosfer positif yang mendukung berbagai aktivitas di lingkungan pemasyarakatan," ujar Yusup.

 

Yusup juga menyampaikan harapannya terhadap peran PIPAS di masa depan. "Semoga di HUT PIPAS ke-20 ini, dapat menjadi lebih baik dan mampu berkontribusi dalam banyak kegiatan bersama Lapas Kalabahi kedepannya. Keberhasilan PIPAS akan menjadi cermin bagi upaya kami dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang lebih baik," tambah Yusup.

 

Setelah sambutan yang penuh inspirasi, acara dilanjutkan dengan berbagai kegiatan seru, termasuk pembagian doorprize dan permainan yang menghibur para anggota PIPAS Lapas Kalabahi. Keseruan mencapai puncaknya dengan penutupan acara yang hangat, yaitu makan bersama seluruh anggota PIPAS dan pegawai Lapas Kalabahi yang turut hadir dalam memeriahkan peringatan HUT PIPAS ke-20.

 

Momentum perayaan ini juga menjadi perhatian Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Nusa Tenggara Timur (NTT), Marciana D. Jone. Dalam banyak kesempatan, Marciana mengingatkan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) tentang pentingnya kolaborasi dengan organisasi Pemasyarakatan yang ada di tiap tiap UPT.

 

Dengan kehangatan perasaan, kolaborasi yang erat, peringatan HUT PIPAS ke-20 di Lapas Kalabahi bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk terus membangun sinergi positif. Momen ini menjadi landasan untuk merintis masa depan yang lebih cerah. (Humas_AF)

Rapat Perdana Tim Kerja ZI, Kalapas Kalabahi Minta Dedikasi dan Integritas Jajaran Demi Meraih Predikat WBK


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi mengadakan rapat perdana Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Sabtu (06/01). Rapat tersebut turut dihadiri oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kalabahi, Yusup Gunawan, selaku penanggungjawab dan masing-masing Ketua Tim Kerja dan Anggota.

Rapat ini membahas terkait rencana aksi masing-masing Tim Kerja ZI sesuai dengan Lembar Kerja Evaluasi (LKE) Pembangunan ZI dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Reformasi Birokrasi (RB) yang akan dilaksanakan pada Triwulan I (B03), Triwulan II (B06), Triwulan III (B09), dan Triwulan IV (B12) Tahun 2024.

Selain itu, pembahasan juga mencermati berbagai tantangan yang muncul selama proses pemenuhan data dukung LKE ZI dan RKT RB Tahun 2023. Ini sesuai dengan harapan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Nusa Tenggara Timur (NTT), Marciana D. Jone, agar setiap Kepala Satuan Kerja dapat mengidentifikasi kendala yang dihadapi oleh Tim Kerja ZI untuk perbaikan serta menanggulangi kendala-kendala serupa demi kelancaran pemenuhan data dukung pada Tahun 2024.

Dalam kesempatan ini, Kalapas Kalabahi, Yusup Gunawan, minta agar seluruh Tim Kerja ZI dapat memberikan dedikasi dan integritas sebagai modal untuk meraih predikat WBK pada Tahun 2024.




"Saya minta dedikasi dan integritas saudara-saudara untuk bekerja ekstra, solid, dan lebih baik lagi untuk mencapai predikat WBK di tahun ini. Kita harus tanamkan integritas dengan lebih disiplin dalam melaksanakan tugas dan fungsi yang selalu berlandaskan pada tata nilai organisasi kita Kemenkumham, yakni PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif)," ujar Yusup.

Yusup juga menegaskan bahwa pencapaian Lapas Kalabahi tidak terlepas dari usaha yang besar setiap jajaran terlebih Tim Kerja ZI yang sudah dibentuk, sehingga semangat perjuangan, rasa percaya diri, dan inisiatif dari setiap jajaran maupun Tim Kerja ZI sangat dibutuhkan untuk mencapai predikat WBK.

Tidak hanya itu, Yusup juga menekankan terkait berbagai inovasi yang diperlukan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di Lapas Kalabahi. Ia minta agar Tim Kerja ZI, khususnya Kelompok Kerja (Pokja) 6 yang menangani Peningkatan Kualitasn Pelayanan Publik agar menciptaan berbagai inovasi baru untuk memperlancar pelaksanaan tugas dan fungsi yang berkaitan dengan pemberian pelayanan kepada warga binaan maupun pengunjung atau masyarakat luar.

"Kita sudah memiliki beberapa inovasi unggulan. Namun, dalam pelaksanaan tugas dan fungsi, tentunya kita membutuhkan beberapa inovasi lagi, sehingga saya mengharapkan keterlibatan Pokja 6 dan Pokja lainnya untuk mewujudkannya," tandasnya.



Selanjutnya, Yusup minta komitmen seluruh pegawai termasuk Tim Kerja ZI untuk menolak tindakan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), karena menurutnya, hal tersebut merupakan tujuan dari pembangunan ZI selain untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menanggapi penyampaian Kalapas Kalabahi, Ketua dan Anggota Tim Kerja ZI menyatakan kesiapan mereka untuk bekerja maksimal dengan memberikan dedikasi dan integritas untuk mewujudkan Lapas Kalabahi yang bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dan meningkatkan kualitas pelayanan publik untuk meraih predikat WBK. (Humas_AN)

Jumat, 05 Januari 2024

Lapas Kalabahi Turut Ambil Bagian dalam Apel Awal Tahun 2024 di Lingkungan Kemenkumham


Kalabahi, INFO_PAS - Memulai tahun dengan penuh semangat dan rencana, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi  turut ambil bagian dalam Apel Awal Tahun 2024 di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Jumat (05/01).

 

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kalabahi (Kalapas), Yusup Gunawan, memimpin Lapas Kalabahi dalam pelaksanaan Apel Awal Tahun. Apel yang diikuti secara virtual melalui Zoom tersebut berlangsung di Aula Lapas Kalabahi pada pukul 09.00 WITA, dihadiri oleh seluruh pegawai di Lingkungan Kemenkumham.

 

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasona H. Laoly membuka kegiatan Apel Awal Tahun dengan memberikan sambutan sekaligus arahan kepada seluruh pegawai di lingkungan Kemenkumham. Yasona menekankan pentingnya menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu upaya bersama dalam menumbuhkan dan mempertahankan sikap disiplin. Yasona juga mengingatkan kembali tentang visi dan misi yang menjadi target bersama.

 

"Kegiatan ini merupakan salah satu upaya kita dalam menumbuhkan dan mempertahankan sikap disiplin. Jadikan visi dan misi sebagai panduan untuk mencapai tujuan bersama," ujar Yasona.

 

Kalapas Kalabahi, menyambut apel awal tahun ini dengan penuh antusias, mengingat perencanaan awal tahun telah disampaikan kepada jajaran Lapas Kalabahi dalam beberapa kesempatan sebelumnya.

 

"Kita semua berharap dapat mengawali semua ini sesuai rencana, mengingat perencanaan awal tahun ini sudah disampaikan dalam beberapa kesempatan kepada jajaran Lapas Kalabahi. Semoga kita semua dapat menjadikan panduan ini untuk mengawali tahun dengan baik dan penuh dedikasi," ujar Yusup.

 

Dalam harapannya, Kalapas mengajak jajaran Lapas Kalabahi untuk menjaga integritas dan mengawali tahun ini dengan meningkatkan kualitas kerja. “Saya mengajak jajaran Lapas Kalabahi untuk menjaga integritas dan mengawali tahun ini dengan meningkatkan kualitas kerja. Semoga semangat ini dapat membawa kemajuan bagi kita semua di Lapas Kalabahi," tambah Yusup.

 

Kegiatan Apel Awal Tahun ini juga menjadi perhatian Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Nusa Tenggara Timur (NTT), Marciana D. Jone. Dalam beberapa kesempatan, Marciana selalu mengingatkan seluruh pegawai agar mendengar segala bentuk arahan yang bersumber dari para pimpinan tinggi.

 

Apel Awal Tahun di Lapas Kalabahi menjadi sesuatu yang amat penting, bukan hanya sebagai seremoni formal, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat komitmen terhadap disiplin dan meningkatkan kualitas kerja sebagai bentuk dukungan terhadap visi dan misi Kemenkumham. Dengan semangat yang tinggi, Lapas Kalabahi mengawali tahun 2024 dengan harapan bersama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, serta membangun semangat dan dedikasi tinggi. (Humas_AF)

Selasa, 02 Januari 2024

Pimpin Apel Pagi Perdana, Kalapas Kalabahi Ajak Jajaran Laksanakan Proker 2024 Sesuai Rencana




Kalabahi, INFO_PAS - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, Yusup Gunawan, memimpin apel pagi perdana Tahun 2024, Selasa (02/01). Apel pagi tersebut berlangsung di lapangan apel Lapas Kalabahi dan diikuti oleh seluruh Pejabat Pengawas, Pejabat Pelaksana, dan Staf Pelaksana.

Apel pagi diawali dengan pengecekan kehadiran seluruh petugas sesuai atensi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Nusa Tenggara Timur (NTT), Marciana D. Jone, dan dilanjutkan dengan pengarahan oleh Kalapas Kalabahi.

Dalam amanatnya, Kalapas Yusup mengajak seluruh jajaran agar melaksanakan Program Kerja (Proker) Tahun 2024 sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan beberapa waktu lalu.

"Program kerja Tahun 2024 sudah ditetapkan. Mari kita semua para Kepala Seksi, Kepala Subseksi atau Kepala Urusan serta Staf Pelaksana agar dapat melaksanakan program kerja tersebut sesuai dengan rencana pelaksanaannya, sehingga kita dapat memenuhi target kinerja yang telah ditentukan," ajak Yusup.

Yusup juga mengingatkan mereka agar selalu melakukan konsultasi dengannya apabila menghadapi masalah dalam pelaksanaan program kerja dimaksud. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara atasan langsung dan bawahan, sehingga ada kesamaan persepsi dalam melaksanakan berbagai program kerja pada seksi masing-masing.





"Program kerja yang telah dibuat bisa berhasil apabila fungsi manajemennya dapat dilaksanakan dengan baik. Fungsi manajemen tersebut, yakni perencanaan, pengorganisasian, pangarahan, pengawasan, dan evaluasi. Saya harap 5 (lima) fungsi manajemen ini dapat menjadi bagian dari program kerja yang akan kita laksanakan, sehingga keberhasilan menjadi milik kita bersama," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Yusup juga menyoroti bagian penting yang harus dilaksanakan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Lapas Kalabahi, yakni mematuhi Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) Nomor 20 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai Kemenkumham.

Ia berharap agar seluruh jajaran Lapas Kalabahi dapat menunjukkan sikap, perilaku, perbuatan, tulisan, dan ucapan yang baik selama melaksanakan tugas dan fungsi selayaknya ASN Kemenkumham yang berakhlak, dengan selalu menjunjung tinggi tata nilai PASTI (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif).

Sejalan dengan hal tersebut, Yusup dengan tegas mengimbau seluruh pegawai agar dapat menunjukkan integritas, dedikasi, dan loyalitas dalam bekerja melalui komitmen untuk menolak tindakan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), komitmen untuk disiplin masuk dan keluar kerja tepat waktu, komitmen untuk meningkatkan kualitas kerja, serta komitmen untuk memberikan pelayanan yang prima terhadap warga binaan dan masyarakat pengguna layanan.

"Kita harus jadi ASN yang optimis dan selalu bangga melayani bangsa, sehingga cita-cita kita untuk mewujudkan Lapas Kalabahi menjadi Wilayah Bebas dari Korupsi dapat tercapai," pungkas Yusup.

Menanggapi penyampaian Kalapas Kalabahi, seluruh jajaran Lapas Kalabahi menyatakan komitmen mereka untuk melaksanakannya. (Humas_AN)