Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Meningkatkan produktivitas dan keahlian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Kalabahi melalui pelatihan kerja bersertifikat.

Deklarasi Janji Kinerja Tahun Berjalan

Komitmen seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Kalabahi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Layanan Kunjungan Tatap Muka

Memberikan pelayanan prima dan humanis bagi keluarga Warga Binaan dengan tetap menerapkan standar operasional prosedur yang berlaku.

Razia Rutin Blok Hunian

Mendeteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta mewujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Pembinaan Kerohanian WBP

Pemenuhan hak ibadah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan untuk membentuk mental dan spiritual yang lebih baik.

Selasa, 10 Juni 2025

Lapas Kalabahi Ikut Anev Ditjenpas: Perkuat Sistem dan Pengawasan


Kalabahi, INFO_PAS - Dalam upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan tugas serta mengidentifikasi area perbaikan secara berkelanjutan, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) menggelar kegiatan Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) secara virtual. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil pemantauan wilayah di lingkungan pemasyarakatan, dan diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT), termasuk Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi, Selasa (10/06).

 

Dalam arahannya, Dirjenpas, Mashudi,  menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya terkait pembinaan narapidana, pengamanan, dan pelayanan publik. Selain itu, Dirjenpas juga mengingatkan seluruh jajaran untuk tetap menjaga integritas dan profesionalisme, terutama dalam menghadapi tantangan era digital dan kebutuhan akan reformasi birokrasi.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kalapas Kalabahi, Abdurrahman Haryono, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa Anev menjadi ruang strategis bagi UPT untuk mengevaluasi kinerja dan merumuskan langkah-langkah perbaikan.

“Kami mendukung penuh kegiatan ini. Ini adalah bentuk perhatian pimpinan pusat terhadap kondisi lapangan. Hasil pemantauan menjadi cermin bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, baik dalam pembinaan narapidana maupun layanan publik,” ungkap Abdurrahman.

Ia menambahkan bahwa Lapas Kalabahi akan segera menindaklanjuti arahan Dirjenpas melalui evaluasi internal dan penguatan manajemen operasional.

Kegiatan ini menjadi bukti konkret komitmen Ditjenpas dalam membangun sistem pemasyarakatan yang adaptif, profesional, dan berkelanjutan. (Humas_YP)

Sabtu, 07 Juni 2025

Aksi Nyata Sinergitas Pengamanan, Lapas Kalabahi Terima Bantuan Pengamanan dari Polres Alor dan Kodim 1622/Alor


Kalabahi, INFO_PAS – Dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menerima bantuan pengamanan dari jajaran Kepolisian Resor (Polres) Alor dan Komando Distrik Militer (Kodim) 1622/Alor, Sabtu (07/06).

 

Pelaksanaan kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) melalui surat nomor PAS.204.UM.06.06 Tahun 2025 tertanggal 2 Juni yang mengatur tentang bantuan pengamanan bagi lapas dan rumah tahanan.

 

Kunjungan tersebut disambut secara langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Saverinus A. Rengi, serta Kepala Sub Seksi Pelaporan dan Tata Tertib (Kasubsi Laptatib), David H.O. Loa. Mereka menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan, baik di dalam maupun di sekitar lingkungan Lapas Kalabahi.

 

Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, Chandra Syahputra Tarigan, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kerja sama antara pihak pemasyarakatan, kepolisian, dan TNI dalam memastikan situasi tetap kondusif. “Keamanan merupakan aspek fundamental yang harus dijaga dengan baik. Dengan adanya bantuan pengamanan dari Polres Alor dan Kodim 1622/Alor, kami semakin yakin bahwa stabilitas Lapas Kalabahi dapat terjaga dengan optimal,” ujarnya.

 

Senada dengan itu, Ka. KPLP Saverinus A. Rengi menegaskan pentingnya kolaborasi ini dalam memperkuat pengamanan. “Kehadiran aparat kepolisian dan TNI memberikan dukungan nyata terhadap tugas pengamanan yang kami jalankan setiap hari. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut dan semakin memperkuat sistem pengamanan lapas,” jelasnya.

 

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan situasi keamanan di sekitar Lapas Kalabahi tetap terjaga sehingga aktivitas pemasyarakatan dapat berjalan dengan lancar tanpa gangguan. Ke depan, koordinasi akan terus ditingkatkan guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh pihak yang terlibat. (Humas_FW)

Jumat, 06 Juni 2025

Momentum Berbagi dan Kebersamaan, Lapas Kalabahi Lakukan Pemotongan Hewan Qurban

 

Kalabahi, INFO_PAS – Menandai semangat berbagi dan ketakwaan dalam perayaan Idul Adha 1446 Hijriah, seusai melaksanakan sholat Eid Idul Adha di Masjid At-Taubah, warga binaan dan petugas Lapas Kelas IIB Kalabahi bersama-sama melaksanakan prosesi pemotongan hewan qurban. Sebanyak dua ekor kambing disembelih dalam kegiatan ini pada hari Jum'at (06/06).

 

Pemotongan hewan qurban di Lapas Kalabahi bukan sekadar ritual, tetapi juga momen pembinaan bagi warga binaan. Mereka dilibatkan secara langsung dalam proses penyembelihan, pembersihan, dan pendistribusian daging qurban kepada sesama. Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, Chandra Syahputra Tarigan, menyampaikan bahwa kegiatan ini mengandung nilai-nilai penting bagi warga binaan. "Idul Adha adalah waktu yang tepat untuk merenungi makna pengorbanan dan keikhlasan. Kami ingin agar mereka tidak hanya menjadi saksi, tetapi juga turut serta dalam proses ini sebagai bentuk pembelajaran spiritual dan sosial," ujarnya.

 

Salah seorang petugas lapas, Irfan Alfian Jae, mengungkapkan dukungannya terhadap keterlibatan warga binaan dalam prosesi ini. "Kami melihat antusiasme mereka. Ada yang membantu menyembelih, ada yang mengolah daging, ada juga yang mendistribusikan. Ini membuktikan bahwa kebersamaan dapat tumbuh di mana saja, termasuk di dalam lapas," kata Irfan.

 

Sementara itu, warga binaan berinisial RK merasa bersyukur bisa berpartisipasi dalam pemotongan hewan qurban. "Saya tidak menyangka bisa terlibat langsung dalam penyembelihan hewan qurban. Ini menjadi pengalaman berharga yang mengajarkan tentang kebersamaan, kepedulian, dan makna berbagi," tuturnya.

 

Setelah pemotongan selesai, daging qurban dibagikan kepada warga binaan di Lapas Kalabahi sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol perayaan, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai sosial dan spiritual yang dapat menjadi bekal bagi warga binaan dalam perjalanan hidup mereka ke depan. (Humas_FW)

Penuh Khidmat dan Kekhusyukan, Lapas Kalabahi Gelar Ibadah Sholat Eid Idul Adha 1446 H

Kalabahi, INFO_PAS – Suasana penuh khidmat dan kekhusyukan menyelimuti Masjid At-Taubah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi saat seluruh warga binaan dan petugas lapas yang beragama Islam melaksanakan sholat Eid Idul Adha 1446 Hijriah pada hari Jum'at (06/06).

 

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, Chandra Syahputra Tarigan, menyampaikan bahwa momen ibadah bersama ini menjadi salah satu cara bagi warga binaan untuk merenungi perjalanan hidup mereka. "Kami ingin menghadirkan nuansa yang sejuk dan penuh makna bagi mereka. Sholat Eid ini adalah pengingat bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menjalani kehidupan dengan lebih baik," katanya.

 

Lebih lanjut, Ustaz Hamid Niwang hadir sebagai imam sekaligus penceramah, membawakan pesan tentang makna pengorbanan dalam ibadah qurban. Dalam ceramahnya, Ustaz Hamid menekankan bahwa Idul Adha bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dalam menjalankan perintah Allah. "Pengorbanan bukan hanya dalam bentuk hewan qurban, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari—keikhlasan, kesabaran, dan usaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik," ujarnya di hadapan jamaah.

 

Salah satu warga binaan berinisial MJ mengungkapkan rasa syukur bisa mengikuti sholat Eid bersama-sama. "Di tempat ini, kami belajar tentang kebersamaan dan makna ibadah. Ceramah tadi benar-benar menyentuh hati saya, mengingatkan saya tentang pentingnya berusaha menjadi pribadi yang lebih baik," tuturnya.

 

Kegiatan sholat Eid ini menjadi simbol harapan dan pembinaan bagi warga binaan Lapas Kalabahi, menegaskan bahwa di balik dinding penjara, ada cahaya keimanan dan kesempatan untuk berubah. Sebuah momen yang tak sekadar ritual, tetapi juga refleksi mendalam akan makna kehidupan. (Humas_FW)

Kamis, 05 Juni 2025

Tindak Lanjuti Arahan Dirjenpas, Lapas Kalabahi Bangun Koordinasi Pengamanan dengan Polres Alor dan Kodim 1622/Alor

 

Kalabahi, INFO_PAS – Dalam rangka menindaklanjuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) melalui Surat Nomor PAS.204.UM.06.06 Tahun 2025 tanggal 2 Juni tentang bantuan pengamanan pada lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan, Lapas Kelas IIB Kalabahi melakukan koordinasi dengan Polres Alor dan Komando Distrik Militer (Kodim) 1622/Alor. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan, Kamis (05/06).

 

Lebih lanjut, Tim dari Lapas Kelas IIB Kalabahi yang terdiri dari Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Saverinus A. Rengi dan Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib) Arnoldus Enge memulai kunjungan dengan mendatangi Polres Alor. Mereka diterima oleh Kasat Reskrim Polres Alor, IPTU Anselmus Leza, yang menyambut baik koordinasi ini dan menegaskan komitmen Polres Alor dalam membantu pengamanan Lapas. "Kami siap bersinergi dengan pihak Lapas untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, baik bagi petugas maupun warga binaan," ujar IPTU Anselmus.

 

Selanjutnya, tim melanjutkan kunjungan ke Markas Kodim 1622/Alor dan bertemu dengan Pasi Pers, Lettu Inf. Umbu Neka Robinson Alfret Chrissmes. Dalam pertemuan tersebut, Umbu menyampaikan bahwa jajaran TNI memiliki peran penting dalam mendukung stabilitas keamanan dan siap berkoordinasi jika diperlukan. "Kami selalu terbuka untuk bekerja sama, terutama dalam menghadapi situasi-situasi yang memerlukan perhatian khusus di Lapas," katanya.

 

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, Chandra Syahputra Tarigan, mengapresiasi respons positif dari Polres Alor dan Kodim 1622/Alor. "Sinergi antar-institusi ini sangat penting dalam meningkatkan sistem pengamanan, sehingga dapat mencegah gangguan keamanan serta menciptakan suasana yang lebih baik bagi seluruh pihak," ungkap Chandra.

 

Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan langkah-langkah pengamanan di Lapas Kalabahi semakin optimal. Kerja sama yang erat antara pihak pemasyarakatan, kepolisian, dan TNI menjadi landasan kuat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib. (Humas_FW)

Selasa, 03 Juni 2025

Tiba di Nabire, Dirjenpas Langsung Sambangi Petugas Lapas yang Terluka

Nabire, INFOPAS,- Direktur Jendral Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, langsung sambangi 3 (tiga) petugas Lapas Nabire yang terluka saat  terjadinya peristiwa pemukulan  oleh warga binaan. “2 baru saja selesai dioperasi dan 1 orang lagi sedang rawat jalan. Mohon doanya ya ,” ucap Mashudi setelah berkomunikasi dengan petugas yang dirawat di  Rumah Sakit Umum Daerah Nabire, Selasa(3/6)

 

“Tadi saya baru mengunjungi satu anggota kami yang rawat jalan, petugas pengamanan

, alhamdulillah kondisinya makin membaik. Dua petugas yang lain,   sedang pemulihan pasca dioperasi. Kami pastikan  supporting kami untuk anggota kami yang terluka, yang telah  berusaha menangani gangguan kamtib yang terjadi kemarin.”

 

Dua petugas lapas yang sedang dioperasi adalah komandan jaga dan kepala seksi keamanan dan ketertiban, yang  tergolong terluka parah karena bacokan senjata tajam saat mencoba menghalau dan mengendalikan warga binaan.” Setelah operasi dan bisa dibesuk, saya akan kembali mengunjungi,” kata Mashudi

 

Pada kunjungan tersebut juga  dirjenpas Mashudi menyerahkan bantuan dana  untuk 3 (tiga) petugas yang terluka sebagai bentuk perhatian dan dukungan  terhadap upaya yang telah  dilakukan petugas Lapas Nabire.”Ini adalah pemberian dari Pak menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Agus Andrianto), sebagai bentuk perhatian dan dukungan  terhadap upaya yang telah  dilakukan petugas Lapas Nabire.”

 

Menteri Agus sempat melakukan komunikasi via whatsapp call dengan petugas yang terluka.

Dirjenpas Mashudi  melanjutkan peninjauan ke Lapas Nabire bersama Kapolda  dan Wakapolda Papua Tengah,  Direktur Kepatuhan Internal dan Direktur Perawatan Kesehatan Ditjenpas.

 

“Menjadi petugas Pemasyarakatan adalah tugas yang mulia, sehingga laksanakanlah tugas mulia ini dengan penuh kesungguhan dan sesuai aturan. Terus lakuukan koordinasi , komunikasi dan kerjasa dengan semua  stakeholder seperti Polda, Polres, Kodam, Kodim, Brimob dan mitra terkait lainnnya,” demikian yang disampaikan Mashudi saat pengarahan kepada seluruh jajaran petugas Lapas Nabire.

Disisi lain ia pun menyeroti kebutuhan pelatihan – pelatihan bagi petugas Pemasyarakatan.

 

Dirjenpas melakukan koordinasi lanjutan dengan semua stakeholder, termasuk mengunjungi Korem Nabire. Saat ini Lapas Nabire dalam kondusi kondusif

 

Upaya pencarian terhadap narapidana yang melarikan diri masih terus dilakukan kerjasama lapas Nabire dengan Polres Nabire

Jumlah warga binaan lapas Nabire saat ini adalah 218  orang dari kapasitas 150 orang, jumlah petugas pengamanan per regu 5 orang .

Senin, 02 Juni 2025

Perkokoh Ideologi, Lapas Kalabahi Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila. Upacara dilaksanakan di Lapangan Upacara Lapas dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Seluruh jajaran petugas serta warga binaan turut hadir dalam momen penting ini, mencerminkan semangat persatuan dan kesadaran kolektif akan nilai-nilai dasar bangsa Indonesia, Senin (01/06).

Pelaksana Harian (Plh) Kalapas Kalabahi, Saverinus Amator Rengi, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara, khususnya di lingkungan pemasyarakatan.

“Pancasila bukan sekadar simbol, tetapi fondasi moral yang membentuk karakter kita sebagai bangsa. Di dalam lapas, nilai-nilai Pancasila harus hidup dan diterapkan dalam keseharian, baik oleh petugas maupun warga binaan. Ini bagian dari pembinaan dan integrasi sosial,” tegas Saverinus.

Salah satu peserta upacara, Maria L. Laja, menyampaikan kesannya atas pelaksanaan upacara tersebut. Ia merasa momen ini tidak hanya memperkuat nasionalisme, tetapi juga menjadi sarana refleksi diri bagi seluruh elemen di Lapas Kalabahi.

“Upacara ini mengingatkan kita semua, bahwa meskipun berada dalam keterbatasan, semangat untuk membangun diri dan berkontribusi bagi bangsa harus tetap menyala,” ujarnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”. Lapas Kalabahi menjadikan tema ini sebagai pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, berkeadilan, serta berlandaskan pada nilai-nilai luhur Pancasila. (Humas_YP)