Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Meningkatkan produktivitas dan keahlian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Kalabahi melalui pelatihan kerja bersertifikat.

Deklarasi Janji Kinerja Tahun Berjalan

Komitmen seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Kalabahi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Layanan Kunjungan Tatap Muka

Memberikan pelayanan prima dan humanis bagi keluarga Warga Binaan dengan tetap menerapkan standar operasional prosedur yang berlaku.

Razia Rutin Blok Hunian

Mendeteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta mewujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Pembinaan Kerohanian WBP

Pemenuhan hak ibadah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan untuk membentuk mental dan spiritual yang lebih baik.

Jumat, 21 Juli 2023

SEMARAKKAN HUT RI DAN HDKD KE-78, LAPAS KALABAHI BUKA PEKAN OLAHRAGA


Kalabahi_Jumat (21/07/23) Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) yang akan diperingati tanggal 17 dan 19 Agustus 2023, Lembaga Pemasyarakan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi membuka kegiatan Pekan Olahraga. Kegiatan ini, mendapatkan dukungan penuh dari Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTT, Marciana D. Jone.

Kegiatan Pekan Olahraga diawali dengan upacara pembukaan yang turut diikuti oleh seluruh pegawai Lapas Kelas IIB Kalabahi, ibu-ibu Dharma Wanita, dan beberapa perwakilan warga binaan.

Selaku Inspektur Upacara, Kalapas Kalabahi, Yusup Gunawan membuka kegiatan Pekan Olahraga. Ia menyampaikan bahwa kegiatan Pekan Olahraga yang dilaksanakan di Lapas Kelas IIB Kalabahi merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan Hari Dharma Karya Dhika atau Hari Lahir Kementerian Hukum dan HAM dan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-78.




Yusup mengharapkan kegiatan Pekan Olahraga yang diikuti oleh seluruh pegawai, ibu-ibu Dharma Wanita, dan seluruh warga binaan, tidak hanya dilakukan secara seremonial belaka. Namun, lebih kepada mempererat hubungan tali silaturahmi antar pegawai, ibu-ibu Dharma Wanita, dan warga binaan.

"Saya minta agar kegiatan Pekan Olahraga ini dapat berjalan dengan baik dan aman selama beberapa waktu ke depan. Mohon agar para panitia dapat menjaga keamanannya sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Yusup.

Yusup juga mengimbau agar seluruh peserta yang mengikuti berbagai jenis perlombaan, dapat mengikutinya dengan baik dan sportif. Ia tidak menginginkan masalah terjadi selama berlangsungnya perlombaan.

"Kita semua ikuti lomba untuk memeriahkan HDKD dan HUT RI ke-78. Harus tetap solid dan kompak. Dalam perlombaan, keadaan menang dan kalah itu hal yang biasa. Jangan karena kalah, terus buat masalah. Hal itu tidak boleh terjadi," tegasnya.

Kepada seluruh warga binaan, Yusup minta agar mereka dapat mengendalikan emosi saat mengikuti perlombaan karena menurutnya, tidak ada hal yang paling penting dalam Pekan Olahraga yang dilaksanakan selain untuk memeriahkan HDKD dan HUT Kemerdekaan RI.




Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan peralatan olahraga oleh Kalapas Kalabahi kepada Sekretaris Panitia, Henok P. Mabilehi.

Selanjutnya, dilaksanakan senam zumba bersama. Senam zumba ini dipimpin oleh Instruktur Senam, Mis Tingting dan kawan-kawan.

Senam zumba sendiri merupakan olahraga atau latihan fisik yang memadukan kombinasi tari salsa dan gerakan aerobik yang menyenangkan.

Dalam pelaksanaannya, para pegawai, ibu-ibu Dharma Wanita, dan perwakilan warga binaan menggerakkan seluruh anggota badan dengan mengikuti gerakan instruktur dan irama musik yang dibunyikan.

Setelah senam, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada pegawai, ibu-ibu Dharma Wanita, dan warga binaan yang mengikuti senam dengan semangat dan ceria. Kemudian, dilaksanakan lomba tarik tambang.




Lomba tarik tambang merupakan lomba pertama yang dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Pekan Olahraga. Lomba ini dilaksanakan secara meriah dan mengikutsertakan peserta dari kalangan pegawai dan warga binaan.

Diakhir kegiatan, salah seorang warga binaan yang tidak mau disebutkan namanya, menyampaikan rasa senang dan bangga bisa mengikuti kegiatan Pekan Olahraga dalam rangka memperingati HDKD dan HUT Kemerdekaan RI ke-78 di Lapas Kelas IIB Kalabahi.



"Walaupun saya sedang menjalani pidana di Lapas Kalabahi, tetapi hak saya untuk mengikuti olahraga dan perlombaan, tidak dibatasi. Saya sangat senang dan bangga bisa memperingati HDKD dan HUT RI ke-78 di dalam Lapas ini. Semoga kegiatan ini berjalan aman dan lancar sampai selesai," pungkasnya. (Humas_AN)






 

Kamis, 20 Juli 2023

TERIMA MOBIL AMBULANS PEMASYARAKATAN, KALAPAS YUSUP : MODAL UNTUK MAKSIMALKAN YANKES BAGI WARGA BINAAN

Kalabahi_Kamis (20/07/23) Satu unit mobil Ambulans Pemasyarakatan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), pada hari ini diterima oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi. Mobil tersebut diterima langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, Yusup Gunawan.

Kehadiran mobil Ambulans Pemasyarakatan di Lapas Kelas IIB Kalabahi merupakan wujud nyata kepedulian Kementerian Hukum dan HAM melalui Ditjen Pemasyarakatan dalam upaya memberikan Pelayanan Kesehatan (Yankes) yang terbaik bagi warga binaan sehingga dapat mengurangi risiko yang mungkin terjadi akibat kurangnya fasilitas penunjang kesehatan yang ada di Lapas dan Rutan.

Dalam proses serah terima mobil Ambulans Pemasyarakatan ini, Plt. Kepala Urusan Umum Lapas Kelas IIB Kalabahi, Asriyadi Lagani terlebih dahulu melakukan pengecekan kondisi keseluruhan mobil ambulans beserta administrasinya. Setelah itu, dilakukan serah terima oleh perwakilan Ditjen Pemasyarakatan kepada Lapas Kelas IIB Kalabahi, yang saat itu diterima langsung oleh Kalapas Kalabahi, Yusup Gunawan.

Yusup berharap agar kehadiran mobil Ambulans Pemasyarakatan, dapat memperlancar tugas dan fungsi Lapas Kalabahi di bidang perawatan kesehatan warga binaan.



"Semoga mobil ambulans yang telah kami terima ini dapat memperlancar tugas dan fungsi Lapas Kalabahi di bidang perawatan kesehatan warga binaan. Hal ini merupakan modal kami untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi seluruh warga binaan di Lapas ini. Kami akan terus berusaha untuk memberikan pelayanan dan pembinaan yang maksimal kepada mereka,” ujar Yusup.

Akhirnya, Yusup menyampaikan terimakasih kepada Menteri Hukum dan HAM RI, Yassona H. Laoly, khususnya Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard S. P. Silitonga, dan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTT, Marciana D. Jone, atas kepedulian mereka dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terhadap warga binaan di Lapas Kelas IIB Kalabahi. (Humas_AN)





 

LAPAS KALABAHI GELAR RAPAT PEMANTAPAN KEGIATAN HDKD KE-78, YUSUP MINTA JAJARAN LAKSANAKAN DENGAN PENUH TANGGUNG JAWAB



Kalabahi_Kamis (20/07/23) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar rapat pemantapan pelaksanaan kegiatan dalam rangka menyongsong Hari Lahir Kemenkumham atau Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) ke-78. Kegiatan ini melibatkan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, Yusup Gunawan, bersama seluruh Pejabat Struktural dan Staf Administrasi.

Rapat tersebut membahas terkait berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan selama menyongsong HDKD ke-78. Kegiatan yang dilaksanakan secara mandiri di Lapas Kelas IIB Kalabahi, berupa baksi sosial pengentasan stunting, pembersihan taman makam pahlawan, donor darah, pekan olahraga HDKD, ziarah ke taman makam pahlawan, dan Upacara HDKD. Sedangkan, kegiatan lainnya, akan dilaksanakan dengan mengikuti pusat Kemenkumham, sebagai penyelenggara kegiatan.

Dalam rapat, ditentukan hari dan tanggal pelaksanaan kegiatan sesuai dengan pedoman pelaksanaan kegiatan Hari Dharma Karya Dhika dari pusat. Namun, untuk beberapa kegiatan yang melibatkan pihak luar dalam Kabupaten Alor, dilaksanakan sesuai waktu yang disepakati bersama antara Lapas Kelas IIB Kalabahi dengan pihak tersebut.

Kalapas Kalabahi, Yusup Gunawan menyampaikan bahwa berbagai kegiatan HDKD ke-78, tidak dapat dilaksanakan tanpa adanya campur tangan dari seluruh pegawai. Ia minta agar seluruh pegawai terlibat dalam momen Hari Lahir Kemenkumham ini, tanpa ada alasan apapun, kecuali alasan tersebut sangat mendesak dan mengharuskan pegawai tidak mengikutinya.



"Saya minta agar seluruh pegawai dapat mengikuti dan melaksanakan kegiatan Hari Dharma Karya Dhika ini dengan penuh tanggung jawab. Kegiatan ini harus dilaksanakan secara meriah karena hanya dilaksanakan sekali setahun," ujar Yusup.

Terkait kegiatan pekan olahraga, Yusup berharap agar seluruh warga binaan dapat dilibatkan, dan pelaksanaannya wajib dipantau secara ketat oleh pegawai.

"Momen ini merupakan momen yang tidak hanya dirayakan oleh kita seluruh pegawai, tetapi juga dirayakan oleh seluruh warga binaan karena mereka merupakan bagian dari Kemenkumham," pungkasnya.

Sementara itu, dari tempat yang berbeda, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTT, Marciana D. Jone, mendukung penuh pelaksanaan kegiatan HDKD ke-78 di Lapas Kelas IIB Kalabahi.

Marciana berharap agar seluruh rangkaian kegiatan HDKD, dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar serta bermartabat. (Humas_AN)
 

Rabu, 19 Juli 2023

JELANG HARI ANAK NASIONAL, LAPAS KALABAHI BERDAYAKAN WARGA BINAAN BANGUN LAPANGAN TENIS MINI BAGI ANAK-ANAK



Kalabahi_Rabu (19/07/23) Menjelang Hari Anak Nasional (HAN) yang akan diperingati tanggal 23 Juli 2023, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)  Kelas IIB Kalabahi memberdayakan warga binaan asimilasi untuk membangun Lapangan Tenis Mini bagi anak-anak yang berlokasi di Kelurahan Mutiara, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor. Hal tersebut dilakukan atas dasar kolaborasi dengan Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Kabupaten Alor.

Langkah yang dilakukan Lapas Kelas IIB Kalabahi bersama PELTI Kabupaten Alor ini merupakan bentuk kepedulian yang luar biasa terhadap hak anak-anak di momen Hari Anak Nasional. Kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTT, Marciana D. Jone.

Anak-anak di Kabupaten Alor mempunyai hak untuk bermain dan mendapatkan hiburan melalui olahraga tenis mini. Dengan membangun Lapangan Tenis Mini, anak-anak dapat mengembangkan minat dan bakat mereka dalam olahraga tenis lantai, serta memiliki tempat yang nyaman untuk bermain dan bersosialisasi.




Proses pembangunan lapangan tenis mini ini, akan berlangsung selama 2 (dua) minggu sesuai perencanaan, dan pelaksanaannya melibatkan tenaga ahli yang disiapkan oleh PELTI Kabupaten Alor dengan dibantu oleh 15 (lima belas) orang warga binaan Lapas Kelas IIB Kalabahi yang telah menjalani asimilasi kerja di luar tembok Lapas.


Tampak dihari pertama kerja, tenaga ahli dan warga binaan sangat antusias bekerja dengan menjunjung tinggi nilai semangat kerjasama dan gotong royong.


Adapun pekerjaan yang akan mereka lakukan selama 2 (dua) minggu ke depan, yakni membersihkan lahan yang akan dijadikan lapangan tenis mini, melakukan pengecoran lantai dasar, mengecat lapangan, membuat pagar keliling, serta memasang seluruh fasilitas lapangan yang sesuai standar olahraga tenis, seperti tiang net dan lain-lain.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, Yusup Gunawan, mengungkapkan kebanggaannya atas kerjasama ini. Ia mengatakan, "Inisiatif ini merupakan bentuk konkret dari kepedulian Lapas Kalabahi dan PELTI Kabupaten Alor terhadap hak anak-anak kita di daerah ini. Dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional, kami ingin memberikan mereka kesempatan untuk bermain dan berolahraga, yang nantinya bermanfaat dalam mendukung perkembangan fisik serta mental mereka."


Diharapkan agar pembangunan Lapangan Tenis Mini ini, dapat menjadi sarana bagi anak-anak di Kabupaten Alor untuk mengembangkan potensi mereka dalam bidang olahraga tenis lantai. Selain itu, kehadiran lapangan tenis ini juga, diharapkan dapat mendorong minat anak-anak dalam beraktivitas fisik dan meningkatkan gaya hidup sehat.

Selanjutnya, Hari Anak Nasional sendiri diperingati sebagai upaya untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya perlindungan, pendidikan, dan kesejahteraan anak-anak di Indonesia. Melalui pembangunan Lapangan Tenis Mini yang dilakukan Lapas Kelas IIB Kalabahi bersama PELTI Kabupaten Alor, kesejahteraan anak-anak Kabupaten Alor di bidang olahraga tenis lantai, dapat terjamin. (Humas_AF)

JAJARAN LAPAS KALABAHI IKUTI SOSIALISASI PENILAIAN MANDIRI ATAS AKIP TINGKAT KANWIL DAN UPT KEMENKUMHAM SECARA VIRTUAL


Kalabahi_Selasa (18/07/23) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, Yusup Gunawan bersama jajaran mengikuti kegiatan Sosialisasi Penilaian Mandiri atas Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) tingkat Kantor Wilayah (KANWIL) dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Kegiatan sosialisasi ini diprakarsai oleh Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal Kemenkumhan dan Inspektorat Wilayah V Inspektorat Jenderal Kemenkumham.

Sosialisasi yang berlangsung di  berlangsung di Ballroom Hotel Grand Mercure Harmoni Jakarta ini, diikuti secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTT, Marciana D. Jone dan Plh. Kepala Divisi Administrasi, M. Wahab Marawali.

Dalam acara tersebut, Inspektur Wilayah (IRWIL) V, Marasidin, hadir sebagai pembicara utama. Ia menyampaikan bahwa pada tahun 2023 ini terdapat 39 usulan satuan kerja berpredikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang dinyatakan lulus dengan catatan kriteria 10 sesuai LHE AKIP internal.

Selain itu, Marasidin juga menjelaskan bahwa pada Tahun 2023, terdapat 74 usulan satuan kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang akan menjadi pilot project evaluasi Zona Integritas Menuju WBK secara mandiri. Ini berarti, Kementerian Hukum dan HAM tahun ini telah diberikan kepercayaan oleh Tim Penilai Nasional (TPN) untuk melaksanakan penilaian mandiri.

“Kementerian PAN-RB juga memberikan rekomendasi berupa pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja sampai ke unit kerja terkecil untuk menumbuhkan budaya kinerja yang mampu meningkatkan kinerja organisasi,” tuturnya.

Menurut Marasidin, hal inilah yang melatarbelakangi penilaian mandiri atas AKIP tingkat Kantor Wilayah dan UPT. Untuk mengoptimalkan proses penilaian, tim evaluator khususnya di Kantor Wilayah, perlu dibekali petunjuk teknis tata cara pelaksanaan evaluasi AKIP sebagai acuan dalam melakukan evaluasi AKIP.



“Satuan kerja yang diusulkan meraih predikat WBK minimal harus meraih nilai AKIP B. Sedangkan, untuk satuan kerja yang diusulkan meraih predikat WBBM, minimal mendapatkan nilai BB. Ini harus menjadi catatan bagi tim penilai/evaluator dari Kantor Wilayah,” terangnya.

Lebih lanjut, Marasidin mengharapkan agar melalui petunjuk teknis, tim evaluator dapat memperoleh informasi tentang implementasi SAKIP, menilai tingkat implementasi SAKIP, menilai tingkat akuntabilitas kinerja, memberikan saran perbaikan untuk peningkatan implementasi SAKIP, dan monitoring tindak lanjut rekomendasi hasil evaluasi periode sebelumnya.

Diakhir penyampaiannya, Marasidin menerangkan terkait 5 (lima) ruang lingkup evaluasi AKIP. Pertama, menyangkut penilaian kualitas perencanaan kinerja yang selaras yang akan dicapai untuk mewujudkan hasil yang berkesinambungan, Kedua, terkait penilaian pengukuran kinerja berjenjang dan berkelanjutan yang telah menjadi kebutuhan dalam penyesuaian strategi dalam mencapai kinerja, Ketiga, menyangkut penilaian pelaporan kinerja yang menggambarkan kualitas atas pencapaian kinerja, Keempat, terkait penilaian evaluasi akuntabilitas kinerja internal yang memberikan dampak dalam peningkatan implementasi SAKIP untuk efektivitas dan efisiensi kinerja, dan Kelima, penilaian capaian kinerja atas output maupun outcome serta kinerja lainnya. (Humas_AF)
 

Selasa, 18 Juli 2023

BERKAT LATIHAN RUTIN, GUDEP LAPAS KALABAHI SIAP IKUTI LOMBA PBB PRAMUKA SE-KABUPATEN ALOR


Kalabahi_Selasa (18/07/23) Berkat latihan rutin di Bidang Kepramukaan, Gugus Depan (Gudep) Gerakan Pramuka 01.147 - 01.148 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi siap mengikuti Lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) atau yang biasa disebut Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) Piala Kapolres Alor Cup V, yang dilaksanakan oleh Pramuka Saka Bhayangkara Polres Alor. Hal ini mendapat dukungan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT, Marciana D. Jone.

Dalam persiapannya, seluruh anggota gugus depan Lapas Kalabahi melaksanakan latihan dengan fokus latihan, yakni gerakan baris berbaris variasi.

Latihan dipimpin oleh para pelatih dari Saka Bhayangkara Polres Alor, Kak Mauludin Hamzah dan Kak Ardiyansyah Mahmud serta hadir pula Para Pengurus Gugus Depan Lapas Kalabahi yang terus mengawasi jalannya kegiatan pelatihan.



Dalam pelaksanaannya, akan diseleksi 10 anggota terbaik dari 20 anggota Pramuka Gudep Lapas Kalabahi untuk mewakili Lapas Kalabahi di ajang LKBB Kapolres Alor V Tahun 2023, yang akan dilaksanakan pada Bulan Agustus mendatang.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, Yusup Gunawan, selaku Majelis Pembimbing Gugus Depan Lapas Kalabahi, menyampaikan bahwa melalui kegiatan Lomba Keterampilan Baris Berbaris ini, akan meningkatkan pembinaan terhadap warga binaan dalam menumbuhkan sikap kedisiplinan, kekompakan dan semangat pantang menyerah.

"Saya berikan apresiasi terhadap para warga binaan yang dengan semangatnya ingin mengikuti Lomba Keterampilan Baris Berbaris ini. Saya melihat bahwa mereka mempunyai niat yang besar untuk meraih Piala Kapolres Alor Cup V bagi Lapas Kalabahi. Hal ini akan meningkatkan kedisiplinan, kekompakan dan semangat pantang menyerah dalam diri mereka. Selain itu, kegiatan seperti ini juga akan menjadi bekal bagi mereka setelah selesai menjalani masa pidana," pungkas Yusup. (Humas_MH)
 

SONGSONG HARI ANAK NASIONAL, JAJARAN LAPAS KALABAHI IKUTI SEMINAR MOTIVASI FAMILY SUPPORT SECARA VIRTUAL


Kalabahi_Selasa (18/07/23) Jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi secara virtual turut berpartisipasi dalam seminar Motivasi Family Support bagi Petugas Pemasyarakatan Tahun 2023. Kegiatan yang mengusung tema "Orangtua Bahagia Anak Ceria" ini, dilaksanakan untuk menyongsong Hari Anak Nasional (HAN) yang akan diperingati pada tanggal 23 Juli 2023 dan sebagai wujud kepedulian bangsa Indonesia terhadap tumbuh kembang anak.

Acara tersebut dibuka oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Reynhard S. P. Silitonga, sekaligus memberikan sambutan dalam pembukaan seminar. Beliau menyampaikan tentang pentingnya peran Petugas Pemasyarakatan dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak, serta perlunya pemahaman dan motivasi yang kuat bagi para orang tua untuk menjaga kebahagiaan anak-anak mereka.

Dalam seminar ini, dr. Aisah Dahlan, seorang pakar dalam Bidang Psikologi anak, menjadi pembicara utama. Dalam presentasinya, dr. Aisah membahas berbagai aspek penting yang berhubungan dengan motivasi orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak mereka. Beliau menyoroti peran positif orang tua dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan anak, memberikan cinta dan perhatian, serta memberikan motivasi untuk mengembangkan potensi mereka.

"Orangtua memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk masa depan anak-anak. Melalui cinta, perhatian, dan motivasi yang tepat, kita dapat memberikan fondasi yang kuat bagi mereka agar tumbuh menjadi pribadi yang bahagia dan sukses," kata dr. Aisah dalam presentasinya.

Seminar ini diikuti oleh seluruh Petugas Pemasyarakatan dari seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di seluruh Indonesia. Para peserta mendapatkan wawasan baru dan inspirasi dalam mendukung proses rehabilitasi seluruh anak didik di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) atau di Lapas dan Rutan saat menampung anak didik untuk sementara waktu.

Kegiatan ini memberikan informasi yang berharga dan menjadi pedoman bagi Lapas Kelas IIB Kalabahi yang juga menjalankan sebagian fungsi LPKA dalam memberikan perhatian khusus kepada anak saat menampung anak didik untuk sementara waktu.



Dengan adanya seminar ini, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi, Yusup Gunawan, mengharapkan agar seluruh pegawai Lapas Kelas IIB Kalabahi dapat lebih memahami dan mempraktikkan pendekatan yang sesuai dalam mendampingi dan memberikan dukungan kepada anak dalam tumbuh kembangnya. Hal ini juga selalu menjadi perhatian Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTT, Marciana D. Jone, saat melakukan kunjungan ke seluruh UPT Pemasyarakatan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Diakhir acara, Dirjenpas, Reynhard S. P. Silitonga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan pembicara atas partisipasinya dalam seminar ini. Beliau menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga dan melindungi hak-hak anak serta memberikan dukungan yang dibutuhkan bagi tumbuh kembang mereka.

Melalui seminar motivasi Family Support ini, diharapkan pula peran serta keluarga dan lingkungan yang positif dapat menjadi faktor penting dalam membangun masa depan yang cerah bagi anak. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan demi kebahagiaan dan kemajuan generasi penerus bangsa Indonesia. (Humas_AF)