Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Meningkatkan produktivitas dan keahlian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Kalabahi melalui pelatihan kerja bersertifikat.

Deklarasi Janji Kinerja Tahun Berjalan

Komitmen seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Kalabahi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Layanan Kunjungan Tatap Muka

Memberikan pelayanan prima dan humanis bagi keluarga Warga Binaan dengan tetap menerapkan standar operasional prosedur yang berlaku.

Razia Rutin Blok Hunian

Mendeteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta mewujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Pembinaan Kerohanian WBP

Pemenuhan hak ibadah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan untuk membentuk mental dan spiritual yang lebih baik.

Jumat, 31 Januari 2025

Rehabilitasi Melalui Pendidikan, Warga Binaan Lapas Kalabahi Antusias ikuti Pembelajaran Tatap Muka bersama SKB Alor


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Alor menyelenggarakan kegiatan pembelajaran untuk warga binaan di Ruang Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dasar warga binaan, Jum'at (31/01).

 

Proses belajar kali ini berfokus pada pembelajaran hitung dan dilanjutkan dengan permainan yang menambah suasana keseruan serta menambah edukasi dari warga binaan.

 

Di kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, Daud Hela Laga, menyampaikan pendapatnya terkait program ini. "Kami sangat mengapresiasi kerja sama dengan UPTD SPNF SKB Alor yang telah memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Program ini tidak hanya membantu mereka dalam meningkatkan keterampilan dasar, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan kebersamaan di antara mereka."

 

Salah satu warga binaan, yang tidak ingin disebutkan namanya dan diinisialkan sebagai GF, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya. "Saya sangat senang bisa ikut serta dalam kegiatan ini. Belajar hitung memang menantang, tetapi dengan bimbingan yang tepat, saya merasa lebih percaya diri. Permainan yang kami mainkan setelah belajar juga sangat menyenangkan dan membantu kami untuk lebih saling mengenal."

 

Kegiatan pembelajaran ini diadakan secara rutin setiap minggu dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi warga binaan. Selain belajar berhitung, program ini juga mencakup berbagai topik lain seperti literasi dasar dan keterampilan hidup.

 

Dengan adanya program seperti ini, diharapkan para warga binaan dapat lebih siap menghadapi kehidupan di luar lapas setelah masa hukuman mereka selesai. "Ini adalah langkah kecil menuju perubahan besar," tambah Daud Hela Laga. (Humas_FW)

Tindak Lanjuti Perintah Dirjenpas, Lapas Kalabahi Perbarui Warna Kantor


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan proyek transformasi warna cat kantor menjadi abu-abu dan putih, dalam upaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih modern dan profesional pada hari Jum'at (31/01).

 

Pergantian warna ini dilakukan sebagai bagian dari 21 perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, pada poin ke-14, serta merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Nomor PAS-42.OT.02.01 Tahun 2024 yang menetapkan standarisasi warna bangunan gedung unit pelaksana teknis pemasyarakatan.

 

Proses pengecatan dilakukan dengan melibatkan warga binaan asimilasi yang telah melalui sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), yang bertujuan untuk mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang bermanfaat. Pengecatan diawasi langsung oleh Antonius Purwanto, staf umum yang memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

 

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas (Kalapas), Daud Hela Laga, mengungkapkan bahwa perubahan warna ini adalah langkah penting untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman dan profesional di lingkungan lapas. "Warna baru ini tidak hanya memperindah tampilan gedung, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan semangat kerja staf dan kenyamanan warga binaan," kata Daud.

 

Selain itu, Antonius Purwanto, yang memantau langsung kegiatan pengecatan, juga memberikan pandangannya. "Keterlibatan warga binaan dalam proyek ini memberikan mereka kesempatan untuk belajar keterampilan baru dan membangun rasa tanggung jawab. Ini adalah bagian dari upaya rehabilitasi kami untuk mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih baik," ungkap Antonius.

 

Respons positif pun datang dari berbagai pihak, termasuk staf lapas dan warga binaan. Mereka menyambut baik perubahan ini dan berharap dapat terus melihat peningkatan dalam fasilitas dan lingkungan kerja di lapas. Dengan suasana kantor yang lebih modern dan profesional, diharapkan kinerja seluruh penghuni lapas dapat meningkat, mendukung tujuan rehabilitasi dan reintegrasi sosial yang diusung oleh lembaga pemasyarakatan.

 

Transformasi warna ini menjadi simbol dari komitmen Lapas Kelas IIB Kalabahi untuk terus berinovasi dan melakukan perbaikan yang berkelanjutan. (Humas_FW)

Simak Arahan Kakanwil Ditjenpas NTT secara Virtual, Lapas Kalabahi Optimis Wujudkan Etika Berpakaian dan Menjaga Sikap Tampan

 


Kalabahi, INFO_PAS - Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan integritas di lingkungan pemasyarakatan, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Nusa Tenggara Timur (NTT), Maliki, memberikan pengarahan tentang jukrah berpakaian dan menjaga sikap tampan yang diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi di Aula Lapas Kalabahi pada hari Kamis (30/01).

 

Acara ini diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di seluruh NTT. Pada kesempatan tersebut, Maliki menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kerapihan dalam berpakaian sebagai bagian dari upaya meningkatkan citra dan profesionalisme petugas pemasyarakatan. "Penampilan yang rapi dan bersih adalah cermin dari sikap dan etika kerja kita," ujar Maliki dalam sambutannya.

 

Setelah pengarahan dari Kakanwil, kegiatan dilanjutkan dengan paparan tugas dan fungsi (tusi) dari pejabat eselon III di jajaran Kanwil Ditjenpas NTT. Para pejabat ini memberikan berbagai materi terkait tugas dan tanggung jawab dalam menjalankan pelayanan serta strategi untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi dalam melaksanakan tugas.

 

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, Daud Hela Laga, yang menghadiri kegiatan secara langsung di Kanwil turut memberikan pendapatnya mengenai pengarahan yang disampaikan oleh Kakanwil. Ia menyatakan bahwa pengarahan tersebut sangat bermanfaat dalam mengingatkan kembali pentingnya penampilan dan sikap yang baik dalam menjalankan tugas sehari-hari. "Kesopanan dan kerapihan dalam berpakaian bukan hanya soal penampilan, tetapi juga mencerminkan sikap profesional dan dedikasi kita dalam melayani warga binaan," ujar Daud.

 

Dengan adanya pengarahan ini, diharapkan seluruh petugas Lapas Kelas IIB Kalabahi dapat semakin termotivasi untuk menjaga penampilan dan sikap yang baik, serta menjalankan tugas dengan lebih profesional dan berintegritas tinggi. (Humas_FW)

Kamis, 30 Januari 2025

Ikuti Sosialisasi PANTAU IMIPAS secara Virtual, Jajaran Lapas Kalabahi Siap Wujudkan Birokrasi yang Terpadu


Kalabahi, INFO_PAS - Seluruh jajaran pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi antusias dalam mengikuti kegiatan Sosialisasi Penyampaian Surat Edaran Pengaduan Tanggap dan Terpadu Imigrasi dan Pemasyarakatan (PANTAU IMIPAS) yang diadakan di aula Lapas Kalabahi secara virtual pada hari Kamis (30/01).

 

Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Inspektur Jenderal Kemenimipas, Yan Sultra Indrajaya. Dalam sambutannya, Yan Sultra Indrajaya menekankan betapa pentingnya setiap jajaran Kemenimipas melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan maksimal. "Integritas dan dedikasi tinggi adalah kunci untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

 

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Sekretaris Inspektorat Jenderal, Ika Yusanti. Dalam pemaparannya, Ika Yusanti menjelaskan berbagai langkah dalam pelaksanaan pengaduan tanggap dan terpadu. Ia menekankan pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan kerjasama antarunit dalam menangani pengaduan masyarakat. "Dengan sistem pengaduan yang terintegrasi, kita dapat merespons laporan lebih cepat dan tepat sasaran," jelasnya. Materi yang disampaikan oleh Ika Yusanti mendapat perhatian serius dari para peserta yang hadir secara virtual.

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, di mana para peserta dapat langsung berdialog dan bertanya kepada narasumber mengenai berbagai hal terkait materi yang telah disampaikan. Sesi ini memberikan kesempatan bagi pegawai untuk memperdalam pemahaman mereka dan mendapatkan penjelasan langsung dari Ika Yusanti.

 

Plt. Kalapas Kalabahi, Daud Hela Laga, turut memberikan pendapatnya mengenai kegiatan ini. "Saya sangat mengapresiasi inisiatif dari Kemenimipas untuk menyelenggarakan sosialisasi ini. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pegawai dalam menangani pengaduan. Dengan demikian, kita dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan memenuhi harapan masyarakat," ujarnya. Daud Hela Laga berharap bahwa kegiatan sosialisasi seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin agar seluruh pegawai selalu up-to-date dengan prosedur dan kebijakan terbaru.

 

Dengan adanya sosialisasi PANTAU IMIPAS ini, diharapkan seluruh pegawai di Lapas Kelas IIB Kalabahi dapat lebih profesional dalam menjalankan tugas mereka. Kegiatan ini juga diharapkan dapat membangun budaya kerja yang lebih responsif dan berorientasi pada pelayanan publik. Pada akhirnya, upaya ini merupakan langkah konkret dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik dan efisien di Kemenimipas. (Humas_FW)

Sabtu, 25 Januari 2025

Beri Pengarahan Kepada Warga Binaan Lapas Kalabahi, Daud Hela Laga Tekankan 3 Pesan Penting

 

Kalabahi, INFO_PAS - Seusai memimpin apel pagi pegawai, Pelaksana Tugas (Plt.)  Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, Daud Hela Laga, bersama pejabat struktural lainnya, menyampaikan pengarahan kepada warga binaan di depan Gereja Zoar. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh warga binaan yang antusias mendengarkan pesan-pesan penting yang disampaikan, Sabtu (25/01).

 

Dalam kesempatan ini, Daud Hela Laga menekankan tiga hal utama yang harus dijaga oleh seluruh warga binaan, yaitu kerukunan, kebersihan, dan pemenuhan hak warga binaan. "Kerukunan di antara sesama warga binaan sangat penting untuk menjaga suasana yang kondusif dan harmonis. Selain itu, kebersihan lingkungan juga harus tetap dijaga demi kesehatan kita bersama," ujarnya.

 

Daud juga menambahkan bahwa setiap warga binaan memiliki hak-hak yang harus dipenuhi oleh Lapas. "Kami akan terus berupaya untuk memenuhi hak-hak kalian, baik dalam hal kesehatan, pendidikan, maupun kebutuhan dasar lainnya. Mari kita bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik," tegasnya.

 

Salah seorang warga binaan, berinisial DF memberikan pendapatnya setelah pengarahan tersebut. "Saya merasa sangat terbantu dengan pengarahan ini. Ini mengingatkan kami tentang pentingnya hidup rukun dan menjaga kebersihan. Saya juga senang mendengar bahwa hak-hak kami akan terus diperhatikan. Semoga kami bisa menjadi pribadi yang lebih baik setelah menjalani masa di sini," ungkapnya.

 

Kegiatan pengarahan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab antara warga binaan dan pejabat struktural, yang berlangsung dengan penuh antusiasme dan kehangatan. (Humas_FW)

Jumat, 24 Januari 2025

Belajar di Balik Jeruji: Warga Binaan Lapas Kalabahi Ikuti Pembelajaran Tatap Muka Bersama SKB Alor

Kalabahi, INFO_PAS - Warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi mengikuti pembelajaran tatap muka yang diselenggarakan oleh UPTD Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Alor. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Lapas Kalabahi dan diikuti dengan antusias oleh warga binaan pada hari Jum'at (24/01).

 

Menurut Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, Daud Hela Laga, menyatakan bahwa program ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan warga binaan agar siap menghadapi kehidupan di luar tembok penjara. "Kami berharap melalui pendidikan ini, warga binaan dapat memperoleh bekal yang berguna untuk masa depan mereka. Pendidikan adalah hak setiap individu, termasuk mereka yang sedang menjalani masa hukuman," ujarnya.

 

Ferdinan Fraring, salah seorang pengajar dari SKB Alor, mengungkapkan kebanggaannya dapat berpartisipasi dalam program ini. "Ini adalah langkah awal yang luar biasa. Saya melihat semangat belajar yang tinggi dari para peserta. Kami berkomitmen untuk memberikan materi yang relevan dan bermanfaat bagi mereka," kata Ferdinan.

 

Salah seorang warga binaan berinisial SY yang mengikuti kegiatan ini, berbagi pengalamannya. "Saya sangat bersyukur bisa mengikuti program belajar ini. Hal Ini memberikan harapan baru bagi saya dan teman-teman. Saya merasa dihargai dan mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki diri," ungkapnya dengan penuh semangat.

 

Program pembelajaran tatap muka ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi warga binaan di Lapas Kelas IIB Kalabahi dan menjadikan mereka pribadi yang lebih baik kedepannya baik dalam pengetahuan maupun bersikap sehari-hari. (Humas_FW)

Keamanan Prioritas Utama: Plt. Kalapas Kalabahi Lakukan Kontrol Ketat di Setiap Sudut Lapas

 

Kalabahi, INFO_PAS - Di tengah komitmen kuat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi, Pejabat Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas (Kalapas), Daud Hela Laga, beserta pejabat struktural lainnya melaksanakan kontrol menyeluruh di berbagai sudut kompleks lapas. Kontrol ini mencakup area di belakang tembok hingga setiap pos menara penjagaan, demi memastikan segala sesuatunya berjalan dengan baik sesuai standar yang ditetapkan, Jum'at (24/01).

 

Dalam kontrol yang dilakukan pagi tadi, Plt. Kalapas, Daud Hela Laga, bersama pejabat struktural dengan teliti memeriksa kondisi fisik bangunan, memastikan peralatan keamanan dalam kondisi optimal, dan menilai kesiapan petugas dalam menghadapi situasi darurat. "Kegiatan kontrol ini merupakan bagian dari upaya kami untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lapas," ujar Daud.

 

"Kami ingin memastikan bahwa seluruh aspek keamanan terpenuhi, mulai dari infrastruktur hingga kesiapan sumber daya manusia," tambah Daud.

 

Selain melakukan pengecekan fisik, Daud juga memberikan arahan langsung kepada petugas di lapangan agar memperkuat koordinasi, dan meningkatkan semangat kerja mereka. (Humas_FW)