Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Meningkatkan produktivitas dan keahlian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Kalabahi melalui pelatihan kerja bersertifikat.

Deklarasi Janji Kinerja Tahun Berjalan

Komitmen seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Kalabahi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Layanan Kunjungan Tatap Muka

Memberikan pelayanan prima dan humanis bagi keluarga Warga Binaan dengan tetap menerapkan standar operasional prosedur yang berlaku.

Razia Rutin Blok Hunian

Mendeteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta mewujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Pembinaan Kerohanian WBP

Pemenuhan hak ibadah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan untuk membentuk mental dan spiritual yang lebih baik.

Jumat, 29 Agustus 2025

Plh Kalapas Kalabahi Ikuti Pengarahan Virtual Dirjenpas di Kanwil, Mashudi Tekankan Integritas dan Back to Basic

 

Kupang, INFO_PAS - Pelaksanaan Plh. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi, Saverinus A. Rengi, mengikuti kegiatan pengarahan virtual yang dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Mashudi, melalui Kantor Wilayah Ditjenpas Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat integritas, kedisiplinan, serta komitmen petugas pemasyarakatan untuk memberikan pelayanan yang optimal sesuai amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, Jumat (29/08).


Dalam arahannya, Mashudi menegaskan bahwa seluruh jajaran pemasyarakatan, baik di pusat maupun daerah, wajib berpegang pada prinsip Back to Basic. Menurutnya, kunci pemasyarakatan maju adalah kemampuan petugas dalam mendeteksi persoalan dan menyelesaikannya dengan cepat dan tepat. “Petugas pemasyarakatan harus bekerja dengan integritas tinggi, profesional, dan senantiasa memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Pemasyarakatan bukan sekadar rutinitas, tetapi tanggung jawab moral dan institusional,” tegas Masudih.

 

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Sesditjenpas), Gun Gun Gunawan, menambahkan pentingnya revolusi karakter bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemasyarakatan. Ia menekankan bahwa perubahan pola pikir positif serta budaya kerja yang disiplin dan bertanggung jawab menjadi pondasi utama dalam melaksanakan tugas. “Integritas, kedisiplinan, serta kepedulian harus menjadi roh setiap petugas. Dengan begitu, pemasyarakatan dapat benar-benar hadir memberi manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

 

Pada momen yang sama, Plh. Kalapas Kalabahi, Saverinus A. Rengi, menyatakan dukungan penuh atas pengarahan yang disampaikan. Ia menegaskan komitmen Lapas Kalabahi untuk terus memperkuat keamanan, meningkatkan pelayanan, dan menjaga integritas petugas. “Kami siap mengimplementasikan arahan Dirjenpas dan Sesditjenpas, sehingga setiap langkah yang diambil sejalan dengan semangat Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat,” ungkapnya.

 

Melalui pengarahan ini, jajaran pemasyarakatan diharapkan semakin solid, berintegritas, dan siap menghadapi berbagai tantangan dengan profesionalisme tinggi. (Humas_YP)

Wujudkan Gaya Hidup yang Sehat, Lapas Kalabahi Bagikan Peralatan MCK ke Warga Binaan



Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi terus berkomitmen meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan warga binaan. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembagian peralatan kebersihan mandi, cuci, dan kakus (MCK) yang berlangsung di depan Gereja Zoar Lapas Kalabahi, Jum'at (29/08).

 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Kalabahi, Yosef Carnus, yang didampingi sejumlah petugas. Peralatan kebersihan seperti ember, gayung, sabun, sikat, hingga perlengkapan dasar mandi dibagikan kepada warga binaan secara merata. Suasana pembagian berlangsung tertib dan penuh antusiasme dari para penerima.

 

Dalam sambutannya, Yosef Carnus menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk sarana kebersihan, merupakan hal penting yang tidak boleh diabaikan. Menurutnya, kebersihan diri dan lingkungan berperan besar dalam menjaga kesehatan, mencegah penyakit, sekaligus mendukung program pembinaan yang dijalankan di dalam lapas.

 

“Melalui pembagian peralatan kebersihan ini, kami berharap warga binaan dapat lebih disiplin menjaga kebersihan pribadi maupun lingkungan blok hunian. Kesehatan adalah pondasi utama bagi keberlangsungan pembinaan, karena dengan tubuh yang sehat mereka bisa lebih fokus mengikuti program pembinaan yang ada,” ungkap Yosef Carnus.

 

Sementara itu, salah seorang warga binaan dengan inisial YG menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan pihak lapas. Ia menilai bahwa pembagian peralatan kebersihan ini sangat membantu, terutama bagi warga binaan yang memiliki keterbatasan dalam memperoleh kebutuhan dasar tersebut.

 

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak lapas yang peduli terhadap kebersihan dan kesehatan kami. Dengan adanya perlengkapan ini, kami bisa lebih menjaga diri sekaligus menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat. Bagi kami, hal sederhana seperti ini sangat berarti,” ujar YG.

 

Kegiatan pembagian peralatan kebersihan ini diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat di dalam lingkungan Lapas Kalabahi. (Humas_FW)

Kamis, 28 Agustus 2025

Lapas Kalabahi Ikuti Sosialisasi Standar Kamtib Secara Virtual


 

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi mengikuti kegiatan Sosialisasi Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan tentang Standar Pencegahan, Penindakan, dan Pemulihan Gangguan Keamanan dan Ketertiban. Kegiatan ini berlangsung secara virtual dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai Lapas Kalabahi di ruang aula kantor, Kamis (28/08).

 

Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut atas kebijakan terbaru Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang mengatur standar pengamanan di seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan. Keputusan yang disampaikan meliputi standar pencegahan, penindakan, serta pemulihan gangguan keamanan dan ketertiban. Langkah ini dimaksudkan agar seluruh petugas memiliki pedoman yang sama dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan di lapas maupun rutan.

 

Plh. Kepala Lapas Kalabahi, Abdurahman Haryono, menilai kegiatan ini sebagai bagian penting dari upaya peningkatan kualitas pengamanan. “Sosialisasi ini memberikan landasan yang kuat bagi setiap petugas. Dengan standar yang jelas, kita bisa lebih fokus dalam menjaga keamanan sekaligus mencegah potensi gangguan sejak dini. Hal ini tentu mendukung terciptanya lapas yang aman, tertib, dan kondusif,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Kepala Subseksi Pelaporan dan Tata Tertib (Kasubsi Laktatib), David Loa, menambahkan bahwa implementasi standar ini akan sangat membantu tugas pengawasan dan pengendalian. “Sebagai penanggung jawab tata tertib, saya melihat regulasi ini penting untuk mempertegas peran setiap petugas. Dengan adanya pedoman baku, kita memiliki acuan yang lebih detail dalam melakukan penindakan maupun pemulihan bila terjadi gangguan,” ujarnya.

 

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Lapas Kalabahi berkomitmen untuk segera menginternalisasikan standar keamanan tersebut dalam setiap aspek tugas. Harapannya, jajaran petugas semakin profesional, tangguh, dan siap menghadapi dinamika pemasyarakatan. (Humas_YP)

Minggu, 17 Agustus 2025

Motivasi di Hari Kemerdekaan, Kalapas Kalabahi Bagikan Hadiah Perlombaan HUT ke-80 RI



Kalabahi, INFO_PAS - Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai momen pembagian hadiah lomba dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi. Kegiatan ini digelar seusai pemberian remisi kepada warga binaan yang menambah makna perayaan kemerdekaan di Lapas Kalabahi, Minggu (17/08).

 

Hadiah diserahkan langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, Chandra Syahputra Tarigan, didampingi jajaran pejabat struktural, kepada para pemenang lomba voli, tarik tambang, catur, dan tenis meja. Lomba-lomba tersebut diikuti oleh jajaran pegawai dan warga binaan.

 

“Kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana membangun semangat positif di dalam Lapas. Kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan juga memiliki ruang untuk berkembang, berprestasi, dan merayakan kemerdekaan dengan cara yang bermakna,” ujar Chandra.

 

Salah satu pegawai yang turut menjadi juara dalam lomba tenis meja, Amriadi Ain, mengungkapkan rasa bangganya. “Kami sangat antusias mengikuti lomba ini. Selain mempererat hubungan antarpegawai, kegiatan ini juga memberi semangat baru dalam bekerja dan membina warga binaan,” tuturnya.

 

Sementara itu, HK, salah seorang warga binaan yang berhasil meraih juara dalam lomba catur, menyampaikan rasa syukurnya. “Saya merasa dihargai dan diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus memperbaiki diri selama menjalani masa pidana,” katanya dengan mata berbinar.

 

Pembagian hadiah berlangsung meriah, disambut tepuk tangan dan sorak sorai dari peserta dan penonton. Hadiah tersebut menjadi motivasi dan simbol apresiasi atas semangat dan partisipasi aktif seluruh peserta.

 

Dengan semangat kemerdekaan, Lapas Kalabahi membuktikan bahwa pembinaan bukan hanya soal disiplin, tetapi juga tentang memberi harapan dan ruang untuk tumbuh. Momen ini menjadi bukti bahwa kemerdekaan bisa dirayakan dengan semangat inklusif dan penuh makna. (Humas_FW)

Merdeka dalam Pembinaan, 90 Orang Warga Binaan Lapas Kalabahi Terima Remisi Umum dan Dasawarsa di HUT ke-80 RI

 


Kalabahi, INFO_PAS -  Dalam semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menyelenggarakan kegiatan pemberian Remisi Umum dan Dasawarsa kepada warga binaan. Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, beserta seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Alor, sebagai bentuk sinergi dan dukungan terhadap pembinaan warga binaan, Minggu (17/08).

 

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan doa bersama yang khidmat. Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, Chandra Syahputra Tarigan, membuka acara dengan sambutan yang menekankan pentingnya remisi sebagai wujud penghargaan atas perubahan perilaku dan komitmen warga binaan dalam mengikuti program pembinaan. 

 

Sebanyak 90 warga binaan menerima remisi tahun ini, dengan rincian sebagai berikut: 

- Remisi Umum I: 88 orang 

- Remisi Umum II: Nihil 

- Remisi Dasawarsa I: 88 orang 

- Remisi Dasawarsa II: Nihil 

- Remisi Dasawarsa Pidana Denda I: 1 orang 

- Remisi Dasawarsa Pidana Denda II: 1 orang 

 

Pembacaan daftar penerima remisi dilakukan oleh petugas registrasi, Robert Astbanu. Penyerahan SK remisi secara simbolis diberikan oleh Wakil Bupati Rocky Winaryo, didampingi Kalapas dan Forkopimda, kepada dua perwakilan warga binaan. 

 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati membacakan pesan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang menekankan pentingnya pembinaan sebagai bagian dari pemulihan sosial dan reintegrasi warga binaan ke masyarakat. 

 

Lebih lanjur, Chandra Syahputra Tarigan menyampaikan, “Remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi bentuk apresiasi negara atas usaha warga binaan dalam memperbaiki diri.” 

 

Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo menambahkan, “Kami mendukung penuh program pembinaan di Lapas Kalabahi. Semoga remisi ini menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berubah dan berkontribusi positif.” 

 

Salah satu penerima remisi umum, AB, mengungkapkan rasa syukurnya, “Saya berterima kasih kepada semua pihak. Remisi ini memberi harapan baru bagi saya untuk kembali ke masyarakat dengan semangat yang lebih baik.” 

 

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, menandai berakhirnya acara pemberian remisi ini. (Humas_FW)

Momentum Kemerdekaan, Kalapas Kalabahi Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-80 RI di Lapangan Mini Alor

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lapangan Mini Kalabahi menjadi saksi semangat nasionalisme saat digelarnya Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diikuti oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, Chandra Syahputra Tarigan. Upacara ini diikuti juga oleh seluruh instansi pemerintah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Alor pada hari Minggu (17/08).

 

Pengibaran Sang Merah Putih dilakukan dengan penuh kehormatan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Alor, yang tampil gagah dan terlatih. Hadir sebagai inspektur upacara, Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, menyampaikan pesan mendalam tentang makna kemerdekaan dan pentingnya menjaga persatuan di tengah tantangan zaman.

 

"Dalam usia ke-80 tahun kemerdekaan ini, kita harus terus memperkuat semangat gotong royong dan menjaga keutuhan bangsa. Kemerdekaan bukan hanya warisan, tetapi amanah yang harus kita jaga bersama," tegas Rocky.

 

Kalapas Kalabahi, Chandra Syahputra Tarigan, menyampaikan rasa bangganya dapat turut serta dalam momen bersejarah ini. "Upacara ini bukan sekadar seremoni, tetapi refleksi atas perjuangan para pahlawan. Kami di Lapas Kalabahi juga berkomitmen untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada warga binaan, agar mereka turut menjadi bagian dari pembangunan bangsa," ujar Chandra.

 

Kehadiran seluruh unsur Forkopimda dan instansi daerah menunjukkan sinergi yang kuat dalam memperingati hari kemerdekaan. Upacara berlangsung dengan tertib, diiringi lagu-lagu perjuangan dan semangat kebangsaan yang menggema di seluruh penjuru lapangan. (Humas_FW)

Gema Kemerdekaan Warnai Upacara Bendera Peringatan HUT Ke-80 RI di Lapas Kalabahi

 


Kalabahi, INFO_PAS - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pegawai Lapas Kalabahi serta beberapa perwakilan warga binaan yang bertempat di lapangan upacara Lapas Kalabahi pada hari Minggu, (17/08).

 

Tema HUT RI tahun ini, “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” terasa hidup dalam suasana upacara yang penuh warna dan makna. Bertindak sebagai inspektur upacara, Yosef Carnus menyampaikan pesan mendalam mengenai makna kemerdekaan Indonesia. Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa kemerdekaan bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk merefleksikan perjuangan dan memperkuat komitmen dalam menjaga persatuan serta membangun bangsa. “Kemerdekaan adalah hak setiap warga negara, termasuk mereka yang sedang menjalani pembinaan. Mari kita jadikan momen ini sebagai titik balik menuju kehidupan yang lebih baik,” ujar Yosef.

 

Menariknya, seluruh pegawai Lapas Kalabahi mengenakan pakaian wastra Nusantara yang mencerminkan kekayaan budaya daerah masing-masing. Sementara itu, warga binaan tampil mengenakan seragam Pramuka, simbol kedisiplinan dan semangat kebangsaan.

 

Upacara turut diisi dengan pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, yang menggugah semangat seluruh peserta. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai bentuk dokumentasi dan kenangan akan momen bersejarah ini.

 

Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, Chandra Syahputra Tarigan, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan upacara yang berjalan tertib dan penuh semangat. “Kegiatan ini bukan hanya simbolik, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter dan nasionalisme bagi warga binaan,” ungkapnya.

 

Yosef Carnus menambahkan, “Kami ingin menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, termasuk di dalam Lapas. Ini adalah wujud nyata bahwa pembinaan berjalan seiring dengan nilai-nilai kebangsaan.”

 

Dengan semangat HUT RI ke-80, Lapas Kalabahi membuktikan bahwa kemerdekaan adalah milik semua, dan semangat untuk Indonesia Maju tumbuh dari setiap sudut negeri. (Humas_FW)