Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Meningkatkan produktivitas dan keahlian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Kalabahi melalui pelatihan kerja bersertifikat.

Deklarasi Janji Kinerja Tahun Berjalan

Komitmen seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Kalabahi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Layanan Kunjungan Tatap Muka

Memberikan pelayanan prima dan humanis bagi keluarga Warga Binaan dengan tetap menerapkan standar operasional prosedur yang berlaku.

Razia Rutin Blok Hunian

Mendeteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta mewujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Pembinaan Kerohanian WBP

Pemenuhan hak ibadah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan untuk membentuk mental dan spiritual yang lebih baik.

Jumat, 31 Oktober 2025

Gelar Kegiatan Troling dan Perawatan Gembok Kamar Hunian, Lapas Kalabahi Sigap Deteksi Dini Gangguan Kamtib

 


Kalabahi, INFO_PAS - Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi, jajaran Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) bersama Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) melaksanakan kegiatan troling sekaligus perawatan gembok kamar hunian pada Jumat (31/10). Kegiatan ini dilakukan secara menyeluruh di seluruh blok hunian warga binaan untuk memastikan sistem pengamanan tetap optimal dan bebas dari potensi kerusakan.

 

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala KPLP, Roby Eduard Therik, didampingi Kasi Administrasi Kamtib, Arnoldus Enge, serta sejumlah petugas pengamanan yang bertugas di blok. Selain melakukan pemeriksaan kondisi fisik gembok, petugas juga melakukan perawatan dengan memberikan pelumas serta mengganti gembok yang mulai aus atau rusak agar tidak mengganggu fungsi keamanan.

 

Dalam keterangannya, Ka. KPLP Lapas Kalabahi, Roby Eduard Therik, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di dalam lapas.

 

“Keamanan tidak hanya bergantung pada sistem dan petugas, tetapi juga pada kondisi sarana pendukung seperti gembok kamar hunian. Melalui perawatan rutin seperti ini, kami memastikan tidak ada celah sekecil apa pun yang dapat dimanfaatkan untuk tindakan pelanggaran,” ujar Roby.

 

Sementara itu, Kasi Adm Kamtib, Arnoldus Enge, menambahkan bahwa kegiatan perawatan ini juga menjadi bagian dari evaluasi berkala terhadap kondisi sarana keamanan.

 

“Troling dan perawatan gembok ini penting untuk memastikan fungsi pengamanan berjalan maksimal. Dengan pengecekan langsung di lapangan, kami dapat mengetahui secara pasti kondisi terkini dan segera melakukan perbaikan bila ditemukan kendala,” jelas Arnoldus.

 

Melalui kegiatan troling dan perawatan ini, Lapas Kelas IIB Kalabahi menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan serta mencegah potensi gangguan di lingkungan pemasyarakatan. (Humas_FW)

Rabu, 29 Oktober 2025

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Kalapas Kalabahi Kunjungi Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Kupang

 


Kupang, INFO_PAS - Dalam rangka mendukung perekonomian rakyat, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi, Chandra Syahputra Tarigan, turut menghadiri kegiatan Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di GOR Flobamora, Kupang. Kegiatan ini menjadi ajang besar yang mempertemukan pelaku usaha mikro, lembaga pemerintah, dan mitra strategis dalam upaya memperkuat ekosistem pemberdayaan ekonomi kerakyatan di wilayah NTT, Rabu (29/10).

 

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Kalabahi mengunjungi stand pameran produk Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) NTT yang menampilkan beragam produk unggulan hasil karya warga binaan pemasyarakatan (WBP) dari seluruh UPT Pemasyarakatan di NTT. Berbagai produk seperti kerajinan tangan, olahan makanan, hingga hasil produksi pertanian menarik perhatian pengunjung dan menjadi bukti nyata bahwa pembinaan kemandirian di lingkungan pemasyarakatan mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi.

 

Selain pameran, kegiatan tersebut juga diisi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kemenimipas). Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Menteri UMKM, Gubernur NTT, dan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas NTT, Ketut Akbar Herry Achjar.

 

Kalapas Kalabahi, Chandra Syahputra Tarigan, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.

 

“Festival ini merupakan momentum penting untuk memperluas jejaring dan memperkenalkan hasil karya warga binaan kepada masyarakat luas. Melalui kerja sama lintas kementerian seperti ini, diharapkan produk warga binaan dapat menembus pasar yang lebih luas serta menjadi bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Lapas Kalabahi dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap visi Pemasyarakatan Produktif yang digaungkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, yakni mendorong warga binaan untuk lebih mandiri, kreatif, dan siap kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang bermanfaat.

 

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan di Lapas bukan hanya berorientasi pada keamanan dan ketertiban, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi dan pembentukan karakter produktif bagi setiap warga binaan. (Humas_FW)

Selasa, 28 Oktober 2025

Solusi Praktis Daftar Kunjungan, Lapas Kalabahi Sosialisasi Layanan Daku Waspada

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar kegiatan sosialisasi layanan pendaftaran kunjungan berbasis WhatsApp Pelayanan Terpadu atau yang dikenal dengan sebutan DAKU WASPADA. Program ini merupakan inovasi terbaru yang digagas oleh Kepala Lapas Kalabahi, Chandra Syahputra Tarigan, yang saat ini tengah mengikuti kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA), Selasa (28/10).

 

DAKU WASPADA hadir sebagai terobosan digital yang bertujuan mempermudah masyarakat dalam melakukan pendaftaran kunjungan bagi keluarga warga binaan. Melalui sistem ini, masyarakat dapat melakukan pendaftaran kapan pun dan di mana pun hanya dengan mengirimkan data kunjungan melalui aplikasi WhatsApp. Layanan ini juga terintegrasi langsung dengan sistem administrasi Lapas, sehingga mempercepat proses verifikasi data dan meningkatkan efisiensi pelayanan.

 

Selain kemudahan akses, program DAKU WASPADA juga diharapkan dapat mengurangi penumpukan pengunjung yang selama ini sering terjadi pada hari kunjungan. Sebagai langkah lanjutan, Lapas Kalabahi menambah hari besuk menjadi 6 (Enam) kali dalam seminggu, yakni Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, dan Sabtu, mulai diberlakukan pada 10 November 2025. Kebijakan ini merupakan bentuk komitmen Lapas Kalabahi dalam memberikan pelayanan yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

 

Kalapas Kalabahi, Chandra Syahputra Tarigan, dalam keterangannya menyampaikan bahwa inovasi DAKU WASPADA merupakan bentuk adaptasi pelayanan publik di era digital.

 

“Program ini lahir dari semangat untuk memberikan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan. Kami ingin agar keluarga warga binaan tidak lagi kesulitan dalam mengurus pendaftaran kunjungan. Cukup lewat WhatsApp, semua bisa dilakukan tanpa harus datang langsung ke Lapas,” ujarnya.

 

“Kami berharap inovasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja Lapas Kalabahi sebagai institusi yang modern dan berintegritas,” tutupnya.

 

Dengan kehadiran DAKU WASPADA, Lapas Kelas Kalabahi terus berkomitmen menjadi pelopor layanan publik berbasis teknologi di lingkungan pemasyarakatan. (Humas_FW)


Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu, Lapas Kalabahi Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-97

 


Kalabahi, INFO_PAS - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97, jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar upacara bendera dengan penuh khidmat di Lapangan Upacara Lapas Kalabahi, Selasa (28/10). Kegiatan ini mengusung tema nasional “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu,” yang menjadi pengingat mendalam akan pentingnya persatuan dan peran generasi muda dalam memajukan bangsa.

 

Upacara diikuti oleh seluruh jajaran pegawai Lapas Kalabahi serta barisan warga binaan yang mengikuti program asimilasi dan pramuka. Keikutsertaan para warga binaan menjadi cerminan bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak mengenal sekat, sekaligus menjadi bagian dari pembinaan karakter kebangsaan di lingkungan pemasyarakatan.

 

Rangkaian upacara dimulai dengan pengibaran bendera merah putih, dilanjutkan dengan pembacaan Teks Keputusan Kongres Pemuda Indonesia 1928 yang menjadi tonggak sejarah lahirnya Sumpah Pemuda. Selain itu, juga dibacakan arahan yang berisi seruan untuk terus memperkuat rasa persatuan dan meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan bangsa. Lagu kebangsaan “Satu Nusa Satu Bangsa” turut diperdengarkan, menguatkan suasana nasionalisme di tengah barisan peserta upacara.

 

Pembina Upacara, Yosep Carnus, dalam amanatnya menyampaikan bahwa nilai Sumpah Pemuda harus terus tertanam dalam diri setiap elemen bangsa, termasuk jajaran pemasyarakatan. “Semangat pemuda adalah semangat pergerakan, semangat untuk berubah dan maju bersama. Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga persatuan dan terus berkontribusi untuk Indonesia yang lebih baik,” tegas Yosep.

 

Sementara itu, Perwira Upacara Arnoldus Enge menambahkan bahwa momentum Hari Sumpah Pemuda dapat menjadi refleksi penting bagi seluruh peserta upacara. “Persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa ini. Dengan bergerak bersama, kita dapat menghadapi tantangan apa pun, termasuk dalam lingkungan pemasyarakatan,” ujarnya.

 

Upacara berjalan dengan tertib dan penuh makna, menegaskan komitmen Lapas Kalabahi dalam menanamkan nilai nasionalisme serta menguatkan pembinaan karakter bagi warga binaan. (Humas_FW)

Sabtu, 25 Oktober 2025

Perkuat Sinergi Sistem Pemasyarakatan, Lapas Kalabahi Pasang Plang Pos Balai Pemasyarakatan

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi terus bergerak dalam memperkuat sinergi sistem pemasyarakatan. Hal tersebut ditunjukkan melalui pemasangan plang Pos Balai Pemasyarakatan (Bapas) di area Lapas pada hari Sabtu (25/10). Kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur, Ketut Akbar Herry Achjar, terkait optimalisasi fungsi pembimbingan kemasyarakatan bagi warga binaan.

 

Pemasangan plang pos Bapas ini bukan sekadar penanda fisik yang berdiri tegak di halaman Lapas. Ia merupakan simbol dari semakin kuatnya koordinasi antara Lapas Kalabahi dan Balai Pemasyarakatan dalam upaya menjamin proses pembinaan yang terpadu, terutama bagi warga binaan yang akan menjalani masa integrasi dengan masyarakat melalui program asimilasi, cuti bersyarat, maupun pembebasan bersyarat. Dengan adanya pos ini, layanan pendampingan dan konsultasi dari Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan efektif tanpa kendala jarak maupun birokrasi yang memanjang.

 

Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, Chandra Syahputra Tarigan, menyampaikan bahwa kehadiran plang tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan di daerah. “Pos Bapas di Lapas Kalabahi menjadi bukti bahwa pemasyarakatan bukan hanya soal pengamanan, tetapi juga soal pembinaan yang berkelanjutan. Kami ingin memastikan setiap warga binaan memiliki kesempatan yang sama untuk dipersiapkan kembali menjadi bagian masyarakat yang produktif,” ujarnya.

 

Chandra menambahkan, arahan dari Kepala Kantor Wilayah menjadi dorongan kuat bagi seluruh jajaran untuk terus memperbaiki tata kelola layanan. Menurutnya, kerja sama dengan Bapas akan semakin diperkuat melalui berbagai program pembimbingan yang terjadwal dan terpantau secara optimal. “Kami berharap masyarakat dapat melihat bahwa pemasyarakatan adalah ikhtiar mulia. Pemasangan plang ini salah satu langkah kecil, tetapi memiliki makna besar bagi perjalanan reintegrasi sosial para warga binaan,” tutupnya.

 

Dengan semangat kolaborasi tersebut, Lapas Kalabahi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pemasyarakatan yang lebih humanis, modern, dan penuh harapan bagi seluruh warga binaan. (Humas_FW)

Wujudkan Komunikasi yang Aman dan Terkendali, Lapas Kalabahi Sosialisasikan Wartelsuspas kepada Warga Binaan

 

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar kegiatan sosialisasi mengenai Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas) kepada seluruh warga binaan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang tata cara penggunaan fasilitas komunikasi yang legal, aman, dan diawasi oleh petugas pemasyarakatan, Sabtu (25/10).









Dalam kegiatan yang berlangsung di halaman depan gereja zoar Lapas tersebut, petugas menjelaskan mekanisme penggunaan Wartelsuspas yang menjadi sarana utama bagi warga binaan untuk berkomunikasi dengan keluarga. Melalui sistem ini, setiap panggilan keluar dilakukan dengan pengawasan ketat serta pencatatan yang transparan demi mencegah potensi penyalahgunaan alat komunikasi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, Chandra Syahputra Tarigan, dalam arahannya menegaskan bahwa sosialisasi Wartelsuspas ini merupakan bagian dari upaya Lapas untuk meningkatkan kedisiplinan dan memberikan hak berkomunikasi bagi warga binaan secara manusiawi.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga binaan tetap bisa berhubungan dengan keluarga tanpa melanggar aturan. Wartelsuspas hadir sebagai solusi agar komunikasi berlangsung secara tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Chandra.

Ia juga menambahkan bahwa fasilitas ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program digitalisasi pemasyarakatan yang dicanangkan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Dengan adanya Wartelsuspas, diharapkan tidak ada lagi penggunaan alat komunikasi ilegal di dalam blok hunian.

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung dengan tertib dan diakhiri dengan sesi tanya jawab antara petugas dan warga binaan. Melalui kegiatan ini, Lapas Kalabahi berkomitmen terus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif, transparan, serta berorientasi pada pembinaan dan pemulihan hubungan sosial warga binaan. (HUMAS_YP)

Jumat, 24 Oktober 2025

Kegiatan Pembinaan Iman Kristen STEMI Hadir di Lapas Kelas IIB Kalabahi

 

Kalabahi, INFO_PAS - Suasana penuh sukacita dan kehangatan iman tampak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi, Jumat (24/10). Kebaktian Kebangunan Rohani dari Stephen Tong Evangelistic Ministries International (STEMI) menggelar kegiatan pembinaan iman Kristen bagi warga binaan dan pegawai Lapas.





Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini diisi dengan ibadah, sambutan, serta pembagian bingkisan kepada penghuni Lapas (WBP). Acara tersebut dihadiri oleh satu orang tim pelayanan STEMI dan disambut hangat oleh Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, Chandra Syahputra Tarigan.

Dalam keterangannya, Kalapas Chandra Syahputra Tarigan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena pembinaan kerohanian menjadi bagian penting dari proses pemasyarakatan. Melalui kegiatan ini, kami berharap warga binaan dapat semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan menumbuhkan semangat baru dalam menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga binaan bernama H.I yang turut mengikuti ibadah tersebut mengaku merasakan kedamaian dan harapan baru. “Kegiatan ini sangat menyentuh hati kami. Firman Tuhan yang disampaikan membuat saya lebih kuat dan yakin bisa berubah. Terima kasih kepada tim STEMI dan pihak Lapas yang telah memberikan kesempatan bagi kami untuk mengenal kasih Tuhan lebih dalam,” ungkapnya penuh haru.

Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat ini ditutup dengan doa bersama dan pembagian bingkisan. Melalui momentum rohani ini, diharapkan tercipta semangat baru bagi seluruh warga binaan untuk menjalani hidup dengan iman dan pengharapan yang teguh. (HUMAS_YP)