Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Meningkatkan produktivitas dan keahlian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Kalabahi melalui pelatihan kerja bersertifikat.

Deklarasi Janji Kinerja Tahun Berjalan

Komitmen seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Kalabahi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Layanan Kunjungan Tatap Muka

Memberikan pelayanan prima dan humanis bagi keluarga Warga Binaan dengan tetap menerapkan standar operasional prosedur yang berlaku.

Razia Rutin Blok Hunian

Mendeteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta mewujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Pembinaan Kerohanian WBP

Pemenuhan hak ibadah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan untuk membentuk mental dan spiritual yang lebih baik.

Sabtu, 31 Januari 2026

Dorong Budaya Hidup Sehat, Kalapas Kalabahi Ajak Jajaran Bermain Voli Bersama

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar kegiatan olahraga voli yang diikuti oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, bersama seluruh jajaran pegawai serta peserta magang. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan olahraga Lapas Kalabahi sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran jasmani sekaligus mempererat kebersamaan antarpegawai, Sabtu (31/01).

 

Pertandingan voli berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan. Kalapas M. Arfandy tampak turut ambil bagian dalam permainan, berbaur langsung bersama jajaran dan peserta magang. Sorak sorai dan canda mewarnai jalannya pertandingan, menciptakan suasana yang hangat dan penuh keakraban.

 

M. Arfandy, menyampaikan bahwa kegiatan olahraga bersama memiliki peran penting dalam membangun soliditas dan kerja sama tim di lingkungan kerja. “Melalui kegiatan voli ini, kita tidak hanya menjaga kesehatan dan kebugaran, tetapi juga memperkuat sinergi, komunikasi, dan kebersamaan antarjajaran,” ujar Arfandy.

 

Ia menambahkan bahwa suasana kerja yang sehat dan harmonis akan berdampak positif terhadap pelaksanaan tugas dan pelayanan pemasyarakatan. Menurutnya, kegiatan olahraga bersama juga menjadi sarana penyegaran di tengah rutinitas kerja yang padat.

 

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kekompakan seluruh jajaran Lapas Kalabahi semakin meningkat, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas secara profesional dan berintegritas. (Humas_FW)

Lapas Kalabahi Gandeng SKB Wolatang Hadirkan Pendidikan Nonformal bagi Warga Binaan

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan kegiatan belajar bersama warga binaan bekerja sama dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Wolatang sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan intelektual warga binaan. Kegiatan ini berlangsung di dalam lingkungan Lapas dan diikuti oleh warga binaan yang antusias mengikuti proses pembelajaran, Sabtu (31/01).

 

Kegiatan belajar bersama tersebut menghadirkan pengajar dari SKB Wolatang yang memberikan materi pendidikan nonformal sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan warga binaan. Proses pembelajaran berlangsung secara interaktif, di mana warga binaan tidak hanya menerima materi, tetapi juga aktif berdiskusi dan bertanya kepada pengajar.

 

Salah seorang pengajar dari SKB Wolatang, Marthen Karpada, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada warga binaan agar tetap mendapatkan hak pendidikan selama menjalani masa pembinaan. “Pendidikan adalah bekal penting untuk masa depan. Melalui kegiatan belajar bersama ini, kami berharap warga binaan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri mereka,” ujar Marthen.

 

Ia juga menambahkan bahwa semangat belajar warga binaan menjadi motivasi tersendiri bagi para pengajar untuk terus berkontribusi dalam kegiatan pembinaan di Lapas. Menurutnya, kolaborasi antara Lapas Kalabahi dan SKB Wolatang merupakan langkah positif dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan ke masyarakat.

 

Melalui kegiatan ini, Lapas Kalabahi menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan, khususnya di bidang pendidikan, guna membentuk warga binaan yang lebih siap, mandiri, dan berdaya saing setelah bebas nanti. (Humas_FW)

Kebun Dinas Kadelang Lapas Kalabahi Jadi Media Pembelajaran Edukatif Yayasan RA Al Fatah



Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menerima kunjungan edukasi dari Yayasan Rumah Anggar (RA) Al Fatah di Kebun Dinas Kadelang, Kalabahi, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan edukasi pertanian dan lingkungan sejak dini kepada peserta didik. Kegiatan ini diikuti oleh rombongan peserta didik yang didampingi langsung oleh para guru pendamping, Sabtu (31/01).

 

Kunjungan edukasi tersebut diawali dengan sambutan dari Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja) Lapas Kalabahi, Suryanto Ahmad. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kebun dinas ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan, tetapi juga terbuka sebagai media pembelajaran bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

 

“Kami menyambut baik kunjungan edukasi ini. Melalui kebun dinas, anak-anak dapat belajar langsung tentang proses bercocok tanam, pentingnya menjaga lingkungan, serta nilai kerja keras dan tanggung jawab,” ujar Suryanto Ahmad.

 

Usai sambutan, rombongan peserta didik diajak berkeliling kebun untuk melihat berbagai jenis tanaman yang dikelola, seperti jagung, kacang panjang, semangka, tomat, labu, dan sejumlah tanaman sayuran lainnya. Para peserta tampak antusias saat mendapatkan penjelasan singkat mengenai proses penanaman hingga perawatan tanaman.

 

Salah satu guru pendamping, Tuti Sutiawati, mengapresiasi kegiatan edukasi tersebut. Menurutnya, kunjungan ini memberikan pengalaman belajar yang nyata dan menyenangkan bagi para peserta didik. “Anak-anak sangat senang karena bisa belajar langsung di lapangan. Ini menjadi pembelajaran yang berharga tentang pertanian dan ketahanan pangan,” ungkapnya.

 

Kegiatan kunjungan edukasi ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan kenang-kenangan atas kebersamaan antara Lapas Kalabahi dan Yayasan Rumah Anggar Al Fatah. (Humas_FW)

Jumat, 30 Januari 2026

Lapas Kalabahi Gelar Sesi Ke-2 Program Belajar Bahasa Inggris bagi Warga Binaan

 

Kalabahi, INFO_PAS - Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pembinaan kepribadian, Lapas Kelas IIB Kalabahi kembali melaksanakan Program Belajar Bahasa Inggris bagi warga binaan. Kegiatan ini memasuki sesi ke-2 dan difokuskan pada pengenalan materi dasar bahasa Inggris, seperti kosakata umum, salam sehari-hari, serta percakapan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, Jumat (30/01).







Program pembelajaran ini dilaksanakan oleh peserta magang, Oksal Saulus Nggadas dan Zizilia Monalisa Djami Riwu, yang secara aktif terlibat langsung dalam proses belajar mengajar di dalam lingkungan Lapas Kalabahi. Dengan metode interaktif dan komunikatif, keduanya berupaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar warga binaan lebih mudah memahami materi yang diberikan. Kegiatan ini juga berlangsung di bawah arahan dan pendampingan Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Kalabahi, Roby Eduard Therik, selaku mentor, sehingga pelaksanaannya berjalan tertib dan terarah.

Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, pembelajaran bahasa Inggris merupakan bekal penting bagi warga binaan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kesiapan menghadapi kehidupan setelah bebas. “Program ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membuka wawasan warga binaan agar memiliki keterampilan dasar yang bermanfaat di masa depan,” ujar M. Arfandy.

Sementara itu, salah satu warga binaan berinisial I.J. mengaku sangat antusias mengikuti sesi ke-2 ini. Ia menilai materi dasar yang diberikan mudah dipahami dan membantu dirinya mengenal bahasa Inggris dari nol. “Kami jadi lebih percaya diri untuk belajar dan mencoba berbicara. Kegiatan ini sangat positif dan memberi semangat baru,” ungkapnya.

Melalui program belajar bahasa Inggris ini, Lapas Kalabahi terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang edukatif, humanis, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan. (Humas_YP)

Rabu, 28 Januari 2026

Dari Kebun Lapas Kalabahi, Peserta Magang Ajarkan Pestisida Alami ke Warga Binaan

 

Kalabahi, INFO_PAS - Upaya meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian berbasis pertanian terus dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui program kerja peserta magang pada bidang Pembinaan Kemandirian (Pertanian) berupa Pembuatan Pestisida Nabati dari Daun Mimba untuk mengendalikan hama tanaman, khususnya pada fase awal pertumbuhan tanaman atau sekitar 14 Hari Setelah Tanam (HST), Rabu (28/01).






Kegiatan yang dilaksanakan di Kebun Lapas Kelas IIB Kalabahi ini melibatkan langsung warga binaan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pemberdayaan. Peserta magang pembina kemandirian, yakni Heribertus Beldi, Firda A. U. Cahyamuhairam, dan Dionis K. Tatini, berperan aktif dalam memberikan pendampingan teknis mulai dari pengenalan manfaat daun mimba, proses peracikan pestisida nabati, hingga cara pengaplikasiannya pada tanaman muda yang rentan serangan hama.

Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut. Menurutnya, inovasi pemanfaatan bahan alami seperti daun mimba tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan nilai edukatif dan keterampilan praktis bagi warga binaan. “Ini adalah bentuk pembinaan yang berkelanjutan, membekali warga binaan dengan pengetahuan pertanian yang bisa mereka terapkan setelah bebas nanti,” ujarnya.

Salah satu peserta magang, Firda A. U. Cahyamuhairam, menjelaskan bahwa pestisida nabati dipilih karena mudah dibuat, ekonomis, dan aman bagi tanaman muda. “Kami ingin memperkenalkan solusi sederhana namun efektif yang bisa dipraktikkan langsung oleh warga binaan,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu warga binaan yang terlibat, berinisial A.B., mengaku mendapat pengalaman baru dari kegiatan tersebut. Ia merasa ilmu yang diperoleh sangat bermanfaat dan membuka wawasan tentang pertanian ramah lingkungan. Program ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari pembinaan kemandirian yang produktif dan berdaya guna. (Humas_YP)

Pembinaan Mental Berkelanjutan, Lapas Kalabahi Gelar Program Emotional Glow-Up ke Warga Binaan

 


Kalabahi, INFO_PAS - Program pembinaan kepribadian kembali dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melalui kegiatan pengelolaan emosi bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan tema besar “Emotional Glow-up”. Program ini dirancang sebagai kegiatan berkelanjutan selama empat minggu yang bertujuan untuk membekali WBP dengan pemahaman dan keterampilan dalam mengelola emosi secara sehat dan positif dalam kehidupan sehari-hari, Rabu (28/01).

 

Kegiatan ini dilaksanakan oleh dua peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan, Melisa S. Tanghana dan Khairunnisa Puas, dengan bimbingan langsung dari mentor Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Arnoldus Enge.

 

Kegiatan diiawali dengan sesi pengenalan antara fasilitator dan WBP peserta kegiatan. Pada pertemuan awal ini juga dilakukan pre-test atau tes awal guna mengukur sejauh mana pemahaman WBP terkait emosi sebelum mengikuti rangkaian program. Hasil tes awal ini akan menjadi dasar evaluasi perkembangan peserta di akhir kegiatan.

 

Program “Emotional Glow-up” disusun secara bertahap dan sistematis. Pada Minggu pertama, WBP akan diberikan pengetahuan dasar tentang emosi. Minggu kedua berfokus pada pelabelan emosi, yakni kemampuan mengenali dan memberi nama pada emosi yang dirasakan. Minggu ketiga membahas identifikasi pemicu emosi, sementara Minggu keempat diisi dengan pembelajaran keterampilan koping serta pelaksanaan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta.

 

Melisa menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat membantu WBP lebih mengenal diri dan mengelola emosi secara konstruktif. “Kami ingin WBP memiliki bekal emosional yang lebih baik untuk kehidupan mereka ke depan,” ujarnya.

 

Salah seorang WBP peserta kegiatan berinisial HY mengungkapkan antusiasmenya. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat karena membantu dirinya memahami emosi yang selama ini sulit dikendalikan. “Saya merasa kegiatan ini bisa membuat saya lebih tenang dan berpikir positif,” tuturnya.

 

Program ini menjadi salah satu wujud komitmen Lapas Kelas Kalabahi dalam memberikan pembinaan holistik yang menyentuh aspek mental dan emosional warga binaan. (Humas_FW)

Pembinaan dan Edukasi, Lapas Kalabahi Terima Kunjungan dari PAUD KB Madinah di Kebun Kadelang

 


Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali menunjukkan komitmennya sebagai institusi pemasyarakatan yang terbuka dan edukatif melalui kegiatan kunjungan PAUD KB Madinah ke Kebun Dinas Kadelang. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pembelajaran luar kelas sekaligus pengenalan tanaman sayuran yang dibudidayakan di kebun lapas, yang merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, Rabu (28/01).

 

Rombongan PAUD KB Madinah disambut langsung oleh jajaran Lapaa Kalabahi di area kebun. Kegiatan diawali dengan pengenalan tentang Kebun Dinas Kadelang sebagai salah satu sarana unggulan Lapas Kalabahi dalam mendukung ketahanan pangan dan pembinaan produktif. Anak-anak dikenalkan berbagai jenis sayuran yang ditanam, seperti semangka, kangkung, bayam, jagung, dan terong, serta diberikan penjelasan sederhana mengenai proses penanaman dan perawatannya. Antusiasme anak-anak terlihat jelas saat mereka melihat langsung tanaman sayuran yang tumbuh subur di lingkungan lapas.

 

Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja), Suryanto Ahmad, menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan peran Lapas Kalabahi tidak hanya sebagai tempat pembinaan warga binaan, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. “Melalui kebun lapas ini, kami ingin menunjukkan bahwa Lapas Kalabahi aktif memberikan manfaat nyata, baik dalam pembinaan warga binaan maupun dalam mendukung pendidikan anak sejak usia dini,” ujarnya.

 

Sementara itu, salah seorang pengajar PAUD KB Madinah, Nining, mengapresiasi sambutan dan materi pembelajaran yang diberikan oleh Lapas Kalabahi. Menurutnya, kunjungan ini sangat membantu anak-anak dalam mengenal tanaman sayuran secara langsung. “Anak-anak sangat senang dan mendapatkan pengalaman baru. Ini pembelajaran yang sangat berharga,” tuturnya.

 

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh edukasi, sekaligus memperkuat citra positif Lapas Kalabahi sebagai lembaga pemasyarakatan yang humanis dan berkontribusi bagi masyarakat. (Humas_FW)