Sabtu, 19 September 2026

Wujudkan Pembinaan Karakter, Lapas Kalabahi Bekali Peserta Magang dengan Latihan PBB

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menyelenggarakan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang diperuntukkan bagi para peserta magang. Bertempat di lapangan upacara Lapas Kalabahi, kegiatan pembinaan fisik dan kedisiplinan ini dipimpin secara langsung oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja), Suryanto Ahmad, bersama jajaran staf Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Sabtu (19/09).

 

Kehadiran jajaran Kamtib berperan penting dalam memastikan kesamaptaan dan standar operasional ditaati. Di bawah terik matahari, para peserta digembleng berbagai gerakan dasar hingga formasi baris-berbaris yang menuntut fokus, kekompakan tim, serta respons cepat terhadap instruksi pimpinan.

 

Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, memberikan dukungan dan apresiasi penuh terhadap program pembinaan ini. "Lapas adalah institusi penegak hukum yang membutuhkan tingkat kedisiplinan tinggi. Peserta magang harus memahami ritme dan aturan main yang ada di sini. PBB bukan sekadar gerakan fisik baris-berbaris, melainkan medium utama penanaman nilai integritas, loyalitas, dan tanggung jawab. Bekal disiplin ini akan sangat berguna saat mereka memasuki dunia kerja profesional yang sesungguhnya di masa depan," tegas M. Arfandy.

 

Senada dengan hal tersebut, Kasi Binadikgiatja, Suryanto Ahmad, menekankan esensi psikologis dari instruksi di lapangan. Menurutnya, PBB memegang peranan krusial dalam membentuk kesigapan mental peserta magang. "Melalui latihan di lapangan upacara ini, kami dari jajaran Kamtib dan Binadikgiatja ingin menanamkan jiwa korsa. PBB melatih mereka untuk memiliki tingkat konsentrasi tinggi, patuh pada hierarki dan instruksi pimpinan, serta mampu mengesampingkan ego pribadi demi kekompakan tim," jelas Suryanto.

 

Ia menambahkan bahwa pembinaan ini merupakan wujud tanggung jawab institusi. "Kami ingin memastikan tenaga magang yang keluar dari Lapas Kalabahi nantinya tidak hanya unggul secara akademis dan administratif, tetapi juga memiliki karakter yang ulet, cekatan, dan tahan banting. Kesiapan fisik dan mental adalah kunci utama dari keberhasilan pelaksanaan tugas di lapangan," pungkasnya. (Humas_FW)

0 komentar:

Posting Komentar