Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Meningkatkan produktivitas dan keahlian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Kalabahi melalui pelatihan kerja bersertifikat.

Deklarasi Janji Kinerja Tahun Berjalan

Komitmen seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Kalabahi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Layanan Kunjungan Tatap Muka

Memberikan pelayanan prima dan humanis bagi keluarga Warga Binaan dengan tetap menerapkan standar operasional prosedur yang berlaku.

Razia Rutin Blok Hunian

Mendeteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta mewujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Pembinaan Kerohanian WBP

Pemenuhan hak ibadah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan untuk membentuk mental dan spiritual yang lebih baik.

Rabu, 21 Januari 2026

Dukung Proses Pembinaan Kepribadian, Warga Binaan Katolik Lapas Kalabahi Ikuti Ibadah Bersama

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi terus melaksanakan pembinaan kepribadian bagi warga binaan sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter dan peningkatan kualitas spiritual. Salah satu kegiatan pembinaan tersebut yakni pembinaan keagamaan bagi warga binaan beragama Katolik yang dilaksanakan di Gereja Zoar Lapas Kelas Kalabahi pada hari Rabu (21/01).

 

Pembinaan keagamaan ini dibawakan langsung oleh salah satu peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan yang sedang menjalani tugas di Lapas Kalabahi, Florentina M. Dopong. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat serta diikuti oleh warga binaan beragama Katolik dengan antusiasme yang tinggi.

 

Dalam pembinaannya, Florentina menyampaikan sejumlah materi pokok yang berkaitan dengan pemahaman dasar iman Katolik. Adapun materi yang diberikan meliputi perbedaan Alkitab Katolik dan Alkitab Kristen Protestan, tata perayaan Ekaristi, serta tata gerak dalam liturgi Gereja Katolik. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan disertai penjelasan yang mudah dipahami sehingga warga binaan dapat mengikuti pembinaan dengan baik.

 

Florentina M. Dopong menyampaikan bahwa pembinaan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman iman serta menumbuhkan kesadaran beribadah yang benar sesuai ajaran Gereja Katolik. “Saya berharap melalui pembinaan ini, warga binaan dapat lebih memahami makna ibadah, sekaligus menjadikannya sebagai bekal spiritual untuk memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

 

Salah satu warga binaan yang mengikuti kegiatan, berinisial FR, mengungkapkan bahwa pembinaan tersebut sangat bermanfaat. Menurutnya, materi yang diberikan menambah pengetahuan serta memperkuat pemahaman tentang tata ibadah Katolik. “Kegiatan ini membuat kami lebih mengerti tentang iman kami dan memberikan ketenangan batin selama menjalani masa pembinaan di lapas,” tutur FR.

 

Melalui pembinaan keagamaan yang rutin dan berkesinambungan, Lapas Kelas Kalabahi berharap dapat mendukung proses pembinaan mental dan spiritual warga binaan secara optimal. (Humas)

Kalapas Kalabahi Jalin Sinergi dengan Dinas Kesehatan Dukung Program Aksi Kemenimipas

KALABAHI, INFO_PAS - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, bersama jajaran pejabat struktural melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Alor, Rabu (21/01). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan, dr. Farida Ariyani, sebagai bentuk penguatan sinergi lintas sektor dalam mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya poin ke-13 yang menitikberatkan pada peningkatan layanan kesehatan bagi warga binaan pemasyarakatan.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif tersebut, kedua pihak membahas berbagai langkah strategis terkait pelayanan kesehatan di lingkungan Lapas Kalabahi, mulai dari pencegahan penyakit menular, peningkatan kualitas layanan medis, hingga penguatan koordinasi dalam penanganan kesehatan warga binaan secara berkelanjutan.

Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen Lapas Kalabahi dalam mengimplementasikan arahan Kemenimipas secara konkret. “Pemenuhan hak kesehatan warga binaan adalah bagian penting dari pembinaan. Melalui dukungan Dinas Kesehatan, kami berharap layanan kesehatan di Lapas Kalabahi semakin optimal dan sejalan dengan Program Aksi Kemenimipas, khususnya pada poin ke-13,” ujar Arfandy.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Alor, dr. Farida Ariyani, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan kesiapan pihaknya untuk terus bersinergi. “Kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara, termasuk warga binaan. Dinas Kesehatan siap mendukung Lapas Kalabahi melalui pendampingan, layanan medis, serta program promotif dan preventif,” ungkap dr. Farida.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara Lapas Kalabahi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Alor guna mewujudkan layanan pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada pemenuhan hak dasar warga binaan. (Humas_YP)

Senin, 19 Januari 2026

Komitmen Bersama Jadi Langkah Nyata Lapas Kalabahi Wujudkan Zero Halinar

 


Kalabahi, INFO_PAS - Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban serta mewujudkan kondisi zero halinar (handphone, pungutan liar, dan narkoba), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar kegiatan penandatanganan komitmen bersama warga binaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di blok hunian dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, beserta seluruh jajaran pejabat struktural dan seluruh warga binaan pemasyarakatan, Senin (19/01).

 

Kegiatan diawali dengan pengarahan langsung dari Kepala Lapas kepada warga binaan. Dalam arahannya, M. Arfandy menekankan pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap tata tertib, serta peran aktif warga binaan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Ia menegaskan bahwa komitmen zero halinar merupakan langkah strategis untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif bagi proses pembinaan.

 

“Komitmen ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan pernyataan sikap dan tanggung jawab bersama antara petugas dan warga binaan untuk menolak segala bentuk pelanggaran, khususnya halinar. Keamanan dan ketertiban adalah kunci utama keberhasilan pembinaan,” tegas Kalapas.

 

Usai pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama yang diawali oleh para kepala blok hunian sebagai perwakilan warga binaan. Selanjutnya, penandatanganan dilakukan oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib), Kepala Seksi Binadik dan Giatja (Kasi Binadikgiatja), Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), dan ditutup dengan penandatanganan oleh Kepala Lapas Kalabahi.

 

Salah seorang warga binaan yang juga sebagai kepala blok hunian berinisial PG menyampaikan dukungannya terhadap komitmen tersebut. “Kami siap bekerja sama dengan petugas, mematuhi aturan, dan menjaga lingkungan blok hunian agar tetap aman, tertib, serta bebas dari halinar,” ujarnya.

 

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar sebagai wujud sinergi antara petugas dan warga binaan dalam menciptakan lapas yang aman dan berintegritas. (Humas_FW)

Dorong Kolaborasi Penegakan Hukum, Kalapas Kalabahi Kunjungi Kejaksaan Negeri Alor

 


Kalabahi, INFO_PAS - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, bersama jajaran pejabat struktural melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Kejaksaan Negeri Alor. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Alor, Mohammad Nursaitias, di ruang kerjanya dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Senin (19/01).

 

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat sinergi dan koordinasi antarpenegak hukum, khususnya dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing institusi. Dalam pertemuan tersebut, Kalapas dan Kajari membahas berbagai hal strategis terkait penanganan warga binaan, administrasi hukum, serta penguatan kerja sama dalam rangka mewujudkan sistem pemasyarakatan yang akuntabel dan berkeadilan.

 

Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah awal untuk membangun komunikasi yang intens dan berkelanjutan dengan Kejaksaan Negeri Kalabahi. “Sinergi yang baik antar aparat penegak hukum sangat penting guna memastikan proses penegakan hukum berjalan optimal, khususnya dalam hal koordinasi terkait status hukum warga binaan,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kajari Alor, Mohammad Nursaitias, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen Kejaksaan untuk terus mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan. “Kami siap memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan Lapas Kelas IIB Kalabahi agar setiap proses hukum dapat berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

 

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin solid antara Lapas Kelas Kalabahi dan Kejaksaan Negeri Alor dalam mendukung penegakan hukum yang profesional dan berintegritas. (Humas_FW)

Sabtu, 17 Januari 2026

Suasana Religius Warnai Perayaan Isra Mi'raj 1447 H di Masjid At-Taubah Lapas Kalabahi

 


Kalabahi, INFO_PAS - Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat di Masjid At-Taubah Lapas Kalabahi. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kalabahi, M. Arfandy, beserta seluruh jajaran pegawai yang beragama Islam, warga binaan pemasyarakatan (WBP) muslim, serta Persatuan Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Lapas Kalabahi, Sabtu (17/01).

 

Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara (MC) yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an beserta sari tilawah yang dibawakan oleh salah seorang warga binaan. Lantunan ayat suci tersebut menambah suasana religius dan menjadi pengantar refleksi spiritual bagi seluruh peserta yang hadir.

 

Selanjutnya, Kepala Lapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya, Kalapas menekankan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum penting untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, sekaligus menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan. “Peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya salat sebagai tiang agama serta nilai kedisiplinan, keikhlasan, dan ketaatan kepada Allah SWT. Nilai-nilai ini sejalan dengan tujuan pembinaan di Lapas, agar warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” ujar M. Arfandy.

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi bertema Isra Mi’raj yang dibawakan oleh warga binaan. Puisi tersebut menggambarkan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW serta makna mendalam di balik perintah salat lima waktu, yang disampaikan dengan penuh penghayatan.

 

Puncak acara diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustaz Abdul Hamid. Dalam tausiyahnya, Ustaz Abdul Hamid mengajak seluruh jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW serta menjadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai pengingat untuk senantiasa memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia. “Isra Mi’raj adalah perjalanan agung yang mengajarkan kita tentang kesabaran, keistiqamahan, dan kekuatan iman dalam menghadapi ujian hidup,” tuturnya.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan pelantunan Sholawat Jibril secara bersama-sama, doa penutup, ramah tamah, serta diakhiri dengan sesi foto bersama. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, penuh kekhusyukan, dan menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah di lingkungan Lapas Kalabahi. (Humas_FW)

Kamis, 15 Januari 2026

Implementasi 15 Program Aksi Kemenimipas, Lapas Kalabahi Gelar Panen Raya di Kebun Dinas Kadelang

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar kegiatan panen raya di Kebun Dinas Kadelang sebagai bagian dari implementasi program 15 Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) serta pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Panen raya tersebut difokuskan pada komoditas hortikultura berupa kangkung, ketimun, dan semangka yang selama ini dibudidayakan secara berkelanjutan oleh warga binaan dengan pendampingan petugas serta pihak terkait, Kamis (15/01).

 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh M. Arfandy, selaku Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, beserta jajaran pejabat struktural. Turut hadir pula peserta magang sekaligus tim dari Balai Penyuluhan Pertanian Teluk Mutiara yang dipimpin oleh Debi Marta, sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program pembinaan berbasis pertanian.

 

Dalam pelaksanaannya, hasil panen yang diperoleh langsung dipasarkan dan dijual kepada masyarakat sekitar dengan harga yang ekonomis. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk melatih jiwa kewirausahaan warga binaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penyediaan bahan pangan segar dengan harga terjangkau.

 

Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa panen raya ini merupakan bukti nyata keberhasilan pembinaan kemandirian di bidang pertanian. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat membekali warga binaan dengan keterampilan produktif yang berguna setelah kembali ke tengah masyarakat.

 

Sementara itu, Debi Marta mengapresiasi komitmen Lapas Kalabahi dalam mengelola kebun pertanian secara serius dan terarah. Ia menilai program ini telah berjalan dengan baik dan berpotensi untuk terus dikembangkan melalui penerapan teknik budidaya yang lebih optimal, sehingga mampu meningkatkan hasil panen dan kualitas produk ke depannya. (Humas_FW)

Rabu, 14 Januari 2026

Tanamkan Disiplin dan Tanggung Jawab, Kasi Binadikgiatja Lapas Kalabahi Pimpin Apel Kerja Warga Binaan Asimilasi

 


Kalabahi, INFO_PAS - Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja) Lapas Kelas IIB Kalabahi, Suryanto Ahmad, menggelar apel kerja bagi warga binaan asimilasi yang dilaksanakan di depan Gereja Zoar Lapas Kalabahi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga binaan yang tengah menjalani program asimilasi sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan kemandirian, Rabu (14/01).

 

Apel kerja tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan warga binaan dalam melaksanakan aktivitas kerja harian, sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Dalam arahannya, Suryanto Ahmad menekankan pentingnya menjaga sikap dan perilaku selama mengikuti program asimilasi, karena kepercayaan yang diberikan negara harus dijaga dengan sebaik-baiknya.

 

“Program asimilasi adalah kesempatan bagi warga binaan untuk membuktikan perubahan ke arah yang lebih baik. Oleh karena itu, saya berharap seluruh peserta dapat menjalani kegiatan kerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan menjunjung tinggi tata tertib,” ujar Suryanto Ahmad.

 

Ia juga mengingatkan agar warga binaan senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban, serta memanfaatkan program asimilasi sebagai sarana pembelajaran sebelum kembali ke tengah masyarakat. Kegiatan apel kerja berlangsung dengan tertib dan khidmat, menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Lapas Kalabahi dalam mewujudkan pembinaan yang humanis, terarah, dan berkelanjutan. (Humas_FW)