Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi
terus melaksanakan pembinaan kepribadian bagi warga binaan sebagai bagian dari
upaya pembentukan karakter dan peningkatan kualitas spiritual. Salah satu
kegiatan pembinaan tersebut yakni pembinaan keagamaan bagi warga binaan
beragama Katolik yang dilaksanakan di Gereja Zoar Lapas Kelas Kalabahi pada
hari Rabu (21/01).
Pembinaan keagamaan ini dibawakan langsung oleh salah satu peserta magang
Kementerian Ketenagakerjaan yang sedang menjalani tugas di Lapas Kalabahi,
Florentina M. Dopong. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat
serta diikuti oleh warga binaan beragama Katolik dengan antusiasme yang tinggi.
Dalam pembinaannya, Florentina menyampaikan sejumlah materi pokok yang
berkaitan dengan pemahaman dasar iman Katolik. Adapun materi yang diberikan
meliputi perbedaan Alkitab Katolik dan Alkitab Kristen Protestan, tata perayaan
Ekaristi, serta tata gerak dalam liturgi Gereja Katolik. Penyampaian materi
dilakukan secara komunikatif dan disertai penjelasan yang mudah dipahami
sehingga warga binaan dapat mengikuti pembinaan dengan baik.
Florentina M. Dopong menyampaikan bahwa pembinaan ini bertujuan untuk
memperdalam pemahaman iman serta menumbuhkan kesadaran beribadah yang benar
sesuai ajaran Gereja Katolik. “Saya berharap melalui pembinaan ini, warga
binaan dapat lebih memahami makna ibadah, sekaligus menjadikannya sebagai bekal
spiritual untuk memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik,”
ujarnya.
Salah satu warga binaan yang mengikuti kegiatan, berinisial FR,
mengungkapkan bahwa pembinaan tersebut sangat bermanfaat. Menurutnya, materi
yang diberikan menambah pengetahuan serta memperkuat pemahaman tentang tata
ibadah Katolik. “Kegiatan ini membuat kami lebih mengerti tentang iman kami dan
memberikan ketenangan batin selama menjalani masa pembinaan di lapas,” tutur
FR.
Melalui pembinaan keagamaan yang rutin dan berkesinambungan, Lapas Kelas Kalabahi berharap dapat mendukung proses pembinaan mental dan spiritual warga binaan secara optimal. (Humas)







0 komentar:
Posting Komentar