Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Meningkatkan produktivitas dan keahlian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Kalabahi melalui pelatihan kerja bersertifikat.

Deklarasi Janji Kinerja Tahun Berjalan

Komitmen seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Kalabahi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Layanan Kunjungan Tatap Muka

Memberikan pelayanan prima dan humanis bagi keluarga Warga Binaan dengan tetap menerapkan standar operasional prosedur yang berlaku.

Razia Rutin Blok Hunian

Mendeteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta mewujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Pembinaan Kerohanian WBP

Pemenuhan hak ibadah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan untuk membentuk mental dan spiritual yang lebih baik.

Selasa, 13 Januari 2026

Pastikan Program Pembinaan Efektif, Kalapas Kalabahi Turun Langsung Kontrol Tempat Percetakan Batako





Kalabahi, INFO_PAS - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy bersama jajaran pejabat struktural melaksanakan kegiatan kontrol dan peninjauan ke tempat percetakan batako yang menjadi lokasi kerja bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) program asimilasi. Kegiatan tersebut dilakukan bersama jajaran pejabat struktural Lapas Kalabahi sebagai bagian dari pengawasan dan pembinaan berkelanjutan terhadap pelaksanaan program asimilasi di luar lapas, Selasa (13/01).

 

Dalam peninjauan tersebut, Kalapas secara langsung mengecek aktivitas kerja para WBP asimilasi, kondisi lingkungan kerja, serta memastikan pelaksanaan asimilasi berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, Kalapas juga berdialog dengan para WBP untuk mengetahui perkembangan, kendala, serta manfaat yang dirasakan selama mengikuti program asimilasi.

 

Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa kegiatan kontrol ini merupakan bentuk komitmen Lapas Kalabahi dalam memastikan program pembinaan berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi warga binaan. “Asimilasi kerja ini bertujuan untuk membekali WBP dengan keterampilan, etos kerja, dan tanggung jawab sehingga mereka siap kembali dan berkontribusi secara positif di tengah masyarakat,” ujar M. Arfandy. Ia juga menegaskan bahwa pengawasan rutin akan terus dilakukan guna menjamin keamanan, kedisiplinan, serta keberlangsungan program pembinaan.

 

Salah seorang WBP asimilasi yang bekerja di percetakan batako berinisial KR mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan. “Saya merasa senang dan terbantu dengan adanya asimilasi ini. Selain mendapatkan pengalaman kerja, saya juga belajar disiplin dan tanggung jawab. Ini menjadi bekal penting bagi saya setelah bebas nanti,” ungkap KR.

 

Melalui kegiatan ini, Lapas Kalabahi berharap program asimilasi dapat terus berjalan dengan baik dan menjadi sarana pembinaan yang efektif bagi warga binaan. (Humas_FW)

Dukung 15 Program Akselerasi Kemenimipas, Kalapas Kalabahi Tinjau Langsung Persiapan Panen Raya di Kebun Kadelang

 


Kalabahi, INFO_PAS -  Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, bersama jajaran pejabat struktural melaksanakan peninjauan langsung ke Kebun Dinas Kadelang pada hari Selasa, (13/01). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memastikan kesiapan kebun menjelang pelaksanaan panen raya, sekaligus sebagai langkah konkret mendukung pelaksanaan 15 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya di bidang ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian warga binaan.

 

Dalam peninjauan tersebut, Kalapas bersama para pejabat mengecek kondisi lahan, pertumbuhan tanaman, serta kesiapan sarana pendukung panen. Kebun Dinas Kadelang merupakan salah satu sarana pembinaan kerja yang melibatkan warga binaan secara aktif, dengan tujuan memberikan keterampilan produktif yang dapat bermanfaat setelah menjalani masa pidana.

 

Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Lapas Kalabahi dalam mengimplementasikan program akselerasi secara nyata dan berkelanjutan. “Kegiatan pertanian ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian warga binaan agar memiliki keterampilan dan etos kerja yang positif,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja), Suryanto Ahmad, menambahkan bahwa persiapan panen raya telah dilakukan secara bertahap dan melibatkan warga binaan sesuai dengan standar pembinaan. “Kami berharap hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat optimal serta menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berkarya dan berkontribusi secara positif,” ungkapnya. (Humas_FW)

Gelar Rapat Dinas, Kalapas Kalabahi Fokuskan Evaluasi dan Koordinasi Tiap Bidang

 


Kalabahi, INFO_PAS -  Sebagai bagian dari upaya penguatan koordinasi internal dan peningkatan kinerja organisasi, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan rapat dinas yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, bertempat di Aula Lapas Kalabahi. Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh pegawai, Selasa (13/01).

 

Rapat dinas ini berfokus pada evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi pada setiap bidang di lingkungan Lapas Kalabahi. Evaluasi mencakup aspek pengamanan dan ketertiban, pembinaan warga binaan, administrasi, serta pelayanan publik. Melalui forum ini, pimpinan menekankan pentingnya akuntabilitas, disiplin kerja, dan sinergi antarbidang dalam mendukung tercapainya target kinerja lembaga.

 

Dalam arahannya, Kalapas M. Arfandy menyampaikan bahwa rapat dinas merupakan sarana strategis untuk mengidentifikasi capaian, kendala, dan rencana perbaikan ke depan. Ia menegaskan perlunya evaluasi berbasis data dan komunikasi yang terbuka agar setiap permasalahan dapat ditangani secara cepat dan tepat. “Evaluasi ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan seluruh bidang berjalan searah dengan tujuan organisasi serta standar pelayanan yang telah ditetapkan,” ujar M. Arfandy.

 

Rapat berlangsung dinamis dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan seluruh peserta. Para pegawai diberikan kesempatan menyampaikan masukan, saran, dan kendala yang dihadapi di unit kerja masing-masing. Interaksi ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan.

 

Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU), Abdurrahman Haryono, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya tertib administrasi dan dukungan manajerial yang solid sebagai fondasi kinerja operasional. Ia menyampaikan bahwa pengelolaan administrasi yang baik akan memperlancar pelaksanaan tugas teknis di lapangan. “Sinergi antara administrasi dan operasional menjadi kunci agar seluruh program kerja dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” jelasnya.

 

Dengan terselenggaranya rapat dinas ini, Lapas Kalabahi berharap seluruh pegawai memiliki pemahaman yang sama terhadap prioritas kerja, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan humanis. (Humas_FW)

Senin, 12 Januari 2026

Lapas Kalabahi Ikuti Apel Bersama Awal Tahun 2026 Secara Daring Bersama Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan

 

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi turut mengikuti kegiatan Apel Bersama Awal Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (12/01). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh satuan kerja di lingkungan kementerian sebagai bentuk penguatan komitmen kinerja dan integritas dalam mengawali tahun kerja yang baru.






Dari aula Lapas Kalabahi, jajaran pejabat struktural dan staf mengikuti jalannya apel dengan penuh khidmat. Apel bersama ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan semangat seluruh aparatur dalam memberikan pelayanan publik yang profesional, berkeadilan, dan berorientasi pada hak asasi manusia.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, dalam arahannya menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga supremasi hukum dan perlindungan HAM. Ia menyampaikan bahwa tahun 2026 harus menjadi tahun penguatan tata kelola yang bersih dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Kita dituntut untuk bekerja lebih cepat, lebih transparan, dan lebih akuntabel. Reformasi hukum dan pemasyarakatan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” ujar Yusril.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa keikutsertaan Lapas Kalabahi dalam apel bersama ini menjadi penyemangat bagi seluruh petugas. Menurutnya, arahan pimpinan nasional menjadi panduan penting dalam menjalankan tugas pemasyarakatan yang semakin kompleks. “Kami berkomitmen untuk menjadikan Lapas Kalabahi sebagai institusi yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang humanis kepada warga binaan,” ungkap Arfandy.

Dengan semangat awal tahun yang kuat, Lapas Kalabahi siap mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang modern, transparan, dan berkeadilan sepanjang tahun 2026. (Humas_YP)

Kamis, 08 Januari 2026

Wujudkan Pemasyarakatan Bebas Narkoba, Pegawai dan Warga Binaan Lapas Kalabahi Laksanakan Tes Urine

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan kegiatan tes urine bagi seluruh pegawai dan warga binaan, sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung program pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini dilaksanakan di dalam area Lapas Kalabahi dan berlangsung dengan tertib, aman, serta lancar, Kamis (08/10).

 

Pelaksanaan tes urine tersebut melibatkan seluruh jajaran pegawai Lapas Kalabahi serta warga binaan dari berbagai blok hunian. Kegiatan ini merupakan langkah preventif sekaligus upaya deteksi dini guna memastikan lingkungan Lapas tetap bersih dari narkoba serta mendukung terwujudnya lapas yang aman, tertib, dan berintegritas.

 

Proses pemeriksaan dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku, dengan pengawasan ketat oleh petugas. Setiap peserta mengikuti tahapan pemeriksaan secara bergiliran untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas hasil tes. Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, seluruh pegawai dan warga binaan dinyatakan negatif narkoba.

 

Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja), Suryanto Ahmad, menyampaikan bahwa kegiatan tes urine ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba. “Tes urine ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung program nasional pemberantasan narkoba. Alhamdulillah, hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta, baik pegawai maupun warga binaan, dinyatakan negatif narkoba. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan dan pengawasan yang dilakukan selama ini berjalan dengan baik,” ujarnya.

 

Salah seorang warga binaan yang turut mengikuti tes urine, berinisial TL, mengaku mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, tes urine memberikan rasa aman dan kepercayaan bahwa Lapas Kalabahi benar-benar serius dalam memberantas narkoba. “Kami sebagai warga binaan merasa kegiatan ini penting. Selain untuk pengawasan, juga menjadi pengingat bagi kami agar tetap menjalani pembinaan dengan baik dan menjauhi hal-hal yang melanggar aturan,” ungkap TL.

 

Melalui pelaksanaan tes urine ini, Lapas Kalabahi menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas lembaga, menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba, serta mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal dan berkelanjutan. (Humas_FW)

Gelar Razia Kamar Hunian, Lapas Kalabahi Fokus Ciptakan Lingkungan Aman dan Sehat

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan kegiatan penggeledahan dan penertiban kamar hunian sebagai upaya meningkatkan keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran pengamanan dan Kamtib, dengan tujuan memastikan tidak adanya barang-barang terlarang di dalam blok hunian warga binaan, Kamis (08/01).

 

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib), Arnoldus Enge. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya profesionalisme, ketelitian, serta sikap humanis selama proses penggeledahan. Setelah pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

 

Penggeledahan difokuskan pada penertiban barang-barang yang dilarang, seperti senjata tajam, narkoba, serta benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Selain itu, petugas juga melakukan penataan ulang lemari dan area kamar hunian agar lebih rapi, bersih, dan tertata. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan potensi munculnya sumber penyakit, seperti demam berdarah dengue (DBD) dan malaria, yang dapat timbul akibat lingkungan yang tidak terawat.

 

Arnoldus Enge menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan menciptakan situasi lapas yang aman, kondusif, dan sehat. “Penggeledahan dan penertiban ini bukan semata-mata penindakan, tetapi juga bagian dari upaya pencegahan. Kami ingin memastikan tidak ada barang terlarang yang beredar serta lingkungan hunian tetap bersih dan tertata, sehingga dapat menunjang kesehatan warga binaan,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Roby Eduard Therik, menambahkan bahwa keterlibatan seluruh jajaran pengamanan menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan. “Kami mengedepankan sinergi dan disiplin dalam setiap kegiatan pengamanan. Penataan lemari dan kebersihan kamar hunian juga menjadi perhatian serius, karena lingkungan yang bersih akan berdampak langsung pada kesehatan dan kenyamanan warga binaan maupun petugas,” jelasnya.

 

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di Lapas Kalabahi semakin terjaga, serta tercipta lingkungan hunian yang lebih sehat, aman, dan tertib. (Humas_FW)

Rabu, 07 Januari 2026

Lapas Kalabahi Ikuti Arahan Ditjenpas Bahas Strategi Transisi KUHP 2023 dan KUHAP 2025

 

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi mengikuti kegiatan Zoom Meeting terkait arahan dan pembahasan Langkah-Langkah Strategis pada Masa Transisi Perubahan Hukum Pidana dengan Berlakunya KUHP 2023 dan KUHAP 2025 Bidang Pelayanan Tahanan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan diikuti oleh seluruh jajaran pemasyarakatan dari berbagai wilayah di Indonesia, Rabu (07/01).





Kegiatan virtual tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada unit pelaksana teknis pemasyarakatan dalam menghadapi perubahan besar sistem hukum pidana nasional. Pemberlakuan KUHP 2023 dan KUHAP 2025 menuntut adanya penyesuaian kebijakan, prosedur, serta pola pelayanan terhadap tahanan agar sejalan dengan prinsip keadilan dan perlindungan hak asasi manusia.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, dalam arahannya menegaskan bahwa masa transisi ini merupakan fase krusial yang harus dipersiapkan secara matang. Ia menyampaikan bahwa seluruh jajaran pemasyarakatan wajib memahami substansi perubahan hukum agar tidak terjadi kekeliruan dalam pelaksanaannya di lapangan. “Kita harus menjadikan perubahan KUHP dan KUHAP sebagai momentum untuk memperbaiki kualitas pelayanan tahanan, dengan pendekatan yang lebih humanis, profesional, dan berorientasi pada kepastian hukum,” tegas Mashudi.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta penyesuaian standar operasional prosedur di setiap lapas dan rutan.

Sementara itu, salah satu pegawai Lapas Kalabahi menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan dan panduan yang sangat jelas bagi petugas. Menurutnya, arahan Ditjenpas menjadi bekal penting dalam menghadapi perubahan regulasi yang akan berdampak langsung pada tugas pelayanan sehari-hari.

Dengan mengikuti kegiatan ini, Lapas Kalabahi menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dan mendukung kebijakan Ditjen Pemasyarakatan demi terwujudnya sistem pemasyarakatan yang modern, berkeadilan, dan berintegritas. (Humas_YP)