Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Meningkatkan produktivitas dan keahlian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Kalabahi melalui pelatihan kerja bersertifikat.

Deklarasi Janji Kinerja Tahun Berjalan

Komitmen seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Kalabahi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Layanan Kunjungan Tatap Muka

Memberikan pelayanan prima dan humanis bagi keluarga Warga Binaan dengan tetap menerapkan standar operasional prosedur yang berlaku.

Razia Rutin Blok Hunian

Mendeteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta mewujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Pembinaan Kerohanian WBP

Pemenuhan hak ibadah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan untuk membentuk mental dan spiritual yang lebih baik.

Kamis, 08 Januari 2026

Gelar Razia Kamar Hunian, Lapas Kalabahi Fokus Ciptakan Lingkungan Aman dan Sehat

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan kegiatan penggeledahan dan penertiban kamar hunian sebagai upaya meningkatkan keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran pengamanan dan Kamtib, dengan tujuan memastikan tidak adanya barang-barang terlarang di dalam blok hunian warga binaan, Kamis (08/01).

 

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib), Arnoldus Enge. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya profesionalisme, ketelitian, serta sikap humanis selama proses penggeledahan. Setelah pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

 

Penggeledahan difokuskan pada penertiban barang-barang yang dilarang, seperti senjata tajam, narkoba, serta benda lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Selain itu, petugas juga melakukan penataan ulang lemari dan area kamar hunian agar lebih rapi, bersih, dan tertata. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan potensi munculnya sumber penyakit, seperti demam berdarah dengue (DBD) dan malaria, yang dapat timbul akibat lingkungan yang tidak terawat.

 

Arnoldus Enge menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan menciptakan situasi lapas yang aman, kondusif, dan sehat. “Penggeledahan dan penertiban ini bukan semata-mata penindakan, tetapi juga bagian dari upaya pencegahan. Kami ingin memastikan tidak ada barang terlarang yang beredar serta lingkungan hunian tetap bersih dan tertata, sehingga dapat menunjang kesehatan warga binaan,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Roby Eduard Therik, menambahkan bahwa keterlibatan seluruh jajaran pengamanan menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan. “Kami mengedepankan sinergi dan disiplin dalam setiap kegiatan pengamanan. Penataan lemari dan kebersihan kamar hunian juga menjadi perhatian serius, karena lingkungan yang bersih akan berdampak langsung pada kesehatan dan kenyamanan warga binaan maupun petugas,” jelasnya.

 

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di Lapas Kalabahi semakin terjaga, serta tercipta lingkungan hunian yang lebih sehat, aman, dan tertib. (Humas_FW)

Rabu, 07 Januari 2026

Lapas Kalabahi Ikuti Arahan Ditjenpas Bahas Strategi Transisi KUHP 2023 dan KUHAP 2025

 

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi mengikuti kegiatan Zoom Meeting terkait arahan dan pembahasan Langkah-Langkah Strategis pada Masa Transisi Perubahan Hukum Pidana dengan Berlakunya KUHP 2023 dan KUHAP 2025 Bidang Pelayanan Tahanan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan diikuti oleh seluruh jajaran pemasyarakatan dari berbagai wilayah di Indonesia, Rabu (07/01).





Kegiatan virtual tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada unit pelaksana teknis pemasyarakatan dalam menghadapi perubahan besar sistem hukum pidana nasional. Pemberlakuan KUHP 2023 dan KUHAP 2025 menuntut adanya penyesuaian kebijakan, prosedur, serta pola pelayanan terhadap tahanan agar sejalan dengan prinsip keadilan dan perlindungan hak asasi manusia.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, dalam arahannya menegaskan bahwa masa transisi ini merupakan fase krusial yang harus dipersiapkan secara matang. Ia menyampaikan bahwa seluruh jajaran pemasyarakatan wajib memahami substansi perubahan hukum agar tidak terjadi kekeliruan dalam pelaksanaannya di lapangan. “Kita harus menjadikan perubahan KUHP dan KUHAP sebagai momentum untuk memperbaiki kualitas pelayanan tahanan, dengan pendekatan yang lebih humanis, profesional, dan berorientasi pada kepastian hukum,” tegas Mashudi.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta penyesuaian standar operasional prosedur di setiap lapas dan rutan.

Sementara itu, salah satu pegawai Lapas Kalabahi menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan dan panduan yang sangat jelas bagi petugas. Menurutnya, arahan Ditjenpas menjadi bekal penting dalam menghadapi perubahan regulasi yang akan berdampak langsung pada tugas pelayanan sehari-hari.

Dengan mengikuti kegiatan ini, Lapas Kalabahi menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dan mendukung kebijakan Ditjen Pemasyarakatan demi terwujudnya sistem pemasyarakatan yang modern, berkeadilan, dan berintegritas. (Humas_YP)

Belajar Iqro dan Al-Qur'an, Warga Binaan Muslim Lapas Kalabahi Antusias Ikuti Program Pembinaan

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi terus berkomitmen memberikan pembinaan kepribadian bagi warga binaan, salah satunya melalui pembinaan keagamaan. Kali ini, kegiatan pembinaan agama bagi warga binaan yang beragama Islam dilaksanakan di Masjid At-Taubah dan dipimpin langsung oleh pegawai Lapas Kalabahi, Rabu (07/01).

 

Kegiatan pembinaan keagamaan tersebut difokuskan pada pembelajaran membaca Iqro dan Al-Qur’an, serta pembekalan nilai-nilai religius sebagai upaya memperkuat iman dan ketakwaan warga binaan. Pembinaan dilaksanakan secara rutin dan terstruktur agar warga binaan dapat memahami ajaran agama Islam dengan baik, sekaligus menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

 

Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Para warga binaan mengikuti setiap sesi dengan serius, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah bagi pemula hingga pendalaman bacaan Al-Qur’an bagi yang sudah mampu membaca dengan lancar. Selain itu, petugas juga memberikan nasihat keagamaan dan motivasi agar warga binaan senantiasa memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.

 

Salah satu petugas pembina, Mauludin Hamzah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang sangat penting. “Pembinaan keagamaan ini bertujuan untuk membentuk karakter warga binaan agar lebih baik, memiliki ketenangan batin, serta meningkatkan kesadaran spiritual. Kami berharap nilai-nilai yang diberikan dapat menjadi bekal positif bagi mereka, baik selama di dalam lapas maupun setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.

 

Sementara itu, salah satu warga binaan berinisial PF mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa pembinaan agama memberikan dampak positif bagi dirinya. “Saya merasa lebih tenang dan termotivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Belajar membaca Iqro dan Al-Qur’an di sini sangat membantu saya dalam mendekatkan diri kepada Allah,” ungkapnya.

 

Melalui kegiatan pembinaan keagamaan ini, Lapas Kalabahi berharap dapat menciptakan warga binaan yang tidak hanya taat hukum, tetapi juga memiliki moral dan spiritual yang kuat. (Humas_FW)

Senin, 05 Januari 2026

Wujudkan Komitmen Akuntabilitas 2026, Lapas Kalabahi Gelar Penandatanganan Perjanjian Kinerja



Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 sebagai tindak lanjut Surat Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM Nomor SEK.1-PR.01.01-112 tentang Percepatan Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Kantor Wilayah dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan apel Lapas Kelas IIB Kalabahi dan diikuti oleh seluruh pegawai Lapas Kalabahi beserta peserta magang, Senin (05/01).

 

Penandatanganan perjanjian kinerja dilakukan antara Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, dengan jajaran pejabat struktural. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam meningkatkan kinerja organisasi, memperkuat akuntabilitas, serta memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

 

Dalam sambutannya, Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menegaskan bahwa perjanjian kinerja bukan sekadar formalitas administratif, melainkan kontrak moral dan profesional yang harus dipertanggungjawabkan. “Perjanjian kinerja ini menjadi pedoman bagi kita semua dalam bekerja selama Tahun 2026. Setiap target yang ditetapkan harus dilaksanakan secara sungguh-sungguh, terukur, dan berorientasi pada hasil,” ujar M. Arfandy. Ia juga menekankan pentingnya sinergi, disiplin, serta integritas seluruh jajaran dalam mendukung pencapaian Renstra dan program prioritas pemasyarakatan.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan Kalapas kepada seluruh pegawai dan peserta magang. Dalam arahannya, Kalapas mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan perjanjian kinerja sebagai motivasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta memperkuat citra positif institusi.

 

Sementara itu, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib), Arnoldus Enge, menyampaikan bahwa penandatanganan perjanjian kinerja menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan tanggung jawab antarbagian. “Dengan adanya perjanjian kinerja ini, setiap pejabat dan pegawai memiliki arah kerja yang jelas. Khususnya di bidang keamanan dan ketertiban, kami berkomitmen untuk menjalankan tugas secara profesional, preventif, dan sesuai standar operasional prosedur,” ungkapnya.

 

Melalui kegiatan ini, Lapas Kalabahi menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, efektif, dan akuntabel menuju kinerja pemasyarakatan yang semakin optimal pada Tahun 2026. (Humas_FW)

Apel Pegawai Awal Tahun 2026, Lapas Kalabahi Teguhkan Komitmen Kinerja

 


Kalabahi, INFO_PAS - Seluruh jajaran pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi mengikuti kegiatan Apel Pegawai Awal Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Lapas Kelas IIB Kalabahi dan diikuti dengan penuh disiplin sebagai bentuk kesiapan aparatur dalam mengawali pelaksanaan tugas di tahun 2026, Senin (05/01).

 

Apel virtual tersebut diawali dengan mendengarkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan Mars Kemenimipas. Suasana berlangsung khidmat dan tertib, mencerminkan semangat nasionalisme serta loyalitas pegawai terhadap institusi. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan harapan agar seluruh jajaran Kemenimipas senantiasa diberikan kekuatan, kelancaran, dan integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sepanjang tahun 2026.

 

Agenda utama apel diisi dengan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Dalam arahannya, Menteri Agus menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta memperkuat profesionalisme aparatur. Ia menekankan bahwa tahun 2026 harus dijadikan momentum untuk mempercepat reformasi birokrasi dan menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kinerja sebagai simbol komitmen pimpinan dan jajaran dalam mewujudkan target kinerja yang telah ditetapkan. Penandatanganan ini menjadi landasan awal dalam pelaksanaan program dan kegiatan Kemenimipas di tahun 2026.

 

Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa kegiatan apel awal tahun dan penandatanganan perjanjian kinerja ini menjadi penguat semangat bagi seluruh pegawai. “Arahan Bapak Menteri menjadi pedoman bagi kami untuk meningkatkan kinerja, memperkuat disiplin, dan memberikan pelayanan pemasyarakatan yang profesional serta berintegritas,” ujar M. Arfandy.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Lapas Kelas Kalabahi dapat menyatukan langkah dan komitmen dalam mendukung visi dan misi Kemenimipas sepanjang tahun 2026. (Humas_FW)

Pelayanan Pemasyarakatan Humanis, Lapas Kalabahi Bagikan Baju ke Warga Binaan

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian baju kepada warga binaan. Kegiatan tersebut berlangsung di Gereja Zoar Lapas Kelas Kalabahi dan diikuti oleh warga binaan dengan penuh tertib serta suasana yang kondusif, Senin (05/01).

 

Pembagian baju dilaksanakan oleh Staf Perawatan Lapas Kalabahi, Adryan H. Kolly, yang didampingi oleh dua orang peserta magang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemenuhan hak dasar warga binaan, khususnya dalam hal kelayakan sandang, sekaligus bentuk kepedulian jajaran lapas terhadap kesejahteraan warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

 

Proses pembagian dilakukan secara teratur dengan memperhatikan ketertiban dan kenyamanan bersama. Warga binaan dipanggil satu per satu untuk menerima baju yang telah disiapkan, sehingga kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

 

Adryan H. Kolly menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Lapas Kalabahi dalam memberikan pelayanan yang humanis. “Pembagian baju ini kami laksanakan sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab kami dalam memenuhi kebutuhan dasar warga binaan. Harapannya, apa yang diberikan dapat bermanfaat dan menambah rasa nyaman bagi mereka selama menjalani pembinaan di dalam lapas,” ujarnya.

 

Salah seorang warga binaan berinisial KY turut menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada petugas lapas. Bantuan baju ini sangat berarti bagi kami dan membuat kami merasa diperhatikan,” ungkap KY.

 

Melalui kegiatan ini, Lapas Kalabahi terus berupaya menciptakan lingkungan pembinaan yang layak, humanis, dan berorientasi pada pemenuhan hak-hak warga binaan. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan. (Humas_FW)


Sabtu, 03 Januari 2026

Suasana Haru dan Kebersamaan Warnai Acara Perpisahan Kaur Umum Lapas Kalabahi

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar acara perpisahan bagi salah satu pegawai, John O.Z. Mina Belo, yang selama ini menjabat sebagai Kepala Urusan Umum. Acara perpisahan tersebut dilaksanakan di Pantai Sebanjar dan dihadiri oleh seluruh jajaran pegawai Lapas Kelas IIB Kalabahi, unsur PIPAS, serta para peserta magang, dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, Sabtu (03/01).

 

Kegiatan diawali dengan sambutan pembawa acara (MC) yang membuka rangkaian acara secara resmi. Selanjutnya, para hadirin diajak untuk mendengarkan kesan dan pesan yang disampaikan oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Arnoldus Enge.

 

Dalam sambutannya, Arnoldus menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan loyalitas John O.Z. Mina Belo selama bertugas di Lapas Kalabahi. Ia menilai John sebagai sosok pegawai yang bertanggung jawab, komunikatif, serta mampu membangun kerja sama yang solid lintas seksi.

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Lapas (Kalapas)Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy. Dalam sambutannya, Kalapas menyampaikan rasa bangga atas mutasi sekaligus promosi jabatan yang diterima John sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha di Lapas Kelas IIB Ende. Menurutnya, promosi tersebut merupakan bentuk kepercayaan pimpinan atas kinerja dan integritas yang telah ditunjukkan selama ini.

 

Kalapas juga berharap agar John dapat terus berprestasi dan membawa nama baik Lapas Kalabahi di tempat tugas yang baru.

Sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan, dilakukan penyerahan cenderamata kepada John O.Z. Mina Belo, yang kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan acara ramah tamah.

 

Dalam kesempatan tersebut, John menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh keluarga besar Lapas Kalabahi. Ia mengaku banyak belajar dan mendapatkan pengalaman berharga selama bertugas, serta memohon doa restu agar dapat mengemban amanah di jabatan baru dengan baik.


Acara perpisahan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menegaskan semangat kebersamaan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. (Humas_FW)