Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Meningkatkan produktivitas dan keahlian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Kalabahi melalui pelatihan kerja bersertifikat.

Deklarasi Janji Kinerja Tahun Berjalan

Komitmen seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Kalabahi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Layanan Kunjungan Tatap Muka

Memberikan pelayanan prima dan humanis bagi keluarga Warga Binaan dengan tetap menerapkan standar operasional prosedur yang berlaku.

Razia Rutin Blok Hunian

Mendeteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta mewujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Pembinaan Kerohanian WBP

Pemenuhan hak ibadah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan untuk membentuk mental dan spiritual yang lebih baik.

Kamis, 25 Desember 2025

Kado Hari Raya Natal, 47 Orang Warga Binaan Lapas Kalabahi Terima Remisi Khusus

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan kegiatan pemberian Remisi Khusus Hari Raya Natal Tahun 2025 kepada warga binaan pemasyarakatan. Kegiatan ini berlangsung di Gereja Zoar Lapas Kalabahi, seusai pelaksanaan ibadah pagi Natal, dan diikuti oleh jajaran petugas serta warga binaan beragama Kristen, Kamis (25/12).

 

Rangkaian acara diawali dengan sambutan pembawa acara yang menyampaikan bahwa pemberian remisi merupakan hak warga binaan yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Remisi Khusus Hari Raya Natal oleh petugas Lapas Kalabahi.

 

Berdasarkan data yang dibacakan, jumlah warga binaan yang menerima Remisi Khusus Natal Tahun 2025 sebanyak 47 orang, seluruhnya merupakan Remisi Khusus I (RK I). Adapun besaran remisi yang diberikan terdiri dari 15 hari kepada 15 orang, 1 bulan kepada 22 orang, 1 bulan 15 hari kepada 6 orang, serta 2 bulan kepada 4 orang warga binaan. Sementara itu, untuk Remisi Khusus II (RK II) atau remisi yang langsung mengakhiri masa pidana pada Hari Raya Natal tercatat nihil.

 

Sebagai simbolisasi, SK Remisi Khusus Natal diserahkan secara langsung kepada dua orang perwakilan narapidana penerima remisi. Penyerahan tersebut berlangsung khidmat dan penuh sukacita, mencerminkan makna Natal sebagai momentum pengharapan dan pembaruan hidup bagi warga binaan.

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sambutan Menteri Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto, yang dibacakan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, Roby Eduard Therik. Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa pemberian remisi merupakan wujud kehadiran negara dalam menjamin hak-hak warga binaan serta menjadi motivasi untuk terus berperilaku baik dan mengikuti seluruh program pembinaan.

 

Plt. Kalapas Kalabahi, Roby Eduard Therik, dalam keterangannya menyampaikan bahwa remisi diharapkan dapat menjadi dorongan positif bagi warga binaan. “Remisi Natal ini adalah bentuk apresiasi atas kepatuhan dan kesungguhan warga binaan dalam mengikuti pembinaan. Kami berharap hal ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri,” ujarnya.

 

Sementara itu, salah seorang perwakilan narapidana penerima remisi, berinisial GP, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah dan jajaran Lapas Kalabahi. Ia menyatakan bahwa remisi yang diterimanya menjadi semangat baru untuk menjalani sisa masa pidana dengan lebih baik dan siap kembali ke masyarakat.

 

Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa oleh Pendeta Maacha Ida M. Laure, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai penutup rangkaian acara pemberian Remisi Khusus Hari Raya Natal di Lapas Kelas IIB Kalabahi. (Humas_FW)

Lapas Kalabahi Gelar Ibadah Natal Pagi, Warga Binaan Diajak Mengalami Pemulihan dan Harapan Baru

 

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan ibadah Natal pagi bersama warga binaan dan petugas. Ibadah yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Gereja Zoar Lapas Kalabahi dan dipimpin oleh Ibu Pendeta Maacha Ida M. Laure, dengan mengusung pesan tentang kasih, pengampunan, dan pemulihan hidup, Kamis (25/12).

 


Dalam pemberitaan firman-Nya, Pendeta Maacha Ida M. Laure menyampaikan bahwa Natal adalah bukti nyata kasih Allah bagi seluruh umat manusia tanpa terkecuali. Ia menegaskan bahwa kelahiran Yesus Kristus membawa terang bagi setiap pribadi, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan. “Natal mengajarkan bahwa tidak ada manusia yang ditinggalkan Tuhan. Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah, dipulihkan, dan memulai hidup yang baru,” ungkapnya di hadapan jemaat.

Pelaksana Tugas Kepala Lapas Kalabahi, Roby Eduard Therik, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ibadah Natal merupakan bagian dari pembinaan kepribadian warga binaan. Menurutnya, pembinaan spiritual sangat penting untuk membentuk karakter, sikap, dan harapan hidup yang lebih baik. “Kami berharap melalui ibadah ini, warga binaan dapat menemukan kedamaian batin dan motivasi untuk memperbaiki diri,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga binaan berinisial LA mengaku bersyukur dapat mengikuti ibadah Natal di dalam lapas. Ia mengatakan bahwa pesan firman yang disampaikan memberikan kekuatan dan harapan baru. “Natal kali ini sangat berarti bagi saya. Saya merasa diingatkan bahwa Tuhan masih memberi kesempatan untuk berubah dan menjadi pribadi yang lebih baik,” tuturnya dengan haru.

Ibadah Natal pagi tersebut berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan, mencerminkan semangat kebersamaan, toleransi, serta komitmen Lapas Kalabahi dalam memberikan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan. (Humas_YP)


Rabu, 24 Desember 2025

Lapas Kalabahi Gelar Penggeledahan Blok Hunian Sambut Nataru, Dipimpin Langsung Plt. Kalapas

 

Kalabahi, INFO_PAS - Dalam rangka menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kalabahi melaksanakan penggeledahan rutin di dalam blok hunian warga binaan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga selama momentum hari besar keagamaan dan pergantian tahun, Rabu (24/12).

Penggeledahan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas Kalabahi, Roby Eduard Therik, bersama jajaran Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib). Petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kamar hunian, sekaligus memberikan imbauan kepada warga binaan agar tetap mematuhi aturan yang berlaku di dalam lapas.

Plt. Kalapas Kalabahi Roby Eduard Therik menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini untuk mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan lapas. Ia menegaskan bahwa penggeledahan dilaksanakan secara humanis dengan tetap menjunjung tinggi hak-hak warga binaan. “Kami ingin menciptakan suasana lapas yang aman, tertib, dan kondusif agar perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung dengan damai,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga binaan menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, penggeledahan rutin memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi seluruh penghuni blok hunian, khususnya menjelang Nataru.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kalabahi berkomitmen menjaga lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif, sekaligus mendorong warga binaan untuk menjadikan momentum Nataru sebagai waktu refleksi dan pembenahan diri. (Humas_Yp)

Senin, 22 Desember 2025

Momentum Apresiasi Peran Perempuan, Lapas Kalabahi Gelar Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 pada Senin (22/12). Upacara yang berlangsung di Lapangan Upacara Lapas Kalabahi tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pegawai Lapas Kalabahi serta para peserta magang serta barisan warga binaan dengan penuh khidmat dan tertib.

 

Peringatan Hari Ibu tahun ini mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong peran strategis perempuan sebagai motor penggerak pembangunan, termasuk di lingkungan pemasyarakatan. Sejalan dengan tema tersebut, personel upacara kali ini didominasi oleh pegawai perempuan, sebagai simbol nyata pemberdayaan dan kepercayaan terhadap kemampuan perempuan.

 

Komandan Upacara dipercayakan kepada salah satu pegawai perempuan, Oktoviyana L. L. Jagi, yang memimpin jalannya upacara dengan tegas dan disiplin. Sementara itu, Roby Eduard Therik, bertindak selaku Pembina Upacara.

 

Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, dilanjutkan dengan pembacaan sejarah singkat Hari Ibu yang mengingatkan seluruh peserta akan perjuangan panjang perempuan Indonesia dalam memperjuangkan kesetaraan dan kontribusi bagi bangsa. Suasana semakin khidmat saat diperdengarkan Hymne Hari Ibu dan Mars Hari Ibu yang diikuti dengan penuh penghayatan oleh seluruh peserta upacara.

 

Dalam keterangannya, Roby Eduard Therik menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat peran perempuan dalam setiap lini tugas. “Perempuan memiliki peran strategis dalam organisasi. Dengan semangat Hari Ibu, kami berharap seluruh pegawai perempuan semakin berdaya, profesional, dan percaya diri dalam berkarya,” ujarnya.

 

Sementara itu, Leni, salah satu perwakilan pegawai perempuan, mengungkapkan bahwa dominasi personel perempuan dalam upacara ini menjadi bentuk apresiasi dan motivasi tersendiri. “Ini menjadi kebanggaan sekaligus dorongan bagi kami untuk terus memberikan kinerja terbaik dan berkontribusi positif bagi institusi serta bangsa,” tuturnya.

 

Melalui peringatan Hari Ibu ke-97 ini, Lapas Kelas IIB Kalabahi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peran perempuan yang berdaya, profesional, dan berintegritas dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Diharapkan, semangat Hari Ibu dapat menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran untuk terus berkarya, berkontribusi, dan bersinergi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (Humas_FW)

Jumat, 19 Desember 2025

Edukasi dan Deteksi Dini, Lapas Kalabahi Gandeng Puskesmas Mebung Gelar Sosialisasi dan Skrining Malaria

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan kegiatan sosialisasi penyakit malaria bekerja sama dengan Puskesmas Mebung. Kegiatan yang digelar di Aula Lapas Kelas IIB Kalabahi ini diikuti oleh seluruh pegawai, peserta magang, serta warga binaan pemasyarakatan sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran dan kewaspadaan terhadap penyakit malaria, Jum'at (19/12).

 

Sosialisasi disampaikan oleh empat orang tenaga kesehatan dari Puskesmas Mebung yang memberikan penjelasan mengenai pengertian malaria, proses penularan, gejala yang perlu diwaspadai, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan sehari-hari. Dalam pemaparannya, para tenaga kesehatan menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menghindari genangan air, serta menggunakan langkah perlindungan diri guna memutus rantai penularan malaria yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Anopheles.

 

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan melalui pengambilan sampel darah. Pemeriksaan darah tersebut bertujuan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan adanya malaria, khususnya di lingkungan pemasyarakatan yang memiliki interaksi intensif antarindividu. Proses pemeriksaan berjalan tertib dan lancar dengan dukungan penuh dari petugas lapas serta partisipasi aktif para peserta.

 

Pelaksana Tugas Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, Roby Eduard Therik, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan Puskesmas Mebung. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam menjaga kesehatan seluruh penghuni lapas. “Kami berkomitmen untuk terus memperhatikan aspek kesehatan, baik bagi pegawai maupun warga binaan. Melalui sosialisasi dan pemeriksaan ini, diharapkan pengetahuan tentang malaria meningkat dan risiko penularan dapat diminimalisasi,” ujarnya.

 

Sementara itu, salah satu tenaga kesehatan dari Puskesmas Mebung, Ria Lapekoli, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga sebagai bentuk deteksi dini. “Pemeriksaan darah memungkinkan kami mengetahui kondisi kesehatan peserta secara langsung. Jika ditemukan indikasi malaria, penanganan dapat segera dilakukan agar tidak berkembang dan menular,” jelasnya.

 

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Kalabahi bersama Puskesmas Mebung menunjukkan sinergi nyata dalam mendukung upaya pencegahan penyakit dan peningkatan kualitas kesehatan di lingkungan pemasyarakatan. (Humas_FW)

Teguhkan Nasionalisme, Lapas Kalabahi Gelar Upacara Peringatan HBN ke-77

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 yang digelar di Lapangan Upacara Lapas Kalabahi. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan tertib, diikuti oleh seluruh pegawai Lapas Kelas IIB Kalabahi serta para peserta magang. Upacara tersebut mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, Jum'at (19/12).

 

Rangkaian upacara meliputi dengan pembacaan ikrar Bela Negara yang diikuti secara serentak oleh seluruh peserta upacara. Suasana semakin menguatkan semangat nasionalisme ketika Mars Bela Negara diperdengarkan, menggugah kesadaran kolektif akan pentingnya peran setiap warga negara dalam menjaga kedaulatan, persatuan, dan keutuhan bangsa, termasuk di lingkungan pemasyarakatan.

 

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Roby Eduard Therik, membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa bela negara bukan semata-mata tugas aparat pertahanan, melainkan kewajiban seluruh elemen bangsa sesuai dengan peran dan profesinya masing-masing. Presiden juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus memperkuat persatuan, meningkatkan disiplin, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan nasional demi terwujudnya Indonesia yang maju, berdaulat, dan sejahtera.

 

Usai upacara, Roby Eduard Therik menyampaikan pendapatnya terkait pelaksanaan peringatan Hari Bela Negara ke-77 di lingkungan Lapas Kalabahi. Ia menegaskan bahwa peringatan ini memiliki makna strategis dalam membangun karakter aparatur pemasyarakatan yang berintegritas dan berjiwa nasionalis. “Melalui peringatan Hari Bela Negara ini, kami ingin meneguhkan kembali komitmen seluruh jajaran Lapas Kalabahi untuk terus mengabdi kepada negara, menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Roby berharap semangat bela negara dapat terus diinternalisasi tidak hanya oleh pegawai, tetapi juga oleh seluruh masyarakat, sehingga nilai disiplin, loyalitas, dan cinta tanah air dapat tertanam sejak dini. Dengan semangat bela negara yang kuat, Lapas Kelas IIB Kalabahi berkomitmen untuk terus berkontribusi positif dalam mendukung terwujudnya Indonesia Maju. (Humas_FW)

Kamis, 18 Desember 2025

Lapas Kalabahi Gelar Apel Siaga NATARU, Perkuat Kesiapsiagaan dan Pengamanan

 

Kalabahi,INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar Apel Siaga dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru (NATARU), yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas Kalabahi, Roby Eduard Therik. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh petugas Lapas Kalabahi serta para peserta magang, sebagai bentuk kesiapan institusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama momen libur panjang, Kamis (18/12).





Apel siaga dilaksanakan di halaman Lapas Kalabahi dengan suasana khidmat dan penuh semangat. Dalam amanatnya, Plt Kalapas Roby Eduard Therik menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran dalam menghadapi potensi gangguan keamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Menurutnya, NATARU merupakan periode yang membutuhkan perhatian ekstra karena meningkatnya aktivitas, baik di dalam maupun di luar lingkungan lapas.

“Apel siaga ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi wujud nyata komitmen kita bersama untuk memastikan situasi lapas tetap aman, tertib, dan kondusif selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujar Roby dalam arahannya. Ia juga mengingatkan seluruh petugas agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta menjunjung tinggi integritas.

Selain itu, Roby Eduard Therik menginstruksikan agar pengawasan terhadap warga binaan diperketat, pemeriksaan rutin dilaksanakan sesuai prosedur, serta koordinasi antarpetugas terus ditingkatkan. Ia juga mengapresiasi keikutsertaan peserta magang dalam apel siaga ini sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pembentukan karakter disiplin sejak dini.

Apel siaga NATARU ini menjadi momentum penting bagi Lapas Kalabahi untuk melakukan pengecekan kesiapan personel, sarana, dan prasarana pendukung pengamanan. Dengan keterlibatan seluruh unsur, diharapkan pelaksanaan tugas pengamanan selama NATARU dapat berjalan optimal tanpa hambatan berarti.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kalabahi menegaskan komitmennya dalam memberikan rasa aman, baik bagi warga binaan, petugas, maupun masyarakat, serta mendukung terciptanya suasana perayaan Natal dan Tahun Baru yang aman dan damai di Kabupaten Alor. (Humas_YP)