Jumat, 19 Desember 2025

Edukasi dan Deteksi Dini, Lapas Kalabahi Gandeng Puskesmas Mebung Gelar Sosialisasi dan Skrining Malaria

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan kegiatan sosialisasi penyakit malaria bekerja sama dengan Puskesmas Mebung. Kegiatan yang digelar di Aula Lapas Kelas IIB Kalabahi ini diikuti oleh seluruh pegawai, peserta magang, serta warga binaan pemasyarakatan sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran dan kewaspadaan terhadap penyakit malaria, Jum'at (19/12).

 

Sosialisasi disampaikan oleh empat orang tenaga kesehatan dari Puskesmas Mebung yang memberikan penjelasan mengenai pengertian malaria, proses penularan, gejala yang perlu diwaspadai, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan sehari-hari. Dalam pemaparannya, para tenaga kesehatan menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menghindari genangan air, serta menggunakan langkah perlindungan diri guna memutus rantai penularan malaria yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Anopheles.

 

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan melalui pengambilan sampel darah. Pemeriksaan darah tersebut bertujuan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan adanya malaria, khususnya di lingkungan pemasyarakatan yang memiliki interaksi intensif antarindividu. Proses pemeriksaan berjalan tertib dan lancar dengan dukungan penuh dari petugas lapas serta partisipasi aktif para peserta.

 

Pelaksana Tugas Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, Roby Eduard Therik, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan Puskesmas Mebung. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam menjaga kesehatan seluruh penghuni lapas. “Kami berkomitmen untuk terus memperhatikan aspek kesehatan, baik bagi pegawai maupun warga binaan. Melalui sosialisasi dan pemeriksaan ini, diharapkan pengetahuan tentang malaria meningkat dan risiko penularan dapat diminimalisasi,” ujarnya.

 

Sementara itu, salah satu tenaga kesehatan dari Puskesmas Mebung, Ria Lapekoli, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga sebagai bentuk deteksi dini. “Pemeriksaan darah memungkinkan kami mengetahui kondisi kesehatan peserta secara langsung. Jika ditemukan indikasi malaria, penanganan dapat segera dilakukan agar tidak berkembang dan menular,” jelasnya.

 

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Kalabahi bersama Puskesmas Mebung menunjukkan sinergi nyata dalam mendukung upaya pencegahan penyakit dan peningkatan kualitas kesehatan di lingkungan pemasyarakatan. (Humas_FW)

0 komentar:

Posting Komentar