Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi
membuka layanan kunjungan khusus bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) dalam
rangka perayaan Hari Raya Natal. Pelaksanaan kunjungan yang berlangsung pada
momen Natal tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta mendapat
sambutan positif dari warga binaan maupun keluarga yang datang berkunjung,
Kamis (25/12).
Layanan kunjungan Natal ini diselenggarakan sebagai bentuk pemenuhan hak
warga binaan untuk tetap menjalin hubungan kekeluargaan, khususnya pada hari
besar keagamaan. Sejak pagi hari, petugas Lapas telah melakukan persiapan
dengan menerapkan prosedur pengamanan dan pelayanan sesuai ketentuan yang
berlaku. Setiap pengunjung diwajibkan melalui pemeriksaan administrasi dan
keamanan guna memastikan situasi tetap kondusif.
Pelaksanaan kunjungan dilakukan secara teratur dengan pengaturan jadwal dan
jumlah pengunjung, sehingga tidak menimbulkan penumpukan dan tetap menjaga
ketertiban di dalam area Lapas. Selama kegiatan berlangsung, petugas pengamanan
dan pelayanan berjaga di sejumlah titik untuk memastikan seluruh rangkaian
kunjungan berjalan sesuai prosedur.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, Roby Eduard Therik,
menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada
warga binaan, khususnya pada momen Hari Raya Natal. Menurutnya, layanan
kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan yang berorientasi pada
pendekatan kemanusiaan.
“Momentum Natal merupakan waktu
yang sangat berarti bagi warga binaan dan keluarganya. Oleh karena itu, kami
membuka layanan kunjungan agar mereka tetap dapat merasakan kebersamaan dan
dukungan keluarga. Puji syukur, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman,
tertib, dan lancar,” ujar Roby.
Roby menambahkan bahwa Lapas Kelas IIB Kalabahi akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan, baik dalam aspek keamanan maupun pembinaan, guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan humanis. Diharapkan, melalui layanan kunjungan pada hari besar keagamaan seperti Natal, warga binaan dapat semakin termotivasi untuk mengikuti seluruh program pembinaan dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat. (Humas_FW)
.jpeg)






0 komentar:
Posting Komentar