Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas
IIB Kalabahi melaksanakan ibadah Natal pagi bersama warga binaan dan petugas.
Ibadah yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Gereja Zoar Lapas Kalabahi
dan dipimpin oleh Ibu Pendeta Maacha Ida M. Laure, dengan mengusung pesan
tentang kasih, pengampunan, dan pemulihan hidup, Kamis (25/12).
Dalam pemberitaan firman-Nya, Pendeta Maacha Ida M. Laure menyampaikan bahwa Natal adalah bukti nyata kasih Allah bagi seluruh umat manusia tanpa terkecuali. Ia menegaskan bahwa kelahiran Yesus Kristus membawa terang bagi setiap pribadi, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan. “Natal mengajarkan bahwa tidak ada manusia yang ditinggalkan Tuhan. Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah, dipulihkan, dan memulai hidup yang baru,” ungkapnya di hadapan jemaat.
Pelaksana Tugas Kepala Lapas Kalabahi, Roby Eduard Therik, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ibadah Natal merupakan bagian dari pembinaan kepribadian warga binaan. Menurutnya, pembinaan spiritual sangat penting untuk membentuk karakter, sikap, dan harapan hidup yang lebih baik. “Kami berharap melalui ibadah ini, warga binaan dapat menemukan kedamaian batin dan motivasi untuk memperbaiki diri,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu warga binaan berinisial LA mengaku bersyukur dapat mengikuti ibadah Natal di dalam lapas. Ia mengatakan bahwa pesan firman yang disampaikan memberikan kekuatan dan harapan baru. “Natal kali ini sangat berarti bagi saya. Saya merasa diingatkan bahwa Tuhan masih memberi kesempatan untuk berubah dan menjadi pribadi yang lebih baik,” tuturnya dengan haru.
Ibadah Natal pagi tersebut berlangsung tertib dan penuh
kekhusyukan, mencerminkan semangat kebersamaan, toleransi, serta komitmen Lapas
Kalabahi dalam memberikan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan. (Humas_YP)
.jpeg)








0 komentar:
Posting Komentar