This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 31 Januari 2026

Dorong Budaya Hidup Sehat, Kalapas Kalabahi Ajak Jajaran Bermain Voli Bersama

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar kegiatan olahraga voli yang diikuti oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, bersama seluruh jajaran pegawai serta peserta magang. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan olahraga Lapas Kalabahi sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran jasmani sekaligus mempererat kebersamaan antarpegawai, Sabtu (31/01).

 

Pertandingan voli berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan. Kalapas M. Arfandy tampak turut ambil bagian dalam permainan, berbaur langsung bersama jajaran dan peserta magang. Sorak sorai dan canda mewarnai jalannya pertandingan, menciptakan suasana yang hangat dan penuh keakraban.

 

M. Arfandy, menyampaikan bahwa kegiatan olahraga bersama memiliki peran penting dalam membangun soliditas dan kerja sama tim di lingkungan kerja. “Melalui kegiatan voli ini, kita tidak hanya menjaga kesehatan dan kebugaran, tetapi juga memperkuat sinergi, komunikasi, dan kebersamaan antarjajaran,” ujar Arfandy.

 

Ia menambahkan bahwa suasana kerja yang sehat dan harmonis akan berdampak positif terhadap pelaksanaan tugas dan pelayanan pemasyarakatan. Menurutnya, kegiatan olahraga bersama juga menjadi sarana penyegaran di tengah rutinitas kerja yang padat.

 

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kekompakan seluruh jajaran Lapas Kalabahi semakin meningkat, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas secara profesional dan berintegritas. (Humas_FW)

Lapas Kalabahi Gandeng SKB Wolatang Hadirkan Pendidikan Nonformal bagi Warga Binaan

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan kegiatan belajar bersama warga binaan bekerja sama dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Wolatang sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan intelektual warga binaan. Kegiatan ini berlangsung di dalam lingkungan Lapas dan diikuti oleh warga binaan yang antusias mengikuti proses pembelajaran, Sabtu (31/01).

 

Kegiatan belajar bersama tersebut menghadirkan pengajar dari SKB Wolatang yang memberikan materi pendidikan nonformal sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan warga binaan. Proses pembelajaran berlangsung secara interaktif, di mana warga binaan tidak hanya menerima materi, tetapi juga aktif berdiskusi dan bertanya kepada pengajar.

 

Salah seorang pengajar dari SKB Wolatang, Marthen Karpada, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada warga binaan agar tetap mendapatkan hak pendidikan selama menjalani masa pembinaan. “Pendidikan adalah bekal penting untuk masa depan. Melalui kegiatan belajar bersama ini, kami berharap warga binaan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri mereka,” ujar Marthen.

 

Ia juga menambahkan bahwa semangat belajar warga binaan menjadi motivasi tersendiri bagi para pengajar untuk terus berkontribusi dalam kegiatan pembinaan di Lapas. Menurutnya, kolaborasi antara Lapas Kalabahi dan SKB Wolatang merupakan langkah positif dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan ke masyarakat.

 

Melalui kegiatan ini, Lapas Kalabahi menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan, khususnya di bidang pendidikan, guna membentuk warga binaan yang lebih siap, mandiri, dan berdaya saing setelah bebas nanti. (Humas_FW)

Kebun Dinas Kadelang Lapas Kalabahi Jadi Media Pembelajaran Edukatif Yayasan RA Al Fatah



Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menerima kunjungan edukasi dari Yayasan Rumah Anggar (RA) Al Fatah di Kebun Dinas Kadelang, Kalabahi, sebagai bagian dari upaya memperkenalkan edukasi pertanian dan lingkungan sejak dini kepada peserta didik. Kegiatan ini diikuti oleh rombongan peserta didik yang didampingi langsung oleh para guru pendamping, Sabtu (31/01).

 

Kunjungan edukasi tersebut diawali dengan sambutan dari Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja) Lapas Kalabahi, Suryanto Ahmad. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kebun dinas ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan, tetapi juga terbuka sebagai media pembelajaran bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

 

“Kami menyambut baik kunjungan edukasi ini. Melalui kebun dinas, anak-anak dapat belajar langsung tentang proses bercocok tanam, pentingnya menjaga lingkungan, serta nilai kerja keras dan tanggung jawab,” ujar Suryanto Ahmad.

 

Usai sambutan, rombongan peserta didik diajak berkeliling kebun untuk melihat berbagai jenis tanaman yang dikelola, seperti jagung, kacang panjang, semangka, tomat, labu, dan sejumlah tanaman sayuran lainnya. Para peserta tampak antusias saat mendapatkan penjelasan singkat mengenai proses penanaman hingga perawatan tanaman.

 

Salah satu guru pendamping, Tuti Sutiawati, mengapresiasi kegiatan edukasi tersebut. Menurutnya, kunjungan ini memberikan pengalaman belajar yang nyata dan menyenangkan bagi para peserta didik. “Anak-anak sangat senang karena bisa belajar langsung di lapangan. Ini menjadi pembelajaran yang berharga tentang pertanian dan ketahanan pangan,” ungkapnya.

 

Kegiatan kunjungan edukasi ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan kenang-kenangan atas kebersamaan antara Lapas Kalabahi dan Yayasan Rumah Anggar Al Fatah. (Humas_FW)

Jumat, 30 Januari 2026

Lapas Kalabahi Gelar Sesi Ke-2 Program Belajar Bahasa Inggris bagi Warga Binaan

 

Kalabahi, INFO_PAS - Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pembinaan kepribadian, Lapas Kelas IIB Kalabahi kembali melaksanakan Program Belajar Bahasa Inggris bagi warga binaan. Kegiatan ini memasuki sesi ke-2 dan difokuskan pada pengenalan materi dasar bahasa Inggris, seperti kosakata umum, salam sehari-hari, serta percakapan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, Jumat (30/01).







Program pembelajaran ini dilaksanakan oleh peserta magang, Oksal Saulus Nggadas dan Zizilia Monalisa Djami Riwu, yang secara aktif terlibat langsung dalam proses belajar mengajar di dalam lingkungan Lapas Kalabahi. Dengan metode interaktif dan komunikatif, keduanya berupaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar warga binaan lebih mudah memahami materi yang diberikan. Kegiatan ini juga berlangsung di bawah arahan dan pendampingan Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Kalabahi, Roby Eduard Therik, selaku mentor, sehingga pelaksanaannya berjalan tertib dan terarah.

Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, pembelajaran bahasa Inggris merupakan bekal penting bagi warga binaan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kesiapan menghadapi kehidupan setelah bebas. “Program ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membuka wawasan warga binaan agar memiliki keterampilan dasar yang bermanfaat di masa depan,” ujar M. Arfandy.

Sementara itu, salah satu warga binaan berinisial I.J. mengaku sangat antusias mengikuti sesi ke-2 ini. Ia menilai materi dasar yang diberikan mudah dipahami dan membantu dirinya mengenal bahasa Inggris dari nol. “Kami jadi lebih percaya diri untuk belajar dan mencoba berbicara. Kegiatan ini sangat positif dan memberi semangat baru,” ungkapnya.

Melalui program belajar bahasa Inggris ini, Lapas Kalabahi terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang edukatif, humanis, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan. (Humas_YP)

Rabu, 28 Januari 2026

Dari Kebun Lapas Kalabahi, Peserta Magang Ajarkan Pestisida Alami ke Warga Binaan

 

Kalabahi, INFO_PAS - Upaya meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian berbasis pertanian terus dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui program kerja peserta magang pada bidang Pembinaan Kemandirian (Pertanian) berupa Pembuatan Pestisida Nabati dari Daun Mimba untuk mengendalikan hama tanaman, khususnya pada fase awal pertumbuhan tanaman atau sekitar 14 Hari Setelah Tanam (HST), Rabu (28/01).






Kegiatan yang dilaksanakan di Kebun Lapas Kelas IIB Kalabahi ini melibatkan langsung warga binaan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pemberdayaan. Peserta magang pembina kemandirian, yakni Heribertus Beldi, Firda A. U. Cahyamuhairam, dan Dionis K. Tatini, berperan aktif dalam memberikan pendampingan teknis mulai dari pengenalan manfaat daun mimba, proses peracikan pestisida nabati, hingga cara pengaplikasiannya pada tanaman muda yang rentan serangan hama.

Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut. Menurutnya, inovasi pemanfaatan bahan alami seperti daun mimba tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan nilai edukatif dan keterampilan praktis bagi warga binaan. “Ini adalah bentuk pembinaan yang berkelanjutan, membekali warga binaan dengan pengetahuan pertanian yang bisa mereka terapkan setelah bebas nanti,” ujarnya.

Salah satu peserta magang, Firda A. U. Cahyamuhairam, menjelaskan bahwa pestisida nabati dipilih karena mudah dibuat, ekonomis, dan aman bagi tanaman muda. “Kami ingin memperkenalkan solusi sederhana namun efektif yang bisa dipraktikkan langsung oleh warga binaan,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu warga binaan yang terlibat, berinisial A.B., mengaku mendapat pengalaman baru dari kegiatan tersebut. Ia merasa ilmu yang diperoleh sangat bermanfaat dan membuka wawasan tentang pertanian ramah lingkungan. Program ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari pembinaan kemandirian yang produktif dan berdaya guna. (Humas_YP)

Pembinaan Mental Berkelanjutan, Lapas Kalabahi Gelar Program Emotional Glow-Up ke Warga Binaan

 


Kalabahi, INFO_PAS - Program pembinaan kepribadian kembali dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melalui kegiatan pengelolaan emosi bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan tema besar “Emotional Glow-up”. Program ini dirancang sebagai kegiatan berkelanjutan selama empat minggu yang bertujuan untuk membekali WBP dengan pemahaman dan keterampilan dalam mengelola emosi secara sehat dan positif dalam kehidupan sehari-hari, Rabu (28/01).

 

Kegiatan ini dilaksanakan oleh dua peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan, Melisa S. Tanghana dan Khairunnisa Puas, dengan bimbingan langsung dari mentor Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Arnoldus Enge.

 

Kegiatan diiawali dengan sesi pengenalan antara fasilitator dan WBP peserta kegiatan. Pada pertemuan awal ini juga dilakukan pre-test atau tes awal guna mengukur sejauh mana pemahaman WBP terkait emosi sebelum mengikuti rangkaian program. Hasil tes awal ini akan menjadi dasar evaluasi perkembangan peserta di akhir kegiatan.

 

Program “Emotional Glow-up” disusun secara bertahap dan sistematis. Pada Minggu pertama, WBP akan diberikan pengetahuan dasar tentang emosi. Minggu kedua berfokus pada pelabelan emosi, yakni kemampuan mengenali dan memberi nama pada emosi yang dirasakan. Minggu ketiga membahas identifikasi pemicu emosi, sementara Minggu keempat diisi dengan pembelajaran keterampilan koping serta pelaksanaan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta.

 

Melisa menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat membantu WBP lebih mengenal diri dan mengelola emosi secara konstruktif. “Kami ingin WBP memiliki bekal emosional yang lebih baik untuk kehidupan mereka ke depan,” ujarnya.

 

Salah seorang WBP peserta kegiatan berinisial HY mengungkapkan antusiasmenya. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat karena membantu dirinya memahami emosi yang selama ini sulit dikendalikan. “Saya merasa kegiatan ini bisa membuat saya lebih tenang dan berpikir positif,” tuturnya.

 

Program ini menjadi salah satu wujud komitmen Lapas Kelas Kalabahi dalam memberikan pembinaan holistik yang menyentuh aspek mental dan emosional warga binaan. (Humas_FW)

Pembinaan dan Edukasi, Lapas Kalabahi Terima Kunjungan dari PAUD KB Madinah di Kebun Kadelang

 


Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali menunjukkan komitmennya sebagai institusi pemasyarakatan yang terbuka dan edukatif melalui kegiatan kunjungan PAUD KB Madinah ke Kebun Dinas Kadelang. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pembelajaran luar kelas sekaligus pengenalan tanaman sayuran yang dibudidayakan di kebun lapas, yang merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, Rabu (28/01).

 

Rombongan PAUD KB Madinah disambut langsung oleh jajaran Lapaa Kalabahi di area kebun. Kegiatan diawali dengan pengenalan tentang Kebun Dinas Kadelang sebagai salah satu sarana unggulan Lapas Kalabahi dalam mendukung ketahanan pangan dan pembinaan produktif. Anak-anak dikenalkan berbagai jenis sayuran yang ditanam, seperti semangka, kangkung, bayam, jagung, dan terong, serta diberikan penjelasan sederhana mengenai proses penanaman dan perawatannya. Antusiasme anak-anak terlihat jelas saat mereka melihat langsung tanaman sayuran yang tumbuh subur di lingkungan lapas.

 

Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja), Suryanto Ahmad, menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan peran Lapas Kalabahi tidak hanya sebagai tempat pembinaan warga binaan, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat. “Melalui kebun lapas ini, kami ingin menunjukkan bahwa Lapas Kalabahi aktif memberikan manfaat nyata, baik dalam pembinaan warga binaan maupun dalam mendukung pendidikan anak sejak usia dini,” ujarnya.

 

Sementara itu, salah seorang pengajar PAUD KB Madinah, Nining, mengapresiasi sambutan dan materi pembelajaran yang diberikan oleh Lapas Kalabahi. Menurutnya, kunjungan ini sangat membantu anak-anak dalam mengenal tanaman sayuran secara langsung. “Anak-anak sangat senang dan mendapatkan pengalaman baru. Ini pembelajaran yang sangat berharga,” tuturnya.

 

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh edukasi, sekaligus memperkuat citra positif Lapas Kalabahi sebagai lembaga pemasyarakatan yang humanis dan berkontribusi bagi masyarakat. (Humas_FW)

Senin, 26 Januari 2026

Dorong Pembinaan Edukatif, Lapas Kalabahi Hadirkan Program Belajar Bahasa Inggris

Kalabahi, INFO_PAS - Sebagai bagian dari penguatan program pembinaan kepribadian, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris bagi warga binaan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh peserta magang atas nama Oksal Saulus Nggadas dan Zizilia Monalisa Djami Riwu, yang secara aktif terlibat dalam proses pembelajaran di dalam lingkungan Lapas Kalabahi, di bawah arahan Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Kalabahi, Roby Eduard Therik, selaku mentor, Senin (26/01).




Program belajar Bahasa Inggris tersebut dirancang secara sederhana namun aplikatif, dengan fokus pada percakapan dasar, pengenalan kosakata sehari-hari, serta pelatihan keberanian berbicara di depan umum. Warga binaan terlihat antusias mengikuti kegiatan ini karena dinilai mampu menambah wawasan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka.

Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, memberikan apresiasi atas inisiatif dan dedikasi para peserta magang. Menurutnya, kehadiran mahasiswa magang membawa energi positif serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pembinaan. “Pembelajaran Bahasa Inggris ini sangat bermanfaat bagi warga binaan sebagai bekal pengetahuan dan keterampilan yang dapat digunakan setelah mereka selesai menjalani masa pidana,” ujar M. Arfandy.

Sementara itu, Roby Eduard Therik selaku mentor menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengajar, tetapi juga membangun interaksi yang sehat antara warga binaan dan petugas. “Peserta magang kami dorong untuk berperan aktif dan kreatif. Program ini melatih warga binaan agar berani belajar hal baru, sekaligus melatih peserta magang memahami dinamika pembinaan di dalam lapas,” jelasnya.

Melalui program ini, Lapas Kelas IIB Kalabahi terus menunjukkan komitmen dalam menghadirkan pembinaan yang edukatif, humanis, dan berkelanjutan, demi mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan ke masyarakat. (Humas_YP)

Kalapas Kalabahi Tekankan Reformasi Birokrasi WBK–WBBM dalam Apel Pagi Pegawai

 

Kalabahi, INFO_PAS - Sebagai bagian dari upaya penguatan kinerja dan pembentukan budaya kerja yang profesional, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kalabahi, M. Arfandy, bertempat di lapangan apel Lapas Kelas IIB Kalabahi. Apel tersebut diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan pegawai staf Lapas Kalabahi, Senin (26/01).



Dalam amanatnya, Kalapas M. Arfandy menekankan pentingnya pemahaman yang utuh bagi setiap pegawai terkait reformasi birokrasi, khususnya dalam mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Ia menyampaikan bahwa keberhasilan WBK dan WBBM bukan hanya tanggung jawab pimpinan, melainkan membutuhkan komitmen dan peran aktif seluruh jajaran.

“Reformasi birokrasi harus dipahami dan diimplementasikan dalam setiap pelaksanaan tugas. Mulai dari disiplin, integritas, hingga peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan. Semua pegawai memiliki peran strategis dalam mewujudkan WBK dan WBBM,” tegas M. Arfandy.

Selain itu, Kalapas juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan komunikasi yang baik, baik antarpegawai maupun antara petugas dengan warga binaan. Menurutnya, sinergi dan komunikasi yang efektif menjadi kunci terciptanya situasi Lapas yang aman, tertib, dan kondusif.

Pada kesempatan tersebut, Kalapas menunjuk salah satu petugas, Esa N. Foekh, untuk maju ke depan dan memaparkan Pokja 6 tentang peningkatan kualitas pelayanan publik. Dalam paparannya, Esa N. Foekh menjelaskan bahwa Pokja 6 berfokus pada inovasi layanan, peningkatan standar pelayanan, serta komitmen memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan humanis.

“Peningkatan kualitas pelayanan publik harus dirasakan langsung oleh masyarakat dan warga binaan. Melalui komitmen bersama, kami optimistis pelayanan di Lapas Kalabahi akan semakin baik dan berintegritas,” ujar Esa N. Foekh.

Apel pagi tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan komitmen bersama seluruh pegawai Lapas Kelas IIB Kalabahi dalam mendukung reformasi birokrasi serta mewujudkan pelayanan publik yang prima dan berkelanjutan. (Humas_YP)

Sabtu, 24 Januari 2026

Gandeng SKB Wolatang, Kalapas Kalabahi Buka Kegiatan Belajar Tatap Muka Bersama Warga Binaan

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian dan kemandirian bagi warga binaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembelajaran tatap muka yang dilaksanakan bekerja sama dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Wolatang. Kegiatan ini diikuti oleh warga binaan yang antusias mengikuti proses belajar, Sabtu (24/01).

 

Kegiatan diawali dengan sambutan dan pengarahan dari Kepala Lapas Kalabahi, M. Arfandy, yang didampingi oleh jajaran pembinaan. Dalam arahannya, Kalapas menekankan pentingnya pendidikan sebagai bekal utama bagi warga binaan untuk memperbaiki diri serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana. Ia juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Lapas Kalabahi dan SKB Wolatang dalam mendukung program pembinaan berbasis pendidikan.

 

“Pendidikan merupakan salah satu kunci utama dalam proses pembinaan. Melalui kegiatan pembelajaran ini, kami berharap warga binaan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kepercayaan diri, sehingga mampu berintegrasi kembali secara positif di tengah masyarakat,” ujar M. Arfandy.

 

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembelajaran bersama yang dipandu oleh para pengawas dan tutor dari SKB Wolatang. Materi pembelajaran disampaikan secara interaktif dan disesuaikan dengan kebutuhan serta kemampuan warga binaan, sehingga proses belajar dapat berjalan efektif dan kondusif.

Salah seorang pengawas SKB Wolatang, Marthen Karpada, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung program pembinaan di Lapas Kalabahi melalui pendidikan nonformal. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga binaan, khususnya dalam meningkatkan kompetensi dasar yang dapat berguna bagi mereka di masa depan,” ungkapnya.

 

Melalui kegiatan ini, Lapas Kalabahi berharap pembinaan berbasis pendidikan dapat terus berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi proses reintegrasi sosial warga binaan. (Humas_FW)

Jumat, 23 Januari 2026

Sinergi Pembinaan Keagamaan, Lapas Kalabahi Terima Bantuan Kitab Suci dari Polres Alor

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menerima bantuan kitab suci Iqro dan Al-Qur’an dari Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Alor sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan keagamaan bagi warga binaan. Penyerahan kitab suci tersebut dilaksanakan secara simbolis dan diterima langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, Jum'at (23/01).

 

Kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara Kepolisian dan Lapas dalam mendukung pembinaan mental dan spiritual warga binaan, khususnya bagi mereka yang beragama Islam. Bantuan kitab suci Iqro dan Al-Qur’an diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dalam kegiatan pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan di Lapas Kalabahi.

 

Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Sat Binmas Polres Alor atas perhatian dan kepedulian terhadap pembinaan warga binaan. Menurutnya, keberadaan sarana ibadah dan kitab suci yang memadai sangat penting dalam mendukung proses pembinaan kepribadian warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik dan berakhlak mulia. Ia menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu pilar utama dalam proses pemasyarakatan.

 

Sementara itu, Kepala Urusan Pembinaan Operasional (Kaur Bin Ops) Sat Binmas Polres Alor, Ipda Adonia Tangpada, menjelaskan bahwa penyerahan kitab suci ini merupakan bagian dari program pembinaan masyarakat yang juga menyasar warga binaan pemasyarakatan. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata serta meningkatkan minat warga binaan dalam mempelajari dan mendalami ajaran agama.

 

Dengan adanya dukungan ini, diharapkan kegiatan pembinaan keagamaan di Lapas Kelas Kalabahi dapat berjalan semakin optimal dan berkelanjutan, sehingga mampu membentuk warga binaan yang sadar hukum dan siap kembali ke tengah masyarakat. (Humas_FW)

Kamis, 22 Januari 2026

Peserta Magang Pembina Kemandirian Dorong Budidaya Kacang Panjang di Kebun Lapas Kalabahi

 

Kalabahi, NFO_PAS - Sebagai bagian dari penguatan program pembinaan kemandirian berbasis pertanian, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi terus menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi warga binaan. Salah satunya melalui program kerja peserta magang Pembina Kemandirian (Pertanian) yang dilaksanakan di Kebun Lapas Kelas IIB Kalabahi dengan fokus pada Budidaya Tanaman Kacang Panjang Varietas Guarda bersama Warga Binaan, Kamis (22/01).



Program ini digagas dan dilaksanakan oleh tiga peserta magang, yakni Heribertus Beldi, Dionis Kayus Tatini, dan Firda A. U. Cahyamuhairam. Kegiatan tersebut meliputi tahapan pengolahan lahan, penyemaian benih, penanaman, perawatan tanaman, hingga pengendalian hama secara ramah lingkungan. Seluruh proses dilakukan dengan melibatkan warga binaan secara aktif, sehingga mereka tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga pelaku utama dalam kegiatan pertanian produktif.

Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi para peserta magang. Menurutnya, program ini sejalan dengan tujuan pemasyarakatan yang menitikberatkan pada pembinaan dan pemberdayaan. “Budidaya kacang panjang ini bukan sekadar aktivitas bercocok tanam, tetapi menjadi sarana transfer pengetahuan dan keterampilan yang dapat dimanfaatkan warga binaan setelah bebas nanti,” ujarnya.

Salah satu warga binaan yang merasakan langsung manfaat program ini, berinisial S.S., mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberinya pengalaman baru. “Saya jadi paham cara bertani yang benar dan produktif. Ilmu ini sangat berguna untuk bekal hidup saya ke depan,” tuturnya.

Melalui program budidaya kacang panjang varietas Guarda ini, Lapas Kelas IIB Kalabahi menunjukkan komitmennya dalam menciptakan pembinaan yang berkelanjutan, produktif, dan berorientasi pada masa depan warga binaan. (Humas_YP)

Rabu, 21 Januari 2026

Tingkatkan Sinergi Kelembagaan, Kalapas Kalabahi Perdana Kunjungi Pengadilan Negeri Kalabahi

 


Kalabahi, INFO_PAS -  Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Pengadilan Negeri Kalabahi sebagai upaya mempererat hubungan kelembagaan serta memperkuat sinergi antar aparat penegak hukum. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Kalabahi, Murthada Moh Mberu, di ruang kerjanya, dalam suasana akrab dan penuh kehangatan, Rabu (21/01).

 

Kunjungan silaturahmi ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi antara Lapas Kalabahi dengan Pengadilan Negeri Kalabahi, khususnya dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing institusi. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai hal strategis terkait penanganan warga binaan pemasyarakatan, proses persidangan, serta pentingnya sinergi dalam mewujudkan sistem peradilan yang humanis, profesional, dan berkeadilan.

 

Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Kalabahi untuk terus menjalin hubungan kerja yang harmonis dengan seluruh unsur penegak hukum. “Silaturahmi ini sangat penting untuk memperkuat koordinasi dan membangun komunikasi yang efektif, sehingga setiap pelaksanaan tugas, khususnya yang berkaitan dengan warga binaan, dapat berjalan dengan lancar dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua Pengadilan Negeri Kalabahi, Murthada Moh Mberu, menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi langkah Kalapas Kalabahi dalam membangun sinergi kelembagaan. Menurutnya, kerja sama yang baik antara pengadilan dan lembaga pemasyarakatan merupakan kunci utama dalam mendukung kelancaran proses peradilan. “Kami berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin ini dapat terus ditingkatkan demi terciptanya pelayanan hukum yang optimal bagi masyarakat,” ungkap Murthada.

 

Kegiatan silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal yang semakin memperkuat kolaborasi antara Lapas Kalabahi dan Pengadilan Negeri Kalabahi ke depannya. (Humas_FW)

Lapas Kalabahi Kunjungi Kemenag Alor, Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Binaan

 

KALABAHI, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Alor, sebagai upaya memperkuat sinergi dan koordinasi dalam pembinaan kepribadian warga binaan pemasyarakatan. Rombongan Lapas Kalabahi dipimpin langsung oleh Kepala Lapas, M. Arfandy, dan diterima secara resmi oleh Kepala Kemenag Kabupaten Alor, Mansur Bakri Samah, di ruang kerjanya, Rabu (21/01).

Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama di bidang pembinaan keagamaan bagi warga binaan, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan kerohanian, pembimbingan rohani lintas agama, serta penguatan nilai-nilai moral dan spiritual sebagai bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan.

Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa peran Kementerian Agama sangat strategis dalam mendukung proses pembinaan di dalam lapas. Menurutnya, pembinaan keagamaan menjadi fondasi penting dalam membentuk kepribadian warga binaan agar memiliki kesadaran, perubahan sikap, dan kesiapan untuk kembali ke tengah masyarakat. “Kami berharap melalui sinergi yang kuat dengan Kemenag Kabupaten Alor, program pembinaan keagamaan di Lapas Kalabahi dapat berjalan lebih terarah, berkesinambungan, dan menyentuh kebutuhan spiritual warga binaan,” ujar Arfandy.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Alor, Mansur Bakri Samah, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung program pembinaan keagamaan di Lapas Kalabahi. “Pembinaan spiritual merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Kemenag siap berkolaborasi melalui penyediaan penyuluh agama, pendampingan kegiatan ibadah, serta penguatan moderasi beragama bagi warga binaan,” ungkap Mansur.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin solid antara Lapas Kalabahi dan Kemenag Kabupaten Alor dalam mewujudkan pembinaan pemasyarakatan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan karakter positif warga binaan. (Humas_YP)

Dukung Proses Pembinaan Kepribadian, Warga Binaan Katolik Lapas Kalabahi Ikuti Ibadah Bersama

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi terus melaksanakan pembinaan kepribadian bagi warga binaan sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter dan peningkatan kualitas spiritual. Salah satu kegiatan pembinaan tersebut yakni pembinaan keagamaan bagi warga binaan beragama Katolik yang dilaksanakan di Gereja Zoar Lapas Kelas Kalabahi pada hari Rabu (21/01).

 

Pembinaan keagamaan ini dibawakan langsung oleh salah satu peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan yang sedang menjalani tugas di Lapas Kalabahi, Florentina M. Dopong. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat serta diikuti oleh warga binaan beragama Katolik dengan antusiasme yang tinggi.

 

Dalam pembinaannya, Florentina menyampaikan sejumlah materi pokok yang berkaitan dengan pemahaman dasar iman Katolik. Adapun materi yang diberikan meliputi perbedaan Alkitab Katolik dan Alkitab Kristen Protestan, tata perayaan Ekaristi, serta tata gerak dalam liturgi Gereja Katolik. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan disertai penjelasan yang mudah dipahami sehingga warga binaan dapat mengikuti pembinaan dengan baik.

 

Florentina M. Dopong menyampaikan bahwa pembinaan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman iman serta menumbuhkan kesadaran beribadah yang benar sesuai ajaran Gereja Katolik. “Saya berharap melalui pembinaan ini, warga binaan dapat lebih memahami makna ibadah, sekaligus menjadikannya sebagai bekal spiritual untuk memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

 

Salah satu warga binaan yang mengikuti kegiatan, berinisial FR, mengungkapkan bahwa pembinaan tersebut sangat bermanfaat. Menurutnya, materi yang diberikan menambah pengetahuan serta memperkuat pemahaman tentang tata ibadah Katolik. “Kegiatan ini membuat kami lebih mengerti tentang iman kami dan memberikan ketenangan batin selama menjalani masa pembinaan di lapas,” tutur FR.

 

Melalui pembinaan keagamaan yang rutin dan berkesinambungan, Lapas Kelas Kalabahi berharap dapat mendukung proses pembinaan mental dan spiritual warga binaan secara optimal. (Humas)

Kalapas Kalabahi Jalin Sinergi dengan Dinas Kesehatan Dukung Program Aksi Kemenimipas

KALABAHI, INFO_PAS - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, bersama jajaran pejabat struktural melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Alor, Rabu (21/01). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan, dr. Farida Ariyani, sebagai bentuk penguatan sinergi lintas sektor dalam mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya poin ke-13 yang menitikberatkan pada peningkatan layanan kesehatan bagi warga binaan pemasyarakatan.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif tersebut, kedua pihak membahas berbagai langkah strategis terkait pelayanan kesehatan di lingkungan Lapas Kalabahi, mulai dari pencegahan penyakit menular, peningkatan kualitas layanan medis, hingga penguatan koordinasi dalam penanganan kesehatan warga binaan secara berkelanjutan.

Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen Lapas Kalabahi dalam mengimplementasikan arahan Kemenimipas secara konkret. “Pemenuhan hak kesehatan warga binaan adalah bagian penting dari pembinaan. Melalui dukungan Dinas Kesehatan, kami berharap layanan kesehatan di Lapas Kalabahi semakin optimal dan sejalan dengan Program Aksi Kemenimipas, khususnya pada poin ke-13,” ujar Arfandy.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Alor, dr. Farida Ariyani, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan kesiapan pihaknya untuk terus bersinergi. “Kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara, termasuk warga binaan. Dinas Kesehatan siap mendukung Lapas Kalabahi melalui pendampingan, layanan medis, serta program promotif dan preventif,” ungkap dr. Farida.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara Lapas Kalabahi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Alor guna mewujudkan layanan pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada pemenuhan hak dasar warga binaan. (Humas_YP)

Senin, 19 Januari 2026

Komitmen Bersama Jadi Langkah Nyata Lapas Kalabahi Wujudkan Zero Halinar

 


Kalabahi, INFO_PAS - Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban serta mewujudkan kondisi zero halinar (handphone, pungutan liar, dan narkoba), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar kegiatan penandatanganan komitmen bersama warga binaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di blok hunian dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, M. Arfandy, beserta seluruh jajaran pejabat struktural dan seluruh warga binaan pemasyarakatan, Senin (19/01).

 

Kegiatan diawali dengan pengarahan langsung dari Kepala Lapas kepada warga binaan. Dalam arahannya, M. Arfandy menekankan pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap tata tertib, serta peran aktif warga binaan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Ia menegaskan bahwa komitmen zero halinar merupakan langkah strategis untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif bagi proses pembinaan.

 

“Komitmen ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan pernyataan sikap dan tanggung jawab bersama antara petugas dan warga binaan untuk menolak segala bentuk pelanggaran, khususnya halinar. Keamanan dan ketertiban adalah kunci utama keberhasilan pembinaan,” tegas Kalapas.

 

Usai pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama yang diawali oleh para kepala blok hunian sebagai perwakilan warga binaan. Selanjutnya, penandatanganan dilakukan oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm Kamtib), Kepala Seksi Binadik dan Giatja (Kasi Binadikgiatja), Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), dan ditutup dengan penandatanganan oleh Kepala Lapas Kalabahi.

 

Salah seorang warga binaan yang juga sebagai kepala blok hunian berinisial PG menyampaikan dukungannya terhadap komitmen tersebut. “Kami siap bekerja sama dengan petugas, mematuhi aturan, dan menjaga lingkungan blok hunian agar tetap aman, tertib, serta bebas dari halinar,” ujarnya.

 

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar sebagai wujud sinergi antara petugas dan warga binaan dalam menciptakan lapas yang aman dan berintegritas. (Humas_FW)

Dorong Kolaborasi Penegakan Hukum, Kalapas Kalabahi Kunjungi Kejaksaan Negeri Alor

 


Kalabahi, INFO_PAS - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, bersama jajaran pejabat struktural melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Kejaksaan Negeri Alor. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Alor, Mohammad Nursaitias, di ruang kerjanya dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Senin (19/01).

 

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat sinergi dan koordinasi antarpenegak hukum, khususnya dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing institusi. Dalam pertemuan tersebut, Kalapas dan Kajari membahas berbagai hal strategis terkait penanganan warga binaan, administrasi hukum, serta penguatan kerja sama dalam rangka mewujudkan sistem pemasyarakatan yang akuntabel dan berkeadilan.

 

Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah awal untuk membangun komunikasi yang intens dan berkelanjutan dengan Kejaksaan Negeri Kalabahi. “Sinergi yang baik antar aparat penegak hukum sangat penting guna memastikan proses penegakan hukum berjalan optimal, khususnya dalam hal koordinasi terkait status hukum warga binaan,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kajari Alor, Mohammad Nursaitias, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen Kejaksaan untuk terus mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan. “Kami siap memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan Lapas Kelas IIB Kalabahi agar setiap proses hukum dapat berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

 

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin solid antara Lapas Kelas Kalabahi dan Kejaksaan Negeri Alor dalam mendukung penegakan hukum yang profesional dan berintegritas. (Humas_FW)

Sabtu, 17 Januari 2026

Suasana Religius Warnai Perayaan Isra Mi'raj 1447 H di Masjid At-Taubah Lapas Kalabahi

 


Kalabahi, INFO_PAS - Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat di Masjid At-Taubah Lapas Kalabahi. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kalabahi, M. Arfandy, beserta seluruh jajaran pegawai yang beragama Islam, warga binaan pemasyarakatan (WBP) muslim, serta Persatuan Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Lapas Kalabahi, Sabtu (17/01).

 

Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara (MC) yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an beserta sari tilawah yang dibawakan oleh salah seorang warga binaan. Lantunan ayat suci tersebut menambah suasana religius dan menjadi pengantar refleksi spiritual bagi seluruh peserta yang hadir.

 

Selanjutnya, Kepala Lapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya, Kalapas menekankan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum penting untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, sekaligus menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan. “Peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang pentingnya salat sebagai tiang agama serta nilai kedisiplinan, keikhlasan, dan ketaatan kepada Allah SWT. Nilai-nilai ini sejalan dengan tujuan pembinaan di Lapas, agar warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” ujar M. Arfandy.

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi bertema Isra Mi’raj yang dibawakan oleh warga binaan. Puisi tersebut menggambarkan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW serta makna mendalam di balik perintah salat lima waktu, yang disampaikan dengan penuh penghayatan.

 

Puncak acara diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustaz Abdul Hamid. Dalam tausiyahnya, Ustaz Abdul Hamid mengajak seluruh jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW serta menjadikan peristiwa Isra Mi’raj sebagai pengingat untuk senantiasa memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia. “Isra Mi’raj adalah perjalanan agung yang mengajarkan kita tentang kesabaran, keistiqamahan, dan kekuatan iman dalam menghadapi ujian hidup,” tuturnya.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan pelantunan Sholawat Jibril secara bersama-sama, doa penutup, ramah tamah, serta diakhiri dengan sesi foto bersama. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, penuh kekhusyukan, dan menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah di lingkungan Lapas Kalabahi. (Humas_FW)

Kamis, 15 Januari 2026

Implementasi 15 Program Aksi Kemenimipas, Lapas Kalabahi Gelar Panen Raya di Kebun Dinas Kadelang

 


Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar kegiatan panen raya di Kebun Dinas Kadelang sebagai bagian dari implementasi program 15 Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) serta pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Panen raya tersebut difokuskan pada komoditas hortikultura berupa kangkung, ketimun, dan semangka yang selama ini dibudidayakan secara berkelanjutan oleh warga binaan dengan pendampingan petugas serta pihak terkait, Kamis (15/01).

 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh M. Arfandy, selaku Kepala Lapas (Kalapas) Kalabahi, beserta jajaran pejabat struktural. Turut hadir pula peserta magang sekaligus tim dari Balai Penyuluhan Pertanian Teluk Mutiara yang dipimpin oleh Debi Marta, sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program pembinaan berbasis pertanian.

 

Dalam pelaksanaannya, hasil panen yang diperoleh langsung dipasarkan dan dijual kepada masyarakat sekitar dengan harga yang ekonomis. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk melatih jiwa kewirausahaan warga binaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penyediaan bahan pangan segar dengan harga terjangkau.

 

Kalapas Kalabahi, M. Arfandy, menyampaikan bahwa panen raya ini merupakan bukti nyata keberhasilan pembinaan kemandirian di bidang pertanian. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat membekali warga binaan dengan keterampilan produktif yang berguna setelah kembali ke tengah masyarakat.

 

Sementara itu, Debi Marta mengapresiasi komitmen Lapas Kalabahi dalam mengelola kebun pertanian secara serius dan terarah. Ia menilai program ini telah berjalan dengan baik dan berpotensi untuk terus dikembangkan melalui penerapan teknik budidaya yang lebih optimal, sehingga mampu meningkatkan hasil panen dan kualitas produk ke depannya. (Humas_FW)

Rabu, 14 Januari 2026

Tanamkan Disiplin dan Tanggung Jawab, Kasi Binadikgiatja Lapas Kalabahi Pimpin Apel Kerja Warga Binaan Asimilasi

 


Kalabahi, INFO_PAS - Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadikgiatja) Lapas Kelas IIB Kalabahi, Suryanto Ahmad, menggelar apel kerja bagi warga binaan asimilasi yang dilaksanakan di depan Gereja Zoar Lapas Kalabahi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga binaan yang tengah menjalani program asimilasi sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan kemandirian, Rabu (14/01).

 

Apel kerja tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan warga binaan dalam melaksanakan aktivitas kerja harian, sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Dalam arahannya, Suryanto Ahmad menekankan pentingnya menjaga sikap dan perilaku selama mengikuti program asimilasi, karena kepercayaan yang diberikan negara harus dijaga dengan sebaik-baiknya.

 

“Program asimilasi adalah kesempatan bagi warga binaan untuk membuktikan perubahan ke arah yang lebih baik. Oleh karena itu, saya berharap seluruh peserta dapat menjalani kegiatan kerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan menjunjung tinggi tata tertib,” ujar Suryanto Ahmad.

 

Ia juga mengingatkan agar warga binaan senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban, serta memanfaatkan program asimilasi sebagai sarana pembelajaran sebelum kembali ke tengah masyarakat. Kegiatan apel kerja berlangsung dengan tertib dan khidmat, menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Lapas Kalabahi dalam mewujudkan pembinaan yang humanis, terarah, dan berkelanjutan. (Humas_FW)

Dorong Pola Hidup Sehat, Warga Binaan Lapas Kalabahi Rutin Gelar Olahraga Bersama

 


Kalabahi, INFO_PAS - Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi melaksanakan kegiatan olahraga bersama di blok hunian sebagai bagian dari upaya pembinaan jasmani dan menjaga kebugaran tubuh. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Staf Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Abu Hanifah, serta mendapat pengawasan dari petugas pengamanan. Olahraga dilaksanakan dengan tertib dan penuh antusias oleh warga binaan, mencakup senam ringan dan gerakan peregangan yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan blok hunian.

 

Abu Hanifah menyampaikan bahwa kegiatan olahraga rutin memiliki peran penting dalam menciptakan situasi lapas yang aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, olahraga tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik warga binaan, tetapi juga berdampak positif terhadap kesehatan mental dan pengendalian emosi. “Melalui olahraga, kami berharap warga binaan dapat menyalurkan energi secara positif sehingga dapat mengurangi potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas,” ujar Abu Hanifah.

 

Salah seorang warga binaan berinisial RL mengaku senang dan termotivasi dengan adanya kegiatan olahraga tersebut. Ia menyampaikan bahwa olahraga membuat tubuh terasa lebih segar dan pikiran menjadi lebih tenang. “Kami merasa diperhatikan dan diberi kesempatan untuk hidup lebih sehat meskipun berada di dalam lapas. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami,” ungkap RL.

 

Kegiatan olahraga ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pembinaan yang berkelanjutan di Lapas Kelas Kalabahi. (Humas_FW)

Beri Pengarahan Langsung ke Warga Binaan, Kalapas Kalabahi Dorong Pembinaan Tertib dan berkelanjutan

 


Kalabahi, INFO_PAS - Sebagai upaya penguatan keamanan dan ketertiban (kamtib) sekaligus mendorong optimalisasi pelaksanaan program pembinaan secara disiplin dan tertib, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, M. Arfandy, didampingi jajaran pejabat struktural serta regu pengamanan, memberikan pengarahan langsung kepada warga binaan di dalam blok hunian, Rabu (14/01).

 

Dalam arahannya, Kalapas menegaskan pentingnya peran aktif seluruh warga binaan dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan blok hunian. Ia menekankan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab petugas, melainkan membutuhkan kesadaran dan kerja sama dari seluruh warga binaan. Selain itu, Kalapas juga mengingatkan agar setiap program pembinaan yang telah disiapkan diikuti dengan sungguh-sungguh sebagai bekal perubahan perilaku dan kesiapan kembali ke masyarakat.

 

“Kami mengajak seluruh warga binaan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Ikuti seluruh program pembinaan dengan disiplin, karena pembinaan ini adalah hak sekaligus kesempatan untuk memperbaiki diri,” ujar M. Arfandy dalam arahannya.

 

Kegiatan pengarahan berlangsung secara komunikatif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Warga binaan diberi kesempatan menyampaikan pertanyaan, masukan, serta kendala yang dihadapi selama menjalani pembinaan di dalam lapas. Dialog ini dimanfaatkan sebagai sarana membangun komunikasi dua arah yang konstruktif antara petugas dan warga binaan.

 

Salah seorang warga binaan berinisial GL menyampaikan apresiasinya atas kegiatan tersebut. “Kami merasa diperhatikan karena bisa berdiskusi langsung dengan Kalapas. Arahan yang disampaikan menjadi motivasi bagi kami untuk lebih disiplin dan tertib mengikuti pembinaan,” ungkap GL.

 

Melalui kegiatan ini, Lapas Kalabahi berharap tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif, serta mendukung keberhasilan proses pembinaan bagi seluruh warga binaan. (Humas_FW)