Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Meningkatkan produktivitas dan keahlian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Kalabahi melalui pelatihan kerja bersertifikat.

Deklarasi Janji Kinerja Tahun Berjalan

Komitmen seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Kalabahi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Layanan Kunjungan Tatap Muka

Memberikan pelayanan prima dan humanis bagi keluarga Warga Binaan dengan tetap menerapkan standar operasional prosedur yang berlaku.

Razia Rutin Blok Hunian

Mendeteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta mewujudkan Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).

Pembinaan Kerohanian WBP

Pemenuhan hak ibadah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan untuk membentuk mental dan spiritual yang lebih baik.

Rabu, 24 Januari 2024

Ciptakan Lingkungan Kantor yang Bersih dan Asri, Lapas Kalabahi Gelar Kegiatan Pembersihan Lingkungan

 


Kalabahi, INFO_PAS -  Dalam upaya menciptakan lingkungan kantor yang bersih dan asri, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi di bawah kepemimpinan Yusup Gunawan, menggelar kegiatan pembersihan lingkungan, Rabu (24/01).

Kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran Lapas Kalabahi dan beberapa warga binaan asimilasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menindaklanjuti atensi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Nusa Tenggara Timur (NTT), Marciana D. Jone, yang dalam setiap arahan selalu mengingatkan seluruh Unit PelaksanaTeknis (UPT) Pemasyarakatan maupun Imigrasi untuk selalu memperhatikan kebersihan lingkungan kantor agar berada dalam kondisi bersih dan asri.

Dalam kesempatan ini, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kalabahi, Putu Perdana, menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan lingkungan kantor merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan tugas dan fungsi sehari-hari di Lapas Kalabahi.

Ia menegaskan bahwa apabila lingkungan kantor berada dalam kondisi bersih dan asri, maka seluruh pegawai akan merasa nyaman dalam melaksanakan tugas dan fungsi setiap hari. Begitu pula hal tersebut dapat dirasakan para warga binaan, karena mereka akan dapat menikmati suasana yang kondusif selama menjalani pidana di Lapas Kalabahi.

 



"Dalam kondisi saat ini yang sering hujan dan membuat lingkungan kantor ditumbuhi oleh rumput-rumput liar, maka perlu kesadaran dan kepedulian kita seluruh pegawai maupun para warga binaan yang sedang menjalani asimilasi untuk membersihkannya, sehingga kantor yang menjadi rumah kedua kita tetap bersih, asri, dan tidak kumuh," ujar Putu.

Putu juga menerangkan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya dilaksanakan di sekitar lingkungan luar kantor, tetapi dilaksanakan juga di dalam lingkungan kantor, karena menurutnya, hal demikian tidak hanya dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan kantor, tetapi juga untuk menghindari timbulnya berbagai penyakit di musim hujan saat ini.

"Lingkungan kantor yang kumuh akan mendukung terjadinya perkembangbiakan bibit penyakit. Selain itu, dengan kondisi hujan saat ini, akan mendukung perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, yang merupakan vektor utama penyakit Demam Berdarah Dengue atau DBD, sehingga sudah menjadi kewajiban kita untuk memberantas sarang-sarang nyamuk maupun bibit penyakit lainnya, dengan membersihkan lingkungan sekitar kantor," jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Kalabahi, Saverinus A. Rengi, yang saat itu secara langsung melakukan pengawasan terhadap warga binaan yang bekerja, menambahkan bahwa kegiatan pembersihan lingkungan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan sampai lingkungan kantor benar-benar tampak bersih dari kotoran dan juga rumput-rumput liar yang mulai meninggi.

"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh dan teladan bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Alor dan pemerintah setempat serta masyarakat agar dapat menjaga kebersihan lingkungan kantor maupun rumah masing-masing, sehingga selalu tampak bersih dan asri serta terhindar dari berbagai penyakit penyerta di musim hujan," pungkas Saver. (Humas_AN)

Selasa, 23 Januari 2024

Tim Futsal Lapas Kalabahi Raih Prestasi Gemilang sebagai Juara 1 Turnamen Futsal Galatama Gudang Remaja


Kalabahi, INFO_PAS - Tim Futsal Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi mencatat sejarah gemilang dengan meraih gelar juara 1 dalam turnamen futsal Galatama Gudang Remaja, yang digelar dengan meriah di Lapangan Futsal Watamelang, Senin (22/01).

 

Pertandingan final yang menjadi pusat perhatian tersebut berlangsung pada pukul 20:00 WITA dan mempertemukan Tim futsal Lapas Kalabahi yakni Pas Family melawan OMK Family.

 

Pas Family memulai pertandingan dengan penuh percaya diri, Trivan D. Lomi mencetak gol pembuka yang kemudian disusul oleh Wempi, Prabu L. Kaana, Ridwan Djaga, dan Duta. Menandai performa gemilang Pas Family, pertandingan berakhir dengan kemenangan telak Pas Family dengan skor akhir 5-2. Sebelumnya, Pas Family sudah menunjukkan ketangguhannya dengan mengalahkan Tim Mandiri 8-7 pada babak Semi Final.

 

Pas Family berhasil membawa pulang piala bergilir, piagam penghargaan, dan hadiah uang tunai sebagai bukti keberhasilan mereka. Kapten Tim Pas Family, Trivan D. Lomi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pegawai Lapas Kalabahi yang telah memberikan dukungan mulai dari awal pertandingan hingga laga final.

 

“Terimakasih kepada Bapak Kalapas dan Seluruh pegawai Lapas Kalabahi yang sudah mendukung kami dari awal sampai babak final ini, semua dukungan membantu kami meraih juara dalam turnamen ini,” ujar Trivan.

 

Sementara itu Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kalabahi, Yusup Gunawan, memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian luar biasa Pas Family. Yusup menyatakan, "Saya berterimakasih kepada seluruh tim Pas Family yang suda berjuang dan berhasil menjadi juara dalam turnamen ini. Aktivitas positif untuk para pegawai harus terus ditingkatkan, seperti yang ditunjukkan oleh Pas Family dalam turnamen ini."

 

Yusup juga menyampaikan harapannya agar Pas Family tetap konsisten dalam latihan, sehingga mereka mampu menjadi juara pada turnamen-turamen berikutnya, dan dapat terus mengharumkan nama Lapas Kalabahi.

 

“Saya berharap agar Pas Family tetap konsisten dalam latihan, agar mampu  menjadi juara pada turnamen-turamen berikutnya, sehingga dapat terus mengharumkan nama Lapas Kalabahi," tambah Yusup.

 

Kegiatan ini juga menjadi perhatian Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham  NTT, Marciana D. Jone. Dalam banyak kesempatan, Marciana selalu mengingatkan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk menjaga produktifitas dengan kegiatan kegiatan olahraga yang cukup bagi para pegawai.

 

Dengan prestasi ini, Pas Family tidak hanya meraih penghargaan dalam bidang olahraga, tetapi juga menciptakan semangat positif dan kebersamaan di antara pegawai Lapas Kalabahi. Kesuksesan ini diharapkan menjadi motivasi bagi tim dan Lapas Kalabahi untuk terus mendukung aktivitas positif di dalam dan di luar Lapas, menciptakan lingkungan yang lebih baik dan inspiratif. (Humas_AF)

Komitmen Raih WBK, Kalapas Kalabahi dan Jajaran Tandatangani Dokumen Pembangunan ZI Menuju WBK dan WBBM Tahun 2024

 

Kalabahi, INFO_PAS - Sebagai bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas, transparansi dan kinerja dalam meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, Yusup Gunawan, bersama seluruh jajaran, diantaranya para Pejabat Pengawas, Pejabat Pelaksana, dan Staf Pelaksana, menandatangani beberapa dokumen Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2024, Selasa (23/01).

Adapun beberapa dokumen dimaksud, yakni Piagam Pencanangan, Pakta Integritas, dan Komitmen Bersama Pembangunan ZI Menuju WBK dan WBBM pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kalabahi Tahun 2024.

Acara tersebut dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan apel pagi yang dipimpinan langsung oleh Kalapas Kalabahi, Yusup Gunawan, selaku Pembina Apel saat itu.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan penandatanganan Dokumen Piagam Pencanangan dan Pakta Integritas oleh Kalapas Kalabahi dan dilanjutkan dengan Penandatanganan Dokumen Komitmen Bersama oleh seluruh Pejabat Pengawas, Pejabat Pelaksana, Staf Pelaksana dan diakhiri oleh Kalapas Kalabahi.



Dalam sambutannya, Kalapas Kalabahi, Yusup Gunawan, menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai wujud nyata komitmen bersama untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas, transparansi dan kinerja ASN dilingkup Lapas Kalabahi sebagai dasar untuk meraih predikat WBK Tahun 2024.

“Tujuan lainnya, yakni melaksanakan reformasi birokrasi dengan menjalankan manajemen pemerintah mulai dari perencanaan, pengawasan, evaluasi, koordinasi, sinkronisasi, preventif, antisipatif, simpatik, resolusi serta menjalankan pengelolaan manajemen yang optimal sebagai upaya membangun SDM yang unggul, berdaya saing dan kompeten,” ujar Yusup.

Lebih lanjut, Yusup berharap melalui kegiatan dapat mewujudkan program pelaporan yang berintegrasi, akuntabel dan tepat waktu.

"Hari ini kita sudah tandatangani Dokumen Piagam Pencanangan, Pakta Integritas dan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas Tahun 2024. Itu artinya bahwa kita telah berjanji dan menunjukkan komitmen kita kepada negara untuk melaksanakan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM dengan : 1) Berperan secara proaktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme serta tidak melibatkan diri dalam perbuatan tercela; 2) Tidak meminta atau menerima pemberian secara langsung atau tidak langsung berupa suap, hadiah, bantuan, atau bentuk lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku; 3) Bersikap transparan, jujur, obyektif, dan akuntabel dalam melaksanakan tugas; 4) Menghindari pertentangan kepentingan dalam pelaksanaan tugas; 5) Memberi contoh dalam kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dalam melaksanakan tugas, terutama kepada pegawai yang berada dibawah pengawasan dan sesama pegawai secara konsisten; dan 6) Menyampaikan informasi penyimpangan integritas serta menjaga kerahasiaan saksi atas pelanggaran peraturan yang dilaporkannya," jelas Yusup.



Bukan hanya itu, Yusup juga minta komitmen bersama seluruh pegawai untuk lebih lagi meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat, dan mengharapkan agar seluruh fasilitas pelayanan publik dapat dijaga dan dipelihara dengan baik.

"Kita bekerja untuk melayani masyarakat dengan memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Saya minta komitmen bersama seluruh pegawai Lapas Kalabahi agar dapat memberikan pelayanan publik yang berkualitas dengan menerapkan Tata Nilai PASTI, Profesional, Akuntabel, Sinergi, dan Inovatif, serta mampu menjaga dan memelihara seluruh fasilitas yang ada. Semuanya itu dilakukan untuk memuaskan masyarakat dan untuk mengurangi adanya komplain dari masyarakat," tandasnya.

Selain itu, Yusup juga mengimbau seluruh jajaran agar dapat melaksanakan tugas secara profesional, dan mampu menerapkan pendekatan yang humanis selama melakukan kegiatan pengamanan dan pembinaan terhadap seluruh warga binaan. Ia tidak menginginkan ada petugas yang bermain hakim sendiri atau bertindak secara kekerasan terhadap warga binaan.


Pada momen ini juga, Yusup menekankan penting peranan seluruh petugas untuk selalu mengarahkan para warga binaan agar dapat menjaga kebersihan lingkungan Lapas mulai dari kamar-kamar hunian, blok-blok hunian, dapur, dan sekitarnya. Ia juga minta agar para pegawai harus mampu menjadi informan kesehatan yang baik bagi seluruh warga binaan, dengan cara selalu memberikan informasi kesehatan dan mengarahkan warga binaan untuk dapat menjaga kesehatan diri dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sehingga terhindar dari berbagai penyakit.

 

Diakhir penyampaiannya, Yusup mengajak seluruh jajaran Lapas Kalabahi agar siap mendukung program kerja Kementerian Hukum dan HAM RI di bawah Kepemimpinan Menteri Yassona H. Laoly dan Kanwil Kemenkumham NTT di bawah kepemimpinan, Kakanwil Marciana D. Jone. (Humas_AN)

Sabtu, 20 Januari 2024

Gelar Sidang TPP Perdana, 30 Orang Warga Binaan Lapas Kalabahi Siap Jalani Program Asimilasi



Kalabahi, INFO_PAS - Dalam rangka melaksanakan Program Asimilasi bagi warga binaan yang telah memenuhi syarat substantif dan administratif, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) perdana di Tahun 2024, Sabtu (20/01).

Sidang TPP ini dipimpin oleh Ketua TPP, Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadikgiatja), Muhammad R. Gorjie, yang saat itu didampingi oleh Sekretaris TPP, Robert S. B. Asbanu, dan dihadiri oleh seluruh Kepala Regu Pengamanan (Karupam), serta Anggota TPP, yakni para Pejabat Pengawas dan Pejabat Pelaksana.

Sidang tersebut membahas 30 orang warga binaan yang telah memenuhi syarat untuk ditempatkan di sektor pertanian, pertukangan, serta mengikuti pembinaan kepribadian melalui kegiatan Pramuka warga binaan yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan serta mental dan disiplin.

Dalam sidang, Ketua TPP, Muhammad R. Gorjie, menyampaikan bahwa warga binaan yang disidang untuk menjalani asimilasi di dalam dan di luar tembok Lapas, yakni mereka yang telah memenuhi syarat substantif dan administratif serta telah diassessment oleh para assessor Lapas Kalabahi.

Selanjutnya, Gorjie mengajak Tim untuk melakukan cross check data-data warga binaan yang disidang dan meminta agar warga binaan tersebut dapat menjalani asimilasi dengan selalu mentaati aturan asimilasi yang berlaku serta mampu menjaga kepercayaan yang diberikan selama menjalani asimilasi dimaksud.





"Warga binaan yang disidang hari ini mestinya memahami dan mentaati aturan asimilasi yang berlaku. Kita harus memberikan penjelasan yang lebih mendalam kepada mereka. Di sisi lain, mereka juga harus mampu menjaga kepercayaan yang diberikan selama menjalani asimilasi. Melalui program asimilasi, kita akan melihat perkembangan perilaku mereka sebagai syarat substantif untuk menentukan bahwa mereka layak atau tidak untuk diusulkan mendapatkan program integrasi, seperti Cuti Bersyarat dan Pembebasan Bersyarat," ujar Gorjie.

Bukan hanya itu, Gorjie berharap agar petugas yang ditugaskan untuk mengawal warga binaan yang menjalani asimilasi, harus melakukan pengawalan secara profesional serta mampu memberikan arahan terkait pekerjaan yang akan dikerjakan oleh warga binaan.

"30 orang warga binaan yang diusulkan untuk disidangkan adalah mereka yang mempunyai keahlian di bidang yang akan dipekerjakan. Namun, pengawasan dan bimbingan perlu dilakukan oleh petugas yang mengawal mereka, sehingga pekerjaan yang dilaksanakan dapat menuai hasil yang berkualitas dan bernilai jual. Hal ini juga menguntungkan para warga binaan, karena kelak mereka akan menjadi manusia yang berakhlak dan produktif," jelasnya.

Sidang ini mencapai kesepakatan bersama yang menyetujui 30 warga binaan yang disidangkan untuk menjalani asimilasi, baik di dalam maupun di luar tembok Lapas. Kesepakatan tersebut akan diajukan kepada Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kalabahi, Yusup Gunawan, guna mendapatkan persetujuan.

Sebelumnya, kegiatan sidang TPP seperti ini telah menjadi perhatian penting Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Nusa Tenggara Timur (NTT), Marciana D. Jone. Dalam setiap momen penting, Marciana meminta agar seluruh UPT Pemasyarakatan selalu melaksanakan sidang TPP sebagai satu-satunya syarat mutlak sebelum mempekerjakan warga binaan, baik di dalam dan di luar tembok Lapas, sehingga terhindar dari gangguan keamanan dan ketertiban yang mungkin terjadi. (Humas_AN)

Jumat, 19 Januari 2024

Dalam Mewujudkan Kumham Sehat Kumham Produktif, Jajaran Lapas Kalabahi Laksanakan Senam Sehat Virtual




Kalabahi, INFO_PAS - Dalam upaya mewujudkan Kumham Sehat Kumham Produktif, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi terus berkomitmen dengan melaksanakan program senam rutin. Kegiatan ini diadakan di aula Lapas Kalabahi dan melibatkan seluruh Satuan Kerja di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) secara virtual melalui Zoom, Jumat (19/01).

 

Senam rutin yang diikuti dengan semangat oleh jajaran Lapas Kalabahi ini dianggap sebagai wujud partisipasi aktif dalam mendukung program Kumham Sehat Kumham Produktif. Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan kesehatan dan produktivitas seluruh jajaran Lapas Kalabahi.

 

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kalabahi, Putu Perdana, menyambut baik kegiatan positif ini yang diadakan secara rutin. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, terutama di tengah tugas dan tanggung jawab yang diemban oleh pegawai Lapas Kalabahi.

 

"Kegiatan senam ini adalah langkah positif yang sangat baik dilaksanakan secara rutin. Selain menjaga kesehatan tubuh, senam juga dapat meningkatkan semangat kerja dan konsentrasi, hal ini sangat penting dalam pelaksanaan tugas di Lapas Kalabahi," ujar Putu.

 

Putu juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar olahraga fisik, tetapi juga dapat mempererat hubungan antar pegawai Lapas Kalabahi. Kebersamaan dalam melaksanakan senam virtual menciptakan suasana yang positif dan mendukung, sehingga semangat kinerja dapat terjaga dengan baik.

 

"Senam ini tidak hanya sekadar latihan fisik, melainkan juga menjadi sarana untuk mempererat ikatan antar pegawai Lapas Kalabahi. Melalui kebersamaan dalam melaksanakan senam virtual, kami menciptakan atmosfer yang positif dan penuh dukungan, yang berkontribusi pada pemeliharaan semangat kerja yang optimal," tambah Putu.

 

Kegiatan ini juga menjadi perhatian Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham  NTT, Marciana D. Jone. Dalam banyak kesempatan, Marciana selalu mengingatkan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk menjaga produktifitas dengan olahraga yang cukup bagi seluruh pegawai.

 

Dengan adanya program ini, Lapas Kalabahi menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Kumham Sehat Kumham Produktif demi mewujudkan lingkungan kerja yang sehat dan produktif. (Humas_AF)

Kamis, 18 Januari 2024

Kalapas Kalabahi Ikut Andil dalam Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Komitmen Bersama Pembangunan ZI Tahun 2024



Kalabahi, INFO_PAS - Dalam rangka meningkatkan kerja keras dan kolaborasi mencapai hasil yang lebih baik di tahun 2024, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Kalabahi, Yusup Gunawan, mengikuti Kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas (ZI) yang diselenggarakan di Aula Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (18/01).

 

Kegiatan dibuka dengan penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan ZI Tahun 2024 yang dilakukan oleh para Kepala Satuan Kerja yang terdiri dari 21 Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan 5 Kepala UPT Keimigrasian secara bergantian bersama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwi) Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone yang kemudian dilanjutkan dengan Marciana melakukan penandatanganan Perjanjian Kinerja secara digital bersama para Pimpinan Tinggi (Pimti) Pratama di Lingkup Kanwil Kemenkumham NTT.

 

Dalam sambutannya, Marciana menyampaikan bahwa untuk memastikan agar program-program Kementerian/Lembaga dan Prioritas Nasional terealisasi dengan baik sesuai target yang ditetapkan, maka dilakukannya 2 (dua) kegiatan penting, yaitu: Penandatanganan Perjanjian Kinerja, bertujuan sebagai alat kendali kinerja secara berjenjang guna memastikan seluruh sasaran dan target dapat tercapai dengan baik dan berkualitas serta Penandatanganan Komitmen Pembangunan Zona Integritas, bertujuan untuk mengimplementasikan 8 (delapan) area perubahan reformasi birokrasi dalam rangka menjaga dan merawat kinerja seluruh jajaran Kemenkumham NTT dalam bingkai integritas, sehingga Indeks RB meningkat yang ditandai dengan kualitas kuantitas WBK/WBBM pun turut meningkat.

 

Pada kesempatan yang sama, Yusup berharap kegiatan tersebut dapat dimaknai dengan baik dan  dapat diimplementasikan secara nyata oleh Lapas Kalabahi sebagai salah satu UPT di lingkup Kanwil Kemenkumham NTT.

 

"Kami berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi landasan yang kokoh untuk implementasi nyata di Lapas Kalabahi. Sebagai Kalapas Kalabahi, saya mengajak jajaran dan semua pihak terlibat untuk memaknai dengan baik setiap langkah yang diambil dalam rangka mencapai tujuan bersama,” ujar Yusup.

 

Yusup juga berkomitmen agar Lapas Kalabahi mampu dalam Pembangunan Zona Integritas (ZI) di Lapas Kalabahi. “Dengan kolaborasi dan komitmen penuh, kami berharap Lapas Kalabahi dapat menjalankan tugasnya sebagai salah satu UPT di lingkup Kanwil Kemenkumham NTT, yang mampu menciptakan Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani," tambah Yusup.

 

Dengan demikian, acara ini bukan hanya sebuah seremoni formal, melainkan juga langkah awal yang kuat menuju perubahan dan perbaikan dalam sistem pemasyarakatan. Kolaborasi, komitmen, dan integritas yang dijunjung tinggi diharapkan akan membawa perubahan positif dan menciptakan lingkungan yang bersih dan efisien. (Humas_AF)