This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 31 Desember 2023

Bentuk Ungkapan Syukur, Warga Binaan Nasrani Lapas Kalabahi Ikuti Ibadah Kunci Tahun 2023


Kalabahi, INFO_PAS - Sebagai bentuk ungkapan syukur, seluruh warga binaan Nasrani Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi mengikuti Ibadah Kunci Tahun 2023, Minggu (31/12). Ibadah tersebut berlangsung di Gereja Zoar Lapas Kalabahi dan turut diikuti oleh Petugas Lapas beragama Nasrani dan keluarga warga binaan.

Ibadah Kunci Tahun ini dipimpin oleh Pendeta (Pdt) Maacha I. M. Laure, dengan pelaksanaannya terpantau aman dan tertib serta berada dalam pengawasan seluruh Petugas Regu Pengamanan (Rupam) dan Petugas Bantuan Kendali Operasi (BKO) Pengamanan Akhir Tahun.

Tidak hanya itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kalabahi, Yusup Gunawan, beserta para Pejabat Pengawas dan Pejabat Pelaksana juga melakukan pengawasan langsung terhadap pelaksanaan Ibadah Kunci Tahun ini. Hal tersebut sesuai atensi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Nusa Tenggara Timur (NTT), Marciana D. Jone, yang memerintahkan seluruh Kepala Satuan Kerja (Satker) dan jajaran untuk secara langsung melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan rangkaian Ibadah Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang dilaksanakan di Satker masing-masing.

Kalapas Kalabahi, Yusup Gunawan, dalam kesempatan ini mengatakan bahwa Ibadah Kunci Tahun dilaksanakan sebagai wujud ungkapan syukur seluruh warga binaan Nasrani terhadap pemeliharaan Tuhan Yang Maha Esa (YME) selama Tahun 2023. Ia berharap agar kegiatan ibadah ini dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali tanpa adanya gangguan keamanan dan ketertiban.



"Saya melihat seluruh warga binaan Nasrani mengikuti seluruh rangkaian ibadah yang berlangsung dengan penuh antusias dan penuh ungkapan syukur yang mendalam terhadap pemeliharaan dan kebaikan Tuhan Yang Maha Esa, yang mereka rasakan selama setahun ini. Kami berharap ibadah ini dapat menjadi ibadah yang penuh dengan refleksi dan inspirasi bagi warga binaan dan Petugas yang beragaman Nasrani untuk menghadapi Tahun 2024 dengan banyak perubahan, tekad, dan semangat yang baru," ujar Yusup.

Pada kesempatan yang sama, Pdt. Maacha I. M. Laure juga menyampaikan hal yang serupa. Ia berharap agar Ibadah Kunci Tahun yang dilaksanakan dapat menjadi momen bagi setiap warga binaan dan Petugas Lapas yang beragama Nasrani, juga keluarga warga binaan untuk merefleksi kebaikan Tuhan YME selama Tahun 2023.

"Ibadah ini akan menjadi momen untuk mereka mengintropeksi diri menjadi lebih baik dan berharga untuk memasuki Tahun Baru 2024 dengan hati yang baru, semangat yang baru, dan penuh dengan perubahan hidup," tutur Pdt. Maacha.

Di sisi lain, salah seorang warga binaan, SM, menyatakan ungkapan rasa syukur dan kebahagiaannya bersama teman-teman atas perlindungan Tuhan YME selama Tahun 2023.

"Rasa syukur dan kebahagiaan yang besar kami haturkan kepada Tuhan YME atas perlindungan-Nya kami masih diberikan napas kehidupan sampai pada perhujung tahun ini. Kami mempunyai pengharapan yang besar untuk dapat menapaki Tahun 2024 dengan hidup baru yang lebih baik," tutup SM. (Humas_AN)

Jumat, 29 Desember 2023

Menutup Tahun 2023 dengan Penuh Makna, Lapas Kalabahi Gelar Tausiah Akhir Tahun


Kalabahi, INFO_PAS - Menutup tahun 2023 dengan nuansa penuh makna dan kebersamaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menghelat kegiatan tausiah akhir tahun di Masjid At-Taubah Lapas Kalabahi pada pukul 09:30 WITA, Jumat (29/12).

 

Acara ini diselenggarakan dengan dihadiri oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kalabahi, Yusup Gunawan, Ketua Takmir Masjid, Ismail Dusu, Ustadz Nurdin Abdullah sebagai penceramah, pegawai muslim, dan warga binaan muslim Lapas Kalabahi.

 

Perhelatan dimulai dengan sambutan dari Kalapas Kalabahi, yang memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Ustadz Nurdin Abdullah yang telah memberikan kontribusi dengan meluangkan waktunya untuk hadir dan menyampaikan tausiyah.

 

 “Saya sampaikan terimakasih kepada ustadz Nurdin Abdullah yang sudah hadir sama sama bersama kami untuk menyampaikan tausiyah yang kami harap dapat memberikan manfaat kepada kita semua,” ujar Yusup.

 

Selain itu, Yusup juga menyoroti pentingnya optimalisasi waktu, terutama di akhir tahun, sebagai bagian integral dari pembangunan pribadi dan spiritual.

 

"Kegiatan seperti inilah yang harus rutin dilaksanakan sehingga selain meningkatkan keimanan juga untuk mengisi waktu warga binaan sehingga tidak terbuang sia-sia, tausiyah ini kedepan akan rutin di lakukan dan saya berharap ustadz bersedia untuk meluangkan waktu untuk warga binaan dan Petugas di Lapas Kalabahi," tambah Yusup.

 

 

Momentum tersebut mencapai puncaknya melalui tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Nurdin Abdullah. Melalui ceramahnya, beliau membahas prinsip-prinsip fundamental dalam memanfaatkan waktu secara efektif, dengan fokus khusus pada aspek-aspek spiritual. Pesan positif yang disampaikan merangsang refleksi mendalam dan memotivasi hadirin, terutama para warga binaan muslim Lapas Kalabahi, untuk memulai tahun baru dengan semangat yang baru.

 

"Saya sudah sangat berharap dapat mengisi kegiatan-kegiatan positif seperti ini, Lapas Kalabahi bukan tempat asing bagi saya, sebab dari tahun 1998 saya sudah di beri amanah untuk membimbing memberikan ilmu agama islam kepada warga binaan disini, saya harap kegiatan ini rutin dilaksanakan dan saya siap membantu, demi supaya waktu yang di pakai teman-teman khususnya warga binaan tidak terbuang sia sia, dan dapat di gunakan sebaik mungkin, karena kita sebagai umat muslim, adalah tidak boleh menyia nyiakan waktu, harus di gunakan sebaik baiknya," ujar Nurdin.

 

Pelaksanaan tausiah di Lapas Kalabahi menjadi momen yang luar biasa ketika kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Sholat Jumat bersama seluruh pegawai dan warga binaan. Suasana kerukunan dan kekhusyukan terasa begitu mendalam.

 

Partisipasi antusias warga binaan dalam kegiatan ini mencerminkan rasa hormat mereka terhadap norma dan nilai-nilai yang diperjuangkan di lingkungan Lapas. Ini juga menunjukkan kesungguhan mereka dalam mendalami ajaran agama sebagai upaya peningkatan diri di penghujung tahun.

 

Momentum akhir tahun ini juga menjadi perhatian Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Nusa Tenggara Timur (NTT), Marciana D. Jone. Dalam banyak kesempatan, Marciana selalu mengingatkan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) tentang pentingnya peningkatan pemahaman spiritual yang baik.

 

Secara keseluruhan, tausiah akhir tahun di Lapas Kalabahi tidak sekadar menjadi wadah peningkatan spiritual, melainkan juga sebagai bentuk komitmen dalam membina nilai-nilai positif di kalangan warga binaan. Semangat positif yang disemai diharapkan akan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas kehidupan warga binaan Lapas Lapas Kalabahi pada tahun mendatang. (Humas_AF)

Kamis, 28 Desember 2023

Natal yang Bermakna: Lapas Kalabahi Rayakan Bersama dengan Semangat Kepedulian

 

Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi, di bawah kepemimpinan Yusup Gunawan, merayakan Natal dengan penuh semangat kepedulian di Gedung Gereja Zoar Lapas Kalabahi, Kamis (28/12). Acara bertajuk "Natal yang Bermakna" ini dihadiri oleh seluruh pegawai Lapas, warga binaan, keluarga warga binaan, dan para Pendeta (Pdt) Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) lintas Klasis Alor Tengah Utara (ATU)

 

Ibadah perayaan Natal, dipimpin oleh Pdt. Maacha I. M. Laure, selaku Pendeta definitif di Lapas Kalabahi. Ibadah ini berlangsung meriah, karena mencakup berbagai acara seperti persembahan puji-pujian, pembakaran lilin oleh pegawai dan warga binaan, pementasan drama Natal oleh warga binaan, serta pemberian bingkisan Natal kepada Pdt. Maacha I. M. Laure dan dua narapidana yang aktif dalam pelayanan gereja.

 

Kepala Seksi (Kasi) Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm Kamtib) Lapas Kalabahi, Yesriel K. I. Bana, mewakili Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kalabahi, Yusup Gunawan, menyampaikan sambutan dalam acara ini.

 

Yesriel mengajak semua hadirin untuk merenungkan arti sejati Natal, yaitu cinta, perdamaian, dan harapan. Ia juga menyoroti tema Natal, "Natal yang Bermakna," yang mengajak untuk mendalami nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan kepedulian di Lapas Kalabahi.



"Saya menghargai kerjasama dan semangat kebersamaan di antara kita. Melalui perayaan Natal, kita mempererat hubungan, memberikan dukungan, dan berbagi kehangatan kasih dalam keluarga besar ini," ujar Yesriel.

 

Yesriel juga mengimbau agar pegawai dan warga binaan dapat memanfaatkan Natal sebagai kesempatan untuk memaafkan, memulai yang baru, dan menciptakan suasana positif.

 

"Semoga semangat Natal membawa kegembiraan dan kedamaian kepada kita semua. Selamat merayakan Natal yang bermakna, dan semoga kasih dan kebahagiaan Natal menyertai langkah kita di tahun yang akan datang," ungkapnya.

 

Sementara itu, Pdt. Maacha I. M. Laure menyampaikan bahwa Natal yang Bermakna merupakan perjumpaan pribadi umat kristiani dengan Tuhan. Dia berharap agar pegawai dan warga binaan Lapas Kalabahi yang beragama Kristen sungguh-sungguh mempersiapkan diri untuk menerima kelahiran Kristus dan mengalami perubahan dalam diri masing-masing.


"Natal mengharus kita untuk hidup baru, meninggalkan perbuatan dosa, dan melaksanakan perbuatan yang benar. Setiap orang, siapa pun dia, tidak pernah luput dari kesalahan dan dosa, yang harus terus dipoles dengan Firman Tuhan untuk kembali hidup baru dan kembali ke jalan yang benar," tutur Pdt. Maacha.

 

Di sisi lain, salah seorang warga binaan, YM, menyampaikan kebahagiannya karena dapat merayakan Natal bersama keluarga di Lapas Kalabahi. 



"Kami sangat bahagia bisa merasakan Natal bersama dengan keluarga di Lapas Kalabahi. Terima kasih kepada Bapak Kalapas dan seluruh pegawai yang sudah menyelenggarakan natal bersama yang melibatkan keluarga kami," ucap YM.

 

Selain itu, momen perayaan Natal ini mendapat respon positif dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Nusa Tenggara Timur (NTT), Marciana D. Jone. Ia berharap suasana Natal dapat membawa perubahan bagi kehidupan pegawai dan warga binaan Lapas Kalabahi.

 

Acara Natal ditutup dengan saling memberikan salaman dan ramah tamah. (Humas_AN)





 


Senin, 25 Desember 2023

PERAYAAN NATAL DI LAPAS KALABAHI: 74 WARGA BINAAN NASRANI TERIMA REMISI KHUSUS NATAL



Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar perayaan Natal yang istimewa dengan memberikan Remisi Khusus (RK) I kepada 74 warga binaan Nasrani. Acara ini berlangsung di Gereja Zoar Lapas Kalabahi, dihadiri oleh pegawai dan keluarga warga binaan penerima RK I, Senin (25/12).

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kalabahi, Yusup Gunawan, menyerahkan Remisi kepada dua perwakilan warga binaan secara simbolis sesaat setelah selesai ibadah perayaan Natal. Acara penyerahan RK I ini disaksikan langsung oleh keluarga warga binaan yang turut hadir dalam ibadah Natal tersebut.

Setelah penyerahan RK I, Kalapas Kalabahi membacakan sambutan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasona H. Laoly, yang menyoroti pentingnya mengikuti program program pembinaan yang telah dibuat oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT).

"Pemberian remisi kepada warga binaan ini bukan cuma-cuma diberikan oleh pemerintah, melainkan merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan pemerintah kepada para warga binaan yang sudah mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan oleh unit pelaksana teknis."

Yusup juga menyampaikan pesan kepada seluruh warga binaan yang melaksanakan perayaan Natal agar menjadikan ibadah ini sebagai awal dari perubahan yang lebih baik bagi masa depan. “Saya ajak teman teman semua yang sudah mengikuti kegiatan ibadah dan menerima Remisi Khusus ini, agar menjadikan hari ini sebagai awal dari perubahan yang lebih baik di masa mendatang,” ujar Yusup.

Lebih lanjut, Yusup menekankan bahwa pemberian remisi ini masuk dalam kategori RK I dan diberikan kepada 74 orang warga binaan. Besaran RK I yang yang paling banyak diterima oleh para warga binaan adalah 1 bulan.

"Remisi ini diberikan kepada 74 orang warga binaan Lapas Kalabahi yang sudah memenuhi syarat dalam program program pembinaan dan masuk dalam kategori Remisi Khusus I, sebanyak 42 warga binaan Lapas Kalabahi menerima Remisi 1 bulan,” pungkas Yusup.

Salah seorang warga binaan yang mendapatkan remisi mengucapkan terima kasih kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Lapas Kalabahi, dan seluruh pegawai yang terlibat dalam proses pemberian RK I ini.

“Kami berterima kasih kepada Menteri Hukum dan HAM, Lapas Kalabahi, dan seluruh pegawai yang terlibat dalam proses pemberian Remisi Khusus ini. Kesempatan ini benar-benar berarti bagi kami, dan kami berkomitmen untuk menghargainya dengan sebaik-baiknya," ujar L.

Momentum perayaan Natal dan pemberian RK I ini ini juga menjadi perhatian Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur (NTT), Marciana D. Jone. Dalam banyak kesempatan, Marciana selalu mengingatkan para pegawai di lingkup Kemenkumham untuk melaksanakan semua bentuk pembinaan termasuk program program yang sudah menjadi kewajiban UPT.

Dengan harapan bahwa peristiwa ini menjadi landasan bagi perubahan positif bagi para warga binaan, Lapas Kalabahi mengakhiri perayaan Natal dengan semangat inklusif dan harapan baru untuk masa depan yang lebih baik. (Humas_AF)

Minggu, 24 Desember 2023

PERSIAPAN MENYAMBUT NATAL, WARGA BINAAN NASRANI LAPAS KALABAHI ANTUSIAS IKUTI IBADAH MALAM NATAL



Kalabahi, INFO_PAS - Seluruh warga binaan Nasrani Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi antusias mengikuti ibadah malam Natal 2023, bertempat di Gereja Zoar Lapas Kalabahi, Minggu (24/12).

Ibadah malam natal sendiri merupakan ibadah yang secara serentak dilaksanakan pada tanggal 24 Desember oleh seluruh umat kristiani di dunia dengan tujuan mempersiapkan diri menyambut kelahiran Yesus Kristus di Hari Natal 25 Desember.

Ibadah ini berlangsung khidmat dan dipimpin oleh Pendeta (Pdt) Maacha I. M. Laure, dengan tema "Maka Pulanglah Mereka Ke Negerinya Melalui Jalan Lain".

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kalabahi, Yusup Gunawan, yang saat itu memantau langsung jalannya ibadah, menyampaikan bahwa ibadah tersebut berjalan aman dan terkendali tanpa adanya gangguan keamanan dan ketertiban.

"Ibadah saat ini berlangsung aman dan terkendali. Sejauh ini tidak ada situasi dan kondisi yang menyebabkan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban dalam Lapas," ujar Yusup.




Yusup juga menyampaikan bahwa pada momen ibadah malam Natal ini, ia melaksanakan sistem pengamanan yang ketat dengan menerapkan piket Bantuan Kendali Operasi (BKO), yang pengamanannya tidak hanya dilakukan oleh Petugas Penjagaan, tetapi juga mendapatkan bantuan pengamanan oleh Para Kepala Seksi (Kasi), Kepala Subseksi (Kasubsi), dan Staf Pelaksana Bidang Administrasi. Hal tersebut dilakukannya sesuai dengan imbaun Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Nusa Tenggara Timur (NTT), Marciana D. Jone.

"Harapan kami agar ibadah ini dapat berjalan dengan aman dan tertib, serta para warga binaan dan pegawai Nasrani yang mengikutinya dapat merasakan damai dan sukacita Natal," tandasnya.

Sementara itu, Pdt. Maacha I. M. Laure, usai memimpin ibadah, menyampaikan bahwa dirinya sangat berharap agar momen ibadah malam Natal dapat membawa perubahan yang besar bagi seluruh warga binaan Nasrani Lapas Kalabahi, sehingga secara iman dapat menerima kelahiran Yesus Kritus sebagai Tuhan dan Juru Selamat dalam pribadi mereka masing-masing.

"Warga binaan diharapkan dapat meninggalkan perbuatan dosa yang sudah mereka lakukan serta tidak mengingat-ingatnya lagi agar memampukan mereka untuk kembali ke jalan yang benar dengan berbuat baik dan mengikuti perintah Yesus Kristus sesuai dengan tema ibadah malam Natal hari ini," pungkas Pdt. Maacha. (Humas_AN)

Jumat, 22 Desember 2023

LAPAS KALABAHI GELAR UPACARA PERINGATAN HARI IBU KE-95



Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Ibu ke-95. Upacara yang digelar di Lapangan Upacara Lapas Kalabahi tersebut dipimpin oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kalabahi, Yusup Gunawan, dan dihadiri oleh seluruh pegawai, Jumat (22/12).

 

Dengan tema "PEREMPUAN BERDAYA, INDONESIA MAJU," upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Kalapas Kalabahi membacakan sambutan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Republik Indonesia (RI), yang menyampaikan bahwa perayaan Hari Ibu tidak hanya untuk menghargai jasa besar ibu, melainkan juga sebagai bentuk apresiasi terhadap seluruh perempuan Indonesia. Mereka diapresiasi atas peran, dedikasi, serta kontribusinya bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.

 

"Perayaan hari ibu di Indonesia esensinya bukan hanya untuk mengapresiasi jasa besar ibu, yang tentunya juga sungguh istimewa, namun lebih dari itu, untuk mengapresiasi seluruh perempuan Indonesia, atas peran, dedikasi, serta kontribusinya bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara."

 

Dalam pesannya kepada seluruh pegawai, Yusup menekankan pentingnya menghargai usaha perempuan dalam memberikan kontribusi yang sangat besar dalam segala hal. "Mari kita semua menghargai peran perempuan, baik di tingkat keluarga maupun di lingkungan sosial. Mereka memiliki kontribusi besar yang layak dihargai dan diapresiasi oleh kita semua," ujar Yusup.

 

Momentum peringatan Hari ubu ke-95 ini juga menjadi perhatian Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur (NTT), Marciana D. Jone. Dalam banyak kesempatan, Marciana selalu mengingatkan para pegawai di lingkup Kemenkumham untuk melaksanakan semua upacara peringatan yang berkaitan dengan hari nasional.

 

Dengan semangat perempuan berdaya, upacara tersebut mencerminkan komitmen Lapas Kalabahi dalam mendukung hak hak perempuanr dan memberikan penghormatan kepada perempuan Indonesia. Peringatan Hari Ibu di Lapas Kalabahi menjadi momentum untuk merenung dan bersyukur atas peran perempuan dalam membangun bangsa. (Humas_AF)

WUJUD SINERGI, LAPAS KALABAHI TERIMA KUNJUNGAN HAKIM WASMAT PENGADILAN NEGERI KALABAHI




Kalabahi, INFO_PAS - Sebagai wujud sinergi antarinstansi hukum, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menerima kunjungan Hakim Pengawas dan Pengamat (Wasmat), Yon Mahari, bersama Tim dari Pengadilan Negeri Kalabahi, Jumat (22/12).

Kunjungan Hakim Wasmat bersama Tim disambut dengan penuh keramahan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kalabahi, Yusup Gunawan, dan Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadikgiatja), Muhammad R. Gorjie. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Nusa Tenggara Timur (NTT), Marciana D. Jone, turut memberikan perhatian yang serius terhadap kunjungan ini.

Adapun tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memastikan bahwa pelaksanaan putusan pidana berjalan dengan adil, proporsional, dan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum yang berlaku, serta memastikan bahwa hak-hak narapidana terjamin dan mendapatkan perlakuan yang manusiawi selama menjalani masa pidana di Lapas Kalabahi.

Dalam kegiatan ini, Kalapas Kalabahi, Yusup Gunawan, menyampaikan harapannya agar hasil pengawasan dan pengamatan yang dilakukan oleh Hakim Wasmat bersama Tim dapat disampaikan kepadanya selaku pimpinan Lapas, sehingga dapat ditindaklanjuti.



"Harapan kami agar hasil pengawasan dan pengamatan yang dilakukan terhadap bentuk pembinaan dan penerapan hak-hak narapidana di sini, dapat disampaikan kepada kami agar kami dapat menindaklanjutinya sesuai dengan bentuk pembinaan yang diharapkan dalam putusan pengadilan yang inkrah," harap Yusup.

Yusup lanjut menambahkan bahwa proses pembinaan narapidana di Lapas Kalabahi telah sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, yang mewajibkan jajaran Pemasyarakatan untuk selalu memberikan hak-hak narapidana selama narapidana melaksanakan kewajiban mereka.

Ia juga menjelaskan terkait proses pembinaan narapidana di Lapas Kalabahi yang menerapkan pendekatan humanis sesuai dengan prinsip-prinsip kemanusiaaan. Menurutnya, hal tersebut dilakukan tidak hanya memenuhi amanat regulasi, tetapi telah menjadi komitmen seluruh jajaran Pemasyarakatan.

Sementara itu, Hakim Wasmat, Yon Mahari, menanggapi bahwa selama ia melakukan pengawasan dan pengamatan terhadap proses pembinaan dan penerapan hak-hak narapidana di Lapas Kalabahi, ia mendapati bahwa proses pemidanaan yang jalani narapidana selama di Lapas Kalabahi telah sesuai dengan harapan putusan yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Kalabahi.


"Proses pemidanaan yang dijalani narapidana di Lapas Kalabahi sudah sangat layak, karena seluruh hak mereka terpenuhi tanpa adanya tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Petugas Lapas. Kami melihat bahwa jenis-jenis pembinaan yang ada di Lapas Kalabahi sesungguhnya membentuk karakter dan keterampilan narapidana untuk taat hukum dan hidup produktif sebagai manusia seutuhnya," terang Yon.

Usai penyampaian, Yon bersama Tim lanjut mewancarai beberapa narapidana dan meninjau sarana dan prasarana pembinaan yang ada di Lapas Kalabahi. (Humas_AN)

Selasa, 19 Desember 2023

PERINGATI HARI BELA NEGARA KE-75 JAJARAN LAPAS KALABAHI LAKSANAKAN UPACARA



Kalabahi, INFO_PAS - Dalam memperingati Hari Bela Negara ke-75, jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menggelar Upacara dengan penuh khidmat, Selasa (19/12).

 

Upacara yang berlangsung di Lapangan Upacara Lapas Kalabahi ini dipimpin secara langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kalabahi, Yusup Gunawan, dihadiri oleh seluruh pejabat struktural, staf pelaksana, dan tim pengamanan Lapas Kalabahi.

 

Dalam amanatnya, Yusup Gunawan membacakan amanat dari Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo  Yang menekankan makna dari tema peringatan ini. Kita harus memiliki jiwa Bela Negara sebagai pilar utama yang menjadikan kita tangguh dan cerdas dalam menghadapi situasi yang tidak menentu. Semangat Bela Negara bukan hanya tanggung jawab aparat pertahanan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Ini adalah tugas kita bersama dalam menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Setelah membacakan amanat presiden, Yusup juga memberikan arahan kepada seluruh pegawai untuk mempersiapkan diri dalam menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). “Saudara sekalian yang hadir dalam upacara penting ini, terus saya ingtakan bahwa dalam menyambut Natal dan Tahun Baru tentu banyak hal yang harus kita persiapkan. Perayaan besar ini harus kita laksanakan dengan sangat baik dan tidak boleh mengesampingkan keamanan dari Lapas itu sendiri, keamanan adalah hal paling penting di momen yang besar ini,” tambah Yusup.

 

Momentum peringatan Hari Pahlawan ini juga menjadi perhatian Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur (NTT), Marciana D. Jone. Dalam banyak kesempatan, Marciana selalu mengingatkan para pegawai di lingkup Kemenkumham untuk melaksanakan semua upacara peringatan yang berkaitan dengan perjuangan bangsa.

 

Selain menjadi momentum mengenang semangat nasionalisme, upacara ini juga menjadi sarana untuk mengingatkan para pegawai Lapas Kalabahi akan tanggung jawab mereka dalam melanjutkan semangat para pahlawan dan menjaga apa yang telah diperoleh para pahlawan untuk bangsa ini.

 

Dengan semangat yang ada, peringatan Hari Bela Negara  di Lapas Kalabahi memberikan pesan bahwa semangat kepahlawanan harus terus diteruskan untuk memerangi ketidaksetaraan dan ketidaktahuan. Upacara ini bukan hanya sekadar ritual tahunan, tetapi juga panggilan untuk bersatu dalam membangun masa depan yang lebih cerah dan adil bagi generasi mendatang. (Humas_AF)

KEMENKUMHAM SUKSES PERTAHANKAN PREDIKAT BADAN PUBLIK INFORMATIF

 

Jakarta - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sukses mempertahankan predikat sebagai badan publik informatif dalam kualifikasi penilaian terhadap pelayanan informasi publik. Direktur Jenderal Hak Asasi Manusia, Dhahana Putra mengatakan penghargaan ini merupakan hal yang patut disyukuri sebab tak banyak badan publik yang mampu meraih predikat ini.

 

Kemenkumham bersama 138 badan publik lainnya mendapatkan kualifikasi informatif dalam acara Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik dan Apresiasi Desa Tahun 2023 dari Komisi Informasi Pusat (KIP). Jumlah tersebut setara dengan 37,7 persen dari 369 badan publik yang dilakukan penilaian.

 

“Kita wajib bersyukur bahwa ternyata tidak banyak kementerian/lembaga yang mendapatkan penghargaan ini,” ucap Dhahana, Selasa (19/12/2023) sore di Istana Wakil Presiden, Jakarta.

 

“Semoga penghargaan ini dapat meningkatkan kinerja Kemenkumham dalam upaya untuk memberikan pelayanan informasi publik,” ucap Dhahana usai menerima penghargaan dari Ketua KIP, Donny Yoesgiantoro.

 

Sebelumnya, Wakil Presiden (wapres) Republik Indonesia, Ma'ruf Amin mengatakan bahwa transparansi informasi adalah jalan untuk merawat demokrasi, dengan tujuan akhirnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.


“Setelah lebih dari satu dekade kita berupaya membangun sistem keterbukaan informasi publik, Alhamdulillah telah banyak capaian yang kita raih. Saya juga senang mengetahui tingkat kepatuhan badan publik dalam melaksanakan keterbukaan informasi publik semakin baik. Indikasinya jumlah badan publik yang menyandang predikat informatif bertambah secara signifikan,” ucap wapres.

 

Setelah di tahun 2018 hanya terdapat 15 badan publik yang tergolong informatif, kini di tahun 2023 jumlahnya melonjak menjadi 139. Sebaliknya, lanjut Ma’ruf, jumlah badan publik yang tidak informatif menurun. Tahun 2018 sejumlah 303 lembaga yang dinilai tidak informatif. Tapi sekarang 2023 turun menjadi hanya 147 lembaga saja.

 

“Sejumlah capaian tersebut hendaknya menjadi pendorong dan penyemangat bagi kita untuk terus berbenah, karena kebijakan terkait keterbukaan informasi publik, sebagaimana diamanatkan undang-undang, harus dijalankan secara kolaboratif dan berkelanjutan, tidak hanya di pusat tapi juga sampai di daerah,” tuturnya.

 

Sebelumnya, Kemenkumham di tahun lalu berhasil meraih predikat informatif untuk pertama kalinya. Pada 2021, hasil yang dicapai adalah menuju informatif. Sedangkan pada 2020 dan 2019 level yang dicapai adalah cukup informatif.